APKDock Logo
Sampul Novel Mbak, I Love You

Mbak, I Love You

8.8 / 10.0
Secara tak terduga, Halil menyatakan cinta kepada Innara, atasannya yang berumur dua tahun lebih tua. Walau langsung ditolak karena Innara merasa lebih cocok jadi kakaknya, putra Nadira dan Erhan ini tidak menyerah. Halil justru menegaskan niat serius untuk segera menikahi Innara, bahkan dengan percaya diri menggoda sang atasan tentang perbedaan fisik mereka. Kisah romansa modern ini menyoroti perjuangan gigih Halil demi meluluhkan hati bosnya yang dingin.

Mbak, I Love You Bab 1

“Saya terima, nikah dan kawinnya Azanie Layli binti Parsa Zakaria dengan mas kawin berupa satu set perhiasan emas dibayar tunai!”

Gaungan kata sah membahana di seantero gedung yang sudah didekorasi secara mewah itu. Doa dilantunkan dan kemudian tradisi-tradisi lainnya dilanjutkan.

Innara memandang layar di hadapannya dengan hati teriris pedih. Bagaimana tidak, seharusnya, dirinyalah yang muncul di dalam layar itu. Menjadi wanita paling berbahagia di hari pernikahannya. Namun sayangnya, takdir berkata tidak. Belum waktunya dia untuk bahagia.

Innara mematikan layar dengan remote di tangannya. Jika saja dia tidak bisa mengendalikan diri, mungkin saat ini yang akan dilakukannya adalah melempat remote yang ada di tangannya ke layar sehingga layar itu rusak. Tapi untuk apa?

Alih-alih menuruti emosi dan kemarahannya, Innara memajukan kursi rodanya dan meletakkan remote tepat di samping televisi layar lebar yang ada di ruang keluarganya.

Innara tidak bisa mengatakan kalau paket dikirim ke rumah secara tidak sengaja. Adiknya—atau lebih tepatnya, adik sambungnya—tahu bahwa Innara saat ini tidak berdaya dan hanya bisa berdiam diri saja di rumah sehingga pastinya Azanie memerintahkan pihak WO yang mengurusi pernikahannya untuk mengirimkannya dengan jasa kurir tepat di siang hari dimana tidak ada orang lain disana selain Innara dan asisten rumah tangganya.

Innara memutar kursi rodanya dan ia berhadapan langsung dengan asisten rumah tangga yang sudah mengurusnya sejak kecil.

“Non,” lirih wanita paruh baya itu dengan tatapan sendu.

Innara mengangkat sudut mulutnya, menunjukkan senyum miris. Apalagi yang bisa dia lakukan? Apa dia harus memaki pembantunya hanya karena nasib sial yang menimpanya? Tentu tidak. Wanita itu tidak salah. Takdir Innara lah yang memang tidak beruntung.

“Aku baik, Bi. Bibi gak usah khawatir.” Ucapnya seraya melajukan kursi roda ke kamarnya. Kamar yang terpaksa diubah semenjak kecelakaan yang dialaminya.

“Non butuh sesuatu? Mau makan sesuatu?” Tanya Bi Tuti lagi seraya berjalan mendekat.

“Gak usah, Bi. Nara mau tidur aja.” Jawabnya dan memajukan kursi rodanya secepat yang tangannya mampu.

Sebisa mungkin Innara menutup pintu kamarnya dengan pelan. Lagi-lagi, dia harus mengendalikan emosinya meskipun yang diinginkannya saat ini adalah membanting pintu dengan keras.

Ia memajukan kursi roda menuju tempat tidur, memasang rem dan kemudian memindahkan tubuhnya dengan susah payah ke atas tempat tidur dan berbaring menatap langit-langit dengan nyalang.

Innara sudah lelah menangis. Dan ia pikir, ia sudah tidak lagi memiliki airmata. Tapi rupanya ia salah, airmata itu masih saja jatuh dengan begitu deras, sehingga yang bisa Innara lakukan adalah menutup wajahnya dengan menggunakan bantal. Menghalau suara isakan yang keluar tak tertahankan dari mulutnya.

Dadanya sesak. Rasanya teramat sangat sakit.

Pesta mewah yang ia siapkan untuk dirinya sendiri, yang ia buat seindah mungkin sehingga dia bisa menjadi seorang ratu akhirnya dimiliki oleh orang lain. Pernikahan yang ia bayangkan akan berjalan dengan indah, tidak lagi menjadi miliknya. Semua mimpi yang sudah ia buat akhirnya menjadi milik adik tirinya, Azanie Layli.

Bohong kalau Azanie tidak menginginkannya. Innara tertawa kecut. Sejak awal—entah kapan bermula dan karena apa—Azanie selalu menginginkan apa yang menjadi milik Innara. Entah apa alasannya, adik tiri yang dulu bersikap manis padanya berubah menjadi adik tiri yang sinis, seperti yang sering terjadi di drama-drama.

Innara memutar tubuhnya. Ia memandang jendela yang menghadap taman indah yang ditata rapi oleh ibunya. Ia tidak pernah membayangkan kalau semua hal indah akan berubah menjadi seperti ini. Tapi inilah takdirnya. Inilah yang harus Innara hadapi. Kenyataan, bahwa ia bukan hanya kehilangan calon suami dan kehidupan pernikahan yang berbahagia, tapi ia juga harus kehilangan adik tiri, menjaga jarak dengan ibu kandung dan ayah sambungnya dan yang tidak kalah buruknya, ia mengalami cacat fisik akibat kecelakaan yang ia alami.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mbak, I Love You

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BAHAGIA SETELAH DUKA
8.3
Cinta Gabriel dan Nadya terbentur restu keluarga karena keyakinan mereka berbeda. Demi menikahi Nadya yang taat beragama, Gabriel memilih berpindah keyakinan dan bertekad menjadi imam yang baik. Namun, keputusan besar ini menuntut pengorbanan yang sangat berat. Gabriel seketika kehilangan hak sebagai ahli waris Indofarma Grup, bahkan namanya dihapus sepenuhnya dari silsilah keluarga besarnya.
Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Pasca berpisah dari Arya, Shintia mencoba menata kembali hidupnya. Namun takdir justru mempertemukan mereka di tempat kerja baru, di mana Arya kini menjabat sebagai CEO yang bersikap dingin dan kasar karena dendam masa lalu. Hubungan mereka kian rumit saat isu kedekatan Shintia dengan Felix menyulut kecemburuan Arya. Bisakah Shintia meruntuhkan keangkuhan sang CEO dengan mengungkap kebenaran tragis di balik keputusan mereka untuk berpisah dua tahun lalu?
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Meskipun telah memasuki usia matang untuk berkeluarga, Aldo Bimantara tetap tampil menawan dan awet muda. Sebagai putra dari keluarga konglomerat yang sangat terpandang, pria sukses ini memimpin dua cabang restoran besar di Semarang dan Medan. Di tengah gemerlap kariernya yang gemilang, ia harus berjuang keras menyeimbangkan tuntutan hidupnya. Kisah ini menyoroti perjalanan sang pengusaha kaya raya dalam mengarungi dinamika percintaan modern yang penuh warna.
Sampul Novel Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku
9.2
Sebagai seniman forensik andal, ibu Janice mengabaikan telepon darurat putrinya saat diculik karena mengira itu hanya lelucon perusak ulang tahun sang adik. Janice pun tewas disiksa tanpa pertolongan. Begitu hasil tes DNA keluar, sang ibu yang syok bergegas ke TKP. Menggunakan sisa tulang yang ada, ia mencoba menggambar sketsa korban dengan tangan gemetar. Meski terus menyangkal, setiap goresan pensilnya selalu membentuk wajah Janice saat meregang nyawa, menyisakan tangis penyesalan yang terlambat.
Sampul Novel Perjaka Kepincut Janda
8.1
Della Mahardika, janda memikat yang menyimpan luka lama, tak menduga takdir mempertemukannya dengan Dimas Anggara. Berawal dari momen unik nan jenaka, getaran asmara mulai hadir di hati mereka. Dimas meyakini cinta butuh perjuangan, tapi ia enggan menyerahkan perasaannya secara membabi buta. Mampukah jalinan kasih beda status sosial ini bertahan menghadapi rintangan, atau justru kandas di tengah jalan?
Sampul Novel THE MAFIA: MARIJUANA
8.4
Daphne Madison bertekad membalas dendam pada Edgar David Ruthen yang telah menghabisi nyawa kembarannya. Demi memuluskan misinya, ia menemui Casillas Rodriguez untuk menawarkan diri sebagai mata-mata ganda. Walau sempat diancam senjata, Casillas akhirnya luluh setelah Daphne menyerahkan segalanya demi mendapat jaminan keselamatan. Kerja sama rahasia pun terjalin, tetapi keduanya justru terperangkap dalam obsesi yang rumit. Casillas menolak melepas Daphne walau hubungan itu terasa salah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan