APKDock Logo
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

8.7 / 10.0
Perubahan drastis sikap suami sejak masa kehamilan memasuki usia tujuh bulan menyisakan tanda tanya besar. Saat malam tiba, ia mendadak menjadi sosok yang sangat bergairah dan menuntut keintiman dalam kegelapan total. Meski membingungkan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasrat sang istri hingga desahan mereka menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Keanehan memuncak di siang hari, ketika sang suami kembali menjadi pria yang sangat sopan dan bahkan tidak berani menyentuhnya sama sekali.

Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku Bab 1

Suamiku menjadi sangat antusias sejak aku hamil 7 bulan.

Tapi akhir-akhir ini dia selalu suka melakukan hubungan dalam kegelapan.

Meskipun aku bingung, tekniknya yang membaik membuatku terangsang.

Setiap larut malam, suara desahan saat kami berhubungan selalu bergema di seisi rumah.

Tetapi di siang hari, suamiku balik menjadi pria sopan yang tidak berani menyentuhku sama sekali.

Pada trimester ketiga, hormon progesteron membuatku lebih bergairah untuk melakukan hubungan intim.

Namun suamiku hanya akan memenuhi kebutuhanku di malam hari.

Pada hari Minggu di mana kami berdua senggang, suamiku duduk di ruang tamu sambil bermain gim, jadi aku memutuskan untuk menggodanya.

Setelah mandi, aku duduk di samping suami dengan tubuh berbalut handuk.

Tanpa menatapku, dia bergeser dan terus bermain gim.

Merasa putus asa, aku melepaskan handuk dan meletakkan kaki putihku di atas badannya.

“Sayang, berhentilah bermain gim dan lihatlah aku,” godaku sambil menggosokkan payudaraku yang makin montok semenjak hamil ke lengannya.

Dia tidak tahan godaan dan meletakkan ponselnya lalu melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Apa putraku merindukanku, atau Nina yang merindukanku?”

Ini pertama kalinya aku menggodanya dengan terang-terangan, dan ketika dia merespon, aku pun dengan malu-malu menarik tangannya ke tubuhku bagian bawah.

“Kami berdua merindukanmu.”

Dia mulai beraksi dan gesekannya mengeluarkan suara berair.

Aku pun terbaring lemas sambil terengah-engah di sofa.

Tapi dia tidak melanjutkan aksinya.

“Nina, tunggu malam hari, nanti malam aku akan memuaskanmu.”

Aku menggerutu dengan tidak puas sambil menggoyangkan badan, “Sayang, siang hari juga seru.”

Aku menunjuk ke jendela besar di ruang tamu di mana sinar matahari masuk ke dalam ruangan dan kami bisa melihat arus mobil dan orang-orang yang lalu-lalang.

Tangan suamiku yang masih basah kuyup menggenggam tanganku dengan lembut.

“Nina, jangan sembarangan, kau masih hamil, nggak baik kalau dilihat orang. Tunggu sampai malam, pasti kau puas.”

Melihat dia benar-benar tidak tertarik, aku hanya bisa membungkus diriku dengan handuk dan kembali ke kamar.

Aksinya tadi yang setengah jalan membuatku tidak nyaman, sekarang aku hanya bisa memuaskan diriku sendiri.

Sambil membayangkan adegan mesra dengannya malam ini, aku bersandar di jendela sambil membuka kakiku dan menggeliat.

Saat renovasi, aku sengaja memasang kaca satu arah, jadi aku sama sekali tidak takut orang lain bisa melihat keadaan dalam ruangan.

Tapi suamiku jelas-jelas sangat terangsang di malam hari, kenapa dia selalu menolak melakukannya di siang hari?

Jadinya sekarang aku hanya bisa menyelesaikannya sendiri.

Masturbasi dengan tangan sungguh tidak bisa dibandingkan dengan melakukannya bersama suamiku yang 1,8m.

Aku semakin tidak bergairah dan menyelesaikannya dengan tergesa-gesa sambil menunggu malam tiba.

Benar saja, begitu lampu dimatikan pada malam hari, suamiku berubah menjadi binatang buas lagi.

Aku memegang benda besarnya dalam kegelapan dan menggosok-gosokkannya bolak-balik di payudaraku.

“Siapa suruh nggak mau lakukan tadi siang. Sudah jelas kau sendiri juga mau, bagian bawahmu saja besar kali sekarang.”

Suamiku tertawa kecil di telingaku tanpa banyak bicara.

Aksinya membuatku lemas tidak bertenaga.

Dia membalikkan tubuhku, meremas payudaraku, memposisikanku dan menyodokku berulang kali.

Suamiku di malam hari selalu sangat bergairah dan maskulin.

Dia benar, aku lebih suka versi dia di malam hari, begitu menggairahkan dan kuat, memuaskan hasratku berkali-kali.

Setelah merasa puas, aku seharusnya tidur nyenyak.

Tetapi bayi di dalam perutku terus bergerak-gerak hebat seakan-akan dirangsang oleh sesuatu.

Karena mengalami klimaks berkali-kali kemarin malam, tubuhku pun melemah. Ditambah lagi aku tidak tidur semalaman, jadinya kepalaku sakit parah.

Oleh karena itu, aku mengambil cuti untuk beristirahat di rumah.

Tetapi bayiku masih terus bergerak.

Aku takut tali pusarnya akan melilit lehernya, jadi buru-buru ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

Baru saja duduk, dokter menatapku dengan wajah genit. “Kehamilanmu sudah memasuki masa akhir, kalau lagi lakukan itu, jangan terlalu agresif.”

Aku tersipu malu, tidak menyangka ini penyebabnya.

Kupikir hanya perlu berhati-hati di awal kehamilan, aku tidak menyangka kegilaan malam kemarin telah mempengaruhi bayiku.

Aku sangat menyesal. Jika terjadi sesuatu, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri.

“Dokter, apa akan ada masalah?” Aku bertanya dengan gugup.

Dokter menenangkan, “Nggak apa-apa, bayinya baik-baik saja sekarang. Hanya saja, kau terlalu banyak melakukan hubungan intim dan kontraksinya sangat kuat, jadi bayinya sedikit nggak nyaman.”

Aku menghela napas lega ketika mendengar penjelasan dokter. “Untunglah, untunglah, aku pasti akan lebih hati-hati, Dok.”

Dokter menasihati, “Cobalah untuk meminimalkan, sebaiknya nggak lakukan hubungan seksual. Nggak jarang orang mengalami keguguran selama kehamilan trimester akhir karena hal-hal seperti itu. Tahanlah beberapa bulan ini, setelah itu sudah bebas.”

Aku menganggukkan kepala mengiyakan.

Dokter saja sudah bilang begitu, aku masih waras, tentu saja tahu mana yang lebih penting.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dibuang Suami Saat Hamil
8.5
Azura Paramitha, yatim piatu yang ceria, mengira hidupnya sempurna setelah dinikahi pengusaha dingin, Revan Aksara. Revan sempat berubah menjadi penyayang, memberikan kehangatan keluarga yang dinantikan Azura. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Azura mengandung. Secara mendadak, Revan berubah kejam, menuduhnya tidak bermoral, dan mengusirnya dalam kondisi hamil. Kini, Azura harus berjuang sendirian demi calon bayinya setelah dibuang tanpa belas kasihan.
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Nasib buruk terus membayangi Caca. Seorang peramal lalu menyarankannya untuk hamil agar takdirnya berubah. Masalahnya, sang suami misterius yang menikahinya setahun lalu tidak pernah pulang, meski Caca hidup bergelimang harta di rumah mewah. Mengira suaminya adalah lelaki tua berwajah buruk, Caca nekat pergi ke klub malam demi mencari pria tampan untuk menghamilinya. Siapa sangka, pria tampan yang menjadi targetnya malam itu ternyata adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang menyiksa akibat perintah sistem aneh yang mengikatnya. Kemarahannya memuncak saat sistem menargetkan gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, ia tidak berdaya melawan otoritas tersebut. Sambil meratapi nasib tragisnya, Dana terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa menghindar sedikit pun.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Mafia
9.5
Kepergian mendadak Reynand saat istrinya hamil berujung kepedihan. Setahun kemudian, sang bos mafia kembali dan mendapati kabar bahwa Keisha telah dipersunting oleh mantan kekasihnya. Didorong rasa murka, Reynand bersumpah membalas dendam pada Reza serta Bram, mertuanya sendiri. Di tengah terbongkarnya berbagai konspirasi masa lalu, ia bertekad melindungi sang istri dari ancaman siapa pun, termasuk dari pihak keluarganya sendiri.
Sampul Novel Jodoh Wasiat Nenek
9.4
Wasiat sang nenek memaksa dua sahabat kecil, Jingga dan Davin, terikat dalam pernikahan tanpa cinta. Davin memilih pergi ke luar negeri demi karier, lalu pulang membawa wanita lain serta tuntutan cerai. Dengan hati hancur, Jingga merelakan perpisahan mereka. Bertahun-tahun berlalu, takdir kembali mempertemukan keduanya. Namun kini, Jingga tidak lagi sendiri; ia bersama seorang anak kecil yang sangat mirip dengan Davin. Siapakah sebenarnya bocah misterius itu?
Sampul Novel The Ceo's Wife
9.2
Gadis desa nan lugu terjebak dalam pernikahan siri dengan CEO kaya yang berhati dingin. Hubungan tanpa landasan cinta ini dipaksakan oleh Hanson Smith Huston kepada sang putra. Di kediaman mereka yang megah, sang suami justru menaruh benci dan mengabaikan istrinya, membuat wanita itu didera ketakutan serta keraguan. Tanpa ada kehangatan, perlakuan buruk sang pria kian menciptakan jurang pemisah yang lebar di antara mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan