APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsesi CEO Kejam

Obsesi CEO Kejam

Dikhianati oleh tunangan serta sahabatnya, Amelia Riversun kini terperangkap dalam obsesi Damian Earl Lucas. Penguasa manipulatif ini memakai segala cara agar Amelia tunduk dan bekerja di bawah pengaruhnya. Sadar akan tabiat buruk Damian yang mengerikan, Amelia mencoba kabur, tetapi ia sudah terlambat. Hubungan mereka pun terikat dalam jaring dusta dan jurang perbedaan yang mengancam keselamatan nyawa Amelia.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Amelia, mulai hari ini kau tidak usah bekerja di sini lagi.”

Iren meletakan amplop besar di depan Amelia, dan tatapan matanya begitu tegas untuk mengatakan kalau dirinya benar-benar telah dipecat dari tokoh buku.

“Kenapa, Bu Iren? Saya sudah bekerja selama tiga tahun di sini dan tidak ada masalah sebelumnya.” Amelia bergetar ketika dia mengatakannya, pernyataan mendadak dari Iren yang merupakan pimpinan staf HRD di sini benar-benar membuatnya terkejut.

Dia kemarin masih saja bekerja dengan baik tanpa ada hal yang berbeda atau terlihat seperti dia akan dipecat.

“Itu masalahnya, Amelia. Kau tidak sadar sejak pesta pernikahanmu gagal kau telah kehilangan kredibilitas kerjamu.”

Saat Amelia mendengarnya, jantungnya terasa ditikam, itu pernyataan yang sangat menyakitkannya. Amelia menggigit bibirnya, dia berusaha untuk tenang dalam menghadapi situasi tidak terduga ini.

“Tapi ibu Iren, kumohon setidaknya berikan aku kesempatan. Aku tidak tahu harus bekerja di mana, dan bukannya Ibu harus memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu?”

Tubuh Amelia rasanya sangat lemah, tangannya meremas dengan sangat kuat untuk dia menguatkan dirinya sendiri. Sementara kakinya dia paksa untuk kuat agar dia tidak terjatuh di lantai karena kabar yang sangat mengejutkan ini.

“Surat pemberitahuan?” tanya Iren. Dia kemudian berdiri dari tempat duduknya dan melotot ke arah Amelia dengan tatapan tajam.

“Sudah bagus diberikan pesangon, sekarang kau sedang mengajariku untuk mengambil sikap?”

“Bukan begitu.”

“Diamlah, Amelia. Aku tahu kalau kau hancur, tapi sekarang kau membuktikan pada semua orang kau itu hancur. Bagaimana masa depanmu? Kau wanita yang tidak punya masa depan, Amelia.”

Iren menunjuk kepala Amelia berulang kali, sentuhan di kepalanya itu membuat kepala Amelia rasanya pusing. Dia mempertahankan posisinya, berdiri dengan tegap agar dia terlihat kuat.

“Itu tidak ada urusannya selama ini. Pekerjaanku selalu baik, Bu Iren.” Suara Amelia sangat bergetar, dia sekarang hampir saja meneteskan air matanya. Dia merasa ketakutan akan di pecat dan dia putus asa.

Sangat putus asa sehingga dia menggigit bibirnya dengan kuat hingga berdarah.

Iren yang melihat ini merasa ngeri, dia ingin mengakhiri ini dengan cepat. Amelia harus keluar dari sini dan semuanya bisa berjalan dengan baik. Dia kasihan sejujurnya, melihat Amelia yang periang dan memiliki hati lembut ini tersakiti, tapi dia tidak bisa melakukan apa pun lagi.

“Wajar saja kalau kau diselingkuhi oleh tunanganmu itu, Amelia. Lebih baik cepat keluar dan jual saja rumahmu itu!”

Iren sangat membentak, itu membutuhkan banyak tenaga agar dia mampu membentak Amelia yang gemetaran.

“cukup, Bu Iren!”

Amelia berteriak, rasanya sakit sekali dirinya karena ucapan Iren telah sangat menyakiti dirinya. Bagaimana bisa Iren mengatakan hal-hal kejam padanya. Padahal dia tidak bersalah atas perselingkuhan pasangannya, dan rumahnya yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya itu, tidak akan pernah dia jual!

Dan di sinilah, Amelia telah sampai puncaknya! Dia mengambil pesangonnya dan keluar dari kantor dengan derai air mata di wajahnya.

Dia berusaha menjadi kuat, mengusap matanya secara kasar dan melewati orang-orang yang penasaran dengan apa yang dia alami.

“Sialan! Kalian jangan sok peduli!”

Amelia berteriak dalam hati dengan begitu kesal. Dia sungguh tidak percaya pada kejadian yang dia alami. Bagaimana mungkin ini terjadi begitu cepat? Tiba-tiba saja semuanya seperti mengarahkan pisau padanya.

Dia telah meninggalkan toko buku besar itu dengan berjalan kaki, dia melangkah lebar dan sejak tadi menunduk karena air matanya terus jatuh.

Saat ini wajahnya sangat pucat, kepalanya berdenyut dengan sangat hebat, dan yang lebih buruknya lagi, pemandangan matanya telah kabur. Amelia tahu kalau ini akan menjadi sangat buruk jika dia memaksakan dirinya, dia harus pulang menggunakan taksi, jadi Amelia berdiri di pinggir jalan untuk menunggu taksi.

Belum lagi taksi dia dapatkan, sakit kepalanya semakin menjadi dan membuat Amelia akhirnya terjatuh ke belakang.

Sinar matahari pagi hari itu silau, itu masuk ke dalam retinanya yang membuat matanya berkaca, dia telah bisa merasakan kalau tubuhnya akan menghantam jalanan dengan sangat kuat.

Tapi, kenapa dia tidak merasakan kerasnya jalanan?

Mata hazelnut Amelia terpejam.

Entah berapa jam dia pingsan, Amelia sungguh tidak tahu itu, saat dia membuka matanya, dia melihat cahaya lampu yang terang. Seolah dia berada di tempat ruangan operasi seperti yang dia lihat dalam film yang pernah dia tonton dulu.

Amelia menyentuh keningnya dan dia mendesis sendiri karena rasa sakit masih begitu terasa.

Seseorang menyentuhnya, dan Amelia melihatnya dengan sangat terkejut. Orang itu terlihat sangat indah, Amelia bahkan sampai berpikir kalau dia mungkin telah tiba di surga.

“Nona, lebih baik pelan-pelan saja bergeraknya.”

Suara hangat yang berat membuat Amelia tersadar kalau dia belum tiba di surga, sentuhan tangan pria yang membantunya duduk itu nyata.

Mata Amelia menyipit dan dia melihat ke arah pria yang memiliki ketampanan luar biasa itu.

“Anda siapa?” tanya Amelia kebingungan.

Rasa sakit di kepalanya membuat Amelia mengutuk itu berulang kali.

“Aku Damian, Nona tadi pingsan di jalanan dan saya yang menangkap Anda.”

Damian mengatakannya dengan sangat manis serta lembut sekali, sikapnya yang sangat sopan juga telah membuat Amelia kagum padanya.

“Aku pingsan?” Amelia menunjuk dirinya tidak percaya.

Keningnya mengerut memikirkan apa yang terjadi, dia ingin kalau dia sedang menunggu taksi untuk pulang. Ya, sinar matahari yang masuk ke dalam retinanya dan dia melihat matahari itu, dia benar-benar pingsan.

“Astaga! Maafkan saya karena telah menyusahkan anda, Tuan Damian.”

Amelia langsung meminta maaf, dia merasa sangat tidak sopan sekali karena menyusahkan orang ini. Dia melihat sendiri kalau Damian menggunakan pakaian yang bagus dan rapi, dia tahu kalau Damian kemungkinan adalah orang yang memiliki pekerjaan bagus.

“Panggil saja Damian.” Damian tersenyum ketika mengatakannya.

“Apa itu boleh?”

Damian mengangguk untuk memberikan izin pada Amelia, bahkan dia sangat senang jika Amelia memanggil namanya.

“Kalau begitu panggil saja aku Amelia, Damian.”

Suara manis Amelia yang memanggilnya itu membuat Damian senang. Dia begitu senang tapi dia masih menahan dirinya dengan baik.

“kau membawaku ke sini?” Amelia melihat sekitarnya, dia sadar kalau ini di rumah sakit. “Sepertinya aku harus mengganti uangmu, Damian.”

Amelia melihat ke arah Damian.

“Tidak perlu.” Damian masih menatap Amelia dengan tatapan hangat yang membingungkan Amelia.

Tatapan itu terlalu lama dan membuat Amelia menjadi canggung sendiri.

“Maaf misalnya aku tidak sopan, tapi aku menemukan surat ini ketika menangkap tubuhmu yang pingsan.”

Damian mengangkat surat pemecatan yang membuat Amelia malu dan kesal. Ini sungguh sesuatu yang tidak masuk akal menurutnya. Amelia langsung merebut surat yang ada di tangan Damian, dan menyembunyikannya.

Wajahnya terlihat masam dan sedih secara bersamaan.

“Kau mau bekerja di perusaanku bekerja?” tanya Damian memancing Amelia, dia menunggu respons Amelia agar Amelia bisa melihatnya.

“Perusahaan apa?” tanya Amelia dengan suara yang pelan.

“Teknologi, dan hanya menjadi staf biasa. Gajinya mungkin kecil, tapi kurasa lumayan dibandingkan tidak melakukan apa pun, kan?” tanya Damian

Semua ucapan Damian terdengar sangat tulus dan begitu lembut, dia tidak terlihat sedikit pun telah merencanakannya dia telah memberikan umpan dan mengawasi Amelia.

“Pikirkan saja perlahan. Jika kau ingin kerja, hubungi aku.”

Damian dengan sengaja memberi kartu nama lain yang telah dia persiapkan hanya untuk Amelia, dia benar-benar sedang menarik Amelia untuk dirinya sendiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy
8.9
Arsitek ternama berusia 37 tahun, William Samsons MacRay, tidak sengaja bertemu Emmy Estelia Setiawan di bandara saat situasi kacau. Siapa sangka, lulusan Harvard yang baru kembali ke Jakarta itu ternyata bekerja di perusahaan miliknya. Terpikat oleh Emmy, William kerap mengajaknya dalam perjalanan bisnis global hingga hubungan mereka berlanjut sebagai sugar daddy dan baby. Sayangnya, rencana perjodohan dari orang tua William kini mengancam kelangsungan kisah cinta beda usia ini.
Sampul Novel Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku
8.1
Seorang gadis polos terpaksa menjadi simpanan CEO berkuasa di Amerika demi membiayai pengobatan ayahnya yang kritis. Sang miliarder menuntutnya melahirkan ahli waris karena istrinya mandul. Terjebak dalam kemewahan penuh rahasia kelam, ia menghadapi konflik batin yang hebat. Kini, ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti benih cinta yang mulai tumbuh di situasi yang salah.
Sampul Novel Hasrat Terlarang dengan Atasan
8.8
Satu malam intim dengan bosnya, Erlangga Krisdiantoro, menjungkirbalikkan hidup Venina Anastasya. Meski tahu Erlangga sudah berkomitmen dengan perempuan lain, Venina terlanjur terpikat dan sulit melepaskan diri dari hubungan penuh hasrat yang berisiko memicu skandal ini. Sementara itu, Erlangga didera kebimbangan antara Venina dan kekasih masa lalunya yang hadir kembali. Akankah Venina selamanya menjadi pelampiasan sesaat tanpa pernah mendapatkan cinta tulus dari Erlangga?
Sampul Novel Hati Yang Tersakiti
8.1
Linda selalu diabaikan oleh ayah dan abangnya yang lebih menyayangi kakaknya, Sanny. Ketika pemimpin mafia Fendi Sucipto hadir menyelamatkan dan menikahinya dalam pesta megah, Linda mengira ia akhirnya dicintai. Namun, saat hamil tujuh bulan, sebuah kebakaran di pesta sang ayah mengungkap kenyataan pahit. Linda mendengar Fendi mengakui bahwa pernikahan mereka hanyalah rencana demi mendapatkan sumsum tulang belakang bayinya untuk menyembuhkan leukemia Sanny. Sadar dirinya hanya dimanfaatkan, Linda memilih pergi.
Sampul Novel Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya
7.8
Dituduh tidak suci dan dihina karena latar belakangnya, pernikahan Analea dengan Hamid dipenuhi kebekuan. Puncak keretakan terjadi saat Analea memergoki suaminya berselingkuh. Bertekad menuntut cerai, ia menyusun strategi hukum hingga berhasil bekerja di Eternal Group dengan gaji fantastis. Namun, kehidupan barunya dipenuhi kejanggalan. Mengapa Kaisar, sang presdir, selalu melindunginya? Apa hubungan Ibu Maira dengan masa lalunya? Di tengah misteri itu, Fabian, pengusaha matang rekan Kaisar, menawarkan bantuan dengan syarat yang tak biasa.
Sampul Novel Jebakan Cinta Pertama untuk Kesayangan Bos
8.2
Agnes bermimpi menata ulang hidupnya setelah delapan tahun yang kelam. Namun, asa itu hancur saat Gerald Ogawa, cinta pertamanya, muncul kembali. Alih-alih membawa kasih, Gerald datang penuh dendam atas pengkhianatan masa lalu dan berniat merebut posisi kerja Agnes. Di tengah himpitan tersebut, Agnes harus tegar berjuang sendirian demi menghidupi sang buah hati. Sanggupkah ia bertahan dari kekejaman Gerald ketika rahasia lama mulai terbongkar dan menguji kembali perasaan mereka?