APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan kini berubah menjadi perhitungan bisnis yang kaku. Sang suami menuntut agar seluruh pengeluaran rumah tangga, mulai dari biaya hidup sehari-hari, cicilan KPR, hingga cicilan mobil, dibagi rata secara adil. Ketegangan semakin memuncak ketika keberadaan adik ipar yang menumpang tinggal mulai dipermasalahkan. Uang bulanan sebesar empat juta rupiah dianggap tidak lagi cukup, dan ia dipaksa membayar setengah dari total biaya sewa demi menghindari tuduhan menumpang secara gratis.
Bab
Bagikan

Bab 7

Setelah masuk ke dalam Rolls-Royce, Stefan memerintahkan dengan suara rendah, “Mobil yang aku baru beli itu, jangan lupa bawa ke sana.”

Mobil itu akan dia gunakan untuk menipu istrinya. Siapa tadi nama istrinya?

“Oh ya, nama istriku siapa?”

Stefan malas mengeluarkan buku nikah. Oh iya, buku nikahnya dilihat oleh neneknya tadi dan Nenek belum mengembalikannya. Jadi, dia tidak punya buku nikahnya sekarang.

Pengawalnya berkata, “… Istri Bapak bernama Olivia Hermanus dan tahun ini berusia 25 tahun. Pak Stefan harus mengingatnya dengan baik.”

Majikan mereka ini memiliki ingatan yang sangat baik, tapi dia tidak akan mengingat orang yang tidak ingin dia ingat.

Terutama wanita. Wanita yang dia ketemu setiap hari pun belum tentu diingat namanya.

“Oke, aku ingat,” ujar Stefan dengan santai.

Dari nada bicara Stefan, Pengawal itu langsung tahu bahwa majikannya ini tidak akan mengingat nama istrinya besok.

Stefan tidak ingin pusing memikirkan wanita yang bernama Olivia itu. Dia pun bersandar di kursi mobil, memejamkan matanya dan menenangkan diri.

Mambera Hotel hanya berjarak sepuluh menit dari Lotus Residence.

Deretan mobil yang membawa Stefan berhenti di depan gerbang Lotus Residence, lalu Stefan mengemudikan mobil barunya sendiri ke dalam kompleks.

Stefan memang tidak ingat nama istri barunya, tapi dia masih ingat dengan rumah yang dia beli.

Ketika sampai di depan pintu rumahnya, dia melihat sepasang sandal yang familier di depan pintu. Bukannya itu sandalnya?

Kenapa dibuang ke luar?

Pasti dibuang oleh Olivia!

Tatapan di mata Stefan dingin dan wajahnya yang tampan menegang. Dia awalnya sangat berterima kasih pada wanita yang menyelamatkan neneknya, tapi karena neneknya selalu memuji wanita itu dan memintanya untuk menikahi wanita itu, dia jadi tidak suka pada wanita itu.

Dia merasa Olivia adalah wanita yang licik.

Meskipun pada akhirnya dia setuju untuk menikahi Olivia, dia membuat kesepakatan dengan neneknya bahwa setelah menikah, dia akan menyembunyikan identitasnya dari wanita itu dan menguji karakter wanita itu. Jika Olivia “lulus ujian”, dia dan wanita itu akan menjadi suami istri yang sebenarnya dan hidup bersama selamanya.

Jika dia mendapati bahwa Olivia adalah wanita yang licik, maka dia jangan salahkan dirinya kalau dia bersikap tidak sungkan.

Orang yang berani menipunya tidak akan berakhir baik!

Stefan mengeluarkan kunci dan membuka pintu, tapi pintunya tidak bisa dibuka. Dia menyadari bahwa wanita itu sudah mengunci pintunya dari dalam. Dia sangat tidak senang dengan hal ini.

Ini kan rumahnya!

Dia membiarkan wanita itu tinggal di sini, tapi wanita itu menghalanginya untuk masuk ke rumah.

Stefan sangat kesal, mengangkat kakinya dan menendang pintu, membantingnya.

Pada saat yang sama, dia menelepon Olivia.

Karena kesalahannya yang sebelumnya, dia sudah menyimpan nomor Olivia ke dalam kontak sekarang dan sengaja menambahkan kata “istri” di nama kontak itu. Kalau tidak, kalau dia tidak bisa mengingat siapa wanita itu nanti, dia pasti akan menghapus nomor itu lagi.

Olivia terbangun ketika Stefan menendang pintu.

Siapa yang menggedor pintu di tengah malam begini? Orang itu nggak mau kasih orang tidur, ya?

Suasana hati Olivia memang selalu tidak bagus setiap kali bangun tidur, ditambah lagi dia terbangun karena orang itu ribut. Dia menyibak selimutnya dan keluar memakai piyamanya dengan marah.

Dia meninggalkan ponselnya di kamar, jadi ketika Stefan meneleponnya, dia tidak mengetahuinya.

“Siapa, sih? Kamu nggak tidur di tengah malam begini? Kenapa kamu gedor-gedor pintu rumah orang?” Olivia membuka pintu.

Ketika membuka pintu, dia masih memaki pria yang berdiri sana. Dan ketika dia melihat pria itu dengan jelas, dia tercengang. Dia menatap Stefan cukup lama sebelum akhirnya menyadarinya. Dia cepat-cepat mengubah ekspresinya menjadi tersenyum dan berkata dengan malu-malu, “Pak Stefan, ternyata kamu.”

Stefan menelepon Olivia tapi wanita ini tidak mengangkatnya. Amarah di hatinya semakin membara.

Saat ini, dia malas meladeni Olivia. Dia melewati wanita itu dan langsung masuk ke dalam rumah dengan wajah masam.

Olivia menjulurkan lidahnya dengan canggung.

Ini adalah akibat dari pernikahan kilat.

Dia mengintip ke luar pintu. Untung saja Stefan tidak menggedor pintunya dengan terlalu keras barusan, jadi tidak membangunkan tetangga.

Dia melihat sepasang sandal di depan pintu itu, membungkuk dan mengambilnya. Lalu, dia masuk lagi dan mengunci pintunya.

“Waktu aku pulang tadi, hari sudah subuh. Aku lihat kamu nggak ada di rumah, jadi aku kira kamu nggak pulang, makanya aku kunci pintunya,” jelas Olivia.

“Aku seorang wanita, sendirian di rumah. Demi keamanan, aku mengambil sepasang sandalmu dan meletakkannya di depan pintu rumah, sehingga ketika orang lain melihat sepatu itu, mereka akan mengira ada pria di rumah, jadi mereka nggak berani melakukan apa-apa.”

Dia pernah belajar seni bela diri sebelumnya, jadi dia tidak takut pada preman. Namun, dia tetap harus memiliki rasa aman di rumah.

Stefan duduk di sofa, menatapnya dengan tatapan tajam dan dingin.

Udara malam itu agak dingin. Olivia merasa semakin dingin ketika ditatap seperti itu. Dia merasa seperti berada di musim dingin. Dingin!

“Pak Stefan, aku minta maaf.” Olivia mengambil sandal Stefan dan meletakkannya di depan kaki pria itu, meminta maaf.

Dia seharusnya menelepon dan bertanya apakah pria itu akan pulang malam ini.

Setelah sekian lama, Stefan berkata dengan dingin, “Aku sudah pernah bilang, kamu nggak perlu mengurusiku. Tapi, ini rumahku. Kamu membuatku terkunci di luar. Aku nggak senang dengan hal itu.”

“Pak Stefan, maaf, maaf. Lain kali aku akan meneleponmu terlebih dahulu untuk menanyakan apa kamu akan pulang ke rumah. Aku nggak akan mengunci pintunya dari dalam lagi mulai dari sekarang.”

Stefan diam sejenak, kemudian berkata, “Kalau aku mau melakukan perjalanan bisnis, aku akan memberi tahu kamu. Kalau aku nggak bilang, itu berarti aku akan pulang ke rumah setiap hari. Kamu nggak perlu meneleponku. Aku sibuk, nggak ada waktu untuk mengangkat teleponmu yang nggak penting itu.

Olivia mendengus.

Terserah apa katanya, deh.

Rumah ini miliknya.

Dia bos di sini.

Olivia pikir, pria ini sibuk dan baru pulang di jam segini. Pria ini pasti lapar. Jadi, dia bertanya dengan ramah, “Pak Stefan, apa Bapak mau makan sesuatu?”

“Aku nggak pernah makan semalam ini. Bisa gemuk.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali
9.1
Dersik kembali ke Desa Mangpusu demi menuntaskan dendam masa lalu. Meski puluhan tahun berlalu, parasnya tetap awet muda dan memikat. Sunarni, sang mantan majikan yang didera rasa bersalah, kini tak berdaya saat keluarganya dihabisi satu demi satu. Di tengah teror Begu Ganjang yang mencekam, seorang dukun sakti bernama Surya curiga bahwa Dersik adalah mantan kekasihnya. Rumitnya, putra Sunarni malah jatuh hati pada sosok misterius yang berniat menghancurkan mereka.
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Mysterious of Wedding
9.1
Alina Sallyandra, gadis 18 tahun, terpaksa melepas kekasihnya demi pernikahan kontrak dengan pria asing bernama Jonathan Mike Antonio. Di balik pernikahan ini, Mike yang berusia 27 tahun sebenarnya sangat mengenali Alina, namun ia sengaja menyembunyikan kenyataan tersebut. Misteri besar pun menyelimuti alasan utama Mike menikahi Alina. Akankah rumah tangga mereka bertahan saat rahasia masa lalu perlahan terkuak? Kisah romansa penuh pengorbanan dan teka-teki.
Sampul Novel Surgaku Yang Hilang
8.2
Tujuh tahun membina rumah tangga yang indah, kebahagiaan seorang ibu satu anak runtuh seketika akibat pengkhianatan suaminya sendiri. Dalam kepedihan mendalam, wanita berhijab ini menangis pilu meratapi nasibnya yang kini dilingkupi kegelapan. Fisiknya tak lagi kuat menahan beban duka yang teramat berat setelah semua keindahan hidupnya dirampas paksa. Di tengah hancurnya dunia yang ia miliki, mampukah ia bangkit dan menemukan kembali senyumnya yang hilang?
Sampul Novel Terjerat Menikah Dengan Pria Lumpuh
9.6
Inara terikat perjanjian pernikahan kontrak selama enam bulan dengan pewaris Danendra Group, Harshil Arsyanendra, yang kini lumpuh dan memakai kursi roda. Perbedaan status sosial yang mencolok tidak menghalangi kesepakatan mereka untuk bersatu dalam ikatan formal ini. Namun, saat waktu terus berjalan, apakah hubungan yang berlandaskan kontrak tersebut akan selesai begitu saja sesuai rencana semula, atau justru perasaan cinta yang tulus akan mulai tumbuh di antara keduanya?
Sampul Novel Wolf Queen Rising: Dikhianati sebagai Istri, Dimahkotai sebagai Ratu
8.7
Saat mengandung, Ella Vance dikhianati oleh Alpha Laurel Valley, Damian Blackwood, yang memilih Selena dan membuang anak mereka. Setelah selamat dari kecelakaan maut rancangan sepupunya itu, Ella lenyap selama lima tahun. Kini ia kembali sebagai sosok yang kuat dan mandiri. Damian yang didera penyesalan kini memohon ampunan demi menyelamatkan garis keturunannya, namun Ella yang sekarang bukanlah wanita lemah yang bisa ia kuasai lagi.