APKDock Logo
Sampul Novel My Sexy Sister

My Sexy Sister

8.1 / 10.0
Jeremy, seorang pria mapan, tak kuasa menahan daya tarik Sashi, adik tirinya yang begitu menawan dan polos. Hubungan mereka pun tumbuh menjadi ikatan asmara yang sangat intim. Sayangnya, jalinan cinta terlarang ini menghadapi rintangan besar saat keluarga memaksa Sashi menikah demi ekspansi bisnis. Sashi kini dihadapkan pada dilema berat: mempertahankan cintanya pada Jeremy atau menyerah demi melindungi masa depan sang kekasih serta kejayaan perusahaan.

My Sexy Sister Bab 1

“Kamu seksi kok, Sas!”

Sashi yang kala itu baru saja menangis sontak mengerutkan keningnya, tidak ada pembahasan apapun, tiba-tiba Jeremy mengutarakan hal demikian.

Seksi? Apanya yang seksi? Dan kenapa sampai dinilai seksi?

“Kakak ngomong apa coba?” Sashi memiringkan kepalanya. “Aku tuh habis diputusin pacar aku kok, kamu bilang aku seksi, emang masalahnya sama model tubuh?”

“Eng-enggak gitu, biasanya kan cowok lihat itu!” jawabnya berkilah.

Jelas itu membingungkan Sashi, sejak menjadi adik sambung alias adik tiri dari Jeremy di keluarga Laksana, memang pemuda itu tak pernah menunjukkan ekspresi tidak suka, Jeremy sangat terbuka dengan kedatangan Sashi juga ibunya, hanya saja perhatian Jeremy yang suka membuat Sashi bingung sendiri.

Seperti saat ini, dia baru saja diputuskan kekasihnya karena satu hal yang sama sekali tak ada hubungannya dengan kata ‘seksi’, tapi yang ke luar dari mulut Jeremy justru kata itu, menyebalkan sekali.

Sashi lantas berdiri, dia tepuk kedua tangannya yang mulai bercampur debu jalanan itu, tidak ada ritual jogging sore yang menyenangkan, hancur mood yang dia bangun susah payah.

“Kamu mau ke mana sih?” lagi-lagi Jeremy selalu menahannya, Kanaya harus menurut padanya sebagai adik.

“Kak, aku lagi nggak enak banget hari ini. Jangan ganggu deh!”

“Karena nggak enak itu, Kakak mau hibur kamu!”

“Mau ngapain sih?” Sashi berusaha menarik tangannya, tapi pemuda yang lebih tua tujuh tahun darinya itu tak mau tahu. “Jangan maksa deh!”

Jeremy tak mau dengar, dia membawa mobil tadi, sengaja mengikuti Sashi ke luar bersama kekasihnya diam-diam. Jujur saja, Jeremy lebih dulu tahu siapa Sashi sebelum gadis itu masuk ke rumahnya sebagai adik, seorang adik kelas mantan kekasihnya yang sangat menarik perhatiannya, tapi Sashi tidak tahu Jeremy sama sekali.

Seksi, energik, mempunyai paras yang cantik, ditambah lagi Sashi bukan tipe gadis yang suka mengumbar tangan untuk kenalan, dia cenderung tidak percaya diri, itu yang membuat Jeremy suka padanya.

Takdir mempertemukan keduanya kembali dalam satu hubungan yang disebut keluarga, Jeremy tak mengelak bahwa perasaannya itu salah, hanya saja dia tak bisa menahan diri untuk tidak menyukai Sashi, gadis itu terlalu menarik baginya.

“Kakak cuman mau ajak aku nonton, gitu? Kalau gini aku ya bisa sendiri kali, Kak!” Sashi mengerucutkan bibirnya.

Jeremy melepas selt belt miliknya lebih dulu, kemudian dia menarik milik Sashi hingga embusan nafas Sashi menabrak lembut pipinya.

Sashi menahan mati-matian degub jantungnya yang tak terkendali sama sekali, bisa-bisanya dia berdebar hanya karena sedekat ini dengan Jeremy, kakak tirinya sendiri. Bibir tebal tipis nan seksi Sashi lipat ke dalam, dia gigit sedikit bagian bawah yang tebal itu, dari sudut matanya bisa Jeremy lihat betapa seksinya Sashi, ingin dia cium detik ini juga.

Tapi, pengendalian dirinya sangat baik.

Tubuh Sashi tersentak saat lagi-lagi tangan Jeremy menggandeng tangannya, ini bukan kali pertama, tapi dia selalu gugup saat Jeremy menggandengnya.

“Kak, aku nggak mau nonton!”

“Udah, ikut aja. Lagian yang aku pilih buat kamu ini filmnya lucu abis, gokil!”

“Ih, tapi aku nggak mau, Kakak juga belum izin sama papa dan mama, kan?” Sashi punya senjatanya.

Jeremy memutar kedua bola matanya malas. “Papa sama mama percaya kalau kamu ke luar sama Kakak, udah ikut aja, ini nggak bakal buat kamu rugi!”

Ya, benar, apa yang Jeremy katakan karena nyatanya Sashi tidak pernah dirugikan bila dia ke luar bersama Jeremy, pemuda itu akan selalu menjadikan dia nomor satu, bahkan bisa dibilang lebih dari sekadar adik, bisa dikatakan kekasih malah, banyak orang dibuat salah paham.

Gandengan tangan Jeremy semakin mengetat saat mereka berbaris antre, sungguh dia akan marah bila ada yang melirik Sashi.

“Aku tuh nggak suka gitu kalau ke luar sama Kakak, sukanya berantem mulu!” Sashi obati tangan kanan Jeremy yang baru saja baku hantam. “Kenapa sih suka banget mukul orang, kamu stress ya?”

“Kakak nggak suka aja kamu dilirik gitu sama dia, kamu nggak murahan!”

“Sashi tahu, itu juga nggak sengaja dia bilang. Jangan emosian dong, posesif amat sama adeknya!”

“Auh!”

“Ini aku udah pelan, Kak!” Sashi tahan tangan Jeremy yang endak terlepas kabur itu, bisa-bisanya main kabur saja. “Aku nggak mau ya kalau kamu mukulin orang lagi!”

“Kalau gitu kamu jangan seksi-seksi!”

“Apaan sih, nggak ada yang seksi!”

Tontonan yang seharusnya bisa membuat mereka tertawa, nyatanya hanya membuat Sashi sebal, dia memang sudah lupa sakit yang ditorehkan sang mantan, tapi dia kesal saat ini mengingat Jeremy selalu saja bermain brutal kalau ada yang meliriknya, sekalipun tidak sengaja.

***

Di kamarnya, Jeremy usap foto berdua bersama Sashi yang diambil saat keluarga ini baru bersatu, saat itu Sashi duduk di bangku SMA, belum pandai berhias seperti sekarang ini, lima tahun terlalu cepat bagi mereka bersama.

Jeremy hanya melirik malas saat ponselnya berdering, dia sudah tak ada hubungan lagi dengan gadis berambut pirang bernama Clara itu, mereka sudah putus, tapi masih terus saja mengganggunya.

“Kak, mama udah selesai masak, ayo makan!”

Jeremy berbalik, dia tersenyum pada Sashi, gadis berusia 19 tahun itu melenggang masuk sambil menarik kaosnya yang kebesaran, duduk di tepi ranjang dan mengambil ponsel Jeremy.

“Kenapa nggak angkat telfonnya nih cewek, bete?”

“Udah putus, kan. Ngapain diterima, males!”

Sashi sontak berwajah jelek. “Kakak yang peka sedikit dong, dia gini itu masih sayang sama Kakak, jadi-“ Sashi bungkam, wajahnya sangat dekat dengan wajah Jeremy saat ini, pria itu membungkuk di depannya.

Jeremy terseyum tipis nyaris tak terlihat indra penglihatan Sashi, perlahan dia dekatkan wajahnya, mengikis jarak yang ada hingga ujung hidung mereka bertemu. Ibu jari Jeremy mengusap bibir tebal tipis Sashi dengan gerak sensual, gadis itu masih belum sadar akan kegiatan kakaknya yang membuat dia terperangah.

Saat bibir Jeremy endak menyapu bibir Sashi, gadis itu memalingkan wajahnya yang memerah, Jeremy tersenyum, dia usak lembut rambut Sashi, kemudian meninggalkan Sashi sendirian di kamarnya.

Foto yang sedari tadi Jeremy pandangi masih tergeletak di meja dekat ranjang, posisinya terbalik hingga Sashi tak tahu foto apa itu, dia hanya menetralkan debaran di dadanya sebelum bangkit dan berjalan ke luar.

“Nggak, Sashi ... no, kamu nggak boleh mikir yang aneh-aneh sama kakakmu, dia kakakmu pokoknya!” Sashi bermonolog dengan batinnya sendiri.

Dia berlari cepat ke ruang makan, tampak di sana Jeremy tengah asik bercanda dengan sang mama, kedua tangannya terkepal, ingin sekali dia sumpal mulut Jeremy dengan gulungan tisu, bisa-bisanya membuat dia berdebar tidak karuan.

“Sashi, makan sini, Sayang!” tegur mama.

“Iya, Sayang, sini!” timpal Jeremy tanpa dosa.

Rese!

Lanjut Membaca

Daftar Isi My Sexy Sister

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Because That Night
8.0
Menyesali hidupnya, Ariel Anata nekat menyerahkan kesucian kepada Sean Rinadi di kelab malam. Meski berjanji berpisah selamanya, takdir justru mempertemukan mereka kembali saat Sean hadir sebagai calon tunangan Vania, kakak Ariel. Sean memanfaatkan situasi ini demi mengejar cinta Ariel. Sebaliknya, Ariel yang selalu dibanding-bandingkan dengan kakaknya memilih memanfaatkan Sean sebagai alat balas dendam kepada keluarganya sendiri.
Sampul Novel Cinta Sang Lady Killer
9.8
Daniel Millard, CEO berkuasa dari Millard Corporation, dikenal sebagai penakluk wanita ulung. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia bertemu dengan Anya. Sosok Anya membangkitkan sisi lain diri Daniel yang selama ini tersembunyi, terutama saat ia menyadari bahwa perempuan itu terikat dengan masa lalunya yang kelam. Daniel pun bertekad untuk terus menggenggam Anya, sosok istimewa yang sangat berbeda dari wanita mana pun di hidupnya.
Sampul Novel Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh
9.5
Delapan tahun pernikahan dengan Elvin, gembong mafia Nasara, hancur di hari jadi mereka saat foto kemesraan sang suami bersama Lina dan putra kandungnya sendiri, Owen, tersebar. Alih-alih membela sang ibu, Owen justru menginginkan Lina sebagai penggantinya. Tanpa amarah atau air mata, sang istri menyajikan dokumen perceraian yang telah lama ia siapkan. Ia memilih merelakan segalanya dan melangkah pergi dari lingkaran keluarga beracun tersebut demi kebebasannya sendiri.
Sampul Novel Gairah Liar Perselingkuhan
9.6
Pernikahan Kaindra dengan Tanika, seorang sosialita, terasa hambar karena dugaan pengkhianatan. Dibanding melabrak sang istri, Kaindra memilih membalas dendam lewat hubungan gelap yang membara bersama rekan kerjanya, Fiona. Ia pun mendekati Isvara, sahabat karib istrinya yang licik, untuk membongkar rahasia Tanika. Kini, di pusaran dusta dan hasrat, Kaindra harus memilih: terus mencari kebenaran yang merusak atau mundur sebelum semuanya hancur.
Sampul Novel Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram
8.5
Saat mengalami pendarahan hebat akibat keguguran, sang istri justru mendapati suaminya, Fandi, memamerkan kelahiran anak dari selingkuhannya, Yessy. Fandi menolak datang ke rumah sakit dan meminta istrinya tidak bersaing dengan bayi yang baru lahir. Di tengah kepedihan mendalam, ia memutuskan untuk bangkit. Ia segera menghubungi Lukas, musuh bebuyutan suaminya, menawarkan pernikahan bermahar seluruh Grup Largi demi satu misi: menghancurkan Fandi sepenuhnya.
Sampul Novel Suamiku, Aku Telah Takluk Pada Pria Lain
8.1
Mengisi waktu luang saat suaminya pergi dinas ke luar kota, seorang wanita matang berusia tiga puluh tahun dengan pesona fisik yang menawan memutuskan untuk berlatih yoga di rumah. Ia kemudian meminta bantuan adik iparnya, seorang pelatih pribadi dari pusat kebugaran, untuk memandu latihannya secara privat. Namun, keputusan yang awalnya tampak biasa ini justru menjebak sang istri ke dalam sebuah situasi canggung yang tak terduga, menguji batas hubungan keluarga dan kesetiaan dalam pernikahan modern mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan