APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Di Kota Silo, istri miliarder gemar menyiksa gadis muda. Sang protagonis yang tidak bisa merasakan sakit menjadi korban utama. Namun, sang suami justru mengumumkan dirinya sebagai putri mereka yang hilang demi menutupi kekejaman tersebut. Demi hidup layak, ia menerima status baru ini. Di balik topeng kebaikan itu, luka baru terus ditorehkan hingga mereka menuntut nyawanya sebagai balas budi. Kini, ia siap membalikkan keadaan demi menuntut balas.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku menatap tumpukan informasi itu.

Memang ada beberapa hal yang harus kita buat perhitungan sejelas-jelasnya.

Gilbert dan aku bertemu secara kebetulan.

Pada saat itulah dia menyadari bahwa tujuan kami sama, jadi dia mengambil alih kendali setelahnya.

Sedangkan tugasku adalah membuat mangsa menggigit umpan.

Untungnya, kemampuanku yang tidak bisa merasakan sakit adalah nilai tambah yang besar. Kalau tidak, mana mungkin Bu Cindy mau melirikku?

Setibanya di apartemen Gilbert, dia memproyeksikan semua aset Keluarga Camari di dinding.

"Ini adalah mitra mereka, beberapa hari lagi akan ada pesta amal."

"Bu Cindy yang mengatur semua ini. Kamu tahu 'kan harus ngapain?"

Aku menatap Gilbert sambil tersenyum dan berkata dengan dingin.

"Kamu nggak perlu ngasih tahu aku harus apa, aku sudah tahu."

"Ingat, jangan sampai tertangkap dan jangan bertindak tanpa izinku."

"Kalau nggak, kamu tanggung sendiri akibatnya!"

Setelah aku selesai bicara, aku langsung naik ke lantai atas sambil membawa tumpukan informasi yang tadi diberikan Gilbert.

Meski semua ini hanya sebatas kerja sama, entah mengapa aku jadi sangat bersemangat.

Di kamar, setelah aku melihat foto gadis di halaman pertama profil, ujung hidungku terasa pedih.

Emosi bergejolak hebat dalam hatiku.

Apa ini yang namanya takdir?

Beberapa hari kemudian, aku menghadiri jamuan makan malam amal sambil merangkul lengan Gilbert.

Bu Cindy terlihat terkejut bukan main, aku tersenyum dan mengangguk kecil padanya.

Di matanya, Gilbert hanyalah seorang playboy.

Mana mungkin pria seperti itu tertarik padaku?

Namun, hanya sesaat saja Bu Cindy terlihat terkejut. Sedetik setelahnya, dia tersenyum sambil mengangkat gelas anggur dan bersulang untukku.

Tatapannya penuh peringatan.

Aku tahu maksudnya, sekarang aku adalah putri Keluarga Camari.

Cepat atau lambat aku akan kembali kepada mereka. Kalau sekarang aku tidak menurut pada perintahnya, waktu pulang nanti aku akan disambut dengan siksaan yang tiada habisnya.

Setelah pesta dimulai, aku mencari kesempatan untuk duduk di sebelah Bu Cindy.

Aku bersandar manja di bahunya, meski tatapanku tidak terlihat senang.

"Bu, belakangan ini aku dengar gosip lho. Ibu ada dengar juga nggak ya?"

Bu Cindy terlihat bingung, aku pun menjelaskan.

"Mereka bilang entah aku itu gadis ke berapa yang kalian akui jadi putri Keluarga Camari, terus kenapa aku nggak pernah melihat mereka?"

Ucapanku ini sontak membuat tangan Pak Willy yang memegang gelas anggur pun gemetar sesaat.

Anggur itu pun tumpah ke lantai.

Wajah Bu Cindy tiba-tiba menjadi suram dan dia langsung memegang erat pergelangan tanganku.

Kemudian dia berkata dengan tegas, "Jangan tanya pertanyaan yang nggak boleh kamu tanyakan kalau kamu masih mau jadi putri keluarga ini."

"Janice, harusnya kamu sadar diri. Tanpa kami, kamu masih akan jadi gadis yang disiksa dan terkurung di toilet."

"Sebaiknya kamu tutup mulut, kalau nggak, biar aku yang jahit!"

Aku mengatupkan bibirku rapat-rapat dan tidak menyahut.

Aku melamun menatap panggung dan saat inilah Bu Cindy naik ke atas panggung untuk memberikan pidato sebagai penanggung jawab acara.

Namun saat dia hendak mulai berpidato, layar di belakangnya tiba-tiba menyala.

Muncullah sebuah video.

Video itu dimainkan dan terdengar suara seorang gadis.

"Ayah dan Ibuku sayang, masih ingat aku nggak? Aku putri kalian, Melisha."

"Aku putri yang pertama kali kalian akui ke publik."

"Sudah lama ya kita nggak ketemu, kalian kangen aku nggak?"

Saat ini wajah Bu Cindy tampak sangat menakutkan, dia langsung menoleh ke petugas yang bertanggung jawab atas proyektor.

"Heh! Apa-apaan kalian! Cepat matikan!"

Suara tajam Bu Cindy menjadi bergetar.

Pak Willy yang duduk di sebelahku juga ikut gemetaran. Dia menundukkan kepala dalam-dalam dan tidak berani melihat ke panggung.

Semua tamu mulai bergunjing sambil menatap Bu Cindy yang terlihat panik.

Bahkan pembawa acara yang selama ini bisa dengan lancar membawakan acara, saat ini hanya bisa menganga tak percaya sambil menatap layar proyektor.

Semua orang tahu tentang eksistensi Melisha Bilski yang tiba-tiba menghilang dari publik tanpa alasan yang tidak diketahui.

Bu Cindy mengaku, mereka mengirim Melisha ke luar negeri.

Namun ucapan Melisha yang ditampilkan di layar tadi sudah cukup untuk membuktikan adanya makna tersembunyi lain dalam kasus ini.

Aku menatap Bu Cindy yang marah, aku memiringkan kepalaku sambil tersenyum.

"Bu, jadi ini kakakku? Dia cantik banget."

"Terus, kakakku ada di mana?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
9.1
Menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni bos mafia Denis Sanggu adalah cara mahasiswi miskin sepertiku bertahan hidup. Namun, hubungan lima tahun ini retak saat Denis bertunangan dengan Bella Rosana. Aku tidak hanya dipaksa mengalah saat Bella melukaiku, tetapi Denis bahkan memaksaku menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah mempertaruhkan nyawa demi membalas budi masa lalu, aku pun lenyap, meninggalkan sang mafia yang kini kehilangan akal sehatnya mencariku.
Sampul Novel Cinta yang Telah Kandas
9.4
Pernikahan lima tahun hancur saat Nathan memaksa istrinya menggugurkan kandungan demi melindungi anak dari wanita simpanannya, Lucia. Tak cukup sampai di situ, Nathan bersekongkol dengan dewan direksi untuk mencopot sang istri dari jabatan wakil direktur agar bisa digantikan oleh Lucia. Namun, sang istri tidak tinggal diam menerima penindasan ini. Dengan penuh keberanian, dia melakukan perlawanan fisik dan konfrontasi langsung untuk membongkar kebenaran di balik pengkhianatan mereka.
Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Sejak virus misterius mengubah makhluk hidup menjadi mutan pada 2028, Bumi hancur. Memasuki tahun 2036, faksi Government dan Black Beast saling bertikai memperebutkan kekuasaan di atas puing peradaban. Di tengah kekacauan ini, Dr. Plague, profesor bermasa lalu kelam, bertekad menebus dosa dengan mengembalikan kedamaian. Ia harus bertahan dari radiasi dan perang saudara sembari membongkar konspirasi besar di balik wabah mematikan tersebut.
Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Menginjak usia 25 tahun, Ilona Roselani Belvania pulang ke Indonesia demi menuntut balas atas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Peristiwa kelam itu tidak hanya menghancurkan finansial mereka, tetapi juga merenggut kewarasan sang ibu. Ilona kini mendapat peluang emas dengan menyamar sebagai guru di sekolah elit tempat anak pewaris keluarga Altaresh menuntut ilmu. Demi menuntaskan dendam masa lalu, mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh bebuyutan sang ayah?
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Mayzura terjebak rencana pernikahan dengan pria tua akibat utang ayahnya. Ketika mencoba kabur bersama sang kekasih, ia diserang penjahat sebelum akhirnya diselamatkan oleh Sadewa. Sadewa kemudian didelegasikan sebagai pengawal pribadi Mayzura menjelang hari pernikahan. Siapa sangka, interaksi intens justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Sanggupkah Sadewa melindungi Mayzura di tengah rintangan yang menghadang? Apa rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard?
Sampul Novel Malam Panjang di Bus Terakhir
9.2
Malam mencekam di dalam bus menjadi awal mimpi buruk bagi seorang wanita. Empat pria yang merupakan rekan kerja suaminya menyudutkan dan menyerangnya secara brutal di atas kursi kendaraan yang melaju. Di bawah ancaman kekerasan fisik yang keji, korban tidak berdaya menghadapi tindakan paksa dari para pelaku. Peristiwa traumatis ini memicu misteri kelam dan aksi bertahan hidup yang menegangkan, mengungkap sisi gelap dari orang-orang terdekat yang seharusnya bisa dipercaya.