APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pasti Ada yang Mencintaimu

Pasti Ada yang Mencintaimu

Setelah enam tahun mendampingi Felix Darian, Silvia akhirnya mengutarakan keinginannya untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Namun, Felix menolaknya dengan canggung, berdalih bahwa fokus utamanya saat ini adalah mengamankan pendanaan penting bagi perusahaannya. Menanggapi penolakan tersebut dengan senyuman tenang tanpa beban, Silvia membiarkan Felix tenggelam dalam kesalahpahamannya. Felix tidak menyadari bahwa keputusan Silvia untuk menikah sudah bulat, hanya saja sosok pengantin pria yang dipilihnya bukanlah dirinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sesampainya di rumah, aku duduk termenung di sofa untuk waktu yang lama.

Tanda-tanda keretakan hubunganku dengan Felix sebenarnya sudah muncul sejak bulan lalu.

Awalnya aku benar-benar tidak mengerti, bagaimana mungkin cinta bisa berubah secepat itu?

Setiap kali aku mencurigai hubungan Felix dengan Yoana, dia akan selalu berkata, "Kamu terlalu banyak berpikir. Aku hanya menganggap dia sebagai adikku, jadi aku lebih perhatian padanya."

Awalnya, aku sungguh memercayainya.

Karena kebaikan Felix padaku tidak mungkin palsu. Aku juga sangat yakin kalau dia mencintaiku.

Sampai suatu hari saat menghadiri pesta bersama temannya, Felix mabuk berat. Aku pun datang menjemputnya.

Dari mulut temannya yang juga mabuk, aku tidak sengaja mendengar kebenarannya.

"Felix dan Yoana ... mereka tumbuh besar bersama. Sebelum dia mengejarmu, dia pernah menyatakan cinta pada Yoana terlebih dulu, tapi Yoana menolaknya."

"Mana bisa hubungan sedekat itu dilupakan dengan mudah?"

"Alasan Felix mengejarmu itu ... karena senyummu mirip Yoana."

"Tapi tenang saja, kami semua sudah menasihati Felix untuk serius bersama denganmu. Dulu, Yoana itu pasti menolak Felix karena dia miskin. Sekarang melihat kariernya yang melejit naik, wanita itu pun mendatanginya."

...

Tut, tut, tut ....

Baru ketika suara pengingat dari teko elektrik tanda obat tradisional sudah matang berbunyi, aku baru tersadar kembali.

Satu gelas obat tradisional berwarna coklat gelap aku habiskan. Rasa pahitnya begitu menusuk hati. Aku memandang rumah yang sudah aku tata dengan rapi ini, lalu membuat tanda pada tanggal di kalender.

Tersisa 14 hari.

Setelah itu, aku mulai pelan-pelan membereskan rumah.

Kota Jawan dan Kota Bana masing-masing terletak di selatan dan utara. Barang bawaan yang bisa aku bawa terbatas.

Aku membuang semua sisanya.

Aku tidak suka barang-barangku disentuh orang lain, terlebih lagi oleh wanita Felix berikutnya.

Setelah dua kali naik turun untuk membuang barang, tenagaku sudah habis. Aku hanya bisa membereskan sisanya nanti.

Selesai mandi, aku membuka media sosial, langsung melihat unggahan Yoana.

[Siang hari dia adalah bos yang dingin, tapi di malam hari dia rela mengantre untuk membelikanku kue. Katanya, dia ingin menebus semua waktu yang hilang selama ini. Senangnya!]

Terlampir foto kue stroberi. Di tangan yang memegang kue itu, melingkar sebuah jam tangan pria yang jelas bukan milik Yoana.

Itu adalah jam tangan pasangan, seperti yang ada di tanganku.

Pada saat itu, aku menemani Felix menyelesaikan proyek pertama perusahaan setelah lembur berhari-hari.

Itu juga merupakan proyek yang melambungkan reputasi perusahaan.

Meskipun seminggu penuh hampir tidak tidur, Felix tetap penuh semangat. Dia menarikku ke mal untuk membeli jam tangan pasangan yang dulu diam-diam aku simpan fotonya.

Aku mengatakan bahwa benda itu terlalu mahal.

Namun, Felix bersikeras membelinya. Dia memakaikannya ke tanganku, memelukku, lalu berkata dengan sungguh-sungguh, "Silvia, aku harus memberikan sendiri semua yang kamu suka."

Selain saat mandi dan tidur, jam tangan itu tidak pernah lepas dari pergelangan tangan Felix.

Asisten Felix sebelumnya dipecat hanya karena tidak sengaja membasahi jam itu.

Semua orang tahu bahwa Felix mencintaiku.

Sekarang, jika aku pikir-pikir lagi, itu semua hanya lelucon.

Tidak ada yang tahu bahwa dalam tatapan penuh cinta yang pria itu arahkan padaku, sebenarnya dia sedang membayangkan orang lain.

Aku menghela napas panjang, melepaskan jam tangan itu, mengambil beberapa gambar, lalu mengunggahnya ke platform jual beli barang bekas.

Felix lagi-lagi tidak pulang semalaman.

Keesokan harinya, aku bangun siang hari, lalu pergi ke kantor untuk mengurus prosedur pengunduran diri.

Beberapa tahun terakhir setelah perusahaan berjalan stabil, tugasku hanya fokus di bagian desain.

Namun, dalam perjalanan dari departemen desain ke departemen personalia, anehnya banyak orang yang mengucapkan selamat padaku.

Aku merasa bingung. Ketika aku akan bertanya pada Liana, pegawai dari departemen personalia, dia menarikku ke dalam kantor, lalu berkata, "Katakan padaku, apa kamu dan Felix akan menikah?"

"Apa?"

Aku tercengang.

Liana adalah salah satu karyawan paling lama di perusahaan, jadi dia sudah terbiasa bicara apa adanya denganku. Liana lanjut bertanya, "Benarkah itu? Semua sudah sampai tahap ini, tapi kamu masih ingin menyembunyikannya? Felix heboh sekali sampai semua orang tahu kalau dia ingin melamarmu!"

Aku mengerutkan kening, lalu bertanya, "Apa yang sebenarnya terjadi?"

Liana menutup mulutnya dengan tangan, lalu berkata, "Kamu benar-benar nggak tahu? Jangan-jangan dia berencana memberi kejutan ...."

"Tolong ceritakan dengan jelas," kataku.

"Jadi ...."

Liana sempat merasa ragu, tetapi akhirnya dia memutuskan untuk berpihak padaku. Dia menjelaskan, "Tadi ada yang melihat toko bunga mengirimkan pesanan untuk Felix. Itu adalah satu bagasi penuh mawar merah muda! Hari ini bukan ulang tahunmu atau hari jadi kalian. Kalau bukan melamar, untuk apa lagi?"

Mawar merah muda.

Aku ingat dua bulan lalu, saat Yoana datang ke Kota Jawan, Felix menjemputnya di bandara dengan membawa mawar merah muda juga.

Jariku perlahan mengusap telapak tangan.

Aku mengerutkan bibirku, tidak mengatakan apa-apa. Liana melirik tanganku, lalu bertanya, "Apa ini?"

"Aku ingin mengundurkan diri," kataku.

"Pantas saja!"

Tiba-tiba, Liana tampak tersadar. Dia berkata, "Pasti ini lamaran, 'kan? Kamu sudah bersiap-siap mengundurkan diri untuk menjadi istri dan ibu yang baik. Ayo sini, aku akan menandatanganinya."

"Baiklah," balasku.

Aku tidak menjelaskan apa pun, langsung menyerahkan dokumen itu.

Sambil menandatangani dokumen, Liana mengeluh, "Felix ini benar-benar hebat. Dia bahkan nggak memberitahuku lebih dulu. Aku jadi harus segera mencari penggantimu. Di mana aku bisa menemukan direktur desain sepertimu?"

"Nanti kamu hanya perlu meminta Felix menandatanganinya, lalu semuanya beres."

Setelah selesai memberikan tanda tangan, Liana mengembalikan berkas, lalu menambahkan dengan nada tulus, "Silvia, aku nggak tahu keputusanmu untuk mengundurkan diri ini benar atau salah, tapi sebagai teman lama, aku mendoakan agar kamu bahagia! Semoga Felix nggak membuatmu kecewa."

"Tenang aja, aku pasti bahagia," balasku.

Hanya saja, itu tidak ada hubungannya dengan Felix.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bingkisan Daster Bekas Mertua
8.6
Kehidupan rumah tangga sepasang suami istri berada di ujung tanduk akibat campur tangan ibu mertua yang menguasai seluruh aspek keuangan. Sang suami tidak berdaya dan dituntut selalu patuh pada setiap titah ibunya. Di bawah dominasi keluarga yang begitu kuat serta hilangnya hak mandiri dalam pernikahan, mampukah cinta mereka bertahan? Ikuti perjuangan mempertahankan ikatan pernikahan di tengah bayang-bayang kendali sang mertua.
Sampul Novel Cerita Dewasa Penuh Gairah
8.8
Kisah romansa modern ini menyajikan eksplorasi gairah yang mendalam dan intens bagi pembaca dewasa. Mengingat banyaknya narasi serta adegan sensual yang dihadirkan di setiap bab, kedewasaan dan kebijaksanaan Anda sangat diperlukan sebelum mulai membaca. Karya fiksi ini dirancang khusus untuk audiens yang telah cukup umur. Pastikan Anda siap menyelami rangkaian momen penuh keintiman yang ada di dalam buku ini.
Sampul Novel Cinta & Selingkuh
8.9
Dunia Stela runtuh seketika saat ia memergoki suaminya berselingkuh di depan matanya sendiri. Meski hatinya hancur lebur melihat pria yang dicintainya bermesraan dengan wanita lain, ia menolak untuk menyerah dan pergi begitu saja. Di tengah rasa sakit yang mendalam, Stela memilih bertahan demi menjalankan rencana balas dendam yang matang. Ia bertekad membuat sang suami membayar mahal kesalahannya dan merasakan kepedihan serupa yang kini tengah ia rasakan sendirian.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Mantan Suami Ingin Aku Kembali
8.6
Tiga tahun Kirana bertahan dalam pernikahan penuh hinaan bersama Reza. Begitu cinta lama sang suami datang lagi, ia memilih mundur demi mencari kebahagiaan baru. Reza yang angkuh yakin mantan istrinya akan berlutut memohon rujuk. Dugaan itu meleset saat ia melihat Kirana justru asyik merayakan kebebasan dan dikelilingi banyak pria di bar. Sadar Kirana telah berpaling, kepanikan mulai melanda Reza. Kini giliran dirinya yang harus berjuang keras merebut kembali hati Kirana.
Sampul Novel Di Antara Dua Pria Yang Kucinta
9.6
Hesti sangat terpukul saat mengetahui Haris melakukan vasektomi diam-diam akibat trauma masa lalu. Kecewa karena impian memiliki anak kandas, ia pun memutuskan bercerai. Demi mendapatkan keturunan, Hesti nekat menemui Samuel di sebuah klub malam hingga sepakat menjalin hubungan intim. Namun, situasi rumit muncul ketika Haris kembali untuk meminta maaf dan bersedia memulihkan kondisinya demi Hesti. Kini, Hesti pun terjebak dalam dilema besar di antara dua pria.
Sampul Novel Istri Serakah
8.1
Aku terlambat menyadari bahwa wanita yang kunikahi memiliki ambisi yang sangat gelap. Dia tidak hanya mengincar seluruh harta kekayaanku, tetapi juga ingin menguasai total kehidupanku. Buta karena cinta, aku baru tersadar setelah semua kekayaanku habis dirampas oleh keserakahannya. Kini, hidupku telah hancur lebur tanpa sisa. Penyesalan terdalam pun datang menghampiri saat seluruh hal yang pernah kuperjuangkan kini telah lenyap sepenuhnya.