APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Sexy Sister

My Sexy Sister

Jeremy, seorang pria mapan, tak kuasa menahan daya tarik Sashi, adik tirinya yang begitu menawan dan polos. Hubungan mereka pun tumbuh menjadi ikatan asmara yang sangat intim. Sayangnya, jalinan cinta terlarang ini menghadapi rintangan besar saat keluarga memaksa Sashi menikah demi ekspansi bisnis. Sashi kini dihadapkan pada dilema berat: mempertahankan cintanya pada Jeremy atau menyerah demi melindungi masa depan sang kekasih serta kejayaan perusahaan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Katakan hari ini adalah hari termalas yang tak mau Sashi lewati sebenarnya kalau dia tak berkuliah, berhubungan keluarganya mempunyai standart tinggi dalam sebuah pendidikan, mau tidak mau dia harus membiarkan kakinya melangkah malas ke kelas.

Ciuh, kenapa juga dia harus memandang wajah cowok sialan itu?

Andreas tampak mendekatinya, memindai setiap jengkal penampilan Sashi dengan matanya yang sipit.

“Nggak usah ngajak aku ngomong, basi!”

“Aku mau jelasin sesuatu sama kamu, masa nggak boleh?” Andreas selalu paling bisa membuat dia melemah.

“No, kamu ngomong aja sama tembok, itu kayaknya juga males ngomong sama cowok sialan kayak kamu!” Sashi menepis tangan Andreas yang endak menyentuh tangannya, gadis itu melenggang cepat menghindari Andreas.

Sudah dirasa cukup bukti perselingkuhan yang Andreas tunjukkan padanya walau saat itu Andreas tak tahu kalau ada Sashi yang berada di belakangnya, hubungan ini sudah berakhir bagi Sashi, lagipula saat dia membahas perselingkuhan Andreas dan Diana, cowok itu langsung menawarinya putus.

Bukankah itu sudah cukup menjadi bukti kalau Andreas sama sekali tak mencintai dirinya?

Namun, penawaran dan kata putus itu hanya gertakan menurut Andreas, dia memang mengakui berjalan di belakang Sashi bersama Diana, tapi demi Tuhan, dia berani mengatakan kalau itu hanya kebodohannya saja, dia kalah taruhan, cintanya tetap pada Sashi, asal gadis itu mau tahu.

Sashi sudah menutup pintu hatinya rapat, baginya selingkuh adalah tabiat yang tak bisa dihilangkan begitu saja, akan terus mendarah daging.

MyBro: Sashi, pulang jam berapa? Kakak mau jemput kamu sekalian makan siang.

Kampus baru saja dimulai, tapi kakak tampannya itu terus saja menawarinya makan siang bersama, Sashi hanya menghela nafas kasar, lalu dia membalas sebisanya.

Sashi: Oke, jemput aku nanti jam makan siang Kakak!

Pergerakan Sashi tak luput dari pandangan Andreas, setelah tujuh hari masa taruhannya habis, dia pastikan akan membawa Sashi dalam cintanya lagi, mereka akan berkencan seperti biasanya, meninggalkan Diana yang sama sekali tak dia cintai.

Mata sipit cowok itu tak mau jauh dari Sashi, jangan kira Sashi tak merasakan geleyar aneh dari Andreas, dia sangat amat tahu kalau Andreas terus melihat ke arahnya. Tapi, Sashi tak sebodoh itu, bukan dia yang berkhianat, bukan dia juga yang menawarkan kata putus, jadi dia berhak jual mahal detik ini pada cowok itu.

“Siapa yang akan menjadi kelompok Sashi di sini?” dosen memberikan penawaran.

“Pak Bram ... boleh saya memilih sendiri teman satu kelompok saya?” Sashi segera berdiri, dia yakin Andreas akan mengambil kesempatan ini.

Dosen itu mengangguk, kesempatan hebat yang bisa Sashi manfaatkan, dia melirik Andreas yang melorotkan kedua bahunya, rasakan itu pembalasan Sashi yang pertama dan akan lebih mencekam di tahap berikutnya.

Sashi memilih dua orang teman yang cukup dia kenal sebagai tambahan dari satu teman yang sudah sangat akrab dengannya, ada Lolita, Sandra dan Yana.

“Kamu yakin semua anggotamu itu wanita?”

“Yakin.” Sashi kembali duduk ke bangkunya, bisa dia lihat wajah jelek Andreas.

Ya, memang tugas ini tak akan mudah bagi kelompok wanita, tapi dia punya kakak di rumah yang tentu bisa membantu memberikan ulasan dari segi pria, semua serba mendukungnya menjauh dari cowok licik dan tidak punya prinsip seperti Andreas.

Setelah kelasnya usai, Sashi mulai mengatur waktu pertemuan, mereka bisa mengadakan pertemuan mulai malam ini atau besok.

“Sashi, bagaimana kalau di rumahmu saja, kamu ingin duduk di taman belakang yang katanya Yana sangat indah?” Lolita si ratu konten.

“Ide bagus, kalian juga nggak akan boros di sana!” Sashi menyahutinya sambil terkekeh.

“Benar, ide bagus. Rumahku dan Sashi tak terlalu jauh, lagipula di rumah Sashi, kita bisa bertemu dengan kakaknya yang ganteng itu, siapa namanya?” Sandra sudah kibas-kibas rambut.

“Kak Jeremy, ya kan?” Yana mencoba mengingat.

Sashi mengangguk, selalu menjadi idola sejak Sashi berkuliah di sini, Jeremy kerap menjadi wakilnya karena kedua orang tua mereka sangat sibuk bekerja, mau tak mau wajah Jeremy terkenal, bahkan ada yang menilai kalau Sashi seharusnya menjadi anak Jeremy.

***

“Kok Kakak ngajak aku ke sini, emangnya kita mau makan di sini?”

Jeremy mengangguk. “Ini jalinan kerjasama papa yang baru, kamu belum pernah makan di sini, kita coba sekarang!”

Sashi masih mematung, daripada disebut rumah makan, lebih tepat lagi kalau ini disebut hotel kapsul saja, setiap ruangan di design sangat menjaga privacy pelanggan, mereka bisa makan tanpa memakai apapun di sini.

Dia sedikit memutar tubuhnya, interior yang dibuat juga bukan murah dan ala kadarnya, semua di design sangat sempurna. Jaman sekarang, kebanyakan mata julid membuat orang-orang memilih tempat yang sangat nyaman, seperti rumah makan ini, bersebelahan saja tak akan tahu apa yang dilakukan tetangganya.

“Kak!” Sashi memekik saat kedua tangan Jeremy ada di pinggangnya, melingkar dan memeluknya dari belakang. “Lepasin nggak tangannya, aku ini bukan boneka kecil kamu lagi, aku udah gede, nggak enak tahu diginiin sama kamu!”

“Apa bedanya? Kamu tetep boneka gemas kecilnya aku, Sas!”

“Lepasin!”

Jeremy tak mau membuka lingkaran kedua tangannya, pria itu justru menjatuhkan dagunya di bahu kanan Sashi, menekan hidungnya hingga bisa mencium wangian khas sang adik tiri ini.

Jantung Sashi kembali berdebar sangat cepat, bodoh dan buta kalau dia mengatakan Jeremy itu tidak tampan, dia tipe pria yang sangat sempurna di mata semua wanita, kalau bukan kakaknya, tentu sudah lama Sashi akan menjadikan pria ini kekasihnya.

Sayang sekali,

“Kak ... lepasin nggak tangannya!”

“Cium dulu, baru aku lepasin!”

Sashi menganga, dia menoleh sedikit hingga matanya bisa menangkap wajah penuh ledekan kakaknya itu, bahkan Jeremy memanyunkan bibirnya agar bisa menggapai bibir Sashi.

“Kakak jangan ngaco ya!”

“Aku nggak ngaco, beneran minta cium dari kamu, Sashi ... ayo, kita ciuman!”

Astaga, Sashi yakin di kepala kakaknya itu sudah banyak foto wanita telanjang, makanya sampai berpikiran kotor saat bersamanya.

Sashi masih berusaha melepaskan kedua tangan Jeremy yang mengeras di perutnya, pria itu benar-benar menguji kesabarannya di sini, tidak mau melepas dan semakin mendesaknya merapat ke tembok pembatas.

Mereka hanya berdua, sejak tadi pelayan tak ada yang masuk menawari menu pada mereka. Apa tahu kalau Jeremy akan berlaku seperti ini padanya?

“Kak, kamu apaan sih?!”

“Aku bilang minta cium, Sashi. Itu artinya aku mau kita ciuman!”

“Heh, nggak bisa gitu dong, aku ini adek kamu. Nggak ada ceritanya adek sama kakak itu ciuman, Kak!” Sashi mau mengompol sekarang, atau dia pura-pura pingsan saja.

Tapi, Jeremy terlalu kuat untuk pukul mundur, Jeremy angkat dagu Sashi yang sengaja diberatkan, memandang dahaga sejenak bibir itu, sebelum akhirnya mendekat dan kecupan Sashi terima.

Kening, bukan bibir.

“Pikiran kamu kotor, Sas!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Bagi Rudi, Rindu adalah cinta pertama dan terakhirnya. Namun, keyakinan itu runtuh saat Jaka, sahabat karibnya sendiri, merebut Rindu. Di tengah kehancuran hatinya, Rudi berusaha ikhlas dan tegar menerima kenyataan pahit tersebut. Meski waktu berlalu dan banyak wanita baru mencoba mendekatinya, kenangan masa kecil bersama Rindu tak pernah pudar dari benaknya. Akankah keteguhan hati dan kesetiaan Rudi berujung pada kebahagiaan? Ikuti kisah perjuangan cintanya yang penuh liku.
Sampul Novel Elegant Revenge
8.5
Dunia Aira runtuh akibat pengkhianatan suaminya, Awan, yang berselingkuh dengan cinta pertamanya, Amanda. Sempat didera rasa bersalah, Aira akhirnya tersadar bahwa dirinya adalah korban manipulasi berkat bantuan orang-orang terdekat. Didorong amarah yang terarah, ia menyusun rencana pembalasan yang cerdas dan anggun. Di tengah perjuangan menuntut keadilan, sosok Galang hadir menawarkan ketulusan. Kini, mampukah Galang menyembuhkan luka Aira dan menggantikan posisi Awan?
Sampul Novel Mengungkap Cinta: Pernikahan Kilat dengan Seorang Taipan Rahasia
9.6
Elyse terkejut saat melihat pria berkuasa di TV yang sangat mirip Adrian, suami kontrak satu tahunnya. Walau awalnya berniat cerai, kebersamaan mereka membuat Adrian ingin pernikahan ini menjadi nyata. Namun, segalanya berubah saat identitas asli Adrian sebagai taipan terbongkar. Konflik pun memuncak ketika rahasia tentang anak mereka terungkap, memicu perselisihan besar mengenai kejujuran serta masa depan cinta mereka.
Sampul Novel Ketika Hati Yang Tulus Dibalas Dengan Luka Yang Dalam
9.8
Demi sang kakek, Rania rela bertahan dalam pernikahan yang penuh kebohongan. Namun, kehancuran batin tak terhindarkan ketika ia melihat pengkhianatan Arkana, suaminya. Di balik kepedihan itu, rahasia lama dan perasaan tersembunyi mulai terkuak. Inilah perjuangan seorang wanita untuk bangkit dari luka mendalam, membuktikan kekuatannya setelah sekian lama berkorban dalam senyap.
Sampul Novel Pembalasan Istri Kampungan
8.1
Ketulusan Nara hancur seketika saat sang suami mengkhianatinya dan mengirimkan surat cerai. Di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok Dimas hadir menawarkan aliansi untuk membalas rasa sakit hati Nara kepada orang-orang yang telah merusak hidupnya. Kini, Nara dihadapkan pada pilihan sulit: memperjuangkan keadilan atau justru terjebak dalam rencana berbahaya yang bisa memperkeruh situasi. Akankah pembalasan dendam ini sukses, atau malah berbalik menghancurkannya?
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO Muda
9.3
Kehidupan mapan Adrian sebagai CEO muda terasa kosong hingga ia menjalani kawin kontrak dengan Gea karena tuntutan situasi. Kesepakatan yang semula murni bisnis ini perlahan berubah saat perasaan cinta mulai hadir di antara keduanya. Sayangnya, hubungan mereka tidak berjalan mulus karena kemunculan pihak ketiga dan rangkaian ujian berat. Kini, mereka terjebak antara mempertahankan batasan kontrak atau mengikuti kata hati demi cinta sejati.