APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Di Kota Silo, istri miliarder gemar menyiksa gadis muda. Sang protagonis yang tidak bisa merasakan sakit menjadi korban utama. Namun, sang suami justru mengumumkan dirinya sebagai putri mereka yang hilang demi menutupi kekejaman tersebut. Demi hidup layak, ia menerima status baru ini. Di balik topeng kebaikan itu, luka baru terus ditorehkan hingga mereka menuntut nyawanya sebagai balas budi. Kini, ia siap membalikkan keadaan demi menuntut balas.
Bab
Bagikan

Bab 4

Segera setelah aku selesai berbicara, tatapan kejam Bu Cindy tertuju padaku.

Dia mendelik padaku.

Bu Cindy mengatur kembali ekspresinya untuk menjelaskan perkara Melisha, lalu mulai berpidato dengan penuh semangat dan berapi-api.

Dengan begitu, perkara ini dianggap selesai.

Semua orang merasa saat ini Melisha sedang cari gara-gara.

Namun Gilbert yang duduk di sebelahku tidak berpikir demikian.

Saat melihat Gilbert yang hendak bangkit berdiri, aku pun langsung meraih pergelangan tangannya dan berkata dengan dingin.

"Belum waktunya, jangan gegabah."

"Kalau mau tahu faktanya, kamu harus belajar bersabar."

Setelah itu, aku tersenyum sambil menatap Bu Cindy yang berjalan menuruni panggung.

"Pak Gilbert, aduh maaf ya ada sedikit gangguan tadi. Apa malam ini Janice boleh menemaniku?"

Bu Cindy terlihat sangat lelah.

Pak Willy langsung berdiri dan memeluk pinggang Bu Cindy, kemudian dia menatapku dan mengernyit.

"Ngapain bengong? Mau menggoda istriku?"

Gilbert menatap Pak Willy dengan heran.

Aku tertegun sejenak, lalu menatap Gilbert yang memandangi punggung Pak Willy yang berjalan menjauh.

Ini pertama kalinya aku melihat Pak Willy bicara begitu dingin.

Nampaknya kejadian ini membuat mereka tidak bisa mempertahankan kepura-puraan mereka.

Begitu terpikir hal ini, aku tersenyum kecil sambil menatap kedua orang yang saling mendukung di hadapanku ini.

Begitu kami masuk ke gerbang vila, wajah Bu Cindy langsung menjadi suram.

Dia langsung meminta para pelayan untuk menggeledah tubuhku dan mengeluarkan semua alat elektronik.

Lalu semua itu dibuang ke tempat sampah di depan mataku.

Sebelum aku sempat menyahut, Bu Cindy mencibir.

"Janice, hebat juga kamu."

"Sekarang, ngomong jujur. Dapat apa kamu dari Gilbert sampai kamu berani mempermalukan aku seperti ini di depan umum begitu!"

Aku pura-pura terkejut.

Aku menangis dan menggeleng, "Bu, aku nggak tahu apa-apa soal ini."

"Dia yang ngasih tahu aku kalau aku putri kesepuluh yang kalian akui. Aku benar-benar ketakutan, makanya aku nanya pas di pesta tadi. Aku cuma takut nanti akan ada gadis lain yang diakui jadi putri kalian."

Suaraku mulai gemetar.

Pak Willy yang selama ini mengernyit, saat ini terlihat menyesal sudah mengangkat derajatku.

"Sudahlah, masalah ini kita anggap selesai."

"Kamu juga, kamu yang mengizinkan Janice menemani Gilbert itu, lihat nih akibatnya."

Ini pertama kalinya aku melihat Pak Willy menegur Bu Cindy.

Saat aku berniat menonton drama ini, tiba-tiba Bu Cindy menjambak rambutku dan mendorongku dengan kasar ke meja di sebelahku.

Sensasi perih di keningku membuatku sesak napas.

Tiba-tiba terdengar suara tajam Bu Cindy, "Dasar berengsek!"

"Sekarang juga aku kuliti kamu!"

"Ngapain kamu bengong aja? Kalau kita terus memanjakannya seperti ini, kita berdua yang mati!"

Rasa kebas di leherku memaksaku membuka mata dan melihat ke sekelilingku dengan jelas.

Saat Pak Willy dan Bu Cindy bertengkar, aku pingsan.

Dan saat aku tersadar ....

Lingkungan sekitarku yang tadinya adalah ruang tamu vila yang megah sekarang menjadi ruang bawah tanah yang lembap dan gelap.

Aku memicingkan mata dan melihat sekeliling, akhirnya tatapanku terfokus pada panggung yang berada dekat di depanku.

Sepertinya ada seseorang yang tergeletak di sana. Aku mengerjapkan mata, mencoba melihat dengan jelas.

Namun, kabut di sekitarku mengaburkan penglihatanku.

Tepat saat aku hendak bangun, sepasang sepatu hak tinggi berwarna hijau tiba-tiba muncul di hadapanku.

"Bagus juga, efek obatnya bisa hilang secepat ini."

"Dengan begitu, sebelum kamu mati, kamu bisa melihat karya agungku dengan mata kepalamu sendiri!"

Itu suara Bu Cindy.

Aku mengangkat kepalaku sedikit dan menyahut dengan dingin.

"Kamu benar-benar ingin mengulitiku?"

"Kalian itu orang terkaya yang tersohor di kota ini. Bisa-bisanya punya banyak begitu banyak obat terlarang di rumah. Ternyata, kalian juga menyimpan mayat?"

"Sepertinya sepuluh gadis pertama juga mati dikuliti olehmu, 'kan?"

Aku mengejek.

Bu Cindy tercengang, pastinya dia tidak menyangka aku akan berubah begitu cepat.

Lagipula di matanya, aku tetap seorang gadis yang bersujud mohon ampun sambil menarik celananya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
9.1
Menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni bos mafia Denis Sanggu adalah cara mahasiswi miskin sepertiku bertahan hidup. Namun, hubungan lima tahun ini retak saat Denis bertunangan dengan Bella Rosana. Aku tidak hanya dipaksa mengalah saat Bella melukaiku, tetapi Denis bahkan memaksaku menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah mempertaruhkan nyawa demi membalas budi masa lalu, aku pun lenyap, meninggalkan sang mafia yang kini kehilangan akal sehatnya mencariku.
Sampul Novel Cinta yang Telah Kandas
9.4
Pernikahan lima tahun hancur saat Nathan memaksa istrinya menggugurkan kandungan demi melindungi anak dari wanita simpanannya, Lucia. Tak cukup sampai di situ, Nathan bersekongkol dengan dewan direksi untuk mencopot sang istri dari jabatan wakil direktur agar bisa digantikan oleh Lucia. Namun, sang istri tidak tinggal diam menerima penindasan ini. Dengan penuh keberanian, dia melakukan perlawanan fisik dan konfrontasi langsung untuk membongkar kebenaran di balik pengkhianatan mereka.
Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Sejak virus misterius mengubah makhluk hidup menjadi mutan pada 2028, Bumi hancur. Memasuki tahun 2036, faksi Government dan Black Beast saling bertikai memperebutkan kekuasaan di atas puing peradaban. Di tengah kekacauan ini, Dr. Plague, profesor bermasa lalu kelam, bertekad menebus dosa dengan mengembalikan kedamaian. Ia harus bertahan dari radiasi dan perang saudara sembari membongkar konspirasi besar di balik wabah mematikan tersebut.
Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Menginjak usia 25 tahun, Ilona Roselani Belvania pulang ke Indonesia demi menuntut balas atas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Peristiwa kelam itu tidak hanya menghancurkan finansial mereka, tetapi juga merenggut kewarasan sang ibu. Ilona kini mendapat peluang emas dengan menyamar sebagai guru di sekolah elit tempat anak pewaris keluarga Altaresh menuntut ilmu. Demi menuntaskan dendam masa lalu, mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh bebuyutan sang ayah?
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Mayzura terjebak rencana pernikahan dengan pria tua akibat utang ayahnya. Ketika mencoba kabur bersama sang kekasih, ia diserang penjahat sebelum akhirnya diselamatkan oleh Sadewa. Sadewa kemudian didelegasikan sebagai pengawal pribadi Mayzura menjelang hari pernikahan. Siapa sangka, interaksi intens justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Sanggupkah Sadewa melindungi Mayzura di tengah rintangan yang menghadang? Apa rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard?
Sampul Novel Malam Panjang di Bus Terakhir
9.2
Malam mencekam di dalam bus menjadi awal mimpi buruk bagi seorang wanita. Empat pria yang merupakan rekan kerja suaminya menyudutkan dan menyerangnya secara brutal di atas kursi kendaraan yang melaju. Di bawah ancaman kekerasan fisik yang keji, korban tidak berdaya menghadapi tindakan paksa dari para pelaku. Peristiwa traumatis ini memicu misteri kelam dan aksi bertahan hidup yang menegangkan, mengungkap sisi gelap dari orang-orang terdekat yang seharusnya bisa dipercaya.