APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendam Seorang Ayah

Pembalasan Dendam Seorang Ayah

Kebaikan putriku menolong orang tua ke ambulans berujung petaka di sebuah desa. Ketika aku berhasil melacak keberadaannya, ia telah meregang nyawa akibat pelecehan kejam. Kepedihan ini kian mendalam saat pelaku dibebaskan dari jerat hukum hanya karena dinyatakan mengidap gangguan jiwa. Menghadapi ketidakadilan ini, aku memilih jalan ekstrem. Aku memutuskan untuk ikut menggila dan sengaja menjadi pasien gangguan jiwa demi menuntut balas langsung kepada pembunuh putriku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah pulang dari kantor polisi, aku menutup perguruan bela diri dan meminta istriku untuk menelepon rumah sakit jiwa. Istriku menggelengkan kepalanya sambil berlinang air mata. Namun, aku menekan tangannya untuk memaksanya menelepon. Jika mereka bisa memanfaatkan celah ini, mengapa aku tidak?

Setelah itu, aku pun menjadi "gila" dan didiagnosis sebagai penderita gangguan jiwa.

Pada hari aku keluar dari rumah sakit, istriku menjemputku dan mengantarkanku ke pemakaman. Melihat putriku yang dulu ceria kini hanya menjadi sebuah foto di batu nisan, aku berjanji dalam hati untuk membalaskan dendamnya.

Aku tidak ingin dia merasa ayahnya lemah. Kebaikan yang diajarkan ayahnya malah membuatnya terjebak dalam bencana. Bukan kebaikannya yang salah, tetapi kejahatan merekalah yang harus disalahkan.

Seperti yang kuduga, Alfred kembali muncul. Kali ini, dia membawa beberapa orang tua di desa untuk memainkan drama mereka. Beberapa orang tua berakting jatuh dan terduduk di tanah. Dari kejauhan, terdengar suara sirene ambulans palsu yang mereka gunakan.

Mereka merencanakan semuanya dengan rapi. Begitu ada gadis yang berbaik hati datang untuk menolong, ambulans palsu itu akan segera datang dan membawa gadis itu ke desa mereka. Mana mungkin orang yang memiliki gangguan jiwa bisa menyusun rencana selicik ini?

Hanya dengan selembar kertas yang menyatakan mereka "sakit", mereka merasa bisa melanggar batasan moral dan hukum sesuka hati?

"Anda baik-baik saja?" Seorang gadis yang mengenakan seragam sekolah langsung menghampiri kakek itu setelah melihatnya terduduk di tanah cukup lama.

"Aku nggak bisa berdiri, bisa nggak kamu panggilkan ambulans?" Gadis itu mengangguk dengan polos, tidak menyangka bahwa orang yang tampak tak berdaya di hadapannya ini adalah sosok yang berbahaya.

Melihat gadis muda yang begitu baik hati, aku teringat pada Lili. Seharusnya dia memiliki masa depan yang cerah dan keluarga yang hangat. Aku bahkan pernah memperingatkannya untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru untuk pacaran saat berkuliah nanti.

Namun kini, semua itu tak mungkin lagi terjadi. Lili tidak sempat meraih mimpi-mimpinya, hanya karena sekelompok manusia yang memanfaatkan celah hukum ini. Mereka merenggut Lili di masa-masa terbaik hidupnya.

Saat gadis itu hampir menekan tombol panggilan darurat, Alfred sudah datang dengan ambulansnya. Namun kali ini, mereka tak menyangka akan ada mobil lain yang lebih cepat dari mereka.

....

Ambulans yang kupanggil tiba lebih dulu dan berhenti tepat di depan kami. Bisa kubayangkan ekspresi terkejut di wajah Alfred yang menunggu di ujung jalan, seakan rencana liciknya kali ini telah gagal. Bukan hanya Alfred yang terkejut, kakek yang duduk di tanah pun terperangah melihat petugas medis yang turun dari ambulans.

"Anda bisa berdiri?" tanya salah satu dokter sambil mengamati kakek tersebut yang tampak kebingungan. Karena tidak ada respons, petugas segera menyiapkan tandu.

Melihat hal itu, gadis tadi berkata dengan tulus, "Sepertinya Kakek ini nggak bisa bergerak. Dia bilang dia nggak punya keluarga. Aku bisa menemaninya ke rumah sakit."

"Kalau begitu, kita bawa dulu ke rumah sakit," jawab dokter cepat sambil bersiap membantu kakek itu.

Namun ketika hampir diangkat ke tandu, kakek itu tiba-tiba panik. Dia tergagap, lalu bergegas turun dari tandu sambil berkata terbata-bata, "Nggak, nggak ... saya baik-baik saja .... Terima kasih ...." Kemudian, dia lari secepat mungkin tanpa menyelesaikan kata-katanya.

Para petugas medis hanya bisa tertegun melihat tandu kosong yang ditinggalkan, serta alat-alat palsu yang berserakan di jalan. Salah seorang dokter yang lebih berpengalaman, akhirnya menyadari apa yang terjadi dan menepuk bahu gadis itu.

"Nak, kebaikanmu nggak salah. Tapi lain kali, jangan sembarangan naik mobil orang. Zaman sekarang banyak orang jahat."

Gadis itu tercengang mendengarnya, tetapi dia segera berterima kasih kepada dokter atas nasihatnya.

Aku pun merasa lega karena berhasil menggagalkan rencana jahat mereka dan sudah sempat merekam semuanya untuk diunggah ke internet sebagai peringatan. Namun, tepat ketika aku ingin beranjak, aku mendapati mobil Alfred telah berhenti di belakangku tanpa suara. Pintu mobil terbuka dan sebelum aku sempat bereaksi, seseorang menarikku ke dalam mobil.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Durhaka Tidak Berguna
8.5
Usai berjuang menghidupi putranya lewat restoran kecil, seorang janda memenangkan lotre 160 miliar rupiah tepat sebelum pernikahan sang anak. Berniat pensiun, ia justru menghadapi penolakan kasar dari calon menantunya. Setelah mengirim uang satu miliar akibat laporan kecelakaan palsu sang putra, ia menerjang badai menuju kota tujuan. Di sana, ia mendapati putranya sedang melangsungkan pernikahan mewah, bersujud pada cinta pertama mendiang suaminya, dan bersanding dengan suaminya yang dikira telah tewas sepuluh tahun lalu.
Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Sulitnya mencari kerja memaksa Meri menjadi pembunuh bayaran demi uang. Rahasia gelap ini hanya diketahui oleh Mike, sahabat yang diam-diam ia cintai. Meri memilih memendam perasaannya demi menjaga persahabatan mereka, terlebih Mike sudah memacari seorang model menawan. Namun, keyakinan hati Meri mulai goyah saat ia tidak sengaja bertemu seorang dokter tampan di rumah sakit. Siapakah sosok yang sebenarnya ditakdirkan menjadi belahan jiwa bagi Meri?
Sampul Novel Dendam dan kehilangan
9.1
Hidup Ardian, seorang polisi muda berprestasi, seketika hancur saat sang istri tercinta, Mira, ditemukan tewas secara tragis. Mira yang bekerja sebagai wartawati kriminal gugur di tengah tugasnya meliput kasus pembunuhan berantai, kasus yang juga sedang ditangani oleh Ardian. Di depan jasad Mira dan sang ayah mertua, Ardian mengucap sumpah setia untuk mengungkap misteri ini. Ia bertekad memburu sang pelaku dengan tangannya sendiri guna menuntut balas atas kematian istrinya.
Sampul Novel Dendam Menantu Miskin
8.5
Rendra Gumilar, seorang buruh pabrik miskin, harus merelakan rumah tangganya hancur setelah dipaksa bercerai oleh Tuan Brata, mertuanya yang sombong. Kehilangan istri tercinta, Viona, dan bayi mereka yang masih sangat kecil tidak membuat Rendra putus asa meski telah diusir dan direndahkan. Ia bertekad untuk bangkit dan meraih kesuksesan demi membawa pulang keluarganya. Mampukah Rendra membuktikan kemampuannya di depan sang mertua, atau ia justru akan kehilangan mereka selamanya?
Sampul Novel Duka Sang Putri Tertawan
8.8
Tiga tahun setelah malam bersama Vincent, sang pewaris mafia, hidupku hancur saat cinta pertamanya kembali. Demi wanita itu, Vincent tega mencelakaiku, membuang pusaka ibuku, hingga menjebloskanku ke penjara. Namun, setelah aku bebas dan terbang ke Arunika untuk menikahi pria lain dalam kondisi tak berdaya, Vincent justru murka. Ia nekat mengobrak-abrik seluruh Mandala Jaya demi merebutku kembali ke pelukannya.
Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Nyawa penyanyi pop terkenal, Venus Harristian, terancam setelah ia melihat sebuah kejahatan besar. Polisi bernama Dion Elang Juliandra pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya demi menjaga keselamatan Venus hingga persidangan tiba. Namun, interaksi yang intens justru memicu getaran asmara di antara keduanya. Situasi menjadi rumit karena Venus dan Dion sama-sama telah bertunangan. Di bawah bayang-bayang teror, mereka kini terjebak dilema antara komitmen dan gairah yang membara.