APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenekku yang berusia 70 tahun rela berjualan bacang di jalanan demi membelikan aku sebuah tas sekolah baru. Namun, niat baiknya berubah menjadi petaka saat seorang jurnalis wanita menghentikannya. Berniat membagikan makanan tersebut dengan tulus, sang nenek justru dituduh melakukan tindakan kriminal. Keesokan harinya, jagat maya digemparkan oleh berita viral yang memfitnahnya telah menjajakan bacang beracun dan mencoba menyuap wartawan yang diklaim sedang menegakkan keadilan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nenekku yang berusia 70 tahun menjual bacang untuk mengumpulkan uang agar bisa membelikan aku tas sekolah.

Tetapi, dia dihentikan oleh seorang wartawan cantik di pinggir jalan.

Nenek yang baik hati itu berniat memberikan bacang kepadanya, tetapi keesokan harinya nenek itu menjadi viral di media sosial:

"Seorang nenek berusia tujuh puluhan menjual bacang beracun di jalanan dan mencoba menyuap wartawan yang membela keadilan."

Nenekku yang berusia 70 tahun menjual bacang untuk mengumpulkan uang agar bisa membelikan aku tas sekolah.

Tetapi, dia dihentikan oleh seorang wartawan cantik di pinggir jalan.

Nenek yang baik hati itu berniat memberikan bacang kepadanya, tetapi keesokan harinya nenek itu menjadi viral di media sosial:

"Seorang nenek berusia tujuh puluhan menjual bacang beracun di jalanan dan mencoba menyuap wartawan yang membela keadilan."

....

Saat aku tiba di pasar, Nenek sedang duduk di tanah, mencoba mengambil beras ketan yang tercampur dengan tanah.

Punggungnya bungkuk seperti udang rebus.

"Sekelompok orang tiba-tiba datang, bilang kalau bacang yang dia jual isinya dibuat dari soda api dan plastik."

"Mereka langsung membalikkan meja, nggak bisa dihentikan, barang-barangnya berantakan, dan bacangnya juga diinjak-injak."

"Syukurlah, karena melihat usia Nenek yang sudah tua, mereka nggak berani memukul …."

"Mereka sambil merekam video, ngomong apa … membela kebenaran?"

Tante yang menjual buah di sebelahku berkata dengan suara pelan.

Di samping Nenek, ada dua baskom stainless yang sudah hancur.

Di sana seharusnya ada tumpukan bacang yang harum.

Namun, sekarang semuanya hancur, seperti harapan-harapannya.

Apa memukul dan merusak itu membela kebenaran?

Aku menyeka wajahku, cepat-cepat mendekati Nenek. Sambil membantunya berdirinya, aku berkata, "Nek, jangan dipungut lagi. Ayo kita pulang."

Ketan yang sudah dimasak diinjak hingga hancur, tercampur dengan kurma dan kacang merah menjadi bubur.

Tidak peduli seberapa keras berusaha, kue-kue itu tidak bisa diambil lagi.

Nenek perlahan-lahan mengangkat wajahnya, mata keruhnya penuh dengan air mata kecewa dan rasa bersalah.

Bibirnya bergerak-gerak, dan setelah beberapa saat, dia gemetar dan berkata,

"Bella, Nenek nggak berguna. Nenek nggak bisa beli tas sekolah baru buat kamu …."

Aku membawa Nenek pulang, memberinya obat penurun darah tinggi, dan menenangkannya hingga akhirnya dia tertidur.

Dalam tidurnya, dia masih mengerutkan kening, menggumamkan kata "tas sekolah," "tas sekolah" ....

Beberapa hari yang lalu, saat aku pulang, tali tasku tiba-tiba putus, buku-bukuku bertebaran, dan beberapa halaman kertas jadi kotor.

Sambil menjahit tali tasku yang putus, Nenek berulang-kali berkata, "Tahun ini jual lebih banyak bacang, supaya bisa beli tas sekolah baru buat Bella."

Dia melihatku saat berbicara, tetapi lebih seperti berbicara pada dirinya sendiri.

Aku merapikan selimut Nenek, lalu mengambil satu-satunya ponsel tua di rumah, menggunakan Wi-Fi tetangga untuk mengunduh aplikasi video pendek.

Ponselnya bekerja sangat lambat, butuh waktu sekitar sepuluh menit untuk membuka aplikasi.

Aku mencari "bacang", dan video pertama yang muncul adalah "bacang dengan isian telur palsu dari soda api dan plastik, pedagang nakal menipu konsumen!"

Wanita yang ada di sampul video itu cantik, latar belakangnya adalah pasar tempat nenek berjualan.

Jariku gemetar saat membuka video itu.

"Perayaan Hari Bacang sudah dekat. Apakah kalian memilih untuk membeli bacang atau membuatnya sendiri? Pasti masing-masing punya alasan sendiri, tapi Meita ingin mengingatkan kalian untuk hati-hati saat membeli bacang!"

"Menurut informasi dari orang dalam, kini ada bacang yang menggunakan soda api dan plastik untuk membuat isian telur bebek palsu, setelah Meita selidiki, pedagang jahat itu ada di pasar di belakangku!"

"Tanpa panjang lebar, mari kita bongkar pedagang ini!"

Setelah kata pembuka singkat, wajah nenek muncul di kamera tanpa ada sensor.

"Nenek ini, boleh tanya kenapa pakai soda api dan plastik untuk isian? Apa Nenek nggak tahu kalau kedua bahan itu nggak bisa dimakan?"

Di video, Nenek terlihat bingung, tetapi tetap tersenyum ramah. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Nona, aku susah dengar, bicara lebih keras sedikit, kamu mau beli apa?"

"Aku bilang, apa Nenek tahu soda api dan plastik nggak bisa dimakan?"

Dia mengulang kata-katanya, tetapi volume suaranya tetap tidak lebih keras.

Nenek masih tidak bisa mendengar dengan jelas. Dia melihat wanita yang agresif itu, mengambil dua bacang dari masing-masing baskom, memasukkannya ke dalam kantong dan memberikannya kepada wanita itu.

"Ini yang kacang merah, ini yang kurma manis, Nenek mau traktir kamu …."

Tiba-tiba aku teringat, beberapa hari yang lalu, setelah Nenek pulang, dia bilang ada gadis cantik yang tampak panik, mungkin dompetnya hilang. Nenek ingin memberi dua bacang kepadanya, tetapi gadis itu tidak mau dan pergi begitu saja.

Nenek tidak tahu, wanita itu bukan datang untuk meminta makanan, dia datang untuk mencari masalah.

Di video, Meita sepertinya menemukan celah untuk menjebak Nenek. Matanya berbinar penuh semangat.

"Apa Nenek mau menyuapku?"

"Tahu nggak kalau menyuap wartawan itu ilegal?"

"Di usia senja, masih pakai soda api untuk isian, nggak takut karma datang?"

Di tengah serangkaian pertanyaan tajam ini, Nenek tetap dengan ramah menyerahkan bacang kepadanya, sambil terus berkata, "Ambil saja, ambil dan makanlah …."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Dua Hati
8.8
Kecewa karena lamarannya ditolak Maida akibat perbedaan status sosial, Razi memilih menikahi Hana, gadis desa pilihan sang ibu. Konflik dimulai ketika Razi memboyong istrinya menetap di Jakarta. Maida yang rupanya memendam rasa kini terobsesi merebut Razi kembali. Keadaan kian rumit dengan campur tangan kakak angkat Maida yang memperkeruh suasana. Di tengah badai ujian dan gangguan ini, mampukah rumah tangga Razi dan Hana bertahan dari kehancuran?
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo mengkhianati pernikahannya hingga selingkuhannya mengandung. Demi mempertahankan sang istri yang sangat dicintainya, ia melakukan aksi nekat di luar akal sehat dengan memindahkan janin haram itu ke rahim istrinya sendiri. Langkah ekstrem ini seketika memicu komplikasi fatal dan perang batin yang luar biasa. Kini, bahtera rumah tangga mereka berada di ambang kehancuran, menyisakan penderitaan mendalam yang terus menyiksa kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Jodoh yang ditakdirkan
9.3
Perceraian orang tua memisahkan Yunara dan Lunara sejak kecil. Mereka akhirnya bersua kembali tepat di hari pernikahan Yunara, saat Lunara datang mencari ayah mereka. Namun, pertemuan ini malah memicu kekacauan. Yunara terikat dengan pria asing yang sangat obsesif, sedangkan Lunara justru terlibat hubungan rumit dengan suami kakaknya. Akibat salah paham, rencana pernikahan Lunara pun batal. Kini, si kembar harus menentukan sikap: menyerah pada keadaan atau memperjuangkan cinta sejati mereka.
Sampul Novel Pembuktian Cinta
7.9
Bram bertekad membuktikan rasa cintanya pada teman masa kecil yang menyelamatkannya saat tragedi pembantaian keluarganya terjadi. Bertahun-tahun terpisah demi bertahan hidup, takdir mempertemukan mereka kembali. Demi melindungi sang kekasih dari tuduhan keji, Bram bahkan rela dipenjara. Sayang, pengorbanan itu berbalas kepedihan karena sang wanita tak pernah datang menjenguknya. Usai bebas, akankah Bram menemukan kebahagiaan atau justru melihatnya bersama pria lain?
Sampul Novel Pengasuh Cantik CEO Duda
9.5
Agatha yang dirundung kemalangan memutuskan kabur ke bar demi melepas penat. Malang, segelas bir gratis pemberian bartender justru membuatnya tak sadarkan diri. Di tengah ancaman bahaya tersebut, ia tak menyadari bahwa ada sepasang mata yang mengawasinya sejak awal. Seorang CEO duda bergelimang harta yang memperhatikannya langsung bertindak untuk menolongnya secara senyap. Kejadian tak terduga itu pun menjadi awal baru yang mengubah jalan hidup Agatha.
Sampul Novel Seranjang Dengan Aktor Tampan
9.4
Demi mengubah nasib, Hana Ayudia Inara nekat merantau dari desa ke Jakarta. Takdir membawanya bekerja di rumah Dave Darian, aktor tampan yang selama ini ia idolakan. Namun, Hana sangat kecewa saat tahu bahwa Dave aslinya sangat angkuh, berbeda jauh dengan citranya di televisi. Kebencian pun muncul, hingga suatu kejadian tak terduga memaksa keduanya menikah. Dave enggan beristri gadis desa, dan Hana pun ogah bersuamikan pria sombong. Akankah pernikahan paksa ini mengubah benci jadi cinta?