APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengorbanan Cinta Sang Letnan

Pengorbanan Cinta Sang Letnan

Dua tentara elit Kopassus berlatar intelijen, Rey dan Alex, telah menjalin persahabatan sejak masa kecil. Namun, hubungan erat mereka kini diuji oleh perasaan cinta pada wanita yang sama. Di sela-sela perjuangan dan pengabdian besar mereka untuk negara, konflik batin yang sengit pun mulai membayangi. Takdir menuntut mereka menentukan pilihan sulit antara loyalitas pada tugas negara atau ego pribadi. Akankah cinta yang menang, atau justru persahabatan mereka yang hancur?
Bab
Bagikan

Bab 2

"A-apa maksudmu?" lara menatap nanar ke arah Rey. Udara di sekitarnya tiba-tiba terasa panas, menjalar sampai ke kulit wajahnya yang mendadak terasa kaku.

Lara menyeruput

ice lychee tea menandasnya sampai habis demi membasahi jalur di lehernya yang tiba-tiba terasa kering.

Rey tersenyum penuh arti, melihat perubahan di wajah Lara.

"Aku seorang prajurit ... otomatis ... kesetiaanku yang paling utama untuk NKRI," ujar Rey sambil terkekeh. Lara memberengut sambil mencubit lengan Rey.

Suasana restoran tiba-tiba riuh kembali.

"Oohhh ... my soldier jadikan aku yang ketiga aku rela," celetuk salah satu cewek bertubuh gempal dari ke empat cewek yang duduk di meja sebrang, suaranya dibuat-buat seimut mungkin, sambil tangannya memegang kedua pipinya. Suara ngakak pecah di antara mereka.

"Eh ... ngehalu aja lo, nyadar dong, jadiin yang ke seribu juga babang soldiernya yang nggak rela." tukas seorang temannya sambil menower jidat gadis gempal itu.

"Body lu aja seperti kasur lipat gitu." sambungnya lagi.

"Ehh ... Jangan salah, kasur lipat gini kalau dibawa ke hutan lebih praktis buat di tidurin."

"Ngapain juga ke hutan?"

"Lah ... kan babang soldiernya kalau tugas kebanyakan ke hutan."

"Emang sih lebih praktis kalau dibawa ke hutan."

"Naaahhhh itu Lo tau."

"Buat ditidurin gorila." Lanjut si cepak, sontak teman-temannya ngakak berjamaah.

Lara dan Rey senyam-senyum melihat tingkah geng cewek yang absur.

"Memangnya apa yang kamu pikirkan saat aku bilang kamu yang kedua?" goda Rey sambil merapikan anakan rambut Lara yang menutupi wajah imut itu.

"Menyebalkan, bikin sport jantung, tau nggak!" Lara mencubit lengan Rey lagi. Yang dicubit pura-pura meringis kesakitan.

"Lho bukannya memang benar, apa yang aku katakan?" Tarikan di sudut matanya menandakan jika lelaki itu sedang tersenyum di balik maskernya.

"Kamu pasti sudah tau konsekuensinya menjadi istri seorang prajurit, menjadi yang kedua setelah ibu Pertiwi, siap di tinggal sewaktu-waktu," ujar Rey serius.

"Kepada Ibu Pertiwi aja aku setia, apalagi kepada seorang Lara Angeswari," lanjut lelaki yang bergaris wajah tegas nan kharisma itu.

"Setelah kita menikah aku tidak bisa seperti suami kebanyakan yang bisa hadir selalu di rumah, tidak bisa selalu menemani malam-malammu, tapi di mana pun aku melangkah, aku akan tetap setia. Aku harap kamu juga akan selalu setia, bisa menjaga dirimu, bisa juga menjaga nama yang kamu sandang sebagai ibu Persit nanti," Rey berkata dengan serius.

"So sweet ... aku pasti akan selalu setia." Lara tanpa malu meraih lengan Rey lalu memeluknya. Lelaki yang dulu, awal ketemu sempat membuat Lara takut, tetapi terpesona dalam diamnya.

Wajah yang tidak pernah senyum, dengan tatapan mengintimidasi, bicara juga seperlunya saja tapi begitu mengenal lebih dalam membuat Lara jatuh cinta setengah mati dengan pribadi Rey. Selain penyayang, Rey sangat pengertian dan romantis.

Tiba-tiba terdengar bunyi ponsel. Rey mengeluarkan benda pipi itu dari sakunya, melihat layarnya sejenak lalu dengan segera meletakkan benda pipih itu di telinganya.

"Siap! Saya akan segera kembali," kata Rey sambil menatap perubahan di wajah Lara. Lagi-lagi ia mengecewakan Lara, harus pergi saat mereka belum puas melepas rindu.

"Sayang, aku harus segera balik ke markas," ujar Rey lalu meletakkan sejumlah uang di atas meja untuk membayar pesanan mereka. Mengecup puncak kepala Lara. Hendak berlalu, tak ingin menatap wajah imut itu berlama-lama, hati tak rela untuk meninggalkan Lara lagi. Lara dengan segera memegang tangan Rey.

"Kamu harus kembali sekarang?" Lara menatap kedua manik mata Rey, berharap Rey bisa bertahan sejenak. Ada rasa yang tak rela jika Rey harus pergi, rasanya baru sebentar mereka bersama.

Rey mengusap tangan itu lembut, mengelus pipi mulus itu sambil menggangukkan kepalanya. Menatap dalam pada manik itu, tatapan tak rela ada kerinduan yang tak pernah tertuntaskan, tapi demi tugas negara harus dilakukan. Lara mengangguk pasrah, menatap punggung itu sampai hilang di balik pintu restoran.

Sudah menjadi hal yang biasa bagi Lara selama menjalin hubungan dengan Rey selama tiga tahun. Rey selalu tiba-tiba harus pergi lagi, begitu ada panggilan mendadak. Ada yang terasa hilang saat Lara merasa belum puas menikmati kebersamaan mereka.

Rey tergabung dalam group 3, sandy Yudha yang merupakan pasukan elite di jajaran TNI AD. Personil intelijen yang kerap menjalankan misi-misi khusus dan rahasia. Sering diterjunkan untuk melakukan tugas operasi intelijen tempur, yang turun terlebih dulu untuk memantau dan mengetahui kondisi dan situasi lapangan sebelum pasukan besar melakukan operasi militer.

***

Lara berlari kecil memasuki bank di mana dia bekerja, sudah telat sepuluh menit dari jam makan siangnya, Ia mengangguk ramah membalas sapaan satpam yang dilewati di depan pintu masuk.

Di dalam ruang credit department ternyata sudah ada Alex yang sama-sama bertugas di bagian analisis kredit.

"Thank's ya Lex," ujar Lara sambil mengambil alih surat-surat pengajuan kredit.

"Susah kalau orang sedang jatuh cinta, sampai lupa waktu."

"Eh, ibu Santi belum datang ya?" tukas Lara mengalihkan pembicaraan.

"Kelamaan nunggu Ibu Persit! Jadi sudah pulang. Katanya nanti besok kembali lagi. Soalnya ada keperluan mendadak, tuh formulirnya udah ditanda tangan." Mata teduh milik Lara membesar menatap Alex dengan tatapan penuh ancaman. Memanggilnya dengan ibu Persit.

"What ?! Ada yang salah dengan kata-kataku?" Alex mengangkat bahunya dengan kedua tangan menengadah berlagak bloon.

Alex, lelaki 27 tahun itu merupakan rekan kerja Lara juga sahabat dari Rey. Bahkan lebih dari itu mereka adalah team, yang tanpa sepengetahuan Lara, dan orang-orang di lingkungannya.

Mereka hanya tahu jika Alex dulu memang seorang anggota Kopassus tapi sudah dipecat karena suatu kasus, di mana kasus itu hanya merupakan rekayasa dari komando tertinggi agar penyamaran Alex meyakinkan. Alex sebenarnya juga salah satu Anggota Kopassus bagian intelijen, yang sedang menjalankan misinya dengan menyamar sebagai pegawai bank untuk melakukan penyelidikan kasus pencucian uang dan perdagangan senjata.

Dengan perawakan yang juga tinggi tegap yang tak kalah gantengnya dari Rey. Sejak dulu telah jatuh cinta dengan Lara, malah pernah mengungkapkan perasaannya, tapi ditolak. Rasa cinta pada Lara tidak pernah bisa hilang, walau telah mencoba menghilangkan perasaan itu, dengan melabuhkan cintanya pada gadis lain.

Diliriknya gadis cantik yang sedang serius menekuni lembaran kertas di depannya.

Alex menghempaskan tubuhnya di depan Lara.

"Nih !" Alex menyodorkan handphonenya.

"Apa? aku lagi sibuk!"

"Acara lamaran kalian tadi tranding topik."

"What?!' Lara terkejut, lalu cepat-cepat digesernya layar ponsel Alex. Lara, mengamati dengan seksama, Vidio dan fotonya bersama Rey ada di media sosial, namun yang terlihat hanya punggung Rey saja.

Hal itu yang Lara takutkan, dia sudah tahu bagaimana tugas Rey, takut wajah kekasihnya menjadi familiar di mata orang. Namun yang dikuatirkan tidak mungkin terjadi karena wajah Rey tidak nampak jelas. Pemilik akun tersebut ternyata salah satu dari Genk cewek yang bertubuh gempal tadi, dalam waktu singkat sudah dua ribu komentar yang menyematkan tagar lamaran.

"Huuff, dunia sekarang gerak dikit aja, semua orang pada tau." Lara kembalikan benda hitam itu tanpa ingin tau lebih lanjut.

"Yaah ... Kalau mau yang privasi jangan di tempat umum lah," tukas Alex anteng.

"Sudah siap nih jadi ibu Persit ?" Yang ditanya cuek saja sambil menekuni tumpukan kertas di depannya.

"Padahal aku masih cinta loh sama kamu, entah sampai kapan rasa ini akan hilang, aku masih berharap kamu trima aku."

Hhaah !

Lara melongoh.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DILEMA CINTA SEGITIGA
9.3
Pernikahan Marlon dan Sarah terikat oleh urusan bisnis, tanpa cinta. Diam-diam, keduanya memiliki kekasih gelap. Demi bercerai cepat, Sarah berencana menghancurkan nama baik Marlon. Namun, ia malah terbakar cemburu saat melihat suaminya bermesraan dengan Natalia. Kini, Marlon berada di posisi sulit karena istri dan selingkuhannya sama-sama menolak untuk pergi. Ia pun didera kebimbangan besar dalam menentukan pilihan hidupnya.
Sampul Novel Hati Suamiku Milik Sepupuku
8.5
Kirana berjuang keras memikat hati Revan dalam pernikahan hasil perjodohan mereka. Sayangnya, perjuangan itu sia-sia setelah ia mengetahui kenyataan pahit bahwa suaminya justru mencintai Sekar, sepupunya sendiri. Terbongkarnya pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka yang semula dingin. Saat Kirana terpuruk dalam kepedihan mendalam, Bara Mahendra, sosok dari masa lalunya, tiba-tiba muncul kembali dan membawa secercah harapan baru di hidupnya.
Sampul Novel Istri Cadangan
9.8
Nadia didera rasa sakit luar biasa saat memergoki Reza, suaminya, berselingkuh dengan Karina di kediaman mereka. Alih-alih merasa bersalah, Karina justru dengan sombong merebut hati Reza. Bahkan, Reza dengan tega meminta izin untuk mempoligaminya. Meski dikhianati secara kejam, Nadia enggan terpuruk dalam kesedihan. Ia memilih bangkit melawan segala penghinaan tersebut dan bertekad kuat untuk menuntut balas atas luka yang mereka goreskan.
Sampul Novel Kembalinya Marsha yang Tercinta
9.5
Pasca didepak dan direndahkan karena terbukti bukan putri kandung, Marsha difitnah sebagai anak petani oleh pewaris asli yang culas. Padahal, ayah kandungnya adalah miliarder nomor satu, lengkap dengan saudara-saudara hebat yang siap memanjakannya. Marsha sendiri sebenarnya pengusaha mandiri yang sukses. Begitu mantan kekasih yang angkuh mendepaknya, sesosok pria misterius yang sangat berpengaruh hadir melindunginya sekaligus membungkam semua orang yang pernah menghinanya.
Sampul Novel Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya
8.6
Hidup Shanum hancur seketika saat Arya, suaminya, membawa Anara pulang sebagai istri kedua. Selain dikhianati, ia juga dicap mandul dan dituduh sebagai parasit oleh mertuanya yang sombong. Namun, Shanum tidak mau terus terpuruk dalam kesedihan. Dengan kepala dingin, ia mulai menyusun rencana balas dendam yang berkelas. Kini, saatnya membongkar siapa benalu sesungguhnya. Shanum siap mendepak suami serta mertua tidak tahu diri itu dari kehidupannya untuk selamanya.
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Sadar hanya dimanfaatkan oleh skenario licik Greyson, Melanie memilih pergi demi kebebasan. Keputusan ini memicu kecemburuan hebat pada diri Greyson saat melihat Melanie didekati banyak pria lain. Meski Greyson mencoba segala cara untuk menahannya, tekad Melanie untuk lepas dari manipulasi sudah bulat. Pada akhirnya, Greyson yang hancur justru memohon agar tidak ditinggalkan dan rela mengikuti Melanie ke mana saja.