APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku

Perubahan drastis sikap suami sejak masa kehamilan memasuki usia tujuh bulan menyisakan tanda tanya besar. Saat malam tiba, ia mendadak menjadi sosok yang sangat bergairah dan menuntut keintiman dalam kegelapan total. Meski membingungkan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasrat sang istri hingga desahan mereka menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Keanehan memuncak di siang hari, ketika sang suami kembali menjadi pria yang sangat sopan dan bahkan tidak berani menyentuhnya sama sekali.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku menjadi sangat antusias sejak aku hamil 7 bulan.

Tapi akhir-akhir ini dia selalu suka melakukan hubungan dalam kegelapan.

Meskipun aku bingung, tekniknya yang membaik membuatku terangsang.

Setiap larut malam, suara desahan saat kami berhubungan selalu bergema di seisi rumah.

Tetapi di siang hari, suamiku balik menjadi pria sopan yang tidak berani menyentuhku sama sekali.

Pada trimester ketiga, hormon progesteron membuatku lebih bergairah untuk melakukan hubungan intim.

Namun suamiku hanya akan memenuhi kebutuhanku di malam hari.

Pada hari Minggu di mana kami berdua senggang, suamiku duduk di ruang tamu sambil bermain gim, jadi aku memutuskan untuk menggodanya.

Setelah mandi, aku duduk di samping suami dengan tubuh berbalut handuk.

Tanpa menatapku, dia bergeser dan terus bermain gim.

Merasa putus asa, aku melepaskan handuk dan meletakkan kaki putihku di atas badannya.

“Sayang, berhentilah bermain gim dan lihatlah aku,” godaku sambil menggosokkan payudaraku yang makin montok semenjak hamil ke lengannya.

Dia tidak tahan godaan dan meletakkan ponselnya lalu melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Apa putraku merindukanku, atau Nina yang merindukanku?”

Ini pertama kalinya aku menggodanya dengan terang-terangan, dan ketika dia merespon, aku pun dengan malu-malu menarik tangannya ke tubuhku bagian bawah.

“Kami berdua merindukanmu.”

Dia mulai beraksi dan gesekannya mengeluarkan suara berair.

Aku pun terbaring lemas sambil terengah-engah di sofa.

Tapi dia tidak melanjutkan aksinya.

“Nina, tunggu malam hari, nanti malam aku akan memuaskanmu.”

Aku menggerutu dengan tidak puas sambil menggoyangkan badan, “Sayang, siang hari juga seru.”

Aku menunjuk ke jendela besar di ruang tamu di mana sinar matahari masuk ke dalam ruangan dan kami bisa melihat arus mobil dan orang-orang yang lalu-lalang.

Tangan suamiku yang masih basah kuyup menggenggam tanganku dengan lembut.

“Nina, jangan sembarangan, kau masih hamil, nggak baik kalau dilihat orang. Tunggu sampai malam, pasti kau puas.”

Melihat dia benar-benar tidak tertarik, aku hanya bisa membungkus diriku dengan handuk dan kembali ke kamar.

Aksinya tadi yang setengah jalan membuatku tidak nyaman, sekarang aku hanya bisa memuaskan diriku sendiri.

Sambil membayangkan adegan mesra dengannya malam ini, aku bersandar di jendela sambil membuka kakiku dan menggeliat.

Saat renovasi, aku sengaja memasang kaca satu arah, jadi aku sama sekali tidak takut orang lain bisa melihat keadaan dalam ruangan.

Tapi suamiku jelas-jelas sangat terangsang di malam hari, kenapa dia selalu menolak melakukannya di siang hari?

Jadinya sekarang aku hanya bisa menyelesaikannya sendiri.

Masturbasi dengan tangan sungguh tidak bisa dibandingkan dengan melakukannya bersama suamiku yang 1,8m.

Aku semakin tidak bergairah dan menyelesaikannya dengan tergesa-gesa sambil menunggu malam tiba.

Benar saja, begitu lampu dimatikan pada malam hari, suamiku berubah menjadi binatang buas lagi.

Aku memegang benda besarnya dalam kegelapan dan menggosok-gosokkannya bolak-balik di payudaraku.

“Siapa suruh nggak mau lakukan tadi siang. Sudah jelas kau sendiri juga mau, bagian bawahmu saja besar kali sekarang.”

Suamiku tertawa kecil di telingaku tanpa banyak bicara.

Aksinya membuatku lemas tidak bertenaga.

Dia membalikkan tubuhku, meremas payudaraku, memposisikanku dan menyodokku berulang kali.

Suamiku di malam hari selalu sangat bergairah dan maskulin.

Dia benar, aku lebih suka versi dia di malam hari, begitu menggairahkan dan kuat, memuaskan hasratku berkali-kali.

Setelah merasa puas, aku seharusnya tidur nyenyak.

Tetapi bayi di dalam perutku terus bergerak-gerak hebat seakan-akan dirangsang oleh sesuatu.

Karena mengalami klimaks berkali-kali kemarin malam, tubuhku pun melemah. Ditambah lagi aku tidak tidur semalaman, jadinya kepalaku sakit parah.

Oleh karena itu, aku mengambil cuti untuk beristirahat di rumah.

Tetapi bayiku masih terus bergerak.

Aku takut tali pusarnya akan melilit lehernya, jadi buru-buru ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

Baru saja duduk, dokter menatapku dengan wajah genit. “Kehamilanmu sudah memasuki masa akhir, kalau lagi lakukan itu, jangan terlalu agresif.”

Aku tersipu malu, tidak menyangka ini penyebabnya.

Kupikir hanya perlu berhati-hati di awal kehamilan, aku tidak menyangka kegilaan malam kemarin telah mempengaruhi bayiku.

Aku sangat menyesal. Jika terjadi sesuatu, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri.

“Dokter, apa akan ada masalah?” Aku bertanya dengan gugup.

Dokter menenangkan, “Nggak apa-apa, bayinya baik-baik saja sekarang. Hanya saja, kau terlalu banyak melakukan hubungan intim dan kontraksinya sangat kuat, jadi bayinya sedikit nggak nyaman.”

Aku menghela napas lega ketika mendengar penjelasan dokter. “Untunglah, untunglah, aku pasti akan lebih hati-hati, Dok.”

Dokter menasihati, “Cobalah untuk meminimalkan, sebaiknya nggak lakukan hubungan seksual. Nggak jarang orang mengalami keguguran selama kehamilan trimester akhir karena hal-hal seperti itu. Tahanlah beberapa bulan ini, setelah itu sudah bebas.”

Aku menganggukkan kepala mengiyakan.

Dokter saja sudah bilang begitu, aku masih waras, tentu saja tahu mana yang lebih penting.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel bukan Wanita SIMPANAN
8.7
Akibat pengaruh alkohol, Cashe melewati malam penuh gairah yang tak terduga bersama seorang pria asing nan menawan. Tindakan nekat ini membuatnya melupakan statusnya sebagai keturunan bangsawan terhormat yang telah dijodohkan dengan pria dari kalangan elit. Kini, satu kesalahan fatal tersebut mengancam kehormatan dan reputasi keluarganya. Siapakah sebenarnya pria misterius itu, dan bagaimanakah cara Cashe menghadapi konsekuensi dari pengkhianatan yang terjadi?
Sampul Novel Istri Keempat
9.2
Airin selalu menjadi anak berbakti yang patuh pada kehendak orang tuanya. Namun, ujian terberat datang ketika ia dipaksa menjadi istri keempat dari miliarder bernama Saka Januar Pradipta. Banyak yang mengira Airin pasrah, padahal di balik kepolosan itu ia menyimpan sifat licik dan manipulatif. Sayangnya, taktik licik Airin tidak mempan di hadapan Saka. Sang suami baru justru mampu membaca seluruh topengnya dengan mudah, membuat Airin tak berkutik.
Sampul Novel Obsesi CEO Kejam
9.6
Dikhianati oleh tunangan serta sahabatnya, Amelia Riversun kini terperangkap dalam obsesi Damian Earl Lucas. Penguasa manipulatif ini memakai segala cara agar Amelia tunduk dan bekerja di bawah pengaruhnya. Sadar akan tabiat buruk Damian yang mengerikan, Amelia mencoba kabur, tetapi ia sudah terlambat. Hubungan mereka pun terikat dalam jaring dusta dan jurang perbedaan yang mengancam keselamatan nyawa Amelia.
Sampul Novel Pengantin Bos Mafia
8.2
Dipilih sebagai tunangan Alexander sang pewaris mafia, Alana menghadapi kenyataan pahit saat Alexander terpikat oleh keliaran Kiara, putri pedagang senjata. Demi meredam pemberontakan Kiara yang menolak menjadi selir, Alexander meminta Alana menyerahkan gelar istrinya. Di tengah rusaknya gaun pengantin yang terkena darah, Alana mengambil keputusan ekstrem. Menolak tersingkir, ia bertekad merebut posisi yang lebih tinggi: jika tidak bisa menjadi istri sang pewaris, maka ia akan menjadi wanita dari sang Bos Mafia sendiri.
Sampul Novel SELINGKUH
8.9
Pernikahan Rosa dan Indra selama lima tahun terasa hampa tanpa kehadiran anak. Penderitaan Rosa kian mendalam karena perlakuan kasar dari suaminya tersebut. Saat berada di titik terendah, Bian datang ke dalam hidup Rosa. Pria ini memberikan kehangatan serta rasa nyaman yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Kini, Rosa berada di persimpangan jalan, bimbang memilih antara mempertahankan janji suci pernikahannya atau menyerah pada pesona cinta barunya.
Sampul Novel Tidak Ada Ampun untuk Masa Lalu
8.3
Kembali ke masa lalu, Amelia dihadapkan pada penculikan putrinya, Anne, bersama Katrina, mantan pacar Jed Bennett. Saat bahaya mengintai, Jed justru memaksanya mendahulukan Katrina demi alasan remeh. Mengingat kematian tragis Anne di kehidupan terdahulu, Amelia menolak tunduk kali ini. Di tengah kemarahan dan tekanan dari Jed, Amelia mengambil tindakan dingin tak terduga untuk membalas dendam atas segala penderitaan masa lalunya yang kelam.