APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Rahasia: Ajay dan Fatimah

Pernikahan Rahasia: Ajay dan Fatimah

Kisah asmara modern Ajay dan Fatimah terikat dalam sebuah pernikahan rahasia yang penuh misteri. Hubungan tersembunyi ini menjadi pusat emosi dalam cerita, membawa pembaca menyelami dinamika janji suci yang harus dijaga ketat dari dunia luar. Setiap pilihan yang mereka ambil menghadirkan konsekuensi besar bagi masa depan bersama. Ini adalah sebuah perjalanan mendalam tentang komitmen, kepercayaan, dan perjuangan mempertahankan cinta di tengah kerasnya kehidupan masa kini.
Bab
Bagikan

Bab 2

kamu. Mamah takut suatu hari nanti tidak akan ada orang yang sebaik mereka lagi," mohon sang Ibu dengan tulus. Fatimah mendudukan dirinya di samping sang ibu, gadis itu tersenyum tipis.

"Fatimah bakal nurutin ke mau-an mamah," mendengar perkataan Fatimah membuat Yuliana nampak bahagia, "Mamah harap kamu bahagia. Oh ya, pernikahan kamu juga akan kami rahasiakan. Jadi, kamu masih bisa bersekolah dengan tenang sampai tamat nanti."

"Makasih mah," kata Fatimah dengan tulus meskipun jauh dari dalam lubuk hatinya ia merasa ragu akan keputusannya.

Keduanya pun berpelukan dengan cukup lama. Namun, jika dibandingkan dengan ekspresi sang Ibu yang begitu bahagia, maka hal ini berkebalikan dengan ekspresi Fatimah. Gadis itu nampak mengeluarkan wajah murungnya dalam diam.

***

2 minggu pun telah berlalu, akad nikah kini tengah di persiapkan. Fatimah menatap dirinya yang kini memakai pakaian pengantin di depan cermin. Baju yang ia kenakan begitu sederhana karena mereka hanya akan melakukan akad saja tanpa adanya resepsi.

Pernikahan mereka hanya di hadiri kepala KUA, keluarga dan juga beberapa saksi. Fatimah menundukkan pandangannya, matanya nampak berkaca-kaca.

"Saya Terima Nikah dan Kawinnya Fatimah Ramadhani Binti Supriyadi dengan Mas Kawin tersebut di bayar tunai!" ucap seseorang dengan lancar.

"Sah para saksi?"

"Sah!"

Air mata Fatimah jatuh seketika saat mendengarnya, gadis itu dengan terburu-buru menghapus air matanya dengan tisu dan mencoba bersikap biasa saja. Siapa? Bahkan dia tidak tahu siapa yang sudah menikahinya, dan dia dari awal enggan mengetahui orang itu, gadis itu sempat menolak saat ibunya ingin memperlihatkan potret pemuda yang akan menikahinya. Tidak lama dari itu ibunya masuk ke dalam ruangan.

"Fatimah, sekarang temuilah suamimu."

Deg!

Fatimah terdiam mendengar hal itu. Diam-diam gadis itu mengepalkan tangannya mencoba menahan rasa sesak di dadanya. Gadis yang tengah mengenakan cadar itu beranjak, sejenak ia menatap dirinya di depan cermin dan melangkah mengikuti ibunya.

Yuliana yang peka terhadap ekspresi Fatimah pun memegangi tangannya dan tersenyum kepada putrinya itu.

"Ayo," kata Sang Ibu dengan lembut.

Keduanya keluar dari ruangan, Fatimah masih menundukkan pandangannya. Keluarga dari kedua belah pihak yang menghadiri akad pernikahannya cukup ramai. Gadis itu mendongak dan menatap seseorang yang sudah menjadi suaminya itu.

Deg!

'Ya Allah,' batinnya dengan terkejut. Fatimah sedikit memundurkan langkahnya. Gadis itu benar-benar tidak menyangka saat melihat wajah seseorang yang kini sudah menjadi suaminya.

"Ajay, buka cadar istrimu."

Dengan tangan bergetar, Ajay pun membuka cadar Fatimah dengan perlahan. Saat cadar itu terbuka secara ke seluruhan, pemuda itu langsung terdiam. Nampaknya ia juga terkejut dengan apa yang ia lihat di hadapannya.

Jantung keduanya berdetak dengan begitu cepat, Fatimah menundukkan kepalanya enggan menatap seseorang yang sudah menjadi suaminya itu. Baginya ini benar-benar kenyataan yang begitu mengejutkan. Seseorang yang satu kelas dengannya, dan seorang ketua kelas di kelasnya, tidak dia sangka malah menjadi suaminya sekarang ini.

"Nah, sekarang pakaikan cincin," titah penghulu. Ajay mengambil cincin yang sudah di siapkan, mata pemuda itu menatap Fatimah sejenak.

Tangannya hendak menyentuh tangan gadis itu, namun entah kenapa baginya sangat sulit. Tangan Fatimah pun turut bergetar, untuk pertama kalinya seorang pemuda akan menyentuhnya, dan baginya itu benar-benar sesuatu yang sangat aneh.

Dengan perasaan yang sama-sama berdebar, Ajay pun menyentuh tangan Fatimah dan memakaikan cincin di jari manis gadis itu. Fatimah pun melakukan hal yang sama, gadis itu memakaikan cincin di jari manis pemuda itu. Setelahnya, kedua tangan gadis itu menyentuh tangan pemuda itu dan menciumnya.

Akad nikah pun berjalan dengan lancar tanpa hambatan sedikit pun. Para tamu pun perlahan bubar ke tempat masing-masing dan meninggalkan keluarga dari kedua belah pihak.

"Fatimah, Ajay, sekarang kalian sudah menjadi suami istri. Kami harap kalian bisa menjalaninya dengan lancar tanpa hambatan, dan kami harap kalian selalu bahagia sampai akhir hayat," jelas Supriyadi dan mencium kening Fatimah lama.

"Ajay, Saya percayakan Fatimah kepadamu," lanjut Pak Supriyadi dan menepuk kepala pemuda itu lembut.

"Baik pak," jawab Ajay dengan patuh, sesekali pemuda itu menatap Fatimah.

"Pak Iskandar, terima kasih sudah menerima putri kami. Kami sangat senang karena kami bisa ber-besan dengan keluarga sebaik Pak Iskandar," ucap Ibu Yuliana selaku ibu Fatimah.

"Allhamdulillah, dan semoga hubungan kita akan selalu baik," ucap syukur Pak Iskandar.

"Aamiin Ya Allah."

"Maaf Pak Supriyadi, kami tidak bisa berlama-lama di sini. Kami jamin putri bapak akan kami jaga sebaik-baiknya," ucap Ibu Mira selaku Ibu dari Ajay. Wanita itu berpelukan

"Terima kasih banyak Pak Iskandar, Ibu Mira," kata Pak Supriyadi.

"Sama-sama, kami pamit dulu. Assalammu'alaikum," pamit Pak Iskandar dan menyalami kedua orang tua Fatimah.

"Wa'alaikumsalam, Fii Amanilah."

Keluarga Ajay pun memasuki mobil. Ajay dan Fatimah memasuki mobil yang berbeda, yang hanya terdiri dari Ajay, Fatimah dan juga sopir. Keduanya nampak duduk berjauhan dan saling memalingkan wajah satu sama lain.

"Mah," panggil Ajay setelah sekian lama keheningan menyelimuti.

"Hmm?" sahut Fatimah

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Palsu, Fakta Tersembunyi
8.4
Setelah Charles membatalkan pernikahan mereka demi Chelsea di pemakaman ibunya, sang protagonis menerima lamaran tulus dari teman masa kecilnya, Sugi. Tiga tahun membina rumah tangga tanpa anak, Sugi selalu bersikap manis dan menerima keadaan. Namun, kebahagiaan itu hancur saat ia tidak sengaja mendengar percakapan Sugi dengan dokter tentang pil KB yang diam-diam diberikan kepadanya. Sugi rupanya hanya memanfaatkannya, sementara hatinya tetap milik Chelsea. Menolak menjadi korban penipuan, ia pun bertekad untuk pergi.
Sampul Novel Cinta Sang Lady Killer
9.8
Daniel Millard, CEO berkuasa dari Millard Corporation, dikenal sebagai penakluk wanita ulung. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia bertemu dengan Anya. Sosok Anya membangkitkan sisi lain diri Daniel yang selama ini tersembunyi, terutama saat ia menyadari bahwa perempuan itu terikat dengan masa lalunya yang kelam. Daniel pun bertekad untuk terus menggenggam Anya, sosok istimewa yang sangat berbeda dari wanita mana pun di hidupnya.
Sampul Novel Elegant Revenge
8.5
Dunia Aira runtuh akibat pengkhianatan suaminya, Awan, yang berselingkuh dengan cinta pertamanya, Amanda. Sempat didera rasa bersalah, Aira akhirnya tersadar bahwa dirinya adalah korban manipulasi berkat bantuan orang-orang terdekat. Didorong amarah yang terarah, ia menyusun rencana pembalasan yang cerdas dan anggun. Di tengah perjuangan menuntut keadilan, sosok Galang hadir menawarkan ketulusan. Kini, mampukah Galang menyembuhkan luka Aira dan menggantikan posisi Awan?
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA
8.8
Dikhianati oleh kekasihnya hingga hancur, Louisa terperosok ke dalam bahaya besar yang mengancam keselamatan jiwanya. Di tengah situasi kritis, sesosok pria misterius datang menolongnya. Terbawa emosi yang kacau, Louisa nekat menawarkan imbalan berani kepada penolongnya itu. Tindakan ceroboh ini justru menyeret Louisa masuk ke dalam lingkaran kehidupan sang pria yang penuh marabahaya, mengubah jalan hidupnya untuk selamanya.
Sampul Novel Kesayangan Paman Mark
8.4
Dalam sebuah pertemuan rahasia yang menegangkan, Mark memaksakan kehendaknya pada Selva hingga gadis itu merintih kesakitan. Di tengah pergulatan tersebut, Mark berbisik dengan nada tertahan, memperingatkan Selva agar tetap diam. Ia sangat cemas jika suara Selva akan membangunkan orang tuanya yang tengah tertidur lelap di rumah tersebut. Hubungan terlarang ini menuntut kesunyian total demi menjaga agar rahasia gelap mereka tidak terbongkar oleh keluarga sendiri.
Sampul Novel Pernah Sakit, Juga Melupakanmu
8.9
Khawatir dengan kondisi Ricky Mandos yang kritis akibat kecelakaan balap liar, Amanda Hilman rela mendonorkan 1000 cc darahnya di rumah sakit. Meski diminta pulang oleh saudara-saudaranya untuk beristirahat, rasa cemas membuat Amanda memutuskan kembali. Namun, langkahnya terhenti saat melihat perawat membuang seluruh kantong darah donornya ke tempat sampah. Kejutan pahit itu kian lengkap ketika terdengar suara tawa mengejek dari kamar sebelah yang merayakan keberhasilan mereka menipu Amanda kembali.