APKDock Logo
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

8.7 / 10.0
Saat hipotermia dan penyakit jantungnya kambuh di puncak gunung, Chloe Winata diabaikan oleh dua teman masa kecilnya yang lebih memilih menyelamatkan Lucia. Setelah berhasil bertahan hidup dari maut tanpa kepedulian mereka yang malah asyik berpesta, Chloe menyadari persahabatan belasan tahun mereka telah sia-sia. Kecewa dan kehilangan harapan, Chloe akhirnya memutuskan untuk menyerah pada hubungan masa lalu tersebut. Ia pun menghubungi ayahnya dan menyatakan kesediaannya untuk menerima perjodohan dengan putra dari Keluarga Januar.

Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus Bab 1

Setelah mendaki sampai ke puncak gunung, aku mengalami hipotermia.

Kedua teman masa kecilku yang pernah bersumpah untuk melindungiku dengan nyawa mereka malah sama sekali tidak melirikku. Yang satu sibuk mengeluarkan semua pakaian untuk membungkus tubuh Lucia, yang satu lagi sibuk menggunakan tubuhnya untuk menghangatkan Lucia.

Aku kedinginan sampai penyakit jantungku kambuh. Ketika aku memohon pada mereka untuk menolongku, mereka malah langsung murka.

“Chloe Winata! Kenapa kamu masih saja cemburu di saat-saat seperti ini! Kalau dingin, ya lari beberapa putaran sana!”

“Setelah pulang nanti, kami akan belikan kamu 100 jaket bulu. Tapi sekarang, kamu nggak boleh rebutan sama Lulu!”

Untungnya, ketika tim penyelamat tiba, aku berhasil diselamatkan meskipun nyawaku sudah di ujung tanduk.

Selama seminggu aku diopname di rumah sakit, mereka tidak datang menjengukku. Dari postingan sosial media, aku baru tahu bahwa mereka sibuk merayakan pesta ulang tahun Lucia.

Persahabatan belasan tahun ini sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan senyuman seorang putri sopir.

Aku pun menelepon ayahku. “Ayah, aku bersedia nikah sama putra Keluarga Januar.”

Baru saja aku selesai berbicara, pintu kamar rawatku tiba-tiba dibuka. Theo dan Jared yang sudah tidak muncul selama seminggu berjalan masuk.

“Pernikahan apa?”

Mereka berdua terlihat sangat garang. Sangat jelas bahwa mereka sudah mendengar percakapanku dengan ayahku.

Namun, aku malas menjelaskannya pada mereka. “Itu bukan urusan kalian.”

Aku membawa koperku dan hendak pergi. Namun, Theo dan Jared malah menghalangi jalanku. Theo yang memiliki temperamental meledak-ledak terlebih dahulu bersuara.

“Chloe, kamu lagi menggila? Dulu, kamu bilang kamu nggak mau menikah demi kepentingan keluarga. Demi mendukungmu dan tinggal di sisimu, kami bahkan menyinggung orang tuamu, juga melepaskan masa depan yang cerah. Sekarang, kamu mau berubah pikiran begitu saja?” bentak Theo tanpa menunjukkan belas kasihan.

Jared yang biasanya selalu bersikap lembut terhadapku malah tidak bersuara dan membiarkan Theo melampiaskan amarahnya.

“Kamu jangan diam saja! Macam kami yang lagi menindasmu! Kamu harus kasih kami penjelasan soal ini!”

Aku melirik Jared, tetapi dia malah menghindari tatapanku.

Dulu, situasi seperti ini sering terjadi. Theo memiliki sifat yang meledak-ledak. Begitu marah, dia akan langsung berteriak. Namun, setiap kali, Jared akan selalu mengadang di depanku dan membentak Theo dengan kasar. Setelahnya, Theo juga akan langsung menunduk dan minta maaf padaku.

Sekarang, Jared tidak bersuara, sedangkan Theo juga tidak menunduk.

Aku menarik napas dalam-dalam dan berujar, “Atas dasar apa aku harus kasih kamu penjelasan? Terserah aku mau menikahi siapa. Itu urusanku sendiri. Minggir, jangan halangi jalanku.”

Dalam sekejap, suasana di dalam kamar rawatku langsung menjadi sangat hening. Ketika Theo membelalak terkejut, Jared menoleh untuk menatapku.

“Chloe, apa kamu masih menyimpan dendam pada kami gara-gara kami memberikan semua pakaian kepada Lulu? Kamu sengaja ngomong begitu untuk buat kami marah?”

Aku pun tercekat.

Gara-gara mengalami hipotermia di puncak gunung, nyawaku berada di ujung tanduk. Setelah dirawat di rumah sakit dan kehilangan kesadaran selama tiga hari, nyawaku baru terselamatkan.

Namun, mereka malah hanya menyederhanakan masalahnya dan mengatakan bahwa aku mendendam pada mereka yang memberikan pakaian kepada Lucia.

Sebelum aku sempat berbicara, Theo sudah berseru marah, “Bukannya cuma beberapa pakaian? Ayo jalan! Kami akan belikan 100 dan bahkan 1000 pakaian untukmu sekarang juga!”

Theo menarik lenganku dan menyeretku keluar. Tubuhku yang masih belum pulih total pun bergerak dengan terhuyung-huyung. Baru saja dia menyeretku berjalan beberapa langkah, wajahku sudah langsung pucat pasi.

“Theo, lepaskan dia!” Jared tiba-tiba bersuara untuk menyela Theo.

Aku awalnya mengira dia akan menegur Theo dan melindungiku seperti dulu. Tak disangka, dia malah mengeluarkan sebuah kotak yang sangat kecil dari belakang tubuhnya.

“Kamu tahu Lulu punya latar belakang yang menyedihkan, ‘kan? Betapa sedihnya dia kalau kami nggak melindunginya pada waktu itu? Lihat, sekarang kamu juga baik-baik saja. Buat apa kamu permasalahkan hal sepele itu? Kami masih ingat ulang tahunmu. Ini kue yang kami belikan untukmu.”

Begitu kotak itu dibuka, terlihat sebuah kue murahan. Itu seharusnya adalah produk lama yang dijual dengan harga diskon di entah toko mana. Bahkan warna buahnya juga sudah berubah.

Sementara itu, di foto-foto yang diposting Lucia sehari lalu, kedua orang ini terlihat sedang memegang kue besar yang dipesan secara khusus dan memberikannya kepada Lucia dengan wajah penuh senyuman.

Selain kue ulang tahun, di belakang mereka juga terdapat 22 kotak hadiah. Itu adalah hadiah yang mereka siapkan untuk menggantikan hadiah yang tidak pernah diterima Lucia selama 22 tahun hidupnya.

Hatiku terasa hampa. Aku menepis tangan Theo, lalu mendorong kue yang disodorkan Jared.

“Terima kasih kalian masih ingat ulang tahunku. Aku sudah terima niat kalian.”

Aku alergi terhadap krim. Di setiap ulang tahunku sebelumnya, mereka selalu mengingat hal ini dan akan memesankan kue buah yang sangat besar tanpa menaruh krim sedikit pun. Mereka baru merayakan ulang tahun Lucia sekali, tetapi sudah sepenuhnya melupakan hal ini.

Tiba-tiba, ponsel Theo berdering. Setelah menjawabnya beberapa detik, dia melirik Jared dan berkata, “Lulu bilang dia mens dan perutnya sakit ....”

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Luna Baru Alfa-ku: Hidup yang Dirampas, Pasangan yang Ditelantarkan
9.6
Terbangun dari tidur terkutuk selama lima tahun, aku mendapati Kaelan, Alpha-ku, telah menggantikanku dengan seorang Omega. Keluargaku sendiri menyatakan aku mati secara hukum demi melantik Luna baru. Bahkan anakku lebih memilih wanita itu dan mengharapkan kematianku. Saat aku sekarat setelah dicelakai, Kaelan justru menguras darahku demi menyelamatkan kekasihnya. Melihat pengkhianatan mereka, aku sadar keberadaanku hanyalah beban bagi kebahagiaan mereka.
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Lima tahun berpisah akibat amnesia pasca-kecelakaan, takdir mempertemukan kembali Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra. Theo, yang kini jatuh cinta pada Lili sang dokter, rela membayar sepuluh miliar kepada ayah Lili demi menikahinya. Meski terkenal temperamental, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili berusaha mempertahankan pernikahan rumit ini dengan merangkai kembali ingatan masa lalunya yang hilang melalui setiap sentuhan Theo.
Sampul Novel MENJADI BUDAK NAFSU TUAN YUAN
9.8
Sepulang dari London, Hani Paulla bekerja jadi sekretaris di bawah pengawasan sang kakak, Yuan Andersson. Namun, pesona Hani memicu obsesi gelap Yuan hingga memaksanya melayani hasrat sang billionaire. Terjebak hubungan terlarang, sentuhan Yuan justru membuat Hani kecanduan. Kini ia bimbang antara kabur atau menyerah pada cinta, sambil terus didera ketakutan jika rahasia ini terbongkar di hadapan orang tua mereka.
Sampul Novel Romansa Terlarang: Kekasih Tabu-nya
8.8
Kayley terpaksa kembali ke pelukan Brayden demi menyelamatkan karier tarinya. Di balik status sebagai saudara tiri, keduanya menjalin hubungan rahasia. Namun, hati Kayley hancur setelah menyadari dirinya hanya bayang-bayang masa lalu pria itu, hingga mereka akhirnya berpisah. Saat Kayley bangkit menjadi balerina sukses yang bersinar, Brayden didera penyesalan. Kini, ia memohon agar Kayley kembali, meski dulu ia yang melepaskannya.
Sampul Novel Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan
7.8
Delapan tahun membina rumah tangga bersama Rangga hanya menyisakan luka bagi diriku. Suamiku telah membawa pulang sembilan puluh sembilan wanita lain, dan kini gadis keseratus datang untuk menghinaku di hadapannya tanpa pembelaan sedikit pun. Setelah semalaman dipaksa mendengar kemesraan mereka dari ruang tamu, batas kesabaranku akhirnya habis. Saat Rangga kembali menuntut pelayananku di pagi hari, aku memilih untuk menolak. Dia tampaknya lupa bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah kesepakatan kontrak, yang akan resmi berakhir dalam waktu tiga hari lagi.
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Duda Lumpuh
8.5
Senja terpaksa menikah dengan Aksa Wijaya, duda beranak satu yang lumpuh akibat kecelakaan tragis. Setelah koma sebulan, Aksa ditinggalkan oleh istrinya, Riyanti, yang menolak merawatnya. Meski kondisi Aksa terpuruk, Senja tetap yakin suaminya bisa sembuh. Kini, ia bertekad merawat Aksa dengan sabar sekaligus berjuang melunakkan hatinya demi kesembuhan sang suami.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan