APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perempuan Bersuami Dua

Perempuan Bersuami Dua

Kehidupan rumah tangga Mak Bayah sangat tidak biasa. Dukun desa ini tinggal bersama dua suami sekaligus dalam satu rumah secara damai. Namun, keharmonisan tersebut menyimpan misteri besar. Di balik itu semua, Mak Bayah memiliki ambisi yang sangat gelap. Mengandalkan ilmu hitam dan kemampuan mistisnya, ia siap melakukan apa saja demi memikat pria mana pun yang ia dambakan. Saat obsesinya telah memuncak, tidak ada satu orang pun yang mampu menghentikan niatnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Part 2

“Bagaimana? Apa semuanya sudah siap?” berondong Mak Bayah. Kedua suaminya mengangguk.

“Bagus! Bagaimana dengan persiapan mandi ku?” tanyanya lagi.

“Sudah disiapkan Rizal, aku tadi mempersiapkan pengobatan. Apa Mak Bayah mau kami mandikan?” Tanya Suwito sambil memperhatikan kedua manik mata istrinya itu.

“Tidak perlu, aku mau mandi sendiri. Nanti kalau aku sudah selesai mandi, kalian mandi lagi bekas air mandiku ya… nanti aku sisakan buat kalian!” serunya. Lagi-lagi mereka hanya manggut-manggut saja.

Berselang satu jam, warga yang ingin berobat mulai mengantre.

Pengobatan dibuka mulai pukul sebelas siang hingga menjelang maghrib. Setiap hari Mak Bayah melakukan pengobatan dan dia hanya libur sekali dalam sebulan di hari jumat yang dia tentukan.

“Silahkan mengantre dan kami mulai mencatat siapa-siapa saja nama dan asalnya. Jangan lupa bawa dua botol air minum yang sudah masak untuk dipakai pengobatan nanti.” Urai Rizal.

Dalam antrean, ada salah satu pemuda seusia Rizal sekitar dua puluh lima tahun menggunakan tongkat untuk berjalan. Dia didampingi oleh perempuan cantik yang begitu telaten menyeka keringat pemuda tersebut.

Rizal memperhatikan keduanya, sepertinya mereka dari luar kota yang nampak dari pakaiannya yang berbeda dari pakaian orang kampung kebanyakan di tempat mereka.

Perempuan tadi melihat ke arah Rizal kemudian bangkit dan menghampirinya.

“Mas, apa boleh kami duluan ya soalnya kami berasal dari luar kota dan perjalanan ke sini cukup memakan waktu, kami khawatir jika kelamaan nanti malah kemalaman di jalan.” Tukas perempuan itu memegang tangan Rizal.

Rizal jengah dan langsung melepasnya. Kelihatan perempuan tersebut berharap bisa dilayani lebih cepat sementara antrean masih panjang, tentu saja Rizal menolak. Ia hanya mengikuti aturan dan kebiasaan seperti biasanya.

“Semuanya sesuai antrean, Bu. Semua orang di sini juga semuanya mau cepat. Jika memang berniat berobat sebaiknya ikuti saja caranya dengan yang lainnya.” Jawab Rizal lantas meninggalkan perempuan tadi.

Rizal yang berjalan mendekat ke arah pintu pengobatan, tiba-tiba Mak Bayah memintanya untuk masuk dan membisikkan sesuatu ke telinganya. Rizal ke luar menemui perempuan tadi.

“Kata Mak Bayah, sebaiknya kalian menginap saja di sini kalau kalian takut kemalaman. Cuaca juga mendung dan sebentar lagi hujan.” Kata Rizal.

“Baiklah, terima kasih, Mas. Sampaikan saja sama Mak Bayah jika kami akan menerima tawaran Mak Bayah untuk menginap di sini.” Ungkap perempuan itu.

Rizal mengangguk dan meninggalkan perempuan itu kembali, sibuk dengan aktivitasnya membantu istrinya mengobati pasien.

“Dia sakit apa?” tanya Mak Bayah.

“Ryan, pacarku ini mengalami kecelakaan setahun yang lalu. Dia pelari maraton karena kedua kakinya lumpuh membuatnya tidak bisa lagi berjalan. Semua ini salahku, aku yang membawa mobil dan menyetir tapi tidak memperhatikan jalan.” Perempuan bernama Raya ini menunduk menahan bulir air matanya.

Mak Bayah melihat Ryan dari ujung kaki sampai kepala. Matanya berbinar melihat otot kekar Ryan, seketika hasratnya menggelora dan ingin sekali merasakan keperkasaan milik Ryan. Namun kedua kakinya pasti akan menghalangi niat Mak Bayah.

“Sebentar ya?” suara Mak Bayah lembut.

Dia bangkit berdiri dan berjalan menuju dapur, dalam sekejap saja di tangannya sudah ada secangkir kopi. Mak Bayah menyerahkan dan meminta Ryan untuk meneguknya sampai habis.

“Minumlah ini dulu untuk menyegarkan tubuhmu, setelah itu kita akan masuk dalam pengobatan. Untuk malam ini, biar pacarmu ini di sini karena pengobatan tidak bisa dilakukan sebentar, Rizal … kamu tunjukkan kamar yang akan dipakai oleh wanita cantik ini untuk tidur.” Perintah Mak Bayah.

Rizal dan Raya meninggalkan Mak Bayah bersama Ryan. Ada ragu di mata Raya namun demi kesembuhan kekasih yang akan dia nikahi bulan depan ini, membuatnya harus yakin dan percaya jika Mak Bayah akan dapat membuat mukjizat kesembuhan bagi Ryan.

Begitu Rizal dan Raya pergi, Mak Bayah lantas menutup tirai pintu dan menghampiri Ryan yang nampak seperti mabuk, Mak Bayah tersenyum samar.

“Aku pusing, Mak. Aku mau tidur.” Keluh Ryan.

Mak Bayah bergerak cepat membaringkan tubuh Ryan lalu membiarkan laki-laki itu masih menikmati turunnya pelet yang dia taruh dalam secangkir kopi barusan. Ryan perlahan gelisah dan mulai membuka bajunya.

“Kamu kepanasan? Mak bukakan ya baju dan celananya. Cuaca mendung dan sebentar lagi hujan makanya cuacanya agak panas.” Sebut Mak Bayah terus melakukan aksinya melepas satu persatu pakaian yang membalut tubuh Ryan.

Mak Bayah membuka kain jarik dan kebayanya kemudian membiarkan Ryan mencumbunya.

Dengan kaki lumpuhnya, Mak Bayah yang lebih banyak bergerak dan dalam satu jam, mereka penuh dengan peluh, menyelesaikan permainan panas mereka.

Mereka seakan tak peduli dengan banyaknya antrean menunggu untuk berobat, bagi Mak Bayah bercinta dengan laki-laki yang usianya lebih muda membuatnya lebih kuat dan segar.

Mak Bayah tidak pernah peduli bila ia sudah punya kemauan, maka ia akan mendapatkannya dengan cara peletnya, pelet dari darah kotornya.

Setelahnya, Ryan tertidur pulas dan Mak Bayah mulai mengambil cairan kental yang masih ada di tubuhnya kemudian meletakkannya di gelas khusus yang ada di dalam ruangan tersebut.

Mak Bayah yang masih dalam keadaan telanjang lantas mengambil minyak urut dan mulai memijat kaki Ryan, sesekali mulutnya berkomat kamit membaca mantera.

Tak cukup memijat kakinya, Ryan yang sudah mulai membuka matanya hanya bisa menurut ketika Mak Bayah kembali memijat tubuh bagian belakangnya, beberapa kali terdengar suara tulang beradu halus.

Tangan lembut Mak Bayah yang melakukan pengobatan membuat junior Ryan kembali menegang dan mereka kembali melakukan hubungan intim, dua kali melakukannya benar-benar membuat Mak Bayah puas. Ryan pun kembali tertidur. Sedangkan Mak Bayah tersenyum seakan menemukan lawan yang sesuai dengannya. Ia membelai lembut rambut laki-laki kota tersebut. Rasanya ia takkan melepaskannya begitu saja.

Tanpa mereka sadari, dari balik tirai Rizal mengintip. Matanya tajam dan mengepal, dadanya naik turun menahan emosi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Alice, istri yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dari David, suaminya yang diam-diam ternyata gay dan berselingkuh dengan mantan pacarnya. Alih-alih marah, Alice justru menikmati melihat suaminya bersama pria lain. Pertemuannya dengan Jane, wanita yang trauma karena pernah dilecehkan dan diperkosa oleh pria, membuat keduanya menemukan kecocokan yang tak terduga. Mereka menjalin hubungan terlarang yang menggetarkan, hingga Alice memutuskan menceraikan David demi Jane. Namun, hadirnya Steve membuat Alice jatuh cinta lagi, memicu kecemburuan Jane. Bisakah tiga hati menemukan bahagia? Sebuah kisah tentang tabu, hasrat, dan cinta yang tak biasa.
Sampul Novel Hello Again, Husband!
9.5
Kehancuran Natta akibat dikhianati Hasbi membawanya kembali ke masa SMA berkat sebuah jam misterius. Bertekad membalas dendam, ia justru menemukan trauma masa lalu suaminya yang tersembunyi. Kehadiran Hasbi muda yang memikat kini membuat Natta bimbang antara menuntaskan amarah atau kembali jatuh cinta. Di tengah misteri dan kesalahpahaman yang mulai terungkap, ia harus memilih jalan hidupnya.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Fatima El Sayeed terasing di Kerajaan Khorasan akibat fisik yang dinilai tidak menawan dan asal-usul sang ibu. Walau dibuang ayahnya, ia punya imajinasi tinggi. Nasibnya kian terancam saat seorang raja kejam yang gemar menghabisi pasangannya memilih Fatima menjadi istri ke-96. Terinspirasi kisah klasik 1001 malam, Fatima kini wajib berjuang bertahan hidup. Lewat kemampuan mendongeng, ia berusaha meredam amarah sang raja gila demi menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel PANGERAN AGUNG
9.6
Kerajaan Mandala dipimpin oleh sosok luar biasa, Pangeran Agung. Penguasa ini sangat disegani berkat keadilan dan kearifannya dalam memimpin rakyat. Saat bahaya mengancam, keberaniannya yang kokoh selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kisah ini menyoroti perjuangan sang raja bijaksana dalam mempertahankan kedamaian negerinya, mengandalkan keteguhan jiwa serta dedikasi tanpa batas untuk menghadapi segala rintangan.
Sampul Novel Why Make Me The Antagonist?
9.1
Demi menghindari kematian tragis di tangan Raja Iblis, Sallyana Jung yang bereinkarnasi sebagai tokoh antagonis memilih menjalankan misi Ratu Naga untuk mencari pangeran yang hilang. Upayanya mendekati para karakter utama berhasil mengubah takdirnya. Namun, ketenangannya kembali terusik saat Pemimpin Suci mengangkatnya sebagai murid. Di tengah obsesi putra Duke dan perubahan sikap sang heroine, sebuah rahasia besar terungkap bahwa Sally sebenarnya adalah titisan Dewi dari masa lalu.