APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenekku yang berusia 70 tahun rela berjualan bacang di jalanan demi membelikan aku sebuah tas sekolah baru. Namun, niat baiknya berubah menjadi petaka saat seorang jurnalis wanita menghentikannya. Berniat membagikan makanan tersebut dengan tulus, sang nenek justru dituduh melakukan tindakan kriminal. Keesokan harinya, jagat maya digemparkan oleh berita viral yang memfitnahnya telah menjajakan bacang beracun dan mencoba menyuap wartawan yang diklaim sedang menegakkan keadilan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku kira video itu akan berakhir dengan penyelidikan lebih lanjut, setidaknya menemukan laporan tentang bagaimana soda api dan plastik bisa berubah menjadi kuning telur palsu. Namun, yang terjadi hanyalah Nona Meita ini dengan marah berseru di depan kamera,

"Pedagang tak bermoral ini memanfaatkan usia tua untuk berpura-pura tuli dan bisu. Berapa banyak orang yang sudah dirugikan oleh bacang busuk ini?"

"Keamanan pangan adalah isu besar yang menyangkut setiap warga biasa. Meita menyerukan, laporkan segera kalau menemukan masalah. Satu telepon darimu bisa menyelamatkan banyak warga yang tidak bersalah!"

Aku menonton video itu berulang kali, dan menyadari bahwa ini hanyalah "berita" palsu yang dibuat-buat tanpa bukti nyata.

Namun, di kolom komentarnya, tidak ada yang peduli dengan hal itu.

"Aku nggak berani beli makanan isi di luar. Siapa tahu apa yang mereka masukkan ke dalamnya!"

"Nenek tua itu benar-benar pandai berpura-pura. Dia nggak takut kena karma dan mati tanpa keturunan?"

"Aku tahu tempat ini, Pasar Sayur di Jalan Tambang Barat. Nenek ini sudah bertahun-tahun berjualan di sini. Tahun lalu, aku pernah beli satu kantong karena kasihan padanya!"

"Aku sudah telepon hotline pelaporan. Kok katanya bacangnya nggak ada masalah? Kalau nggak ada masalah, kenapa ada yang melapor?"

"Kalau nggak ada yang mengurus, biar kami yang urus! Tunggu kumpul tim ...."

"Aku ikut!"

"Aku juga ikut!"

"…."

Komentar-komentar yang dingin itu menjadi pesta bagi para "pembela keadilan."

Aku menyaksikan apa yang dilakukan para "pembela keadilan" itu. Belasan orang langsung menyerbu, mengerumuni lapak kecil nenekku.

Pria-pria kekar membalikkan baskom stainless berisi bacang. Bacang dan air tumpah ke tanah.

Orang-orang di belakangnya menginjak-injak ketan satu per satu seperti permainan memukul tikus tanah.

Mereka tertawa, mencaci, dan dengan sok pemaaf menunjuk hidung nenekku sambil berkata,

"Karena kamu sudah tua, hari ini kami nggak memukulmu. Tapi lain kali, berjualanlah dengan hati nurani!"

"Kalau berani jual bacang lagi, kami akan hancurkan lapakmu setiap kali melihatmu!"

Tak ada yang peduli pada tangisan nenekku, atau pada bacang yang diinjak hingga hancur itu, yang bahkan tidak memiliki satu pun kuning telur di dalamnya.

Mereka hanya ingin "membela keadilan." Siapa yang peduli apakah semut kecil itu benar-benar bersalah atau tidak?

"Tok, tok, tok."

Suara ketukan lembut memotong lamunanku. Aku tersadar, buru-buru menghapus air mata di wajahku dan pergi membuka pintu.

"Bella, ini aku, Bu Jenny. Kamu di rumah, 'kan?"

Dari luar terdengar suara wali kelasku.

Aku buru-buru membuka pintu, baru ingat kalau aku belum izin. "Bu Jenny, maafkan aku. Aku nggak sengaja bolos ...."

Aku tahu tentang insiden lapak Nenek karena teman sebangkuku saat istirahat siang tadi melihat video penghancuran itu dan memberitahuku.

Aku hanya melihatnya sekilas, lalu langsung berlari keluar kelas, melupakan urusan izin dan semacamnya.

Ibu Jenny langsung memelukku, menepuk punggungku, dan berkata, "Nggak apa-apa, nggak apa-apa, Ibu mengerti."

Pelukannya sangat hangat, seperti pelukan nenekku.

Aku tidak bisa menahan diri lagi, air mata pun mengalir.

"Bu Jenny ... nenekku nggak pernah bikin bacang dengan kuning telur palsu .... Orang itu bohong!"

Aku bisa meyakinkan diriku sendiri untuk tidak peduli dengan hinaan orang asing, tetapi aku tak bisa tidak peduli dengan pandangan orang di sekitarku.

"Ibu tahu. Keluarga Ibu sudah makan bacang buatan nenekmu selama lebih dari sepuluh tahun. Nenekmu nggak pernah jualan bacang isi kuning telur!"

Bu Jenny menghapus air mataku dan berkata, "Ibu sudah bilang ke guru-guru lain di sekolah. Para guru yang pernah makan bacang bikinan nenekmu bersedia jadi saksi dan membantu bicara. Jangan takut, masih ada kami, para guru!"

"Sekarang, jangan pikirkan apa pun. Bulan depan ujian akhir akan datang. Jangan sampai hal ini memengaruhi suasana hatimu."

Ibu Jenny menatapku dengan cemas, takut aku kehilangan fokus pada masa-masa terakhir menjelang ujian.

Aku menghapus air mataku, menggigit bibir, dan berkata, "Bu, aku nggak akan menunda belajar ... Tapi, aku harus menjelaskan semuanya! Kami nggak akan diam difitnah seperti ini!"

Ibu Jenny berkata, "Kepala bagian akademik sudah minta guru-guru lain untuk berkomentar di bawah video reporter itu dan meluruskan. Guru-guru di sekolah kita banyak. Suara besar pasti bisa menyampaikan kebenaran!"

Namun, sedetik kemudian, ponsel Bu Jenny berbunyi. Itu telepon dari kepala bagian akademik, Pak Joko.

"Apa? Semua komentar dihapus dan akun-akun kita diblokir?"

Berbicara itu sangat mudah, bahkan anak usia satu tahun pun sudah bisa memanggil ibunya.

Tetapi, berbicara juga sangat sulit. Hanya perlu mengklik satu tombol untuk membungkam teriakan kita yang penuh emosi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO mengejar cinta adik mafia
8.0
Rio mencintai Kikan, adik dari musuh bebuyutan sang ayah. Hubungan mereka ditentang keras, bahkan situasi memburuk saat kakak Kikan yang seorang mafia difitnah membunuh abang Rio. Terbakar dendam, Rio melakukan aksi balas dendam yang kejam. Namun, ia kemudian mendapati bahwa ibu tirinya adalah pelaku asli. Kini Rio didera penyesalan besar karena telah menghancurkan keluarga Kikan, di tengah perasaan cintanya yang masih membara.
Sampul Novel Istri Kampungan Kesayangan Presdir
9.1
Demi menghidupi adik-adiknya, Santi, seorang gadis desa, memutuskan mengadu nasib di kota besar. Takdir membawanya bertemu Bima, CEO tampan berjiwa Casanova yang sering bergonta-ganti kekasih. Biasa dikelilingi kemewahan, pertahanan Bima justru runtuh saat menghadapi ketulusan dan kepolosan Santi. Perbedaan latar belakang yang kontras ini menjadi awal mula kisah cinta tak terduga di tengah riuhnya kehidupan metropolitan.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Menghindari paksaan nikah, Deo Morte Picasso, bos mafia Italia yang antipati pada wanita, bersembunyi di desa. Di sana, ia malah terjerat cinta satu malam dengan gadis setempat. Namun, kematian mendadak orang tuanya memaksa Deo pergi, meninggalkan gadis itu yang tengah mengandung anaknya. Dua tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, Deo kini telah memiliki keluarga baru, menggoreskan luka mendalam bagi sang ibu tunggal yang berjuang sendirian.
Sampul Novel Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku
9.7
Sebagai guru BK di sekolah swasta elit, Yerin Anindya terbiasa menghadapi murid bermasalah seperti Bastian Miles Jarvis. Namun, ia tidak pernah menduga bahwa tugasnya ini akan mempertemukannya dengan Arseno Jonathan Jarvis. Kakak Bastian sekaligus Presdir Skyline Corporation yang arogan tersebut tiba-tiba mencium Yerin di hadapan seluruh keluarga Jarvis dan mengklaimnya sebagai calon istri. Kini, Yerin terjebak dalam situasi rumit yang akan mengubah total kehidupan tenangnya.
Sampul Novel sex, love and friends
9.6
Kepergian ibunya meninggalkan lubang besar di hati Alma, yang kemudian diisi oleh kehadiran Panji. Walau Panji sudah punya pacar, ikatan masa kecil mereka malah berujung pada hubungan intim yang terlarang. Padahal, cinta sejati Alma hanya untuk Gaga. Kini, Alma terjebak dalam pusaran konflik batin yang hebat, harus memilih antara gairah sesaat bersama Panji atau ketulusan cintanya pada Gaga, sembari bersiap menghadapi dampak dari keputusan keliru yang ia ambil.
Sampul Novel Takdir Yang Tertunda
9.8
Move Herdianata, janda mandiri yang bekerja di perusahaan logistik, terjebak dalam konspirasi rumit. Setelah hubungan dengan kekasih virtualnya, Farhan, kandas, ia menjadi incaran skenario dingin dari CEO arogan bernama Ray Dianata. Demi melindungi Move dari ancaman besar, Ray berkolaborasi dengan Feronika Alfarest untuk mengusirnya. Namun, sebuah rahasia besar terkuak ketika identitas asli Farhan ternyata berhubungan erat dengan Ray. Mampukah Move bertahan di tengah skema berbahaya ini?