APKDock Logo
Sampul Novel Arrogant Husband

Arrogant Husband

8.4 / 10.0
Demi menyelamatkan aset peninggalan ibunya dari kebangkrutan akibat utang besar, Alexa terpaksa menerima syarat gila Damian. Pria arogan yang membencinya itu bersedia membantu keuangan asalkan Alexa memberinya seorang anak. Meski diliputi kebencian, Damian tak mampu menahan obsesi gelap pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala terjebak dalam hubungan penuh gairah dengan pria temperamental tersebut. Akankah pernikahan paksa ini berjalan sesuai rencana mereka?

Arrogant Husband Bab 1

“Alexa Wiratama ... apa kau pikir aku akan menyentuhmu sampai kau harus menumpahkan parfum sebanyak itu?”

Bahu Alexa berjengit saat mendengar suara tegas seseorang yang membuka pintu kamar. Gerakan tangannya terhenti, urung menurunkan zipper gaun pengantin di punggung. Tubuhnya menegang dengan mata terbelalak menatap pria yang memakai setelan jas warna hitam beberapa meter di depan sana. Damian menatapnya dengan ekspresi yang tidak terbaca. Semerbak pengharum ruangan menyapa hidung Alexa. Aroma yang dianggap sebagai parfum tumpah ataupun semacamnya.

“Kamu—”

“Menjijikkan.” Damian tersenyum miring, memotong kalimat Alexa, menatapnya dengan pandangan meremehkan. Dia benci wanita, menganggap mereka semua hanya makhluk materialistis yang merusak mata dan menyusahkan saja.

“Berapa yang kau inginkan, heh?!”

Alexa menarik napas dalam, menggertakkan gigi sambil mencengkeram gaun yang sejak tiga jam lalu membuatnya kesulitan berjalan. Pesta pernikahan yang digadang-gadang menjadi perhelatan paling mewah tahun ini, ternyata ajang mempermalukannya di depan ribuan tamu undangan. Damian tidak pernah datang, membiarkannya seorang diri di atas pelaminan.

“Kenapa diam?” Damian mengamati tampilan Alexa dari ujung kaki sampai kepala. Semua orang akan mengatakan kalau gadis di hadapannya itu sempurna, cantik tidak terkira. Tapi baginya, Alexa tidak jauh berbeda dengan kupu-kupu malam di luar sana yang menjual tubuhnya demi uang. Bahkan, Alexa lebih rendah dari itu.

“Kamu puas membuatku malu? Ini memang rencanamu sejak awal, bukan?!” Alexa menghentakkan kakinya di lantai.

Mahkota pengantin di kepala Alexa terlempar ke arah jendela kaca, menyuarakan denting sebelum teronggok di atas sofa tak jauh dari sana. Dada gadis 25 tahun itu bergemuruh oleh rasa marah yang tak bisa dibendung lagi gejolaknya. Dia ingin melempar apa saja yang ada dalam jangkauan tangan, tapi itu tidak pernah terjadi.

Bukannya menenangkan Alexa, Damian justru tersenyum licik mengingat drama yang telah dirancangnya bisa berjalan sebagaimana bayangan di dalam kepala.

“Kenapa? Marah?” Damian duduk di atas sofa, membungkus tangannya dengan sarung tangan steril sebelum melempar mahkota yang semula dipakai Alexa ke dalam tempat sampah di sebelah meja. Dia merasa jemarinya tidak pantas bersentuhan dengan barang-barang wanita. Siapa pun mereka.

“Kau menikah denganku hanya karena uang, kan? Jangan berpikir hubungan kita seperti pasangan lain pada umumnya. Tidak ada malam pertama, tidak ada romansa. Hentikan pikiran kotor di dalam kepalamu itu. Sampai kapan pun, aku tidak akan menyentuhmu. Jadi, jangan bermimpi untuk menjadi—"

"Kamu pikir aku mengharapkannya? Satu keberuntungan karena aku tidak perlu menjadi penghangat ranjangmu!"

Damian terkekeh, menatap Alexa yang wajahnya merah padam. Dia suka melihat keras kepala wanita di hadapannya. Menarik.

Di saat semua wanita berlomba-lomba mendapat perhatiannya, Alexa berbeda. Gadis itu seperti kucing yang mengeluarkan kuku tajamnya, menyerang siapa saja yang datang mengancam.

Alexa mengangkat gaunnya tinggi-tinggi, berniat meninggalkan kamar itu secepatnya. Pergi ke mana saja asalkan tidak bertemu muka dengan iblis berwujud manusia yang amat menyebalkan itu.

Sebaliknya, Damian merasa menemukan orang yang tepat. Dia hanya butuh seorang pewaris seperti kehendak nenek. Alexa sungguh kandidat yang tepat. Prestasinya di bidang akademik juga tidak diragukan lagi, dia memiliki otak yang cerdas. Kalau tidak, mana mungkin di usianya yang ke-22 dia sudah meraih gelar Magister.

Dalam sebuah studi kasus, ditemukan fakta bahwa kecerdasan seorang anak dipengaruhi oleh genetika bawaan dari ibunya. Sedangkan ayah mewariskan hal-hal seperti tinggi badan, sidik jari, lesung pipi, ataupun bentu fisik yang lain.

“Hey, lahirkan seorang anak untukku, maka perusahaan mendiang ibumu akan tetap berdiri.”

Langkah Alexa terhenti, seketika berbalik menatap Damian dengan kening berkerut.

“Anak?!”

Damian menghampiri Alexa, mengamati garis wajah yang masih tertutup make up tebal. Gadis di hadapannya memiliki postur tubuh yang cukup ideal. Badan ramping tapi tidak kurus kering, mata cerah dan memiliki tatapan tajam.

"Tidak buruk," komentarnya dalam hati.

“Lahirkan seorang anak untukku," ulang Damian, meraih sejumput rambut panjang Alexa yang tergerai dan menyesap aromanya setelah memejamkan mata.

Hal itu membuat napas Alexa tersekat di tenggorokan. Hidungnya dengan tidak tahu diri membaui parfum Damian. Embusan napas pria itu bahkan terdengar di telinga karena jarak mereka yang amat dekat.

"Kita akan berpisah setelah kau melahirkan. Ada kompensasi besar untukmu. Kau bahkan bisa melihat ayahmu yang tidak tahu diri itu membusuk di penjara kalau mau. Dia tidak akan menyusahkanmu lagi.”

"Dasar laki-laki gila!" Alexa yang dikuasai kemarahan, tak memikirkan kalimat Damian. Dia muak melihat gestur tubuh pria itu yang terasa menjijikkan, seperti seorang Casanova yang menggoda mangsanya.

Debam pintu terdengar menggema. Alexa meninggalkan Damian di dalam kamar pengantin mereka. Logikanya mengurutkan semua kejadian malang yang harus dialami setelah seorang Damian Ferdinan Alvarez masuk ke dalam hidupnya.

Perusahaan yang hampir guling tikar, pernikahan yang tiba-tiba digelar, ditinggalkan sendiri di pesta resepsi, sekarang diminta melahirkan tanpa bersentuhan. Rasanya semesta begitu sengaja mengatur kesialan ini bertubi-tubi. Rasanya dia ingin kabur saja, tidak peduli dengan semua masalah yang terjadi. Akan lebih baik kalau dia hidup di tempat di mana tidak ada seorang pun yang mengenalinya.

Namun, langkah Alexa terhenti sebelum menuruni anak tangga. Dia masih ingat pengorbanan ibu semasa hidupnya. Wanita itu rela melakukan apa saja asalkan perusahaan tetap berada dalam genggaman tangannya. Sekarang, Hanya Damian yang bisa membantu agar perusahaan itu tetap berdiri. Haruskah dia menuruti obsesi gila pria itu? Melahirkan anak untuknya?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Arrogant Husband

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali bersama seorang wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menjanjikan pesta pernikahan formal sebagai ganti atas keputusannya menikahi perempuan itu. Statusku sebagai putri bangsawan dan menantu konglomerat membuatku menolak keras menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan, aku akan membuat hidupnya hancur hingga dia jatuh miskin.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan