APKDock Logo
Sampul Novel Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

9.7 / 10.0
Cairan anggur merah mengalir perlahan melewati leher jenjang hingga membasahi dadanya, membuat kemeja putih yang dikenakannya melekat erat pada tubuh yang gemetar. Meski didera rasa gugup yang hebat, ada ketegangan mendalam yang justru membangkitkan sensasi lain dalam dirinya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, wanita ini secara sadar mengambil langkah berani untuk menggoda pria lain yang bukan suaminya, memulai sebuah permainan berbahaya yang dipenuhi misteri dan hasrat terlarang.

Permainan Mustahil Bab 1

Anggur merah mengalir perlahan menyusuri leherku yang jenjang, turun hingga ke tulang selangka, lalu ke bagian dadaku yang putih dan berisi.

Cairan merah itu membasahi kedua buah dadaku, sebagian mengalir ke celah yang dalam di antaranya, lalu merembes ke kemeja putih yang kukenakan.

Pakaianku pun menempel erat di tubuhku, membuat dua tonjolan lembut di dadaku tampak samar di baliknya.

Tubuhku mulai bergetar pelan karena gugup, tetapi di saat yang sama, ada sensasi tegang yang sulit dijelaskan.

Ini pertama kalinya aku dengan sadar mencoba menggoda pria lain selain suamiku.

Setelah badai gairah mereda, aku terbaring di pelukan Evan Hermawan, tubuhku masih hangat dan berkeringat. Kedua kakiku melingkar manja di tubuhnya.

"Sayang, gimana kalau kita coba tukar pasangan?" gumam Evan pelan sambil memelukku dan mengepulkan asap rokok dengan tenang.

Namaku Niana Tanjaya. Kami sudah menikah lima tahun.

Belakangan ini, gairah kami saat bercinta mulai berkurang. Kami mulai menjalaninya seperti rutinitas yang harus dijalani, bukan dinikmati.

Aku tahu Evan punya fantasi sendiri dalam hal itu. Saat kami bercinta, dia sering memintaku membayangkan pria lain.

Awalnya aku sangat menolak, tetapi entah sejak kapan, sensasi aneh itu justru memicu gairah yang aneh.

Oleh sebab itu, saat Evan mengusulkan ide gila seperti itu, aku tidak langsung marah. Hanya sedikit gugup dan malu.

"Ah, mana mau aku. Aku cuma mau kamu, Sayang," ujarku sambil mencium pipinya.

"Aku cuma mau kita bisa kembali bergairah, Sayang. Ini untuk menambah sensasi. Kalau kamu belum siap untuk tukar pasangan, gimana kalau aku carikan satu pria gagah untukmu dulu? Aku dan dia bisa melayanimu bersama-sama. Kujamin kamu pasti akan ketagihan," ucap Evan.

Kata-katanya membuat bayangan liar muncul di benakku. Diapit oleh dua pria dalam satu waktu? Tubuhku langsung merespons kuat, nafsu yang baru saja kulepas kembali meningkat.

Melihat aku terdiam, Evan pun girang. "Diam berarti setuju ya. Biar kupilih pria gagah untukmu. Gimana kalau Rinto?"

Saat mendengar nama Rinto, wajahku refleks memerah.

Rinto Arya adalah rekan kerja Evan. Dia berusia 38 tahun, badannya kekar, tidak seperti perut Evan yang sedikit buncit.

Dia biasanya selalu berpakaian rapi, gaya bicaranya pun lembut, dan dia selalu memakai parfum pria yang memikat.

Hatiku sangat tergoda, tetapi bagaimana mungkin aku berani mengatakan itu kepada Evan?

Namun, Evan sangat memahamiku. Melihat reaksiku yang begitu, dia pun tersenyum nakal.

"Oke! Gadis nakal, nantikan saja kedatangannya," ujar Evan.

Hari-hari pun berlalu. Diam-diam aku menantikan sesuatu yang tidak pasti. Namun, Evan bersikap biasa saja.

Aku gelisah, tetapi juga gengsi untuk bertanya.

Sampai akhirnya malam Jumat itu, sepulang kerja, Evan berkata dengan santai, "Sayang, malam ini masak lebih banyak ya. Rinto mau makan malam di sini."

Jantungku langsung berdetak kencang. Aku menahan kegugupan itu dan mengangguk pelan, kemudian berpura-pura biasa sambil mulai menyiapkan semuanya.

Saat Rinto tiba, hari sudah malam. Makanan sudah siap, kami bahkan membuka sebotol anggur untuk melayaninya.

Evan dan Rinto mengobrol seperti biasa, sementara aku yang biasanya cerewet, malah duduk diam, makan tanpa suara. Aku merasa gugup sekali.

Namun, lama-kelamaan aku merasa aneh. Sepertinya Evan tidak memberi tahu Rinto terlebih dahulu tentang hal itu.

Terkadang saat aku bertatapan dengan Rinto, dia sama sekali tidak menunjukkan gelagat penuh nafsu seperti yang kubayangkan. Tatapannya hanya penuh kekaguman.

Saat Rinto pergi ke kamar mandi, aku pun tidak lagi tahan untuk bertanya. Aku mendekati Evan dan bertanya dengan suara pelan, "Kamu ... belum bilang ke dia?"

Evan malah tersenyum penuh kemenangan, lalu berkata, "Dasar nakal, akhirnya kamu nanya juga. Dari tadi kamu kelihatan kalem sekali di luar, ternyata dalamnya sudah nggak tahan, ya? Haha, jangan buru-buru, jadi begini ...."

Evan membisikkan sesuatu di telingaku.

Rencana yang dia katakan membuat wajahku langsung memerah. Dasar pria licik, bisa-bisanya dia memintaku untuk menggoda Rinto! Apa dia benar-benar Evan?

Aku menatapnya dengan kesal, tetapi dia malah berkata, "Kalau aku langsung bilang ke dia, nanti malah canggung. Kita jangan menakuti dia. Sayang, kalau kamu mau kami melayanimu bersama-sama, tentu saja kamu harus tunjukkan ketertarikanmu."

Belum sempat aku menjawab, Rinto sudah keluar dari kamar mandi. Kami langsung terdiam.

Evan memberiku pandangan penuh kode. Aku menarik napas panjang dan akhirnya memutuskan untuk melakukannya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Permainan Mustahil

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel 30 Days Lover
8.0
Trauma masa lalu membuat Rayhan takut berkomitmen, hingga ia membuat aturan ketat untuk membatasi hubungan asmaranya hanya selama tiga puluh hari. Namun, benteng pertahanan itu mulai goyah setelah kehadiran Alda, sosok wanita ideal yang sangat memikat hatinya. Kini, Rayhan dihadapkan pada dilema besar. Dia harus memilih untuk tetap aman di balik aturan buatannya atau berani melawan ketakutannya demi memperjuangkan cinta sejati bersama Alda.
Sampul Novel Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi
8.1
Sesi belajar menyetir yang seharusnya biasa saja berubah menjadi situasi intim yang berbahaya. Saat berada di balik kemudi bersama ayah sahabatnya, sang protagonis diminta duduk di pangkuan pria tersebut. Guncangan jalanan bergelombang dan sentuhan fisik yang berdalih melatih konsentrasi segera memicu ketegangan sensual yang tak tertahankan. Ketika batas-batas mulai dilanggar, dia menyadari bahwa hubungan rahasia ini telah meluncur jauh di luar kendali mereka berdua.
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Yang Palsu
8.7
Lima tahun menikah, aku percaya suamiku benar-benar mencintaiku. Namun, semua kebahagiaan itu hancur saat aku tahu bahwa kasih sayangnya hanyalah kepura-puraan demi merebut harta warisan ayahku. Pengkhianatan kejam ini merusak kedamaian hidup yang kuperjuangkan. Sekarang, aku dihadapkan pada pilihan yang sangat berat. Apakah aku harus tetap bertahan dalam pernikahan palsu ini, atau memilih bercerai demi meraih kembali kebebasanku?
Sampul Novel Tuan Mafia dan Gadis Desa
9.5
Dulu, Luke dan Mika disekap bersama oleh klan Mawar Hitam di sebuah rumah tua. Mika tak bisa melupakan tato kuno di dada Luke, sedangkan Luke selalu teringat keharuman tubuh Mika yang menenangkan. Kini takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, mereka kini berada di kubu yang berlawanan sebagai musuh yang saling mengincar nyawa. Di tengah konflik dendam masa lalu, akankah benih cinta bersemi di antara mereka, atau justru ambisi masing-masing yang akan menuntut kematian lawan?
Sampul Novel Tuan muda
8.7
Dalam dingin yang membekukan, Qin Shu yang hampir kehilangan kesadaran mendadak tersadar karena pelukan hangat dan tangisan pilu seseorang. Begitu membuka matanya yang sembap, ia terkejut mendapati Fu Tingyu berada sangat dekat dengannya. Pria tampan itu tampak begitu hancur dengan mata memerah dan air mata yang terus mengalir. Pemandangan langka ini membuat Qin Shu sangat terpukul, sebab ia sama sekali belum pernah melihat Fu Tingyu menangis histeris seperti itu.
Sampul Novel Undangan Eksklusif Dari Presdir
8.4
Naura mendapatkan amplop misterius tanpa pengirim dari Sinta, rekannya yang cemas. Khawatir surat itu adalah pemecatan memalukan, Sinta sengaja memberikannya kepada Naura demi menyembunyikan masalah dari orang tuanya. Siapa sangka, isi undangan tersebut justru sangat mengejutkan. Naura ditawari menjadi istri seorang presdir dengan mahar fantastis senilai 100 juta dolar. Kini, ia berada dalam dilema besar untuk mengabaikan tawaran gila itu atau menerimanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan