APKDock Logo
Sampul Novel Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

9.7 / 10.0
Kekasihku selalu menolak bertemu orang tuaku, tetapi ia justru menyamar menjadi calon istri mantan pacarnya di hadapan keluarga besar pria itu. Ironisnya, sandiwara mesra tersebut digelar di dalam rumah pernikahan yang telah kusiapkan untuk masa depan kami. Ia tidak menyadari bahwa mantan kekasihnya adalah sepupu jauhku. Demi menjaga kebohongannya agar tidak terbongkar, ia bahkan mengancam akan memutuskan hubungan kami. Namun, kepanikannya memuncak saat aku dengan tenang menawarkan seluruh perlengkapan pernikahan yang telah kupersiapkan sebagai hadiah untuk mereka berdua.

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku Bab 1

Pacarku selalu menghindar jika disuruh bertemu dengan orang tuaku. Namun, dia malah diam-diam menyamar sebagai calon istri mantannya dan bertemu dengan semua kerabat mantannya. Ironisnya, tempat pertemuan mereka adalah di rumah pernikahan yang kupersiapkan untuk kami.

Yang tidak dia sadari, aku ternyata adalah sepupu jauh dari mantan pacarnya.

Pacarku berpura-pura tidak mengenaliku. Dia merangkul mantannya dengan mesra sambil berkata, "Rumah ini dibeli suamiku dengan tunai." Semua kerabat memuji mereka sebagai pasangan yang harmonis.

Takut rahasianya terbongkar, pacarku mendekatiku dan memberikan peringatan, "Aku cuma bantu teman supaya dia nggak didesak nikah. Kalau kamu berani mengacaukan ini, kita putus."

Dengan senyuman sinis, aku memberinya ucapan selamat yang tulus, "Kalau ternyata aku dan sepupuku punya selera yang sama soal rumah dan wanita, aku sudah persiapkan beberapa perlengkapan pernikahan yang pasti disukai sepupuku. Akan kuhadiahkan untuk kalian."

Akhirnya, pacarku terlihat panik.

[ Aku berjodoh sekali sama sepupu jauhku ini. Rumah pengantinnya di kompleks yang sama, bahkan lantai dan nomor rumahnya juga sama. Apa aku yang salah lihat gedungnya? ]

Diam-diam aku mengirim pesan kepada pacarku, Dewi, sambil mengeluh tentang kebetulan yang aneh ini.

Baru saja pesan itu dikirimkan, sepupu jauhku, Rayhan, keluar dari kamar bersama calon istrinya. Suara sorak-sorai terdengar dari para kerabat yang hadir, sementara calon pengantin wanita menutupi wajahnya karena malu. Namun, hanya aku yang berdiri terdiam di tempat.

Sampai ibuku menyikut lenganku dan berkata dengan nada kecewa, "Tuh lihat, adik sepupumu saja sudah mau nikah. Kamu kapan? Selalu saja ngomong mau bawa pacarmu yang entah benaran atau nggak itu datang. Kapan kamu benar-benar mau tunjukkin pacarmu itu?"

'Bu, sebenarnya Ibu sudah pernah lihat pacarku. Yang berdiri malu-malu di samping pria lain sekarang, itulah pacarku, Dewi.'

Aku tidak berani mengatakannya karena takut ibuku akan terkena serangan jantung di tempat.

Saat masuk ke kompleks ini tadi, aku sudah merasa aneh. Kenapa aku dan sepupu jauh ini bisa begitu kebetulan, sampai-sampai rumah pernikahan kami berada di kompleks yang sama?

Semakin lama aku berjalan, rasanya semakin aneh. Ternyata bukan hanya gedung yang sama, tapi juga lantai dan unit yang sama. Sekarang aku sadar, ternyata itu adalah rumah yang sama.

Kunci rumah pernikahan itu sudah kusimpan baik-baik di rumahku, jadi seharusnya tidak mungkin bisa tersebar kemana-mana. Itu sebabnya, aku mengira mungkin aku salah lihat gedung. Namun ketika Dewi muncul, semuanya menjadi jelas bagiku.

Hal seperti ini biasanya dilakukan oleh pengkhianat dari kalangan sendiri. Sebab, kita tidak pernah mewaspadai orang yang kita cintai. Alasan itu jugalah yang membuat mereka lebih mudah menusukkan pisau ke titik terlemah di hati kita.

Sekarang, Dewi dan Rayhan, pasangan "calon pengantin" itu, terlihat begitu mencolok di antara para kerabat yang mengelilingi mereka. Tangan Rayhan melingkari pinggang Dewi dengan mesra. Dewi yang seakan-akan merasa pelukan itu masih kurang dekat, menarik tangan Rayhan lebih erat lagi.

Adegan itu seolah-olah diputar dalam gerakan lambat di hadapanku. Setiap detailnya terlihat sangat jelas. Dalam diriku, kepedihan dan kemarahan bercampur menjadi satu. Aku ingin segera pergi dari tempat ini.

Namun, yang terdengar di telingaku hanyalah ucapan selamat dari kerabat untuk mereka.

"Rayhan beruntung banget ya bisa dapat istri secantik ini. Semoga langgeng sampai tua."

"Calon pengantinnya memang serasi banget sama Rayhan. Sepertinya mereka sudah pacaran sejak kuliah. Aku bahkan pernah lihat foto mereka, mesra banget."

Kata-kata itu membuat kakiku terasa seperti terpaku di tempat.

Barulah aku teringat, Dewi pernah punya pacar yang bernama Rayhan saat kuliah. Teman-temannya pernah bercanda padaku dengan menceritakan betapa menggebu-gebunya cinta Dewi dan Rayhan kala itu.

Ternyata hubungan mereka memang begitu sulit dilupakan, bahkan berlangsung sampai sekarang. Sementara itu, aku hanya dijadikan lelucon dalam kisah mereka.

Dari kejauhan, Dewi dan Rayhan mulai menyapa kerabat satu per satu, hingga akhirnya mereka tiba tak jauh dariku.

Saat Dewi melihatku, terlihat jelas ekspresi terkejut dan canggung di matanya. Namun, dia buru-buru menutupi perasaannya dan tetap tersenyum cerah seperti seorang calon pengantin yang siap menikah. Dia berpura-pura tidak mengenaliku dan mencoba untuk mengobrol dengan orang lain.

Namun, yang diraihnya malah tangan ibuku. "Terima kasih, Tante. Nanti harus makan dan minum yang banyak ya," ucapnya penuh keramahan.

Ibuku yang tidak tahu bahwa Dewi adalah pacarku, memberikan ucapan selamat yang tulus dan kagum pada kerabat jauhnya, "Wah, kamu beruntung sekali, Nak. Rayhan ini memang luar biasa, rumah pernikahannya pun sudah disiapkan."

Dewi yang juga tidak mengenali ibuku, mengira beliau adalah kerabat Rayhan. Dengan nada bangga, dia berkata, "Rumah ini dibeli suamiku sebagai hadiah untukku."

"Oh, ya ampun! Mesranya sudah panggil suami sekarang!" Ibuku tertawa sambil bercanda, lalu menyikutku lagi seolah-olah berkata, "Lihatlah, mereka bahkan sudah beli rumah."

'Tapi, Bu, rumah ini sebenarnya dibeli oleh anakmu.'

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali bersama seorang wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menjanjikan pesta pernikahan formal sebagai ganti atas keputusannya menikahi perempuan itu. Statusku sebagai putri bangsawan dan menantu konglomerat membuatku menolak keras menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan, aku akan membuat hidupnya hancur hingga dia jatuh miskin.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong Alif dan Hana ke sebuah apartemen sederhana. Di hunian baru itu, takdir mempertemukannya dengan Yudha, duda menawan yang juga berjuang mengasuh putrinya, Mira, pasca-tragedi memilukan. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan memantik getaran rasa di hati mereka yang sama-sama terluka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi masa lalu atau berani membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah didera kemalangan setelah orang tuanya menjadikan dirinya jaminan utang pada mafia kejam. Kini ia terkurung dalam kehidupan bak penjara, sembari terus dihantui oleh trauma masa lalu yang begitu kelam. Di tengah penderitaan ini, Alena bertekad mencari tahu alasan mengapa orang tuanya tega meninggalkannya dalam bahaya. Mampukah ia bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan