APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah menyajikan kisah misteri modern berselimut fiksi ilmiah yang menegangkan. Demi menyelamatkan adik angkat mereka, orang tua kandung sang protagonis tega membawanya ke meja hijau untuk merebut paksa jantungnya. Di bawah pengawasan panel berisi seratus orang, sebuah teknologi komputer mutakhir digunakan untuk membongkar isi memori mereka demi menentukan kepemilikan organ tersebut. Meski dituduh berhati keji dan diduga akan melarikan diri, ia justru hadir di persidangan. Namun, saat proyeksi ingatannya mulai diputar di hadapan publik, rahasia masa lalu yang terungkap justru menguras air mata semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 1

Demi mendapatkan jantungku untuk mengobati penyakit adik angkatku, orang kandungku membawaku ke pengadilan.

Hakim menggunakan teknologi komputer terbaru untuk mengekstrak ingatan kami. Persidangan dilakukan oleh panel yang terdiri dari 100 orang.

Jika persidangan berhasil, organ tubuhku akan menjadi milik orang tuaku.

Orang tuaku mengira aku tidak berani hadir.

Karena dalam pikiran mereka, aku adalah orang yang berhati keji.

Tapi ketika tayangan ingatanku diputar di persidangan, semua orang menangis.

Di pengadilan, layar sepanjang satu meter mulai menampilkan komentar live chat penonton.

"Orang pertama yang berani datang menghadiri pengadilan!"

"Penjahat cuma bisa menunduk di hadapan bukti yang kuat."

"Pertunjukan menarik akan segera dimulai."

Sebelum memulai, hakim memberikan nasihat terakhir kepadaku.

"Terdakwa, apakah Anda mengerti proses persidangan dan memahami konsekuensi dari persidangan ini?"

Setelah aku diputuskan bersalah, aku akan disuntik mati saat itu juga. Dan hak atas organ tubuhku akan menjadi milik orang tuaku.

Pada saat itu, jantungku akan diambil untuk mengobati penyakit Cindy.

Di meja penggugat, orang tua kandungku menatapku dengan jijik.

Mereka sangat yakin akan memenangkan persidangan ini.

Aku tidak mengerti. Aku adalah anak kandung mereka, tapi mereka menyiksaku, membenciku, dan menyakitiku selama sepuluh tahun.

Pada akhirnya, bahkan mereka ingin merampas jantungku.

Aku berkali-kali curiga bahwa putri kandung mereka adalah Cindy, yang duduk di samping mereka.

Sayangnya, Cindy mengenakan masker dan kacamata hitam. Aku tidak bisa melihat ekspresinya.

Sambil memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam, aku menatap juri dengan tegas.

"Silakan mulai!"

Hakim menoleh ke meja penggugat.

"Penggugat, apakah kalian mengerti proses persidangan ...."

Tanpa menunggu hakim menyelesaikan kalimatnya, ibuku menyela dengan suara melengking, "Kami orang tuanya, kami nggak mungkin kalah!"

"Cepat dimulai! Cindy nggak bisa menunggu terlalu lama!"

Persidangan secara resmi dimulai.

Tuduhan pertama: menolak untuk memenuhi kewajiban memberi nafkah, dan bersenang-senang di luar tanpa peduli pada ayahnya yang sakit parah.

Di layar, Ibu menyeka air mata dan menjelaskan duduk perkaranya.

Mulai dari kondisi keluarga yang kurang mampu dan ayahku bekerja keras membiayai sekolahku sampai kuliah. Lalu tentang aku yang tidak pernah sekali pun pulang untuk menjenguk Ayah saat sakit parah dan terbaring di tempat tidur, dengan alasan terlalu sibuk di kampus.

Tagihan rumah sakit tidak dibayarkan tepat waktu, mengakibatkan kaki kiri ayahku cacat seumur hidup.

"Ya Tuhan, nggak manusiawi!"

"Anak durhaka! Belajar tinggi-tinggi nggak ada hasilnya!"

Komentar-komentar yang muncul satu per satu dipenuhi emosi. Di layar, tampak ibuku mencoba meneleponku berulang kali, bahkan membawa ayahku yang cacat ke kampus untuk mencariku. Tapi tidak ada yang berhasil.

Bahkan hakim pun merasa adegan itu sangat keterlaluan.

Orang tuaku di meja penggugat tampak puas. Cindy juga tampak mengangkat dagunya.

Aku duduk di kursi terdakwa. Para staf segera memasangkan alat untuk mengekstraksi ingatan. Suara arus listrik berdesing, dan kepalaku terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum.

Tapi aku mengatupkan bibir rapat-rapat dan tidak bersuara sedikit pun.

Beberapa detik kemudian, dua kata dalam tulisan besar muncul di layar persidangan.

"Tidak bersalah."

Ratusan tanda tanya segera memenuhi kolom komentar.

"Mana mungkin dia nggak bersalah!"

Sedangkan ibuku menundukkan kepalanya dengan raut wajah agak bersalah.

Kali ini, ingatanku lah yang diputar.

Ketika aku berusia delapan tahun, Cindy tiba-tiba datang dan tinggal di rumahku.

Mobil yang aku tumpangi bersama Cindy dan orang tuanya mengalami kecelakaan dan orang tuanya meninggal di tempat.

Ayahnya adalah sahabat dekat ayahku. Ayahku merasa berkewajiban membawa Cindy ke rumah dan mengasuhnya.

Ibuku langsung setuju, karena dia memang suka Cindy sejak awal.

Setelah hari itu, hidupku berubah menjadi neraka.

Cindy harus mendapatkan apa pun yang dia inginkan. Bahkan sampai buku-buku pelajaran dan buku PR milikku.

Aku tidak mau. "Nanti aku dimarahi Bu Guru."

Ayahku langsung menamparku.

"Dia anak yatim piatu. Apa susahnya kamu berikan buku PR-mu untuknya?"

Di hari tes masuk SMA, Cindy mengatakan bahwa dia suka dengan semua pulpenku dan ingin memilikinya.

Aku menolak memberikannya.

Ayahku mengambil sapu dan memukuliku dengan keras.

"Anak egois sialan. Apa susahnya memberikan pulpen? Cepat berikan ke Cindy!"

Aku menjerit kesakitan, tapi ibuku memeluk Cindy dan menghiburnya, membujuknya agar berhenti menangis.

"Nggak apa-apa, nanti Ibu belikan yang baru."

Cindy berkata sambil terisak, "Tapi ... pulpen itu sepertinya hadiah dari Ibu untuk ulang tahunku kemarin ...."

Aku tidak peduli apa-apa lagi dan mengeluarkan kotak pensilku dengan tangan gemetar dan berteriak, "Jangan pukul aku, aku berikan semuanya untukmu. Aku nggak mau lagi!"

Aku tidak bisa ikut tes masuk SMA hari itu.

Aku pun kehilangan kesempatan untuk melanjutkan sekolah ke SMA.

"Kamu anak bodoh, apa gunanya sekolah?"

Ayah sangat meremehkanku, tapi dia berubah lembut saat menatap Cindy.

"Nggak seperti Cindy yang selalu masuk sepuluh besar."

Tapi aku selalu mendapat nilai tinggi dan tidak pernah keluar dari peringkat sepuluh besar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cold-hearted girl
9.4
Nyawa seorang ilmuwan jenius terancam bahaya besar setelah ia berhasil menciptakan sebuah penemuan krusial. Demi keselamatannya, seorang pembunuh bayaran wanita yang tangguh ditugaskan dalam misi khusus untuk melindunginya. Namun, di tengah situasi menegangkan yang mengintai mereka, benih asmara justru tumbuh. Pertemuan intens ini memicu konflik batin dalam diri sang gadis, saat dedikasi profesionalnya perlahan berubah menjadi cinta mendalam.
Sampul Novel Hot Love - George & Regina
9.8
Akibat terlalu asyik memadu kasih hingga bangun kesiangan, George, seorang agen CIA, dan Regina dari KGB, gagal mengeksekusi misi pembunuhan presiden musuh. Kini, apartemen mereka dihujani tembakan dari helikopter Apache. Diburu oleh organisasi masing-masing serta tentara bayaran, sepasang kekasih ini harus berjuang menyelamatkan diri. Di tengah pelarian maut yang menegangkan, gairah membara tetap menyelimuti keduanya. Mampukah mereka bertahan dari kepungan global?
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku
7.9
Sepuluh tahun pernikahan penuh kebencian berakhir tragis saat Richard Starling tewas demi menyelamatkan istrinya dari kecelakaan. Kematian itu meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang, termasuk mertua yang menyalahkan sang istri. Ketika penemuan mesin waktu tiga tahun kemudian memberinya kesempatan kedua, sang protagonis memutuskan kembali ke masa lalu. Kali ini, ia bertekad melepaskan hubungannya dengan Richard dan membiarkannya hidup bahagia tanpa dirinya.
Sampul Novel Love and Virus
8.1
Dunia terancam oleh kehancuran akibat Summer Erithropenia Syndrome, virus mematikan yang mengubah manusia menjadi seperti zombie. Di tengah situasi genting ini, Wizard berhasil menciptakan obat penawar, namun proses produksi massalnya menghadapi rintangan berat. Bersama Alvaro dan Emma, mereka berjuang menyelesaikan misi penyelamatan bumi ini. Sayangnya, konflik asmara segitiga yang rumit justru menguji profesionalisme ketiganya di sela pertarungan melawan wabah berbahaya tersebut.
Sampul Novel PRIA BERKEKUATAN MONSTER DI DALAM DINDING YANG TIDAK AKAN MUDAH DI HANCURKAN
8.2
Akibat eksperimen kejam, Shin yang berasal dari kalangan bawah kini memiliki kekuatan monster. Di bawah dominasi Maou selama berabad-abad, kepemimpinan manusia mulai diragukan. Shin bersama rekan-rekannya bertekad meruntuhkan pemerintahan yang tidak adil ini sekaligus membongkar rahasia besar yang tersembunyi. Mampukah mereka memulihkan dunia, ataukah kehancuran akibat dosa masa lalu ini mustahil diperbaiki? Siapakah yang akan punah terlebih dahulu?
Sampul Novel Tingkat Nol Cinta, Bagian 2
9.7
Pelanggaran aturan sakral oleh Lucía Vega dan Bruno Ortega akhirnya terdeteksi sistem NCA. Hubungan terlarang mereka kini terancam oleh Julián Iriarte, analis yang mulai mengendus konspirasi emosional ini. Lucía dan Bruno tidak lagi tunduk, menjadikan cinta mereka senjata untuk mengancam stabilitas kekuasaan. Tanpa jalan kembali, mereka harus menghadapi perang terbuka saat semua topeng hancur dan masa lalu menghantui. Demi menang, mereka siap menghancurkan segalanya.