APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsesi sang Billionaire

Obsesi sang Billionaire

Demi mendapatkan keturunan yang tak kunjung hadir dari sang istri, Evander Alywar Miller, seorang CEO sekaligus mafia kejam, mengincar Rossie Casaundra. Rossie, yang bekerja sebagai pengurus kuda di perkebunannya, dijebak lewat rencana licik yang membuat ayahnya yang sakit mendekam di penjara. Terdesak demi menyelamatkan sang ayah, Rossie terpaksa menyetujui kontrak pernikahan tanpa rasa cinta ini. Akankah kebencian mendalam di antara mereka bisa berubah menjadi cinta?
Bab
Bagikan

Bab 1

Suasana berada di kamar besar dikediaman yang megah, saat itu dalam keheningan malam Evan memandangi tajam paras manis istrinya yaitu Shania

Lalu sekejap kemudian terdengarlah suara beratnya yang khas dan sangat dibenci sang istri.

" Sudah tujuh tujuh tahun berlalu, kau masih saja keras kepala tidak ingin hamil, apa dendammu padaku belum hilang my costretto?"

" Sampai matipun aku takkan memaafkan mu apalagi ayah sial mu itu" balas Shania ketus.

Evan mendongak angkuh, merasa geli mendengar perkataan itu.

" Omong kosong, tutup mulutmu kau tahu sendiri pernikahan ini hanya berdasarkan perjodohan dan paksaan dari ayah kita masing-masing!"

" Mereka sudah melakukan perjanjian darah sebelumnya agar kita berdua dapat menikah, atau bisnis gelap ayahmu akan hancur lebur kalau tidak ditolong oleh keluargaku"

" Sebenarnya aku hanya meminta imbalan sederhana yaitu mengandung lah anakku"

Wajah Shania seketika menggelap lalu menancapkan kuku tangannya di paha hingga berdarah.

" Terserah apa katamu sampai kapanpun aku nggak sudi hamil anak darimu!"

" Kalian telah membunuh Ferdy  aku bahkan keguguran serta kehilangan bayiku karena peristiwa itu" ujar  Shania terengah.

Evan menarik nafas dalam serta menyipitkan matanya.

" Kau lah yang terlebih dahulu mengkhianati aku Shania, kita sudah sepakat akan menuruti permintaan orang tua kita, tapi kau malah lebih memilih kabur dengan pacar sialan mu itu, apa tidak memikirkan perasaanku yang sudah mencintaimu!"sentak Evan disertai raut muka dingin nan kelam.

Shania melengos dia memang sudah punya kekasih saat sang ayah memaksa untuk menikah dengan Evan.

Akhirnya pada saat dua hari lagi  Evan dan dirinya akan resmi menikah, dia memutuskan kabur bersama sang kekasih.

Shania termangu sesaat dan bermonolog di hatinya.

" Kau memang bodoh Evan, aku sengaja mendatangi dokter kandungan dan menutup rahimku agar benihmu itu tak bisa berkembang, hal itu semata untuk menghukum mu" gumamnya di hati.

Shania akhirnya menolehkan wajah manisnya pada Ray,

" Jadi mau sampai kapan kita akan berdebat seperti ini Tuan Alywar?!"

Evan memutar bola matanya seraya menyeringai kejam.

" Kakekku sudah memberi ultimatum bila selama tujuh tahun kau belum juga hamil, maka aku harus menikahi wanita lain dan membuatnya mengandung anakku" jawab Evan datar.

" Aku harus segera memiliki penerus kalau tidak maka Aaron lah yang akan menggantikan aku sebagai penerus kerajaan bisnis keluarga Miller" pungkas Evan dingin.

Aaron adalah anak dari pamannya, saudara sepupu Evan.

Shania Febiola istri dari pria matang dengan ketampanan bak dewa itu tercekat sesaat, tapi sejurus kemudian dia tersenyum miring.

" Lakukan apa saja yang kau mau, aku tidak akan melarangnya" ujarnya terkekeh.

Evan tersenyum tipis dia bangkit dari duduknya dan menghampiri Shania yang menatapnya lekat.

" Baguslah kalau kau paham, tapi sekarang aku ingin dirimu, lakukan kewajibanmu dan ikut aku ke kamar" ucap Evan dengan aura intimidasi yang tak bisa ditolak,  sambil berdiri tepat di depan istrinya dan mencekal lengan Raquel.

" Aku sedang tidak mau!" 

" Kau tidak punya hak untuk menolak!"

***

Satu bulan kemudian 

Di lain tempat di sebuah rumah sederhana di pinggiran kota, itu adalah tempat tinggal Henry dan putrinya yang bernama Rossie.

Rossie adalah seorang gadis berusia di awal dua puluh tahun, berparas sangat cantik dengan pahatan garis wajah yang sempurna ditambah proporsi badan yang ideal, disempurnakan oleh rambut hitam panjang berkilau.

Sedangkan Henry adalah petugas pengurus kuda-kuda di ranch milik Evan yang berada tak jauh dari kediaman rumah Evan sang miliarder.

Selama dua minggu ini Evan sakit sehingga Rossie lah sebagai anak gadisnya yang menggantikan tugas sang ayah.

Sesudah makan malam Henry duduk dengan tenang mendadak pria paruh baya itu memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa nyeri.

" Ahh.. sakit sekali"

" Brakk ..

Henry hendak berdiri tapi malah terjatuh dari kursinya.

" Ayah..!"

Rossie berlari memburu ayahnya lantas membantu berdiri.

" Ayah kenapa?"

" Dada ini terasa sakit" jawab Henry terengah dan keringat dingin membasahi wajahnya.

" Tokk..Tokk "

Suara keras di pintu masuk terdengar membuat Rossie kaget, gadis cantik ini lekas membukakan pintu. 

Rossie mengernyit saat melihat dua orang petugas berseragam polisi memperlihatkan lencananya dan berkata tegas.

"Selamat malam, kami datang hendak membawa saudara Henry Davis sebagai tersangka pembunuhan!"

Lalu keduanya meringsek masuk dan berjalan menghampiri Henry yang sedang terkulai lemas.

"Hah..apa?!" Rossie spontan membelalakkan matanya.

"Tu.. tunggu apa yang terjadi ?!"

Rossie menjerit histeris saat kedua lengan ayahnya diborgol dan dibawa paksa oleh mereka.

"Pak polisi tolong jangan bawa ayah saya, dia sedang sakit, tak mungkin ayahku seorang pembunuh, itu sangat mustahil kalian pasti salah orang!"pekik Rossie bersikeras sambil menarik baju salah satu polisi.

"Maaf nona kami memiliki bukti yang memberatkan saudara tersangka, jadi tolong jangan halangi tugas kami"

Akhirnya Rossie hanya bisa melihat dengan mata berkaca-kaca saat ayahnya digiring paksa dan dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

"Ayah aku akan menemanimu ke kantor polisi" ujarnya seraya mengambil sepeda motor di halaman rumah lantas mulai mengikuti kendaraan yang membawa ayahnya.

 Evan sedang duduk di sofa besar sambil menyilangkan satu kakinya, asap mengepul dari benda yang terhimpit diantara kedua bibirnya.

Evan adalah seorang pria yang tampan dengan rambut hitam dan rahang tegas auranya sangat dominan.

Tak lama terdengar suara langkah assisten nya mendekat.

"Tuan Evan, semua sudah berjalan sesuai rencana anda, sekarang gadis itu dan ayahnya sudah berada di kantor polisi.

Evan menatap datar pada Joel assisten kepercayaannya, tak lama mengulas senyum tipis dibibir.

"Hmm...sudah kubilang Rossie , kau takkan lepas dariku!"

" Ayo kita berangkat ke kantor polisi dan menemui calon pengantinku, apa kau sudah membawa surat perjanjian nya " tandas Evan sambil berdiri dan mengenakan jasnya yang tersampir di pinggiran sofa.

" Sudah saya siapkan tuan, anda tak perlu khawatir" sahut Joel sigap.

Rossie masih berada di kantor polisi sambil menunggui ayahnya di luar sel, gadis cantik itu sangat cemas karena ayahnya tampak gelisah dan sesekali mengaduh kesakitan sambil memegangi bagian dadanya.

"Ayah bertahanlah, aku akan coba bicara lagi dengan polisi-polisi kejam itu, mereka sangat tidak manusiawi" 

Rossie sangat emosi karena tidak ada seorangpun yang tampak perduli pada sang ayah.

TAP TAP..

Suara langkah kaki tegas yang ditimbulkan oleh sepatu mahal menyeruak di telinga Bunga, sontak dia mengangkat wajahnya yang sedari tadi tertunduk karena gundah gulana.

"Kamu yang bernama Rossie?!"

"Ada yang ingin ku bicarakan denganmu" suara berat itu mengejutkan Rossie.

Evan sedang berdiri tegak di depan Rossie lantas dia berkata sambil melipat kedua tangannya.

"A-anda.. bukankah anda tu-tuan Evan?!" Rossie terhenyak sambil berkata gugup.

Mengangguk Evan menjawab dingin.

"Iya "

Rossie serta merta langsung menjatuhkan dirinya di hadapan pria bertubuh tinggi itu.

"Tuan Evan tolong... tolonglah ayahku dia sedang sakit tapi sekarang dia dituduh atas kejahatan yang sebenarnya tidak dilakukannya!"

"Tolong bebaskan ayahku" pinta Rosie memelas.

Evan menatap sang gadis cantik beberapa saat lamanya dengan seringai misterius.

"Berdirilah dan ayo duduk disana!"

Rossie dapat merasakan aura tegas yang tak dapat dibantah dari lelaki didepannya.

Setelah mereka duduk berhadapan, Evan mulai memulai membuka percakapan.

"Dengarkan  baik-baik Rossie, aku akan menolong mengeluarkan ayahmu dari kurungan sel penjara itu juga mengobati penyakitnya dengan perawatan terbaik, tetapi ada syaratnya"

Evan menghentikan ucapannya lalu menghembus panjang.

"Apa syaratnya tuan, katakanlah saja ...ayah saya harus segera diobati karena punya penyakit jantung, hanya dia satu-satunya yang ku punya di dunia ini"tanya Rossie disertai isak tangis perlahan muncul dari bibir ranum.

"Syaratnya mudah saja, kau harus menikah denganku dan mengandung anak untukku!"

Evan berkata dengan netranya yang tak lepas memindai keseluruhan tubuh Bunga.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cute Little Wife
9.2
Satu malam intim mengubah hidup Timmy dan Li Xiao Ke selamanya setelah mereka mendadak memiliki kekuatan supranatural misterius. Di tengah kehidupan modern, kemampuan baru ini menguji kekuatan cinta mereka yang baru tumbuh. Akankah keajaiban tersebut mempererat hubungan mereka atau justru memicu kehancuran? Saksikan perjuangan asmara penuh rintangan tak terduga ini saat keduanya menghadapi konsekuensi dari kekuatan baru mereka.
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Pasca tewas tragis akibat patah hati di usia 27 tahun, Amelia terbangun di tubuh Castarica, putri bangsawan kejam berjuluk iblis. Di kehidupan barunya ini, ia terjebak dalam pernikahan dengan seorang pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Kini, Amelia harus berjuang bertahan hidup di raga sang antagonis, sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi. Mampukah ia melaluinya?
Sampul Novel Mbak, I Love You
8.8
Secara tak terduga, Halil menyatakan cinta kepada Innara, atasannya yang berumur dua tahun lebih tua. Walau langsung ditolak karena Innara merasa lebih cocok jadi kakaknya, putra Nadira dan Erhan ini tidak menyerah. Halil justru menegaskan niat serius untuk segera menikahi Innara, bahkan dengan percaya diri menggoda sang atasan tentang perbedaan fisik mereka. Kisah romansa modern ini menyoroti perjuangan gigih Halil demi meluluhkan hati bosnya yang dingin.
Sampul Novel Menyelamatkannya, Menghancurkan Pernikahan Kita
8.2
Tiga tahun membina rumah tangga, pernikahan sang istri hancur setelah Jared Stanley secara terbuka di televisi menyebut selingkuhannya, Bailee Brooks, sebagai sosok paling berharga. Merasa dikhianati, ia pun melayangkan gugatan cerai. Sebagai penerjemah elite di konferensi G20, ia dipertemukan kembali dengan Jared. Di sana, ia membuktikan profesionalitasnya dengan tetap akurat menerjemahkan instruksi penyelamatan untuk Jared, meski pria itu nyaris tewas demi menyelamatkan Bailee.
Sampul Novel Perjodohan Tidak Diinginkan
9.7
Di usia 22 tahun, Nadira terpaksa menikahi Adrian, seorang pengusaha sukses yang rupanya telah memiliki istri bernama Rania. Pernikahan ini sebenarnya adalah rencana kakek Adrian guna menutupi rahasia kelam sang istri pertama demi menjaga nama baik keluarga mereka. Terjebak dalam kemelut rumah tangga yang rumit dan penuh tekanan, Nadira kini menghadapi ketidakpastian. Akankah Adrian akhirnya menerima kehadirannya, ataukah konflik membara dengan Rania justru akan menghancurkan hidupnya?
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Anak
9.3
Lima tahun menikah, Anggraini dan Teguh sepakat untuk tidak memiliki anak. Namun, komitmen childfree tersebut runtuh seketika saat Anggraini mendapati suaminya telah berselingkuh. Teguh rupanya diam-diam memiliki istri siri dan anak di luar sepengetahuannya. Dikhianati dengan begitu kejam, amarah Anggraini pun meledak. Ia bersumpah akan menuntut balas dengan memastikan Teguh kehilangan hak serta kesempatannya untuk menjadi seorang ayah selamanya.