APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pacar Kontrak Berbalut Cinta

Pacar Kontrak Berbalut Cinta

Sejak kecil, Tasya dan Kyler selalu bermusuhan. Namun, situasi mendesak memaksa mereka bersatu. Tasya harus segera mencari pasangan karena tekanan keluarganya, sedangkan Kyler berniat membalas dendam pada sahabat yang mengkhianatinya. Mereka akhirnya sepakat menjalin hubungan kontrak yang mengagetkan semua orang. Meski terpaut usia jauh dan awalnya saling benci, perasaan cinta perlahan tumbuh di antara mereka. Akankah sandiwara ini menjadi nyata?
Bab
Bagikan

Bab 1

Tasya memandangi pantulan dirinya di cermin dengan tatapan kosong. Riasan tipis di wajahnya tidak mampu menutupi kegelisahan yang sudah lama terpendam. Di luar, suara tawa riang dari tamu-tamu yang datang untuk merayakan ulang tahun ayahnya semakin memekakkan telinga. Tapi di dalam hatinya, hanya ada satu perasaan: terperangkap. Terperangkap dalam dunia yang tidak pernah ia pilih, terperangkap oleh ekspektasi keluarganya yang seolah tak pernah berhenti menekan.

"Sudah siap?" suara lembut ibu Tasya terdengar di balik pintu kamar, membuat Tasya tersentak.

Tasya menoleh, menghela napas sebelum akhirnya membuka pintu. Ibu Tasya berdiri dengan senyuman hangat, meski jelas terlihat ada kekhawatiran di matanya. Wanita itu mendekat dan merapikan beberapa helai rambut Tasya yang tergerai.

"Tasya, kau tahu betapa pentingnya hari ini untuk keluarga kita, bukan?" Ibu Tasya berkata dengan nada lembut namun penuh penekanan. "Ayahmu berharap banyak pada hubungan ini."

Tasya memaksakan senyum yang terlihat dipaksakan. "Aku tahu, Bu. Tapi aku... aku hanya merasa seperti burung dalam sangkar." Kata-katanya terdengar lirih, penuh kebingungan.

Ibu Tasya menghela napas, seolah sudah terbiasa mendengar keluhan tersebut. "Aku mengerti, sayang. Tapi ini semua demi masa depanmu. Semua ini akan terasa lebih baik jika kau mulai menerima keadaan ini."

Tasya tidak menjawab. Ia hanya mengangguk pelan, meski hatinya terasa semakin berat. Tidak peduli berapa banyak usaha ia lakukan untuk memenuhi keinginan orang tuanya, rasa cemas itu tidak pernah hilang. Apa yang mereka tidak pahami adalah, ia tidak pernah meminta untuk dipaksa menikah. Ia tidak pernah meminta untuk dijodohkan dengan seseorang yang bahkan belum pernah ia kenal, apalagi merasa ada keterikatan emosional dengan orang tersebut.

Setelah mengucapkan selamat tinggal pada ibunya, Tasya turun ke ruang tamu, tempat ayah dan tamu-tamu sedang berkumpul. Namun, tatapannya segera tertuju pada satu sosok yang jelas tidak bisa ia abaikan-Kyler, pria yang menjadi sumber dari hampir semua kekacauan dalam hidupnya.

Kyler, lelaki tinggi dengan rambut cokelat gelap yang rapi, tampak sedang berbicara dengan beberapa tamu pria di ujung ruangan. Auranya yang penuh percaya diri memancar jelas. Sebagai anak bungsu dari keluarga bisnis yang terkenal, Kyler selalu menjadi pusat perhatian, meskipun tidak pernah sekalipun ia mau terlibat dalam drama sosial keluarga. Itulah sebabnya Tasya selalu merasa kesal-Kyler adalah cermin dari segala yang ia benci dalam hidupnya. Ketidakpeduliannya, ketajaman sikapnya, dan yang paling membuatnya marah, adalah bagaimana ia selalu bisa lepas dari segala situasi tanpa pernah merasa terbebani oleh apapun.

Tasya berusaha menghindari tatapannya, tapi Kyler sudah menangkap pandangannya. Senyum dingin terulas di wajah pria itu, sebuah senyuman yang sudah cukup mengisyaratkan betapa ia menikmati ketegangan yang ada di udara.

"Kau terlihat berbeda malam ini, Tasya," Kyler tiba-tiba muncul di sampingnya, suara rendahnya menambah ketegangan yang sudah melingkupi ruangan.

Tasya mendelik tajam. "Apa yang kau inginkan, Kyler?"

Kyler tertawa pendek, tidak peduli dengan ketajaman nada suaranya. "Aku hanya ingin memastikan kalau aku tidak salah lihat. Kau benar-benar datang ke sini untuk... apa? Menjadi pacarku? Atau hanya ingin menghindari pertanyaan tentang pernikahan?" Kyler mengangkat alisnya dengan penuh sindiran.

Tasya merasa darahnya mendidih, tapi ia menekan emosinya. "Aku tidak perlu penjelasan dari orang sepertimu."

Kyler hanya mengangkat bahu, seperti biasa, tidak terpengaruh dengan sikapnya. "Tenang saja, Tasya. Aku di sini bukan untuk memperumit hidupmu lebih jauh. Lagipula, kita berdua sudah sepakat, bukan?"

Tasya menggertakkan giginya. "Kita tidak sepakat. Kau memaksa aku dalam hal ini. Aku tidak butuh pacar kontrak dari orang seperti kamu."

Kyler mengubah ekspresi wajahnya, kali ini lebih serius. "Aku bukan orang yang memaksamu. Ini adalah jalan keluar terbaik untuk kita berdua. Kau ingin bebas dari desakan pernikahan dari keluargamu, dan aku butuh ini untuk membalas dendam pada sahabatku yang mengkhianatiku."

Tasya terdiam, memandangi Kyler yang kini tampak jauh lebih serius. Ia bisa merasakan ketegangan yang begitu tebal di antara mereka. Namun, entah mengapa, ada bagian dalam dirinya yang merasa... terperangkap.

"Apa yang sebenarnya kau harapkan dari hubungan ini?" Tanya Tasya, akhirnya memutuskan untuk bertanya, meski hatinya masih penuh keraguan.

Kyler menghela napas, seolah pertanyaan itu bukan yang pertama kali dia dengar. "Aku ingin Vanessa tahu bahwa aku tidak akan membiarkan dirinya menghancurkan hidupku tanpa konsekuensi. Kau mungkin tidak tahu, tapi aku selalu terlibat dalam permainan ini, Tasya. Aku tidak bisa membiarkan dia merasa menang begitu saja."

Tasya menatap Kyler dengan tatapan kosong. Ia tidak tahu harus merasa kasihan atau semakin marah. "Aku... aku hanya ingin hidupku kembali. Tidak ada yang lebih dari itu."

Kyler menatapnya sejenak, seolah mencoba menilai kebenaran dari kata-katanya. "Jadi, kita akan melanjutkan ini, bukan? Ini demi kita berdua."

Tasya menarik napas panjang. "Jangan berpikir aku melakukannya karena aku peduli padamu. Aku hanya ingin bebas dari tekanan ini."

Kyler tersenyum, meski senyuman itu terasa lebih seperti kemenangan daripada kebahagiaan. "Begitu juga aku."

Malam itu berakhir dengan rasa tegang yang tidak terucapkan. Mereka berjalan bersama ke luar rumah dengan cara yang seolah sudah terbiasa, meski jelas ada ketegangan yang mengalir deras di antara mereka. Tasya merasa seperti sebuah boneka yang dikendalikan oleh takdir yang entah bagaimana mempertemukannya dengan Kyler.

Namun, saat mata mereka bertemu di lorong panjang rumah itu, ada sesuatu yang tak terduga. Kyler melihatnya dengan cara yang berbeda, dan dalam kedalaman tatapannya, Tasya merasa seperti ada sesuatu yang lebih besar daripada sekadar kontrak atau balas dendam.

Apa ini? Cinta? Tidak. Hanya sekadar permainan, sebuah permainan yang berbahaya.

Dan malam itu, mereka berdua tahu bahwa perjanjian yang mereka buat akan membawa mereka ke tempat yang jauh lebih gelap daripada yang mereka bayangkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kiss for Prince Kouza
9.3
Saat mendaki gunung dengan rekan kerjanya, Myan mengalami nasib nahas terjatuh ke jurang. Bukannya tewas, ia justru tersadar di sebuah padang rumput asing yang misterius. Di sana, seorang pria asing berbusana unik tiba-tiba turun dari kuda putihnya, lalu berlutut memberi hormat. Lelaki misterius itu menyebut Myan sebagai sosok Sang Pembebas yang dinanti-nantikan. Siapa sebenarnya bangsawan itu dan ke mana Myan terlempar? Kisah petualangan Myan di dunia baru yang penuh misteri pun dimulai.
Sampul Novel Menantu Menjadi Madu
9.6
Chika sangat menginginkan pernikahan yang bertahan selamanya. Namun, Irsan malah menceraikannya karena patuh pada sang ibu. Di sela rasa sakit hati dan luka yang mendalam, Chika pun berniat membalas dendam. Rencana itu berubah arah ketika ia justru terpikat pada ayah tiri dari mantan suaminya. Akankah relasi rumit ini berujung bahagia? Ikuti kisah asmara tak terduga yang dipenuhi konflik serta gejolak emosi ini.
Sampul Novel ORINAKA (The Perfect Bodyguard)
9.3
Tiga tahun Naka setia mengawal keluarga konglomerat Anindito Asmoro. Namun, ketenangannya terusik oleh Orin, putri bungsu Anindito yang menjabat CEO tetapi memiliki gaya hidup liar. Akibat insiden tidak sengaja saat Orin mendatangi rumah Naka dalam keadaan mabuk berat, Anindito menuntut tanggung jawab. Demi melindungi kehormatan sang putri, Naka diminta menikahi Orin. Akankah Naka yang berusia lebih muda bersedia? Di balik itu, ada rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard.
Sampul Novel Saving My Two Sons Mentally
9.1
Seorang ibu mengambil langkah berani untuk bercerai demi melindungi masa depan kedua putranya. Kini, ia harus berjuang sendirian menghadapi kerasnya realitas kehidupan. Tanpa kenal lelah, dirinya bekerja keras dari pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan harian serta biaya sekolah buah hatinya. Kisah menyentuh ini menyoroti perjuangan dan pengorbanan luar biasa seorang wanita yang rela melakukan apa saja demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak tercintanya.
Sampul Novel Skandal Satu Malam
8.5
Akibat salah kamar, Claudia terjebak dalam hubungan terlarang dengan Christian, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya. Malam yang salah sasaran itu berubah menjadi mimpi buruk yang rumit ketika mereka terpaksa tinggal serumah. Di bawah atap yang sama, keduanya harus berjuang keras menyembunyikan skandal intim ini dari semua orang. Apakah rahasia besar ini akan terungkap, ataukah kesalahan satu malam tersebut justru mengubah takdir hidup mereka selamanya?
Sampul Novel Terlambat untuk Menyesal
9.1
Menikah akibat hamil setelah delapan tahun mengejar Charles Watson, hidup Lynda Bennett justru hancur. Saat keponakan Charles, Eleanor, menewaskan ibunya, Charles malah mengancam Lynda demi melindungi Eleanor yang ia cintai. Nestapa Lynda kian perih ketika Eleanor juga membunuh ayahnya. Kecewa, Lynda pergi membawa putrinya dan menikahi rival Charles. Kini, Charles bersujud memohon maaf, tetapi penyesalannya tiada lagi berguna.