APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

Pesanan Henna Calon Pengantin Suamiku

Dunia Rury runtuh saat melayani pelanggan jasa lukis henna miliknya. Wanita yang menjadi calon pengantin itu ternyata adalah selingkuhan suaminya sendiri. Menghadapi pengkhianatan kejam ini, Rury menolak terpuruk dalam kesedihan. Ia memilih bangkit dan merancang strategi matang untuk mengacaukan hari pernikahan mereka. Ikuti perjuangan berani Rury dalam menuntut keadilan dan membalas rasa sakit hatinya secara elegan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Part 3

Sama-sama Sampah

[Cowok kecil ganteng itu, anaknya Kak. Dia memang duda, sudah bercerai selama setahun, karena istrinya ketahuan selingkuh. Tragis Kan? Bodoh banget kurasa mantan istrinya itu, lelaki sebaik dan setampan Mas Bimo kok masih diselingkuhin. Bener nggak Kak?]

Keterlaluan sekali Mas Satrio, aku yang selalu setia padanya, malah difitnah, dan dia juga mengaku sebagai duda. Duh pintar sekali suamiku itu berbohong

[Iya, bener banget Kak. Maaf nih, apa Kak Karen nggak takut gitu di tipu? Secara sekarang kan banyak sekali penipuan...]

[Nggaklah...dia ini memang benar-benar suka sama aku kok. Buktinya sejak kami kencan enam bulan yang lalu, dia telah memberiku banyak materi, bahkan aku dihadiahi sebuah mobil saat ulang tahunku sebulan yang lalu Kak.]

Wow hebat sekali ternyata suamiku ini, meski tiap bulan dia telah memberiku nafkah sebanyak lima belas juta, nyatanya dia tetap bisa memberi wanita lain kemewahan di luar sana. Memang sih, selama ini, aku tak pernah menanyakan perihal berapa uang yang dimilikinya jika proyeknya berhasil. Bagiku diberi uang belanja sehari lima ratus ribu itu sudah lebih dari cukup, toh keperluan lain seperti pulsa, listrik, air, gaji Bik Nurma dan susunya Rangga pun, sudah dijatah tersendiri oleh Mas Satrio. Jadi aku pun tak pernah mau tahu lagi tentang keuangannya.

Sebenarnya pernah satu kali kutanyakan berapa banyak uang yang dimilikinya, namun jawabnya aku tak perlu tahu, yang penting aku tak kehabisan uang dan sisanya ditabung sendiri olehnya, untuk masa depan anak-anak kami nanti, katanya. Namun ternyata uangnya malah dipergunakan untuk kesenangannya sendiri di luar.

"Masalah kerjaan dan uang itu urusanku, dan kamu nggak perlu tahu tentang masalah itu. Yang penting aku ngasih kamu uang yang amat banyak, tiap bulan. Kalau memang masih kurang, bilang saja," ucap Mas Satrio dulu, saat aku memperanyakan masalah keuangan itu.

"Tidak, Pa. Uang yang tiap bulan kamu berikan itu, sudah sangat cukup. Aku bertanya hanya ingin sekedar tahu sjaa, namun jika kamu tak ingin aku tahu akan hal itu, ya sudahlah, toh itu kan memang privacy kamu, Pa," jawabku sambil tersenyum.

"Nah, gitu dong. Ini namanya istri yang baik, dan bisa menghormati suami. Meski sudah menikah, kita wajib punya ranah pribadi masing-masing. Yang tak ada yang boleh mengganggunya." Mas Satrio berkata dengan lantang.

Tunggu, aku jadi ingat sebulan yang lalu, aku sempat menemukan sebuah kwitansi dengan nilai ratusan juta, saat sedang membawa baju kotor ke mesin cuci, apa iya itu uang untuk membeli hadiah mobil untuk ulang tahun Karen?

Saat kutanyakan dulu, jawabnya itu kwitansi milik temannya yang sedang membelikan mobil baru untuk istrinya, dan bodohnya, saat itu aku percaya saja, toh kupikir jawabannya masuk akal juga sih. Namun ternyata kini baru ketahuan belangnya.

Hemmm, tunggu saja, dalam waktu dekat kupastikan mobil itu akan berpindah tangan menjadi milikku, karena telah dibeli saat kami masih sah menjadi suami istri. Kulanjutkan kembali perbincanganku dengan Karen, banyak sekali kejutan yang diungkapkan oleh gadis cantik, yang kuperkirakan usianya masih sekitar dua puluh tiga tahun itu.

[Enak bener sih, nasib Kakak bagus banget deh, jadi ngiri...memangnya apa sih usahanya Bimo itu? Kok banyak banget uangnya sampai bisa beliin mobil.]

[Iyalah Kak, hoki memang lagi berpihak kepadaku. Dia ini seorang kontraktor muda Kak, mangkanya duitnya buanyak banget. Dan saat ini, dia dalam proses membuatkanku sebuah butik Kak, di Jalan Merdeka itu loh, yang dekat alun-alun, tahu kan Kak? Yang ada pertokoan mewah itu, kemarin kami sudah bayar sewa kontraknya selama tiga tahun, dan ini lagi proses rehab dan semoga bisa opening saat selesai acara pernikahan kami nanti.]

Wow...wow...wow! Fantastis sekali hadiah yang diberikan Mas Satrio untuk Karen kali ini. Setahuku pertokoan di Jalan Merdeka itu sewa perbulannya bisa mencapai tiga puluh hingga empat puluh juta perbulan, di kali tiga tahun sudah berapa? Belum lagi untuk rehab dan juga nanti barang dagangannya.

Sungguh royal sekali Mas Satrio pada Karen, begitu mudahnya mengeluarkan banyak uang. Apa dia tak ingat bagaimana susahnya kehidupan kami empat tahun yang lalu, karena dia hanya seorang tukang bangunan biasa, hingga kemudian aku dengan sukarela menjual tanah warisan orang tuaku untuk modal proyek pertamanya. Dan saat itu, kamu cuma kontrak di sebuah rumah petak, tiap hari aku berjualan jajanan untuk membantu perekonomian kami.

Kini setelah sukses, dia malah akan mencampakkanku dan merayakan kesuksesannya dengan wanita lain, jangan harap semua semudah membalikkan telapan tanganmu Mas. Mulai kini,kita adalah rival!

[Aduh makin ngiri aja deh aku, Kak. Gimana sih caranya bisa gaet laki-laki seperti itu? Bagi tips dong, hehehe.]

[Caranya tuh gampang banget Kak, pokoknya kita itu harus agresif banget sama cowok incaran kita, nggak usah deh malu-malu. Jaman sekarang kalau malu, ya akhirnya cuma bisa gigit jari aja deh.

Aku dulu sering banget ngirim inbox ke Bimo, dan ya gitu aku selalu mancing-mancing, eh akhirnya dia kepancing deh, sesuai rencanaku. Kemudian kami janjian ketemuan di hotel, dan jadi deh seperti sekarang. Kita harus berani ngasih umpan yang besar agar dapat tangkapan yang fantastis Kak.

Nggak jadi soal status itu Kak, mau dia duda, perjaka, punya anak, suami orang , om-om, kakek-kakek, apa aja deh, semua menjadi halal untuk digoda selama punya banyak uang, hehehe.]

Astaghfiahaladzim, tadinya kukira si Karen ini baik, dan hanya menjadi korban tipu rayu Mas Satrio, ternyata mereka sama saja, sama-sama sampah! Tak lagi memikirkan harga diri dan kehormatannya hanya demi harta, Nauszubillahi mindzalik. Tunggu saja pembalasanku, akan sampah-sampah itu menyesal telah bermain api denganku.

[Jadi, menurut Kakak, apapun jadi halal dilakukan selama punya banyak uang di pria itu? Apa nggak takut dosa gitu kak?]

[Dosa??? Aduh hari gini kok mikirin dosa sih, Kak? Kita tinggal pilih saja, mau jadi orang kaya atau orang miskin? Dan tentu saja, semua ada konsekuensi, dan ada yang harus dikorbankan.]

Mungkin seperti itulah pikiran setiap pelakor, mereka tak lagi memperdulikan siapapun. Yang penting dia bahagia dan bisa dapat banyak uang

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Tajir dan Hafidz Qur'an
8.7
Nadia, wanita bergelimang harta yang ambisius, mengalami guncangan batin setelah mengenal Akbar. Kesederhanaan sang penghafal Al-Qur'an itu perlahan mengikis pandangan Nadia tentang kekayaan materi. Kini ia terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan gengsi sosial atau mengejar cinta tulusnya. Situasi kian rumit karena keluarga besarnya menolak keras Akbar akibat jurang perbedaan ekonomi. Akankah cinta mereka sanggup meruntuhkan tembok status sosial?
Sampul Novel Cinta Muara Luka
8.2
Kehidupan Yasmin, putri tunggal pengusaha transportasi, runtuh setelah kepergian sang ibu dan terbongkarnya rahasia kelam orang tuanya. Tragedi ini menghancurkan kisah asmaranya dengan seorang pria pekerja keras hingga ia nyaris putus asa. Di tengah keterpurukan, kehadiran Fatih membawa harapan baru bagi jiwanya. Kini, Yasmin didera kebimbangan besar: haruskah ia menerima kehadiran Fatih atau tetap terpaku pada bayang-bayang cinta pertamanya yang penuh luka?
Sampul Novel Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
8.1
Rumi tak sengaja bertemu mantan iparnya saat periksa kehamilan. Di tengah tuntutan untuk kembali pada Aryan—miliarder yang dulu mengabaikan pernikahan mereka demi wanita lain hingga memicu kematian ibu Rumi—ia diingatkan akan perjuangan sang mantan suami mencarinya. Namun, luka masa lalu akibat pesan suara kejam Aryan tak bisa terhapus. Dengan tenang, Rumi menunjukkan cincin di jarinya, menegaskan bahwa ia telah memulai hidup baru yang sederhana dan meninggalkan masa lalu kelamnya di Kota Daro.
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Kehidupan profesional Grace, seorang sekretaris berdedikasi, berubah total sejak kakak atasannya gencar mendekat. Walau awalnya dingin, sebuah malam tak terduga membuat Grace sulit mengabaikan daya tarik pria itu. Kini ia menghadapi dilema berat antara mempertahankan karier profesional atau menyerah pada perasaan cintanya. Di tengah dunia elite yang penuh rahasia, Grace harus menentukan pilihan hidupnya dalam jalinan asmara yang kian rumit.
Sampul Novel Dipaksa Melayani CEO-Cinta Satu Malam
9.1
Sefia, seorang Wedding Organizer sukses, harus menelan pil pahit saat memergoki Wisnu berselingkuh dengan asistennya tepat di malam sebelum pernikahan mereka. Terpukul oleh penghinaan itu, Sefia yang kalap nekat menawarkan diri kepada seorang pria asing di lift. Siapa sangka, pria bertubuh jangkung itu menanggapi serius dan membawanya ke ranjang. Kini, konsekuensi dari satu malam tersebut mengancam masa depannya tepat di hari yang seharusnya menjadi hari bahagianya.
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?