APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perangkap Cinta Pebisnis Gelap

Perangkap Cinta Pebisnis Gelap

Kehidupan bebas Arshia Clarikson, mantan atlet drift berusia 19 tahun yang berparas cantik dan keras kepala, seketika berubah rumit. Ia bertemu Dante Alghieri Kingston, pria berumur 35 tahun yang sangat terobsesi padanya. Di sisi Dante, Shia merasakan sensasi mendebarkan yang memadukan perlindungan dan rasa sakit. Sayangnya, tatapan mengancam dari Dante justru membuat Shia merasa kian terjebak dalam batasan berbahaya yang mencekam dan begitu sulit ia hindari.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Mereka menembak ban mobilku!”

Shia tidak bisa melajukan mobilnya, dengan terpaksa dia menginjak rem dan memaksa mobil putih itu untuk berhenti. Gadis itu memperhatikan Dante yang keluar dari mobilnya dan menatap jalanan dibelakang.

Meskipun enggan, Shia mengikuti Dante yang keluar dari mobil. Lagipula mobilnya tidak bisa lagi dikendari karena kedua ban belakangnya bocor.

Dante mendekati Shia saat 2 mobil hitam yang mengikuti mereka berhenti beberapa meter di depannya.

Pintu mobil itu terbuka bersamaan, dari mobil itu terdapat 6 orang berbaju hitam yang beralan kearah mereka dengan senjata api ditangannya.

“Terjebak Dante” Ucap lelaki berambut pirang yang Shia tebak sebagai Boss nya.

“Kau butuh lebih banyak orang jika ingin menjebakku” Jawab Dante santai. Pria pirang itu tertawa lalu menatap kearah Shia.

“Wah Arshia Clarikson, senang bertemu denganmu disini. Aku sempat tertarik padamu saat kau berada dilintasan, begitu menggairahkan” Ucapnya membuat Shia memutar bola matanya malas, tidak ada raut ketakutan wajahnya meskipun dirinya satu-satunya perempuan ditempat itu.

Dante menatap kearah Shia, memperhatikan wanita itu dari atas sampai bawah

“Lihat apa kau?!” Ketus Shia, Dante mengangkat bahunya acuh namun smirk kecil terukir dibibirnya. Arshia Clarikson, dia akan mengingat nama itu.

“Ngomong-ngomong, jika kau menyerahkan wanita itu aku akan mengampuni kesalahanmu yang sudah membunuh dua anak buahku”

‘Membunuh’ Shia kaget mendengarnya, spontan dia kembali menatap Dante, netra abu-abu itu juga bertatapan dengan mata birunya.

“Aku tidak keberatan, silahkan bawa dia” Jawab Dante enteng

Shia menyipitkan matanya lalu berdecih “Persetan dengan semuanya!” dengan berani Shia berjalan menuju rombongan pria dengan pakaian hitam itu dengan tangan menyilang didada.

Satu langkah

Dua langkah

Hingga pada langkah yang ketiga tubuh Shia membatu. Suara tembakan begitu memekakan telinganya. Dante menembak keenam pria itu dalam hitungan detik.

Mereka dipenuhi dengan darah yang merembes dengan cepat. Semuanya terjadi begitu cepat, terlebih suara sirene mobil polisi terdengar mendekati posisi mereka.

“Masih ingin bersama pria itu, Arshia Clarikson” suara pria itu berada tepat disebelah telinganya.

Shia merasakan tangan besar memeluk pinggangnya dengan erat. Shia menoleh dan betapa kagetnya dia ketika bibir Dante menyentuh bibirnya. Mengecup bibirnya pelan, hanya sebuah kecupan karena setelahnya Dante bergerak mundur melepaskan pelukan eratnya.

Shia tidak bisa mengucapkan apa-apa. Dia terlalu terkejut dengan berbagai rentetan peristiwa yang terjadi dalam waktu singkat.

“Ayo pergi” Ajak Dante seolah tidak terjadi apa-apa

Shia mendapatkan kesadarannya, amarahnya memuncak. Dia mengusap bibirnya dengan kasar lalu membuang ludah. Dante menatap Shia dengan sudut bibir yang terangkat.

“Kau bertingkah seperti itu ciuman pertamamu” Ucap Dante, bibirnya mengulas senyum miring yang terlihat mengejek.

Shia berjalan mendekat dan melayangkan tangannya, menampar pipi Dante. Shia sempat terkejut saat tangannya terasa perih, Shia yakin jika tamparan itu pasti terasa sakit sama halnya seperti apa yang tangannya rasakan sekarang.

Menyadari tindakan yang sudah dilakukannya, Shia bergerak menjauh, berjaga-jaga jika Dante akan menembaknya karena menampar pria itu. dia baru ingat jika pria itu menyimpan sejata disaku jas mahalnya.

“Aneh, padahal kau yang menamparku tapi kenapa justru kau yang terlihat kesakitan” respon Dante membuat Shia menghela nafas lega.

“Listen Ashole! aku tidak ingin berurusan denganmu lagi, kuharap setelah ini kita tidak pernah bertemu, oh bukan tapi aku ingin kita jangan pernah bertemu!” Tekan Shia, dia berjalan melewati Dante, mengarah pada salah satu mobil hitam disana dan mengemudikan mobil itu, meninggalkan Dante yang menatap kepergian Shia dengan seringaian lebarnya.

“That’s my girl”

--

2 Jam kemudian

Shia melihat keluar jendela mobil, di situ terdapat gedung begitu tinggi, sebuah hotel yang akan dia tinggali untuk malam ini. Shia berjalan keluar sambil meraih handphone pada kantong celananya.

“Aku ketinggalan pesawat”

“Apa lagi alasanmu kali ini, Shia? sudah berapa kali kamu selalu menggunakan alasan yang sama?”

“Ban mobilku bocor dan jalanannya sepi, sinyal ponselku juga hilang” Bohong Shia, tidak mungkin dia menceritakan semua kejadian gila itu, bisa-bisa pengawalan untuknya akan ditambah.

Helaan nafas terdengar di sebrang sana. Robert Clarikson, ayah Shia menghela nafas lelah dengan tingkah putrinya yang selalu menguji kesabarannya.

“Daddy menunggumu besok, jangan lupa jika daddy bisa membatalkan semua kesepakatan kita Shia”

“Hmm dan daddy akan kehilangan pewaris jika melakukannya”

Shia memutuskan panggilannya.

“One room please” Ucap Shia pada resepsionis yang menyambutnya dengan ramah. Untuk malam ini dia akan menginap di hotel dekat bandara.

Disisi lain tampak seorang pria sedang menatap keluar jendela mobilnya, mata abu-abu itu hanya menatap gedung hotel di depan dengan diam.

“Boss sampai kapan kau akan menunggu disini?” Tanya salah satu anak buahnya bernama Benyamin.

“Sampai aku puas” Jawab Dante singkat

“Apa hubungan anda dengan wanita itu boss? Setau saya dia mantan atlet nasional, akan berbahaya bagi anda jika memiliki hubungan dengannya” Ucap Ben yang langsung membuat hawa didalam mobil mendingin

“Itu bukan urusanmu, berkata sekali lagi, aku akan membunuhmu.” Ancam Dante dengan tatapan tajamnya.

Ben langsung terdiam, ia tidak bisa mengucapkan apa-apa. Dia tau itu bukanlah suatu ancaman semata. Jika itu Dante, maka pria itu akan benar-benar membunuhnya.

“Bagaimana perintahku?” Dante bertanya pada Ben

“Bomnya sudah dipasang Boss” lapor Ben. Dante terlihat mengangguk acuh lalu memperhatikan sebuah kamar yang kini gelap karena lampu kamar itu dimatikan.

“Pulang” Ucap Dante tidak lama kemudian

Ben menyalakan mobilnya, lalu mobil hitam itu berjalan menjauhi hotel tempat Shia berada.

‘kau tidak akan bisa lari dariku, Arshia’

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Angkatku Tak Tahan
8.4
Kehidupan bergelimang harta sebagai istri dari keluarga miliarder tidak menjamin ketenangan bagi wanita ini. Di balik paras cantik dan kemewahannya, sebuah ancaman terselubung muncul dari sosok anak angkat yang selama ini dikenal sangat perhatian. Tatapan penuh kepemilikan yang ganjil mulai membayangi kesehariannya. Batas hubungan ibu dan anak terkikis saat pemuda itu berani menyentuhnya di tengah sesi yoga, hingga puncaknya, sebuah gelas berisi air yang telah dicampur obat disodorkan demi melampiaskan obsesi yang tak lagi terbendung.
Sampul Novel Ditinggal Suami Dinikahi Adik Ipar
8.9
Pasca kecelakaan maut merenggut Elzien Kagendra, Shifra yang sebatang kara malah diperlakukan layaknya pembantu oleh mertuanya. Nasib membawanya pada peristiwa satu malam yang berujung pernikahan dengan adik iparnya sendiri. Namun, saat Shifra telah melahirkan anak mereka, Elzien yang dikira sudah tewas mendadak kembali. Shifra kini didera dilema hebat antara cinta pertamanya atau suami kedua sekaligus ayah dari bayinya.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali bersama seorang wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menjanjikan pesta pernikahan formal sebagai ganti atas keputusannya menikahi perempuan itu. Statusku sebagai putri bangsawan dan menantu konglomerat membuatku menolak keras menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan, aku akan membuat hidupnya hancur hingga dia jatuh miskin.
Sampul Novel Ketika Keabadian Runtuh: Kenyataan Pahit Cinta
9.7
Baskara Aditama semula adalah suami miliarder idaman, sebelum masa lalunya datang membawa seorang putra yang sakit parah. Di saat kritis, Baskara lebih memilih menyelamatkan anak itu dan mengabaikan kondisiku yang terluka hingga aku keguguran sendirian. Puncak kepedihanku tiba ketika ia memohon agar aku mengizinkannya menikahi sang mantan secara pura-pura demi sang putra. Melihat tanda cinta wanita lain di lehernya, aku yang sedang berduka akhirnya menyetujui rencana itu.
Sampul Novel Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku
8.7
Kehidupan Keysa, istri seorang abdi negara yang juga dosen dan influencer, mendadak terusik. Ia harus menghadapi Risa, perempuan kaya raya yang diduga menjadi selingkuhan suaminya. Di hadapan Risa yang kerap memamerkan hartanya dengan sombong, Keysa tidak tinggal diam. Ia justru bangkit menjadi sosok yang jauh lebih tangguh. Mampukah Keysa membungkam kesombongan Risa dan memenangkan persaingan sengit ini? Ikuti kisah perjuangan emosional Keysa.
Sampul Novel Memilih Untuk Mencintai Diriku
9.5
Sepuluh tahun berpacaran, Kennedy akhirnya setuju menikah. Namun, ia menolak berciuman saat foto prewedding dengan alasan misofobia dan pergi begitu saja. Setibanya di rumah baru, sang wanita justru mendapati Kennedy bermesraan dengan cinta sejatinya, Winona, bahkan berjanji membatalkan pernikahan. Sadar pengabdiannya sia-sia, ia memilih kabur lebih dulu. Kini, putra bungsu Keluarga Harath itu justru keliling dunia demi memohon agar mantan tunangannya bersedia kembali.