APKDock Logo
Sampul Novel Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku

Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku

9.1 / 10.0
Demi keadilan bagi diri dan ibunya, Azzalyn bangkit membawa dendam membara. Kehilangan orang-orang tercinta akibat kekejaman musuh telah menghapus seluruh rasa takutnya. Di tengah perjuangan, ia dikejutkan oleh kenyataan bahwa sang ayah rupanya masih hidup, walau ada masa lalu kelam yang menyertainya. Meski badai persoalan terus datang menghimpit, Azzalyn bertekad untuk tetap bertahan dan membalas setiap kejahatan mereka.

Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku Bab 1

“Maaf Bintang, sampai merepotkan kamu, jauh-jauh datang ke sini.” Azzalyn berkata dengan tak enak hati.

“Nggak pa-pa, sekalian aku juga ingin tahu kampung halaman kamu,” Bintang tersenyum manis. “Lagi pula aku kasihan lihat Abyl kayak orang stress. Kerja nggak fokus, padahal lagi banyak proyek perusahaannya.”

“Jadi karena itu dia nggak bisa datang sendiri ke sini?” tanya Azzalyn.

“Bukan hanya karena itu sih katanya. Dia bilang ingin ke sini, tapi takut Ibu kamu marah lagi.”

Azzalyn diam. Ingatannya kembali ke beberapa hari yang lalu, waktu Abyl datang ke rumahnya. Saat itu Abyl berniat untuk meminta restu dari ibunya agar mereka bisa melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Abyl berniat meminang Azzalyn.

Awalnya semua baik-baik saja. Renita begitu ramah menyambut kedatangan Abyl. Namun sikap ibunya berubah tatkala Abyl menceritakan tentang orang tua dan keluarganya. Renita mengusir Abyl dan meminta Abyl untuk memutuskan hubungan asmaranya dengan Azzalyn.

“Memangnya apa yang terjadi hari itu? Apa Abyl menyinggung perasaan Ibumu?” pertanyaan Bintang mengagetkan Azzalyn yang sedang melamun.

“Azzalyn menghela napas. “Aku juga nggak tahu. Tiba-tiba aja Ibu marah, mengusir Abyl dan mengunciku di kamar selama hampir dua hari. Ibu juga mengambil dan menyimpan HP ku.”

“Panteess... Jadi karena itu Abyl nggak bisa menghubungi kamu sama sekali,” Bintang bergumam. “Sekarang Ibu kamu di mana?”

“Ibu kerja di pelabuhan kecil dekat sini. Mungkin sebentar lagi pulang.”

“Jadi, apa kamu bisa ikut aku pulang ke kota? Aku udah janji sama Abyl mau bawa kamu kalau balik nanti.”

“Aku nggak janji, Bintang. Aku nggak berani ke mana-mana kalau Ibu nggak ngizinkan. Lagi pula aku masih penasaran. Kenapa Ibu sangat menentang hubunganku dan Abyl. Apalagi dari yang kudengar, ini menyangkut keluarga Abyl. Aku rasa Ibuku punya hubungan dengan keluarga Abyl di masa lalu.”

Kening Bintang berkerut. “Hubungan apa?”

Azzalyn mengedikkan bahu. “Ibu nggak mau bilang. Tiap kutanya Ibu selalu tampak mengalihkan omongannya. Ibu melarangku untuk bertemu Abyl lagi. Aku harus gimana?” mata Azzalyn mulai memerah. Tiba-tiba ia merasa sangat rindu pada Abyl. Dia dan Abyl saling mencintai, meski keluarga Abyl terutama ibu dan adiknya tak menyukai hubungan mereka.

Bintang hanya menatap gadis cantik di depannya. Gadis yang sebenarnya sudah lama ia sukai dalam diam. Meski sebenarnya ia yang lebih dulu mengenal dan menyukai Azzalyn, tapi ia terlalu lama bertindak. Ia terlalu malu untuk mendekati dan mengungkapkan perasaannya. Hingga saat ia mengenalkan Abyl pada Azzalyn, ia merasa semua sudah terlambat. Azzalyn jatuh ke pelukan Abyl. Dan sebagai sahabat Abyl, ia hanya bisa merestui hubungan mereka meski hatinya merasa sakit tiap kali melihat kemesraan Abyl dan Azzalyn.

“Kita tunggu Ibumu pulang dan aku akan minta izin untuk membawamu kembali ke kota.”

“Azzalyn nggak akan ke mana-mana!”

Tiba-tiba suara Renita terdengar, membuat mereka terkejut.

“Ibu? Pulang awal?” tanya Azzalyn yang heran, sebab biasanya sang ibu belum pulang jam segini.

Renita tak menjawab pertanyaan anaknya. Ia mendekati Bintang yang tampak salah tingkah.

“Bilang sama temanmu untuk menjauhi Azzalyn. Selamanya! Dan jangan coba-coba dia menyuruh siapa pun untuk membawa anakku pergi dari sini. Sekarang kamu pulang!” kata Renita pada Bintang sambil menarik paksa lengan Azzalyn. Dengan satu hentakan kasar ia menutup pintu. Meninggalkan Bintang yang bahkan tak sempat mengucapkan sepatah kata pun.

***

“Kenapa Bu? Apa alasan Ibu tidak merestui hubungan kami?” tanya Azzalyn sambil memandang kegelapan malam di luar sana.

Renita sedang duduk dengan pandangan kosong di sofa sambil menyilangkan kedua lengannya di dada. Sementara Azzalyn berdiri di depan jendela yang terbuka, mengharapkan angin malam yang dingin dapat menyejukkan hatinya yang baru saja kecewa.

“Kamu sudah tahu kalau keluarganya tidak merestuimu, Azzalyn . Tapi kenapa kamu malah nekat dengan menerima pinangannya? Apa yang menutupi hatimu? Apakah karena dia kaya? Kamu pikir dengan menikah tanpa restu dari keluarganya akan membuat kamu bahagia? Mereka akan menerima kamu? Jangan mimpi! Mereka selamanya akan menganggap kamu nggak selevel dengan mereka! Kamu hanya akan sakit hati!” Renita menumpahkan segala kekesalannya pada Azzalyn.

“Kami saling mencintai Bu. Bukan karena dia kaya. Tapi karena memang aku ingin menghabiskan sisa hidupku dengannya.” Azzalyn menjawab dengan emosi. Dia memang memiliki watak yang keras dan tidak mau ditentang tanpa alasan yang jelas. Azzalyn akan mempertahankan apa pun keinginannya selagi ia merasa apa yang ia mau bukanlah suatu kesalahan.

“Cinta itu nggak akan bertahan lama Azzalyn. Pernikahan itu bukan untuk seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, atau setahun dua tahun... Pernikahan itu untuk seumur hidup. Kalau dari awal pernikahan kalian saja sudah diawali dengan tanpa adanya restu, maka selamanya akan seperti itu.”

“Om Krisna menyukaiku Bu. Hanya Tante Riska dan adik perempuan Abyl yang memang terlihat lain sikapnya terhadapku. Tapi kata Abyl sifat mereka memang seperti itu.”

“ Jangan menjadikan itu sebuah pembenaran Azzalyn! Sekali sikap mereka seperti itu, maka selamanya mereka akan seperti itu!”

“Kenapa Ibu bicara seolah-olah sangat mengenal mereka?”

“Ibu memang mengenal mereka. Karena itu Ibu minta jangan berurusan lagi dengan keluarga Abyl!”

“Beri aku alasan Bu, kenapa aku harus melepaskan Abyl. Alasan yang kuat. Kalau hanya karena Ibu mengenal mereka secara sekilas, itu tak cukup untuk mengikis perasaanku pada Abyl,” Azzalyn masih ngotot. Dia bukanlah orang yang mudah melepaskan keinginannya.

“Cukup dengarkan Ibu Azzalyn! Putuskan hubunganmu dengan mereka. Lupakan Abyl. Berhenti bekerja di tempat mereka. Lebih baik kau tetap di sini bersama Ibu.” Renita berkata tegas.

“Sekarang Ibu meminta aku untuk berhenti bekerja? Ibu tahu kan kalau ini adalah pekerjaan impianku? Kerja di kantor layaknya wanita karir seperti cita-citaku sejak dulu baru kudapat setelah diterima bekerja di perusahaan Abyl Bu! Apa Ibu nggak merasa kalau Ibu terlalu mengekang dan mengatur hidupku?”

“Ini demi kebaikan kamu Azzalyn! Demi masa depanmu!”

“Kalau gitu bilang Bu, kenapa? Kenapa aku harus melepaskan semuanya. Aku nggak sanggup kalau harus berhenti bekerja. Aku juga nggak bisa putus dari Abyl! Aku akan memperjuangkan Abyl dan pekerjaanku!”

“Jangan kau tanyakan lagi Azzalyn! Ibu nggak mau membuka luka lama!”

“Kalau Ibu nggak mau jujur apa alasannya, maka aku juga nggak akan mau mendengarkan Ibu. Aku akan pergi sekarang!” Azzalyn berbalik dan masuk ke kamarnya. Dengan tergesa ia memasukkan pakaian dan barang-barang miliknya ke dalam koper. Ia berniat akan pergi malam itu juga.

Sementara Renita hanya bisa menangis, sambil berusaha menahan tangan Azzalyn yang dengan cepat memasukkan barang ke kopernya, tapi Azzalyn selalu menepis tangannya.

“Azzalyn tolong dengarkan Ibu! Tolong jangan pergi!” katanya sambil menangis.

“Ibu nggak bisa memberiku alasan yang jelas mengapa aku harus putus dari Abyl. Maka aku pun tak punya alasan untuk tetap bertahan di sini Bu! Biarkan aku mengejar kebahagiaanku sendiri!”

“Azzalyn kamu nggak boleh menikah sama dia! Dia saudara kamu! Krisna Hadi itu Ayah kandung kamu!” pekik Renita sambil memeluk anaknya dari belakang. Azzalyn berbalik dan memandang Renita dengan wajah kebingungan, penuh tanda tanya. Ia benar-benar tak mengerti apa yang sudah terjadi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dilema Cinta Penuh Nikmat
9.8
Endah nekat mengabaikan statusnya sebagai tunangan orang lain demi semalam bersama Aslan, lelaki yang sangat dicintainya. Didorong hasrat mendalam, ia menyerahkan diri sepenuhnya pada pelukan hangat Aslan di dalam kamar. Walau masih sangat minim pengalaman, gairah Endah tetap berkobar saat membalas sentuhan mesra Aslan. Meski harus merasakan perih di tengah desah napas yang memburu, ia tetap memilih pasrah menikmati momen intim tersebut demi memuaskan dahaga cintanya.
Sampul Novel Gelora Hasrat sang Presdir
8.7
Menjelang hari bahagianya, Laura merayakan pesta lajang bersama adik dan sahabat-sahabatnya. Namun, malam yang tak terkendali akibat alkohol membuatnya terbangun di kamar hotel asing di samping pria tak dikenal. Panik, Laura segera pulang, tanpa menyadari bahwa sang ayah telah mengetahui skandal tersebut. Akibatnya, pernikahan impiannya dibatalkan seketika dan ia diusir dari rumah. Bagaimana Laura menjalani lembaran baru hidupnya yang kini hancur tanpa arah?
Sampul Novel Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
8.1
Demi menebus masa lalu, seorang suami berbohong bisa melihat sisa umur orang. Ia mengklaim cinta pertamanya hanya punya tujuh hari lagi, sedangkan istrinya masih puluhan tahun. Sang istri diam saat suaminya membawa wanita itu pulang, bernostalgia, hingga menggelar pernikahan megah dengan dirinya sebagai pengiring. Ia bahkan rela pindah ke kamar tamu bersama anaknya. Sang suami berjanji menebusnya nanti, tanpa tahu justru istrinya yang mengidap kanker dan akan wafat dalam tiga hari.
Sampul Novel Kurebut Istri Mandul Milikmu
8.2
Desakan orang tua untuk segera memiliki anak membuat Morgan hilang kesabaran menghadapi Fla. Ia pun berniat menceraikan sang istri agar bisa menikahi adik iparnya sendiri, Ara. Fla menolak keras rencana tersebut karena tak sudi berbagi suami dengan adiknya. Namun, Morgan tetap nekat berselingkuh dengan Ara di belakang Fla. Sanggupkah rumah tangga mereka bertahan di tengah hantaman badai pengkhianatan serta konflik keluarga yang begitu rumit ini?
Sampul Novel My Sexy Sister
8.1
Jeremy, seorang pria mapan, tak kuasa menahan daya tarik Sashi, adik tirinya yang begitu menawan dan polos. Hubungan mereka pun tumbuh menjadi ikatan asmara yang sangat intim. Sayangnya, jalinan cinta terlarang ini menghadapi rintangan besar saat keluarga memaksa Sashi menikah demi ekspansi bisnis. Sashi kini dihadapkan pada dilema berat: mempertahankan cintanya pada Jeremy atau menyerah demi melindungi masa depan sang kekasih serta kejayaan perusahaan.
Sampul Novel Wangsit Kuntilanak
8.4
Rumah kuno yang diyakini dihuni arwah kuntilanak penyihir Belanda menjadi tempat pelarian Ema dari kekejaman ayah tirinya. Namun, keputusan nekat itu memicu teror saat entitas gaib mulai merenggut nyawa orang-orang terdekatnya. Meski sempat pergi, Ema harus kembali demi menghadapi kutukan wangsit yang mengikat takdirnya. Kini, ia berpacu dengan waktu demi menyelamatkan Iqbal, kekasihnya, dari cengkeraman maut sang hantu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan