APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

Akibat menentang perintah Dewi Aria, Ken sang Pahlawan dikutuk dan dibuang ke sarang monster. Lewat kecerdasannya, ia justru berhasil memanfaatkan kutukan itu sebagai kekuatan baru. Namun, Ken kembali terseret dalam perang besar antara manusia dan iblis. Konflik ini kian pelik saat ia mengetahui bahwa sang Raja Iblis adalah sahabat lamanya. Di tengah dilema dalam memilih pihak, Ken mulai menyusun rencana matang untuk membalas dendam kepada sang Dewi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Saat memperhatikan kawanan srigala di hadapannya, Ken juga sempat melihat monster lain yang terbang di udara. Para monster itu memncarkan sebuah mana dari tubuhnya. Monster yang terbang di udara memancarkan mana berwarna orange, sedangkan kawanan srigala di hadapannya memancarkan mana berwarna putih, tetapi ada satu srigala yang paling besar memancarkan mana berwarna kuning. Jika dilihat dari ukuran tubuhnya saja, bisa dipastikan bila srigala besar itu merupakan pemimpin dari kawanan. Pengalaman Ken dalam bermain game di bumi langsung bisa mencerna informasi tersebut. Ken yakin bila monster yang memancarkan mana berwarna putih adalah monster lemah.

Salah satu srigala yang sudah bersiap langsung menyerang Ken yang sedang berpikir. Cakar tajam srigala itu langsung menargetkan kepala Ken. Meski dia tahu akan hal itu, Ken tetap tanang untuk mengamati situasinya. Ken juga mulai belajar tentang apa saja yang dia bisa lakukan dengan stat yang baru dia dapatkan. Ken dengan jelas melihat serangan srigala tersebut, karena itu dia menjadi mudah menghindarinya.

Kemudian srigala lain mulai ikut menyerang Ken. Para srigala itu menyerang Ken secara bergantian. Ken memang mudah menghindari semua serangan yang datang kepadanya, tetapi dia juga kesulitan untuk bisa menyerang balik kepada mereka. Setiap Ken akan menyerang salah satu dari mereka, pasti ada srigala lain yang langsung menyerangnya. Hal itu membuat Ken terpaksa harus menghindar atau bertahan.

Pertarungan Ken dan kawanan srigalaseperti sebuah latihan, karena pola serangan dari srigala memang mudah dibaca. Kedua pihak juga tidak ada yang terluka, tetapi Ken merasa kawanan itu memang sengaja melakukannya untuk menghabiskan staminanya. Ken mencoba mengamati keadaannya dan hasilnya Ken jadi tahu bila semua serangan srigala sudah diatur oleh pemimpinnya. Ken juga memperhatikan bila pemimpin srigala sama sekali tidak menyerangnya dari awal kedatangan mereka dan terus memperhatikan Ken.

Ken juga menyimpulkan bila efek dari stats miliknya tidak jauh berbeda dari game, hanya saja ada dua hal yang baru dia tahu dari stats miliknya, yaitu dexterity dan sense. Dexterity berhubungan dengan ketangkasan dan skill, tetapi Ken yang masih belum memiliki skill tidak bisa merasakan efek dari stats itu lebih mendalam. Hanya saja dia merasa semakin mudah bergerak untuk menghindari serangan kawanan srigala, sedangkan sense berhubungan dengan indra dan insting yang dia miliki. Stats sense yang tinggi membuat semua indra Ken menjadi lebih tajam, selin itu instingnya juga bekerja dengan sempurna.

Dalam pertarungannya dengan para srigala Ken berhasil mempelajari tetang dirinya sendiri. Saat dia sudah merasa cukup, akhirnya Ken memulai menjalankan rencana untuk melakukan serangan balik. Ken langsung menerjang para srigala yang ada dan langsung menuju pemimpinnya. Pemimpin srigala yang menyadari hal itu langsung melepaskan sebuah raugan keras yang merupakan skillnya untuk menyerang Ken. Serangan itu memang mendadak, tetapi insting Ken yang sudah memberi sinyal bahaya di dalam kepalanya, membuat Ken bisa menhindarinya. Agility yang cukup tinggi juga membantunya untuk menghindar.

Srigala lain langsung bedatangan menyerang Ken. Pola serangan kawanan srigala itu juga berubah, beberapa srigala menyerang Ken secara bersamaan. Pemimpin mereka juga mulai ikut menyerang Ken dengan skill miliknya. Hal itu terjadi sesuai dengan perkiraan Ken, kemudian Ken melanjutkan rencananya ketahap selanjutnya. Kawanan srigala kembali merubah pola serangannya, mereka semakin intens menyerang Ken. Meski serangan mereka semakin mudah dibaca, tetapi serangan mereka semakin kuat dan cepat.

Ken mengelabui mereka dengan berpura-pura kelelahan. Setiap Ken tampak semakin lelah, pola serangan berubah dan semakin intens. Hal itu memang membuatnya sedikit kesulitan dalam menghindari serangan para srigala yang semakin cepat. tetapi itu sesuai dengan rencananya. Ken juga berpikir bila pemimpin kawanan srigala itu cukup pintar untuk ukuran monster biasa, cara berburu yang digunakan hingga bisa mengetahui kondisi mangsanya untuk merubah pola serangan mereka.

Saat Ken sudah mengetahui semua pola serangan dari musuhnya dan menguasai keadaan sepenuhnya, Ken langsung melakukan serangan balik. Dalam sekali pukul, kedua tangan Ken berhasil membuat dua srigala tersungkur di tanah. Ken yang tidak memiliki senjata hanya bisa melakukannya dengan tangan kosong, hanya pukulan sekuat tenaga yang bisa Ken gunakan, tetapi Ken berpikir bila tangan kosong cukup untuk melawan srigala itu. Kecuali pemimpin mereka, Ken meresa pukulannya tidak akan bisa menumbangkannya begitu saja.

Melihat Ken yang tiba-tiba menyerang balik, pemimpin kawanan langsung memberi sinyal dan mereka kabur begitu saja. Ken merasa aneh dengan kawanan srigala yang berbeda dari monster yang pernah Ken tahu. Ken masih ingat saat dia beru sadar, dia melihat monster yang saling bertarung hingga salah satu dari mereka mati, tetapi kawanan srigala yang Ken lawan memilih untuk kabur dari pada terus bertarung.

Ken memeriksa dua srigala yang dia kalahkan. Ternyata dua srigala itu sudah mati, Ken akhirnya tahu bila pukulannya yang sekuat tenaga bisa langsung membunuh monster setingkat srigala. Meski begitu Ken memahami bila dia membutuhkan senjata untuk bertahan. Ken mulai mencari benda di sekitarnya yang berguna untuknya. Ken akhirnya menemukan tulang yang bisa digunakan sebagai senjata, tetapi saat dia kembali ke tempatnya semula, Ken menemukan monster lain yang sedang memakan srigala yang dia kalahkan.

Monster itu seperti gorilla yang besarnya dua kali lipat dari pada yang pernah Ken ketahui, tetapi wajahnya tampak seperti beruang dengan tangan yang memiliki cakar tajam untuk merobek tubuh srigala. Beruang yang menyadari keberadaan Ken langsung mengaung.

“Grooowwwlll …!”

Beruang besar itu langsung berlari kepada Ken. Melihat beruang yang menerjang ke arahnya, Ken bersiap dengan senjata yang dia buat dari tulang. Beruang itu langsung menganggkat kedua tangannya saat dekat dengan Ken untuk menerkamnya. Ken melihat celah terbuka tepat pada perutnya saat beruang itu akan menyerang, membuat Ken langsung menggunakan tulang yang dia pegang untuk menusuk beruang tersebut.

“Kragk …!”

Tulang yang Ken gunakan menusuk perut beruang hancur seketika. Ken sempat terkejut dengan hal itu, tetapi Ken tidak memiliki banyak waktu karena serangan beruang sudah hampir mengenainya. Ken segera menghindari serangan beruang itu dengan memanfaatkan tubuh beruang sebagai pijakan. Beruang itu memang kuat tetapi serangannya lebih lambat dari pada kawanan srigala sebelumnya.

Ken terus menghindar dan menyerang balik beruang dengan pukulannya, Ken juga senang karena statsnya terus naik secara perlahan, terutama strength dan agility. Bila stats lain naik hanya satu perempat atau satu pertiga point saja, untuk stats strength naik satu point setiap Ken berhasil memberikan pukulan kuat, sedangkan agility naik satu point saat dia bisa menghindari setiap serangan dari beruang. Dengan kenaikan stats miliknya itu, membuat Ken bisa memberikan pukulan telak kepada beruang pada pukulan yang keseratus delapan. Beruang itu mulai merasakan pukulan Ken dan kesulitan untuk berdiri, Ken kembali memberikan serangan sekuat tenanganya untuk membuat beruang itu benar-benar tumbang.

“Baaammm …!”

Pukulan keras Ken yang tepat di kepala beruang berhasil membuat beruang itu tidak bisa bergerak lagi. Ken senang akhirnya dia berhasil mengalahkan beruang yang kuat itu. Meski waktu yang Ken butuhkan sangat lama, tetapi Ken berpikir itu hal yang wajar jika mengetahui warna dari pancaran mana beruang itu adalah orange. Pertarungan itu memang melelahkan, tetapi hasilnya cukup bagus karena Ken bisa naik kelevel dua. Kini stats miliknya sudah lebih dari seratus point untuk strength dan agility, sedangkan stats lain masih kurang beberapa angka lagi untuk mencapai angka seratus.

Ken kembali mempelajari statusnya. Saat dia asik dengan pikirannya sendiri, Ken lupa akan efek dari kutukan Dewi Aria hingga statsnya kembali berkurang. Ken langsung bergerak untuk membuat kutukan itu terhenti, Ken akhirnya terus menggerakkan kakinya untuk membuat kutukan Dewi Aria tidak aktif. Kemudian Ken kembali melihat status miliknya, dia terkejut dengan perubahan pada statusnya akibat efek dari kutukan Dewi Aria.

Ken yang awalnya merasa sudah memahami efek dari kutukannya, kini menjadi ragu dengan pemahaman yang dia ketahui, dia meresa masih banyak misteri dan efek buruk yang dimiliki dari kutukan yang Dewi Aria berikan kepadanya. Selain cara bertahan hidup di lembah nereka, Ken juga harus menemukan cara untuk dia bisa mengatasi efek buruk dari kutukannya.

“Dewi sialan itu, sepertinya senang jika melihat aku menderita,” ucap Ken yang gemetar.

Saat itu Ken melihat ada monster lain yang sedang melihatnya. Warna dari pancaran mana milik monter tersebut adalah merah dan insting Ken juga memberi sinyal bahaya. Saat itu Ken bingung harus memilih kabur mengikuti instingnya atau bertarung agar lebih kuat.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan ketangguhan seorang wanita yang terluka. Demi membalas kematian tragis orang tuanya, ia bersama adiknya, Shasya, nekat bergabung dengan agensi elite, The Angel. Menyamar sebagai wanita panggilan kelas atas, kakak beradik ini rela masuk ke dunia prostitusi demi melacak sang pembunuh. Di tengah bahaya yang mengancam nyawa, mereka mempertaruhkan segalanya untuk mengungkap kebenaran sekaligus menuntaskan dendam yang selama ini terpendam.
Sampul Novel DI ATAS RANJANG MAFIA
9.7
Michele Lazzaro Riciteli, bos mafia Roma yang bengis, mengidap kondisi medis langka. Tubuhnya mati rasa terhadap rasa sakit fisik, sekaligus tidak bisa merasakan kepuasan seksual. Namun, takdirnya berubah total usai malam intim bersama Meghan Crafson, satu-satunya wanita yang mampu memulihkan disfungsinya. Enggan kehilangan kenikmatan itu, Michele pun nekat menculik Meghan. Rahasia besar apa yang sebenarnya disembunyikan oleh wanita tersebut?
Sampul Novel Gairah Membawa Petaka
8.3
Mengandung konten 21+ Harap bijak menentukan bacaan... Jangan lupa mampir juga cerita pertama "Mertua Hiperseks" Zakia Ananta Arman, gadis remaja yang masih sangat polos dan tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta sebelumnya. Dia terpesona dengan ketampanan pemuda tampan yang merupakan putra dari kyai pengasuh pesantren dikingkungannya. Malam itu gadis yang cakap dipanggil Kia itu secara sengaja masuk ke dalam kamar pria yang sering di panggil Gus Beren oleh para santri. Kia memasukkan obat perangsang dan alkohol secara bersamaan pada teh yang disajikan oleh Santri dan akan di minum oleh Gus Beren. Alhasil, malam itu tanpa sadar Gus Beren menyetubuhi Kia yang bersembunyi dibalik tirai gorden kamarnya, saat Gus Beren tengah membersihkan badan di kamar mandi setelah acara pengangkatan pengasuh baru di adakan di pesantren yang di miliki abahnya. Hubungan satu malam itu berakhir duka bagi Kia. Ia tidak pernah menyangka bahwa dari hubungan itu ia akan mengandung anak dari Gus Beren, tapi sayangnya Gus Beren tidak mau bertanggung jawab atas anak itu. Karena bagaimana pun anak itu tetap akan bernasab pada ibunya, sebab ia hadir sebelum terjadinya Ijab Qobul pernikahan. Apalagi Kia baru mengetahui, jika Gus Beren sudah memilik istri yang di nikahi secara siri, karena saat ini istri Gus Beren masih melanjutkan pendidikannya di Mesir. Kia teringat akan perbuatan papanya Arman beberapa waktu yang lalu, ia membawa Cantika yang merupakan wanita selingkuhannya ke rumah dan melakukan perbuatan mesum di depan mamanya Arini. Mungkinkah yang terjadi saat ini merupakan balasan atas perbuatan Arman, yang telah menyakiti Arini. Bukan hanya itu, Arman juga sering melampiaskan amarah pada mamanya dan juga kakaknya Zoni saat mereka memberontak kelakuan Arman untuk bermain panas dengan Cantika. Kata-kata Kia terngiang begitu dalam pada ingatan Arman, yang menyiratkan kebencian dari seorang putri yang sangat ia sayangi. Arman tak pernah begitu menyesal atas perlakuannya dan perkataannya yang sering menyakiti Arini dan Zoni, tapi untuk Kia, dia benar-benar menyesal karena telah membuat putri kesayangannya itu kecewa dan berkata kasar padanya. Teringat pada masa lalu kelam tentang Rania yang harus mati akibat ulah Ayah Arman, ia takut hal itu terulang kembali pada Kia. Akankah Kia bisa mendapatkan keadilan serta tanggung jawab dari Gus Beren untuk anak yang dikandung? Sedang usianya saat ini masih belum cukup umur untuk melangsungkan pernikahan karena ia baru 9 SMP. Ataukah ia akan menjalani sisa-sisa hidup dengan karma yang telah papanya perbuat selama ini? Siapakah Rania, yang menyisakan luka begitu dalam bagi Arman?
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
9.0
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, perempuan yang dahulu ia anggap tidak menarik. Ia terkejut saat mengetahui mantan istrinya tersebut adalah pewaris tunggal konglomerat sekaligus pemilik baru perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah konflik perebutan kekuasaan yang membahayakan nyawanya, Shinta harus berjuang mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Beruntung, ada Raka yang selalu siap melindungi Shinta, menumbuhkan harapan akan hadirnya cinta sejati di antara mereka.
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Nasib tragis menimpa calon ratu iblis, Yun Xiaowen, setelah bertemu Liuu Qiang Wen. Demi ambisi menguasai tujuh dunia, kaisar manusia kejam berjuluk The Cyanide King itu tega membantai orang tua Xiaowen. Pernikahan mereka pun terjadi tanpa cinta, di mana Xiaowen hanya dijadikan pion politik yang dimanfaatkan kelemahannya. Di tengah penderitaan tanpa akhir, Xiaowen meratapi hidupnya yang hancur sekaligus bimbang, apakah masih ada sedikit ketulusan di hati sang kaisar.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati
8.7
Demi menebus dosa masa lalunya yang kelam, pendekar Permana Brata mengembara untuk menyebarkan kebaikan. Mengandalkan jurus Sepuluh Syair Bumi Pertiwi serta senjata legendaris Pedang Kebenaran Sejati, ia juga bertekad kuat mencari keberadaan orang tuanya. Berbagai rintangan besar tidak membuat langkahnya surut. Permana memegang teguh prinsip hidupnya untuk melibas segala kejahatan dan kebatilan, demi mewujudkan kedamaian yang hakiki di muka bumi.