APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Berlandaskan Kontrak

Pernikahan Berlandaskan Kontrak

Lima tahun membina rumah tangga dan melahirkan seorang putra untuk Adrian Pangestu, Rebecca Lusram mengira hidupnya telah mapan. Namun, kepulangan Irene Wiranto menghancurkan ilusi tersebut. Adrian berulang kali mengabaikan Rebecca demi Irene, bahkan putra kandung Rebecca lebih memilih dekat dengan wanita itu. Di tengah rasa tersisih, Rebecca bersyukur bahwa pernikahan ini hanyalah sebuah kesepakatan tertulis. Tersisa satu minggu lagi sebelum Rebecca terbebas sepenuhnya dari ikatan kontrak tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah turun dari mobil, Irene sengaja berjalan ke arah Rebecca dengan ekspresi provokatif. “Maaf, aku nggak sengaja tempati tempat parkirmu. Kamu nggak keberatan, ‘kan?”

Sebelum Rebecca sempat berbicara, Adrian terlebih dahulu menjawab, “Ini pada dasarnya bukan tempat parkir khusus siapa pun. Selama kamu mau parkir, nggak ada seorang pun yang berani merasa keberatan.”

Seusai berbicara, Adrian melirik Rebecca dengan penuh peringatan.

Aiden juga menambahkan, “Bibi Irene, nggak usah pedulikan mamaku. Yang dia kendarai itu cuma mobil murahan. Aku justru malu kalau dia parkir di sini.”

Setelah mendengar ucapan Aiden, Rebecca mau tak mau merasa sangat kecewa. Dia sudah merawat Aiden dengan penuh perhatian selama empat tahun. Sekarang, Aiden bukan hanya membela Irene, tetapi juga mengucapkan kata-kata sekasar itu terhadapnya.

Pada saat ini, Adrian menarik lengan Irene dan mengumumkan dengan gembira, “Sudahlah, cepat pergi lihat kamar yang kupersiapkan untukmu. Kamarnya ada di sebelah kamarku.”

Aiden juga berseru gembira. “Yay! Kelak, bakal ada yang bisa temani aku main! Bibi Irene bisa apa saja! Nggak seperti Mama, dia membosankan banget!”

Adrian melirik Rebecca dan baru teringat bahwa dirinya lupa memberitahukan hal ini kepadanya.

“Masa sewa rumah Irene sudah berakhir. Untuk sementara, dia akan tinggal di sini.”

Setelah mendengarnya, Rebecca tetap menunjukkan ekspresi datar dan hanya mengiakannya dengan acuh tak acuh.

Melihat reaksi Rebecca yang seperti ini, Adrian tiba-tiba tertegun. Dia tidak menyangka Rebecca akan bersikap setenang ini.

Sebaliknya, malah Irene yang berkata dengan pura-pura merasa bersalah, “Sudahlah, sebaiknya aku tinggal di hotel saja. Gimanapun, Rebecca barulah pasanganmu. Aku cuma orang luar.”

Setelah mendengarnya, Aiden merasa sangat tidak senang. “Bibi Irene, jelas-jelas kamu yang lebih dulu kenal sama Papa. Kalau mau ngomong soal siapa yang orang luar, itu jelas bukan kamu.”

“Benar. Vila ini pada dasarnya memang dibeli untukmu. Mana mungkin kamu itu orang luar?”

Seusai berbicara, Adrian dan Aiden menarik Irene masuk ke vila. Sebelum berjalan masuk, Adrian tidak lupa menyerahkan kunci mobil Irene pada Rebecca.

“Bantu Irene bawa turun kopernya dari bagasi mobil.”

“Memangnya dia nggak punya tangan?”

Adrian melirik Rebecca dengan terkejut. Dia tidak pernah melihat Rebecca bersikap seperti ini. Rebecca seolah-olah sudah pasrah dan tidak peduli lagi pada apa pun reaksinya. Hal ini membuatnya merasa agak takut tanpa alasan.

“Kalau kamu nggak mau bantu, ya sudah. Aku suruh kepala pelayan ....”

“Sudahlah, biar aku saja yang melakukannya.”

Rebecca menerima kunci mobil seperti biasa. Namun, wajahnya sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Dia bahkan memendam sedikit emosinya yang tersisa itu.

Saat Rebecca membawa koper itu masuk ke rumah, Aiden sedang menunjukkan hadiah yang ingin diberikannya kepada Irene dengan girang. Hadiah itu adalah empat buah emas batang seberat lima gram. Dia mempersembahkan hadiah itu ke hadapan Irene seperti sedang menyerahkan harta karunnya.

Irene membelalak terkejut, sedangkan Rebecca terlihat pucat.

Keluarga Pangestu memang tidak kekurangan uang, tetapi empat buah emas batang itu dibelinya dengan uang yang dikumpulkannya sedikit demi sedikit. Setiap Aiden berulang tahun, dia akan menghadiahkan sebuah emas batang lima gram.

Hadiah itu bukan hanya simbol kekuatan yang diberikan Rebecca kepada Aiden, tetapi juga merupakan wujud doanya bagi masa depan Aiden. Tak disangka, Aiden malah memberikannya kepada Irene dengan semudah itu.

Melihat raut wajah Rebecca yang kurang baik, Adrian juga menatap Aiden dengan kening berkerut. “Aiden, itu hadiah ulang tahun yang diberikan Mama untukmu. Mana boleh kamu memberikannya kepada orang lain?”

Aiden menjawab dengan tidak terima, “Bibi Irene itu bukan orang lain. Dia itu orang yang Aiden suka. Lagian, bukannya ini cuma beberapa buah emas batang murahan? Keluarga Pangestu juga nggak kekurangan sedikit uang seperti ini!”

Adrian masih ingin mengucapkan sesuatu, tetapi malah terdengar suara lembut Rebecca dari belakang.

“Yang dikatakan Aiden benar. Beberapa buah emas batangan itu memang nggak bernilai. Kalau dia pengen kasih ke orang lain, ya terserah dia saja.”

Seusai berbicara, Rebecca tidak peduli pada keterkejutan semua orang dan langsung masuk ke kamarnya. Dia bersandar di pintu kamar dengan lelah dan memejamkan matanya dengan sedih. Hanya tersisa tujuh hari. Tidak lama lagi, dia sudah bisa sepenuhnya meninggalkan tempat ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel I'm The Queen
8.2
Kehidupan Ratu Elea di Istana Landbird hancur setelah Raja Flynn berpaling kepada Beatrice, selir licik yang tengah hamil. Difitnah kejam dan diceraikan, Elea berada di ambang kehancuran. Di masa sulit ini, Raja Alaric dari Kerajaan Veridion datang mengulurkan bantuan. Kini, Elea harus menghadapi konspirasi politik dan pengkhianatan besar, memaksanya memilih antara merebut kembali takhtanya atau melangkah ke jalan baru yang berbahaya.
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Demi keluar dari jerat kemiskinan, Hilman memilih mengkhianati janji sucinya. Ia diam-diam menikahi putri dari keluarga kaya raya demi meraih takhta materi dan kemewahan. Keputusan egois ini seketika menghancurkan hati sang istri pertama, meninggalkan luka batin yang teramat dalam akibat pengkhianatan pria yang sangat ia sayangi. Kini, ia harus berjuang menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya lebih memilih harta dibanding kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Sampul Novel Perpisahan Terakhir, Jejak Abadi
9.2
Setengah tahun aku menderita penyakit misterius demi menyokong Baskara, suamiku yang bekerja sebagai arsitek. Malang, ketulusanku dikhianati demi asistennya yang mengandung. Lebih perih lagi, ibu kandungku justru berpihak padanya dan menutup mata atas penderitaanku. Kini, vonis kanker otak stadium akhir memastikan ajalku kian dekat. Tanpa keluarga yang peduli, aku menolak terus tertindas. Sisa waktuku akan kuhabiskan untuk diri sendiri, membiarkan Baskara tenggelam dalam penyesalan selamanya.
Sampul Novel Sugar Daddy Dosenku
8.0
Kehidupan di kota besar membuat Nina, seorang mahasiswi penerima beasiswa, merasa terdesak secara finansial. Uang beasiswa yang ia terima ternyata tidak cukup untuk menutup biaya hidup sehari-hari sekaligus memuaskan keinginannya akan gaya hidup mewah. Didorong oleh tuntutan ekonomi dan hasrat memiliki barang-barang mahal, Nina akhirnya terjun ke dunia gelap penuh rahasia. Ia terperangkap dalam realitas kelam demi memenuhi ambisi pribadinya.
Sampul Novel Terjerat Belenggu Perselingkuhan
9.5
Mariana Zoya dikenal sebagai gadis desa berparas cantik dan berambut gelombang yang tampak sangat lugu. Namun, di balik kepolosan itu, ia menyimpan rahasia kelam. Keinginan Mariana yang tak pernah cukup pada satu pria membawanya masuk ke dalam konflik yang sangat rumit. Sekarang, ia terjerat dalam lingkaran asmara membingungkan bersama sejumlah pria yang terobsesi untuk menguasai dirinya secara utuh.