APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Kepulangan Rina Januar memicu keretakan rumah tangga sang protagonis. Setelah mendapati bukti kedekatan suaminya, Galih Gunawan, lewat unggahan foto di media sosial Rina, sang istri langsung dihadapkan pada tuntutan cerai. Galih mendesaknya melepaskan status Nyonya Gunawan demi menyerahkannya kepada Rina. Menyadari sisa hidupnya tidak lama lagi, ia merelakan segalanya hingga ajal menjemput. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi Galih, yang kini menangis penuh penyesalan di depan makamnya dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari Rina Januar pulang negeri, Galih Gunawan tidak pulang semalaman. Keesokan harinya, aku melihat unggahan foto di instagram Rina. Itu foto dua tangan yang saling menggenggam dan wajah polos Galih yang sedang tidur. Ketika pulang, Galih melemparkan surat cerai kepadaku dan memintaku untuk menyerahkan posisiku sebagai Nyonya Gunawan. Katanya, "Posisi ini memang seharusnya milik Rina. Sekarang dia sudah pulang, waktunya kamu meminggir!" Tidak apa-apa, toh sisa hidupku tidak lama lagi. Siapa pun yang mau posisi Nyonya Gunawan, ambil saja! Kemudian, aku pun meninggal. Galih menangis di depan makamku dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain lagi!

Pada hari Rina Januar pulang negeri, Galih Gunawan tidak pulang semalaman.

Keesokan harinya, aku melihat unggahan foto di instagram Rina. Itu foto dua tangan yang saling menggenggam dan wajah polos Galih yang sedang tidur.

Begitu pulang, Galih melemparkan surat cerai kepadaku dan memintaku untuk menyerahkan posisiku sebagai Nyonya Gunawan.

"Posisi ini memang seharusnya milik Rina. Sekarang dia sudah pulang, waktunya kamu meminggir!"

Tidak apa-apa, toh sisa hidupku tidak lama lagi.

Siapa pun yang mau posisi Nyonya Gunawan, ambil saja!

Kemudian, aku pun meninggal.

Galih menangis di depan makamku dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain lagi!

Aku duduk di depan meja makan sambil menatap makanan yang sudah dingin, lalu mengetik kata baik di layar ponsel dan mengetuk tombol kirim.

Setengah jam yang lalu, Galih mengirim pesan bahwa dia sudah meninggalkan kantor dan akan segera pulang.

Aku pun menghidangkan makanan favoritnya di meja makan dengan riang gembira, tapi kemudian dia mengirimkan pesan lain. "Aku ada acara dadakan, kamu makan sendiri saja."

Hatiku sontak dingin.

Aku tahu betul tidak ada acara dadakan apa pun, melainkan hanya adikku yang merupakan kekasih idamannya Galih, Rina Januar, telah kembali dari luar negeri bersama dengan anak blasterannya. Galih pergi menyambutnya bersama beberapa teman baik.

Kenapa aku bisa tahu?

Tentu saja karena adikku yang baik itu mengunggah foto yang hanya bisa aku lihat di instagram. Dalam foto itu, Galih memandanginya dengan penuh kasih dan senyum lebar.

Kalau saja dia tidak merasa perlu menjaga citra diri, aku yakin dia sangat ingin memanggilku ke sana untuk menyaksikan langsung.

Dulu ketika aku menikah dengan Galih, Rina yang berada jauh di Amerika sempat meneleponku dan berkata, "Kakakku yang baik, meskipun wajahmu persis mirip denganku, Galih hanya akan mencintaiku untuk selamanya."

Padahal saat itu dia sudah menikah dengan pacar Amerikanya yang jangkung itu selama dua tahun dan memiliki anak blasteran yang dia idam-idamkan. Akan tetapi, dia tetap merasa perlu untuk menunjukkan bahwa dirinya menempati posisi utama di hati Galih.

Omongannya tidak salah. Selama bertahun-tahun ini, hati Galih hanya ada dia.

Pada malam pernikahan, ketika Galih berhubungan denganku dan mencium diriku, nama yang dia sebut adalah Rina.

Sedangkan aku, namaku Rini Januar.

Aku memasukkan makanan yang sudah dingin ke dalam mulut. Meskipun tenggorokanku terasa tercekik, aku tetap memaksa diriku menelan semua makanan.

Dokter bilang penyakitku menjadi semakin parah karena pola makanku yang kadang makan kadang tidak. Aku diingatkan untuk makan dengan teratur dan baik.

Dulu, aku bisa sibuk seharian demi Galih dan baru makan tengah malam.

Hari ini, aku juga menahan lapar lebih dari satu jam karena menunggunya.

Mulai sekarang, aku tidak ingin lagi kelaparan semenit pun hanya untuk menunggunya.

Usai makan dan membereskan semuanya, aku berbaring di tempat tidur.

Sebelum tidur, aku berpikir entah jam berapa Galih akan pulang malam ini.

Ketika bangun keesokan paginya, selimut di sebelahku yang rapi dan dingin menunjukkan bahwa pemiliknya tidak pulang semalaman.

Aku secara refleks mengambil ponsel dan membuka instagram Rina.

Benar saja, ada lagi unggahan yang hanya bisa dilihat olehku. Foto tangannya dan Galih yang saling menggenggam dengan diikuti penjelasan, "Delapan tahun telah berlalu, genggaman tangan ini masih saja terasa hangat."

Lambungku terasa seperti dicengkeram keras, membuatku kesakitan hingga sulit bernapas. Keringat dingin pun bercucuran di dahiku

Dengan satu tangan memegang ponsel dan satu tangan menahan perut, aku berkata pada diriku sendiri, "Nggak apa-apa, Rini. Toh kamu akan segera mati, semua ini nggak ada hubungannya lagi denganmu!"

Ya, aku didiagnosis menderita kanker lambung. Dokter mengatakan aku mungkin hanya bisa bertahan hidup selama tiga bulan.

Dulu aku selalu sibuk memperjuangkan kontrak kerja sama untuk perusahaan Galih dan sibuk membereskan kekacauan yang dia buat sehingga sering kali aku hanya makan sekali sehari ataupun mabuk alkohol sampai muntah. Akibatnya, aku pun menderita penyakit lambung.

Sekarang bahkan jika hidupku hanya tersisa satu hari, aku tidak akan lagi menyiksa lambungku. Lambungku sudah cukup menderita karena memiliki pemilik seperti aku.

Aku bangkit dari tempat tidur, lalu menyiapkan sarapan untuk diriku sendiri.

Tepat ketika aku menghidangkan bubur daging di atas meja, Galih pulang dengan membawa Rina dan anaknya.

Ketika Galih berbohong padaku untuk bertemu dengan kekasih idamannya, aku tidak menangis. Ketika menyadari dia tidak pulang semalaman, aku tidak menangis. Bahkan ketika melihat unggahan Rina di instagram, aku juga tidak menangis.

Begitu Galih membawa Rina dan anaknya masuk ke rumah, air mataku langsung mengalir deras. Kini, tempat berlindungku yang terakhir ini juga telah dinodai oleh mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli
8.9
Setelah didorong dari tangga oleh Mariana, cinta pertama suaminya, sang istri kehilangan bayinya dan sekarat di rumah sakit Grup Dariawan. Putranya yang masih kecil memohon pertolongan pada ayahnya, Ridwan. Namun, sang suami justru menuduh istrinya berpura-pura demi mencari perhatian. Ridwan bahkan melarang dokter memberikan perawatan medis dan mengusir anaknya sendiri demi melindungi Mariana. Akhir tragis menjemput ibu dan anak ini, meninggalkan jasad dingin yang takkan pernah kembali.
Sampul Novel Dikhianati Sejak Hari Pertama
8.4
Demi sang ayah yang sedang sakit, Katrina terpaksa menyetujui pernikahan kilat dengan Gavin Ardian. Namun, di hari pertamanya sebagai istri, ia langsung menghadapi kenyataan pahit bahwa Gavin masih menjalin kasih dengan mantan pacarnya. Di tengah pengkhianatan ini, sang ayah mertua justru menugaskan Katrina untuk memenangkan hati putranya. Kini, Katrina terjebak dalam pilihan sulit: berjuang merebut cinta Gavin atau menyerah pada rumitnya biduk rumah tangga mereka.
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya
9.4
Pernikahan paksa Aurielle dan Cassian hanya menyisakan luka. Di tengah kondisi mengandung, ia malah disingkirkan saat cinta pertama suaminya kembali. Saat ancaman perceraian dan pengkhianatan melanda, Adrian yang merupakan sosok dari masa lalunya hadir membawa tawaran bantuan penuh misteri. Kini, Aurielle harus memilih keputusan besar: menyerah pada nasib sebagai korban, atau bangkit berjuang demi masa depan dirinya dan sang calon bayi.
Sampul Novel Suami Janda Paling Setia
9.2
Alfa Septian, pemuda tangguh yang mendedikasikan hidup demi menikahi Kinanti, seorang janda beranak dua. Namun, duka mendalam menerpa ketika sang istri berpulang pascamelahirkan putra mereka. Di tengah beban hidup yang kian menghimpit, bayang-bayang mendiang Kinanti terus mengiringi langkahnya. Kini, Alfa terjebak dalam dilema besar: tetap setia membesarkan anak-anak tirinya atau memilih pergi untuk merajut lembaran hidup yang baru.
Sampul Novel Terjebak dalam Godaan Ipar
9.7
Kehidupan Elara, wanita mandiri yang teguh, berubah total setelah bertemu keluarga Kaden. Kaden adalah suami dari Marisol, kakak angkat Elara. Dikenal sebagai pria setia, Kaden justru mulai terpikat oleh daya tarik Elara yang polos sekaligus menantang. Situasi ini menjebak Elara dalam dilema antara rahasia gelap dan cinta terlarang. Kini, ia harus memilih: menyerah pada godaan berbahaya sang ipar atau pergi demi melindungi kebahagiaan orang-orang tercinta.
Sampul Novel Wanita Berhati Es
8.4
Sejak lahir, aku tidak pernah memiliki hasrat atau gairah yang besar layaknya orang lain. Kehidupan yang datar itu mendadak berubah saat aku melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Di sana, takdir mempertemukanku dengan seorang dokter yang sangat pandai memikat dan mempermainkan hati wanita. Sentuhan dan pengaruhnya yang perlahan namun pasti mulai meruntuhkan kepolosanku. Kini, sosok dingin itu telah lenyap, berganti menjadi wanita yang dipenuhi gairah membara tanpa lagi memedulikan rasa malu.