APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Perubahan drastis sikap suami sejak masa kehamilan memasuki usia tujuh bulan menyisakan tanda tanya besar. Saat malam tiba, ia mendadak menjadi sosok yang sangat bergairah dan menuntut keintiman dalam kegelapan total. Meski membingungkan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasrat sang istri hingga desahan mereka menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Keanehan memuncak di siang hari, ketika sang suami kembali menjadi pria yang sangat sopan dan bahkan tidak berani menyentuhnya sama sekali.
Bab
Bagikan

Bab 2

Untunglah bayiku sehat. Begitu sampai di rumah, aku memberi tahu suamiku tentang nasihat dokter, tetapi dia terlihat agak kesulitan.

“Nina, hari ini kita lakukan terakhir kali, oke?” Dia memelas.

Aku merasa tidak tega, tetapi mengingat kembali kata-kata dokter, aku pun berkata dengan tegas, “Nggak boleh! Sayang, ini sudah 7 bulan, bersabarlah. Aku akan memuaskanmu setelah bayi kita lahir dan aku keluar dari masa nifas.”

Aku menegaskan lagi padanya, “Sayang, kita sudah susah payah mendapatkan bayi ini. Ini sudah masuk trimester terakhir, bersabarlah.”

Suamiku ragu-ragu sejenak, mengeluarkan ponselnya dan tampak memeriksa sesuatu.

Kupikir dia juga pasti tahu betapa seriusnya hal ini.

Tapi setelah beberapa saat, dia malah balik dan membujukku untuk melakukannya terakhir kalinya.

“Sayang, kita masih harus menahan diri selama berbulan-bulan, malam ini terakhir kalinya deh, oke? Setelah malam ini, aku janji akan menahan diri.”

Dia memeluk lenganku sambil membujuk.

Aku biasanya paling tidak tahan dengan bujukannya dan akan selalu langsung setuju.

Tapi ini menyangkut keselamatan bayi dan dia masih bersikap tidak pengertian seperti ini. Saat ini, aku mulai marah.

“Sudah kubilang nggak boleh! Mana yang lebih penting? Bayi atau hasratmu?”

Dia sedikit enggan tapi akhirnya menyerah, “Oke, oke, jangan marah, Sayangku. Kamu kurang tidur semalam, istirahatlah lebih awal hari ini.”

Melihat dia tidak ngotot lagi, kami pun jalan santai pulang rumah untuk beristirahat setelah makan malam yang romantis.

“Sayang, kau pasang aromaterapi apa? Wangi kali.”

Begitu memasuki kamar tidur, aku mencium aroma yang berbeda dari biasanya, baunya bahkan membuat tubuhku sedikit terangsang.

Suamiku menghampiri dan menenangkan, “Aku sengaja beli dupa penenang, bukankah kau bilang bayinya banyak bergerak? Aku bahkan pakai GoSend, biar lebih cepat sampai. Rasanya gimana?”

Aku menghirup beberapa kali dan merasa lumayan enak, bayi dalam perut sepertinya lelah setelah keaktifan semalam, dan sekarang tidak bergerak lagi.

“Makasih, Sayang.” Aku menciumnya sambil berkata, “Aku pasti akan memuaskanmu setelah bayi ini lahir. Bersabarlah beberapa bulan lagi.”

Suamiku mengiyakan dan membantuku melepaskan pakaian biar aku bisa tidur nyenyak.

Tapi aku tidak menyangka akan mengalami mimpi basah saat aku tertidur.

Aku berlagak seperti wanita jalang di dalam mimpi, berhubungan dengan suamiku dan pria lain dalam kegelapan.

Aku tidak melihat wajah pria lain tersebut dengan jelas, tapi posturnya lebih bagus dari suamiku. Ototnya yang padat membuat orang ingin menjilatnya, dan alat kelaminnya juga lebih besar dari pada punya suamiku.

Gorden jendela kamar tidur terbuka dan kaca gelap disinari dengan lampu gemerlap dari jalanan.

Biasanya suamiku tidak pernah membuka gorden. Dia bahkan menutup pintu saat berada di kamar tidur, jadi kami tidak bisa melihat apapun dalam kegelapan.

Dalam mimpi itu, aku yang biasanya pendiam menjadi sangat vulgar.

Dua pria itu silih berganti membuat aku terangsang.

Aku melengkungkan punggungku dan tidak bisa menghentikan getaran tubuhku.

Tiba-tiba, aku menyadari ini salah, ini tidak baik untuk bayiku.

Aku pun tersentak bangun dan mendapati kamar diselimuti kegelapan, suamiku sudah menutup gorden dan pintu kamar.

“Sayang...” Suaraku masih sedikit serak dan menggoda setelah terbangun dari mimpi itu.

“Hmm.” Suamiku tampak sedikit berbeda, suaranya lebih rendah.

Aku terbiasa tidur telanjang, jadi ketika membalikkan badan, perutku menyentuh tubuhnya yang panas, aku pun seolah-olah terbakar.

“Sayang, dokter bilang nggak boleh ...”

Meskipun menolak, aku tetap mengeluarkan suara erangan.

Seolah-olah area-area yang disentuh oleh suamiku terbakar.

'Ada apa denganku?'

“Sayang ... hmm ... “

Aku bergidik ketika alat kelamin besar itu menekan tubuhku dan aku menggeliat secara refleks.

“Nina ... “

Suara suamiku lembut namun menggoda.

Aku mengendus aroma manis di udara dan makin terangsang.

'Dokter juga tidak melarang ketat. Gimana kalau kita melakukannya untuk yang terakhir kali?'

Aku sedikit ragu.

Bayi itu sangat tenang di dalam perutku malam ini, dan aku pun menjadi lebih tenang.

Ketika aku ragu-ragu, tangan besar suamiku dengan lembut mengusap payudaraku.

Rasa kesemutan seperti aliran listrik menyapu seluruh tubuhku.

“Jangan ... Sayang ... ”

Kata-kata ini tampaknya semakin merangsangnya. Dia menggigit daun telingaku dan menghembuskan napas dengan lembut, tubuhnya yang panas menekan pinggulku.

“Mau lagi nggak?” Dia merayu di telingaku, “Hmm?”

Aroma itu membuatku sedikit pusing, dan aku mengangguk pelan.

Suamiku berguling dan mencium bibirku, mengaitkan lidahku dan mencium hingga ke payudaraku.

Kepalaku bersandar ke belakang. Suamiku lalu mencengkeram pinggangku dengan satu tangan dan menangkupkan perutku dengan tangan lainnya.

Saking terangsangnya, mataku sampai bergulir puas dan mencapai klimaks berkali-kali.

Setelah itu barulah suamiku memasukkan alat kelaminnya, dan tubrukan berkali-kali mulai terdengar.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku, Musuhku dan Para Pemburu
9.0
Kehidupan tenang Jamie hancur total sejak ia berumur lima belas tahun. Kini, gadis penakut itu mampu melihat makhluk-makhluk gaib yang mengerikan. Di tengah ketakutannya, ia malah diganggu oleh Josh, seorang penyihir yang selalu menaruh curiga dan terus membuntutinya. Namun, ancaman yang jauh lebih mengerikan datang saat sesosok misterius mulai memburu Josh dan mengintai setiap gerak-gerik Jamie. Takdir misterius apakah yang sebenarnya menghubungkan mereka berdua?
Sampul Novel AMARAH DALAM SELUBUNG
9.5
Riana pernah terjebak pernikahan penuh dusta dengan pria beristri yang memanfaatkannya lewat ilmu hitam. Setelah berhasil melawan dan menolak cinta suaminya yang telat tumbuh, ia mengusir pria itu. Riana lalu berjuang sendirian membesarkan putranya hingga sukses dan menjadi wanita kaya. Kini, saatnya pembalasan tiba. Secara perlahan dan rahasia, Riana memakai kekuatan gaibnya untuk menghancurkan seluruh kejayaan mantan suaminya hingga tak bersisa.
Sampul Novel DOKTER FORENSIK
7.9
Akibat penyakitnya, Randa, seorang dokter forensik, kesulitan membedakan kenyataan dan khayalan hingga merasa bisa bicara dengan mayat. Di tengah kondisi ini, ia bimbang memilih antara Evlyn dan Avita. Setelah menjatuhkan pilihan pada Evlyn, Randa tersadar bahwa wanita itu rupanya sudah meninggal tujuh bulan lalu. Kini, saat Avita berjuang menyadarkannya, Randa dihadapkan pada pilihan sulit: tetap terbuai dalam halusinasi atau bangkit menghadapi realitas yang menyakitkan.
Sampul Novel Istri Tetanggaku Kuntilanak
8.1
Alif kembali ke Kampung Menyan dan terjebak di antara Lisa dan Ning. Di saat bersamaan, desa itu diteror oleh hilangnya bayi dan janin secara misterius. Namun, fokus Alif teralihkan kepada Kumara, istri tetangganya yang menawan. Kumara dituduh sebagai kuntilanak karena perilakunya yang aneh, dan ia mengaku punya masa lalu dengan Alif yang telah terlupakan. Alif kini harus mengungkap kebenaran tentang sosok Kumara sekaligus memecahkan anomali di desanya.
Sampul Novel Kasih Ibu, Dosa Ibu
9.0
Sebagai influencer pengasuhan anak, istriku dikenal sangat keras mendidik putra kami. Namun, tindakan ekstremnya melampaui batas saat anak kami mendorong putri mantan pacarnya di sekolah. Demi menghukumnya, dia mengurung sang putra di balkon lantai 18, lalu pergi menemani anak dari cinta pertamanya. Di tengah kesendirian, tubuh kecil putra kami lolos dari jeruji pembatas hingga jatuh mengenaskan. Teriakan histerisnya meminta tolong diabaikan begitu saja oleh ibunya yang tidak pernah menoleh kembali.
Sampul Novel RAHASIA BAPAK MERTUA
8.3
Bapak mertuaku melarang keras siapa pun menginjakkan kaki di satu ruangan khusus di rumah ini. Kejanggalan mulai terasa saat beliau kerap keluar dari sana dengan tubuh basah oleh keringat dan tampak sangat letih. Karena merasa curiga, aku pun memberanikan diri untuk mengintai kegiatannya secara sembunyi-sembunyi. Usaha nekatku itu justru menuntun pada sebuah kenyataan kelam dan mengerikan yang selama ini tertutup rapat.