APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pewaris muda dan penipu

Pewaris muda dan penipu

Elías menyusup kembali ke lingkaran keluarga Altamirano dengan satu misi: menuntut balas atas masa lalunya. Di sana, ia justru dipertemukan dengan Victoria, wanita yang kini terombang-ambing di antara tuntutan tugas dan asmara terlarang. Ketika kabut misteri dan rahasia kelam dinasti tersebut perlahan tersingkap, keduanya malah terjerat dalam romansa membara yang penuh risiko. Di tengah pusaran dusta serta pengkhianatan, mereka dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang asal-usul mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Rumah itu lebih sepi daripada yang terlihat dari luar. Tidak dingin. Belum. Namun, rumah itu begitu rapi, begitu teliti, sehingga Elias merasa langkah yang salah dapat membuatnya runtuh.

Dia disambut dengan sopan santun yang terukur. Seorang wanita berpakaian abu-abu-tidak muda maupun tua-menuntunnya menyusuri koridor lebar berkarpet, tidak mengatakan apa pun kecuali yang perlu. Tidak melirik, tidak tersenyum. Hanya "ke sini" dan "tunggu di sini."

Renato menghilang begitu mereka melewati pintu depan. Kata-kata tergesa-gesa, "terima kasih" singkat, dan janji untuk "berbicara lagi." Tidak lebih. Bahkan namanya pun tidak disebutkan lagi.

Pintu kamar tidur tertutup di belakangnya dengan bunyi klik pelan, seolah-olah seseorang sedang menyegel sesuatu.

Elias mengamati ruangan itu. Kayu yang dipoles, tempat tidur berukuran besar, lampu lantai yang memancarkan cahaya hangat. Semuanya berkilau seperti barang-barang yang belum pernah disentuh. Ada cermin oval di seberang tempat tidur. Dia tidak mendekat.

Dia duduk di tepi, tanpa membuka pakaian. Jari-jarinya menelusuri selimut. Bersih. Lembut. Berbeda.

Tangannya gemetar.

Sebuah kenangan:

Kau tak bisa mendengar suara laut, tapi ada suaranya.

Seseorang berjalan tanpa alas kaki di lantai logam.

Cahaya yang berkedip.

"Kau harus belajar untuk tidak menatap mata."

Seorang pria. Suara serak. Kacamata hitam, bahkan dalam kegelapan.

"Jika kau melihatnya... mereka akan menghapus namamu."

Elías berdiri tiba-tiba. Ia membuka jendela. Ia menghirup udara malam yang hangat seolah-olah itu adalah satu-satunya kebenaran yang tersisa.

Ia tidak tahu apakah itu bulan atau lampu taman, tapi secercah cahaya membuatnya melihat ke bawah. Seseorang ada di bawah sana. Seorang wanita. Tidak jauh dari gerbang belakang. Ia berjalan dengan penuh tujuan, seolah-olah ia tidak ingin terlihat, tapi ia juga tidak sepenuhnya bersembunyi. Ia mengenakan pakaian gelap, rambutnya diikat ke belakang. Ia berhenti, mengambil sebatang rokok dari jaketnya, dan menyalakannya.

Elías berdiri diam, memperhatikannya. Bukan karena penasaran. Karena sesuatu yang lebih tua. Pengenalan. Seolah-olah dia sudah memimpikan siluet itu, cara menahan kesendirian itu.

Wanita itu mendongak. Hanya sesaat. Dia sepertinya tidak melihatnya. Atau dia tidak ingin melihatnya. Kemudian dia berbalik dan menghilang di antara pepohonan taman.

Keesokan paginya, Elías terbangun dengan keyakinan bahwa dia belum tidur. Dia turun ke bawah, tidak tahu apakah dia harus turun.

Di dapur, wanita berseragam abu-abu itu menunggunya, dengan cangkir di tangannya.

"Tuan Altamirano akan menemuimu di kantormu," katanya, tanpa penekanan, tanpa menghakimi.

Dia menyerahkan kemeja bersih. Putih.

"Mandi dulu. Ada lumpur di pikiranmu."

Dia tidak tersenyum. Tapi dia juga tidak kejam. Seolah-olah dia mengerti... dengan sangat baik.

Kantor Renato – Setengah Jam Kemudian

Dindingnya tinggi, mejanya sangat besar. Sebuah lukisan abstrak tergantung di belakang, dan jendela besar membiarkan cahaya masuk secukupnya. Renato berdiri, menatap ponselnya. Ia mendongak saat Elías masuk, mengenakan pakaian yang mereka tinggalkan untuknya.

"Aku senang melihatmu berdiri," katanya.

Elías mengangguk, tangannya di saku.

"Aku menawarkanmu kesempatan. Tapi aku tidak menginginkan belas kasihan. Aku tidak memberi atau memintanya," lanjut Renato. "Jika kau tetap di sini, kau akan bekerja. Dari bawah ke atas."

"Baiklah," kata Elías, suaranya nyaris seperti bisikan.

"Aku punya perusahaan, Elías. Ada gudang, lemari arsip, tugas tanpa pamrih. Kau akan berpindah ke semua area. Aku bukan orang yang suka memberikan posisi."

"Aku tidak menginginkan apa pun secara cuma-cuma."

Renato mengamatinya lebih saksama kali ini. Ada sesuatu dalam nada suaranya. Pemberontakan tanpa bentuk. Ia bukan anak jalanan. Bukan sembarang pekerja. Ia telah belajar untuk tetap diam, ya. Tapi di balik kesunyian itu... ada sejarah.

"Berapa umurmu?"

Elías ragu-ragu.

"Aku tidak tahu."

Kekosongan sesaat. Renato menyembunyikannya dengan gerakan kecil.

"Bagus. Mulai besok pukul enam. Mereka akan mengantarmu ke pusat logistik."

Elías mengangguk dan berbalik.

"Satu hal lagi," Renato menambahkan. "Jika ada yang bertanya... katakan seorang teman lama keluarga yang merekomendasikanmu. Itu bukan kebohongan sepenuhnya."

Elías berjalan melalui taman saat senja, seolah-olah mengingat medannya. Dari galeri yang jauh, seseorang mengawasinya melalui tirai: mata yang penuh perhatian, tubuh yang tak bergerak. Victoria.

Dia tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya menatapnya.

Dan dia, tanpa tahu mengapa, mendongak tepat sebelum dia bersembunyi.

Detak jantung. Sesuatu telah dimulai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Julian dulu terabaikan dalam hidup Sienna, meski dialah pencuri ciuman pertama gadis itu saat gelap. Ketika takdir meruntuhkan dunia Sienna dan memaksanya menikahi pria lain, Julian kembali. Namun, ia tidak lagi lemah. Kini sebagai pria berkuasa, Julian hadir di titik terendah Sienna untuk melindunginya. Lewat lamaran pernikahan yang penuh keyakinan, ia siap membuktikan bahwa cinta tulusnya tiada tanding.
Sampul Novel Give Me Your Heart
9.1
Demi memperjuangkan cinta, Andrea Keyne Halim nekat merebut paksa pria impian dari sahabatnya sendiri. Namun setelah berhasil menikah, ia justru harus menelan pil pahit. Sang suami memperlakukannya dengan sangat dingin, mengabaikan kehadirannya, dan enggan menyentuhnya. Di tengah kesedihan yang mendalam, Andrea menyadari bahwa ia menginginkan hati suaminya, bukan sekadar status pernikahan. Sanggupkah Andrea bertahan menghadapi sikap membeku ini, ataukah ia akan memilih menyerah dan pergi?
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Kemiskinan masa lalu memicu dendam mendalam pada diri Basudo. Tumbuh dewasa, ia memilih jalan kegelapan demi membalas rasa sakitnya. Sebagai raja mafia yang haus kekuasaan dan kendali ekonomi, ia tak segan melenyapkan siapa pun yang menghalangi. Namun, kekejaman tanpa ampun ini melahirkan perlawanan baru. Defian dan Telma, dua sosok pemberani, kini muncul dan siap mempertaruhkan hidup mereka demi menghentikan dominasi kejam Basudo beserta kelompoknya.
Sampul Novel Rebirth: Aku Kembali Untuk Membalas Penghianatan Suamiku
9.3
Regina Meizura Carlton meregang nyawa akibat pengkhianatan kejam dari suami, adik, dan orang tuanya sendiri. Beruntung, takdir memberinya kesempatan kedua untuk terlahir kembali. Kini, Regina bangkit dengan tekad membara untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya. Di tengah perjuangannya, ia juga berjanji tidak akan lagi mengabaikan ketulusan cinta dari Axel Witsel Witzelm. Kisah penuh intrik dan konflik dewasa ini ditujukan bagi pembaca bijak.
Sampul Novel Roh Jiwa Putri yang Teraniaya
9.5
Dua bulan pasca kematiannya, sebuah keluarga baru menyadari bahwa mereka meninggalkan putri mereka di tengah hutan saat wisata. Mengira sang putri hanya merajuk karena dihukum berjalan kaki, sang adik justru mengirimkan pesan ejekan agar dia mati demi menguasai warisan nenek mereka. Ibu yang bersikap dingin bahkan mengancamnya agar hadir di pesta ulang tahun keluarga. Mereka tidak pernah menduga bahwa korban tidak pernah bisa keluar dari sana. Pencarian intensif di pegunungan akhirnya mengungkap kenyataan mengerikan saat sisa-sisa tulang belulangnya ditemukan terkubur.
Sampul Novel Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan
9.3
Saat pengacara sibuk menyusun draf surat cerai, seorang wanita tenggelam dalam sensasi intim yang membangkitkan gairah terpendamnya. Di bawah meja, sentuhan jemarinya menghidupkan kembali hasrat yang layu bagai disiram kesegaran baru. Ilusi itu mendadak terasa nyata ketika kehangatan kursi di bawahnya menjelma menjadi dekapan tubuh pria yang kokoh. Sentuhan lembut pria misterius itu mulai menjelajahi kulitnya, membawa dirinya hanyut dalam pusaran nikmat yang tak terbendung di tengah situasi pelik pernikahannya.