APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsession In Love

Obsession In Love

Arinika, mahasiswi yang tengah bersusah payah merampungkan skripsinya, kerap berhadapan dengan masalah akibat dosen pembimbingnya. Samuel Xalvandor, sang dosen yang terkenal amat kejam, tiba-tiba memaksanya untuk menikah. Walau sempat berusaha menolak, Arin tidak berkutik menghadapi dominasi sang dosen hingga pernikahan mereka benar-benar terjadi. Simak kelanjutan kisah penuh lika-liku mereka dalam drama romansa modern ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kita akan menikah hari ini juga!" tegas Samuel yang melangkah menuju pintu.

"Saya bilang saya bisa membayarnya," balas Arin membuat Samuel kembali berbalik.

"Dengan apa? Menjual diri?"

Perkataan Samuel sungguh menggoreskan luka di hati Arin. Samuel berjalan mendekat ke arah Arin, "Kalau iya jual tubuhmu itu ke saya, kamu mau berapa? Satu milyar? Dua miliar? Atau tiga milyar? Saya bisa membayarnya," ujar Samuel.

Tangan kanan Arin melayang untuk memberikan tamparan di pipi Samuel. Namun Samuel segera menahanya, tatapan keduanya begitu tajam. "Kenapa marah? Bukankah itu yang kamu lakukan semalam?"

Cengkraman tangan Samuel di pergelangan tangan Arin semakin kencang membuat Arin meringis. "Apa saya semurah itu di mata Anda?" tanya Arin dengan kedua mata yang telah berair.

"Kamu sendiri yang membuat dirimu murah, bukan?" ujar Samuel yang melepaskan cengkraman tangannya.

"Aku lebih baik mati daripada harus menikah dengan iblis sepertimu!" seru Arin.

Samuel tersulut emosi dia pun langsung mencekik Arin dan mendorong Arin hingga ke balkon. "Kau bilang apa? Mati? Jika itu yang kamu mau aku turuti ucapanmu itu," ujar Samuel yang terus mendorong tubuh Arin.

Arin terlihat panik, cengkraman Samuel pun mencekik lehernya. Arin memukul tangan Samuel agar melepaskannya, tubuhnya sudah bergetar karena dia hampir jatuh. Air mata Arin telah mengalir dia benar-benar ketakutan dengan apa yang Samuel lakukan.

Melihat itu Samuel pun melepaskan Arin membuat Arin tersungkur di lantai. Arin menangis dia sangat tertekan dengan Samuel.

"Apa kamu masih berani melawanku?" tanya Samuel yang dijawab gelengan kepala Oleh Arin.

Samuel berbalik untuk pergi dari kamar itu, "Bersihkan itu!" titah Samuel kepada Alfred.

"Baik Tuan," jawab Alfred segera.

Alfred pun bangkit menghampiri Arin, "Nona apa Anda baik-baik saja?" tanya Alfred yang terlihat iba dengan Arin.

Alfred membantu Arin untuk bangkit dia membawa Arin untuk duduk di tepi tempat tidur. "Saya akan membawakan sarapan yang baru untuk Anda, sebaiknya Anda memakannya agar Tuan tidak lagi marah," tutur Alfred.

Arin hanya menganggukkan kepalanya, Alfred menyuruh maid membersihkan kamar Arin sedangkan dia kembali ke dapur untuk menyiapkan sarapan Arin. Arin duduk di tepi ranjang dengan tubuh yang masih bergetar.

Lehernya masih terasa tercekik membuat Arin mengusapnya. "Nona minum dulu," ucap Alfred yang kembali dengan nampan yang berisi makanan. Dia menyodorkan gelas kepada Arin, Arin pun menerima gelas itu tetapi tangannya masih bergetar.

Arin lalu meminum air itu agar dirinya lebih tenang, "Kalau begitu saya permisi dahulu Nona," ucap Alfred yang dijawab anggukan kepala oleh Arin. "Sebaiknya Anda segera makan agar tidak memicu amarah Tuan lagi," sambung Alfred sebelum dia pergi dari kamar itu.

Setelah cukup tenang Arin pun menuju ke sofa dia duduk disana untuk sarapan. Arin mengatur nafasnya agar lebih tenang dia lalu mulai menyendok makanan itu. Arin nampak kesusahan untuk menekan tetapi dia paksakan karena takut berhadapan dengan Samuel lagi.

Setelah makan Arin tampak lebih tenang dia tetap duduk di sofa karena tak tahu apa yang harus dia lakukan. Lagipula Samuel mengunci pintu kamarnya membuat Arin tidak bisa kemana pun.

Ceklek!

Suara pintu dibuka membuat Arin menoleh ke arah pintu, terlihat Samuel yang datang dan Arin pun langsung berdiri. Dia terlihat waspada dengan Samuel dan itu terlihat jelas di mata Samuel.

"Tanda tangani," ucap Samuel melempar sebuah kertas ke arah Arin.

"Apa ini?" tanya Arin tidak mengerti.

"Surat perjanjian pernikahan," jawab Samuel yang duduk di sofa dengan santainya.

Arin masih berdiri membaca surat itu, dia menaikan sebelah alisnya karena di salam aurat itu hanya Samuel yang diuntungkan.

"Tapi ini... "

"Apa ada masalah dengan isinya? Pernikahan ini juga sebagai cara kamu melunasi hutang bukan?"

Arin menghela nafasnya tidak mampu melawan Samuel.

Surat Perjanjian Pernikahan

1. Pihak perempuan harus mengikuti semua perkataan pihak laki-laki.

2. Pihak perempuan dilarang berhubungan dengan pria lain.

3. Hubungan hanya bisa diputus oleh pihak laki-laki.

Jika perjanjian ini dilanggar oleh pihak perempuan maka pihak laki-laki berhak memberikan hukuman.

"Tapi sampai kapan pernikahan ini?" tanya Arin karena disana tidak tertera kapan pernikahan mereka berakhir.

"Apa kamu buta?" cibir Samuel. "Baca point nomor tiga."

"Hubungan hanya bisa diputus pihak laki-laki."

"Bukankah itu jelas," ucap Samuel.

"Tapi ini sangat tidak adil."

"Kamu berharap apa?"

Pertanyaan itu membuat Arin terdiam dia pun akhirnya menandatangani surat perjanjian itu. Arin kemudian menyerahkan kertas itu ke tangan Samuel dan Samuel ikut menandatanganinya.

Samuel segera bangkit dari duduknya dia pergi dari kamar Arin tanpa mengatakan apapun lagi. Arin merasa lega setelah mendengar pintu kamar yang di tutup. Dia pun merebahkan dirinya di sofa, Arin terlihat tak bertenaga.

Pada akhirnya dia tidak bisa melawan Samuel pria itu begitu membuatnya takut. Terlihat jika Samuel akan melakukan cara apapun agar keinginannya terwujud. Arin hanya bisa meratapi nasibnya yang kurang beruntung itu.

***

Pukul sepuluh pagi Samuel masuk ke kamar Arin untuk memberikan salinan surat perjanjian pernikahan mereka. Tetapi terlihat Arin yang tengah tidur di atas sofa. Samuel pun meletakan kertas itu di atas nakas.

Dia menatap Arin yang terlelap lalu berjalan ke arah Arin. Dia menggendong tubuh Arin membawanya ke tempat tidur. Dengan hati-hati Samuel merebahkan tubuhnya Arin disana. Lalu dia menutup tubuh Arin dengan selimut.

Samuel kembali keluar dari kamar Arin dia menutup pintu dengan perlahan agar Arin tidak terganggu. Samuel pun kembali mengunci pintu itu.

"Tuan, mobilnya sudah siap," ucap seorang pria yang tak lain adalah asisten pribadi Samuel.

Samuel segera mengenakan jas yang Hendrik berikan dia kemudian berjalan keluar untuk segera berangkat ke kantor. Hendrik membukakan pintu mobil untuk Samuel dia lalu menyetir mobil itu dengan kecepatan sedang.

"Kosongkan jadwal saya besok siang karena saya harus ke kampus," titah Samuel.

"Baik Tuan," jawab Hendrik.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset peninggalan ibunya dari kebangkrutan akibat utang besar, Alexa terpaksa menerima syarat gila Damian. Pria arogan yang membencinya itu bersedia membantu keuangan asalkan Alexa memberinya seorang anak. Meski diliputi kebencian, Damian tak mampu menahan obsesi gelap pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala terjebak dalam hubungan penuh gairah dengan pria temperamental tersebut. Akankah pernikahan paksa ini berjalan sesuai rencana mereka?
Sampul Novel Dia Meninggalkan Suaminya Setelah Dia Menemukan Rahasianya
8.6
Lima tahun membina rumah tangga, Tobias Stevens jatuh miskin dan terlilit utang, memaksa Dorothy bekerja keras demi menghidupi Margaret, putri mereka. Suatu hari, Dorothy mengajak Margaret ke taman bermain impian dari hasil jerih payahnya. Namun, mereka justru mendapati Tobias di sana bersama Liza Briggs, cinta pertamanya, dan anak mereka. Tobias bahkan menyewa seluruh tempat itu secara privat, sementara istri dan putrinya sendiri diusir oleh petugas.
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
CEO tampan dan kaya, Julian Evans, harus menghadapi penolakan dari sekretarisnya, Mia Sanders. Walau saling mencintai, status Mia sebagai anak pelayan di keluarga Evans membuatnya memendam perasaan demi membalas budi. Mia merasa perbedaan sosial membuat hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak tinggal diam. Ia bertekad menantang keraguan Mia demi membuktikan ketulusannya. Sanggupkah perjuangan gigih Julian meyakinkan Mia bahwa cinta mereka pantas dipertahankan?
Sampul Novel Of Love Trilogy
8.9
Hidup Ayana Ranisya hancur akibat beban utang yang ditinggalkan suaminya, Ares Adiswara. Namun, takdir mempertemukannya dengan Arga Arkhilendra, seorang miliarder yang sebenarnya telah bertunangan dengan Sheryl Claudia Wibowo demi bisnis. Sebuah ketidaksengajaan satu malam menumbuhkan benih cinta di hati Arga yang dingin. Kini, sang pengusaha dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan aliansi kekuasaan bersama Sheryl atau mengejar ketulusan cintanya pada Ayana.