APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE

MY LOVELY LITTLE WIFE

Yuki sangat geram setelah lamaran perjodohannya ditolak mentah-mentah. Alasan pria itu sungguh klasik, yaitu karena mereka belum saling mengenal. Sambil menggerutu dan mencap calon suaminya sebagai lelaki tua yang menjengkelkan, sebuah ide licik tiba-tiba muncul di benak Yuki. Senyum penuh arti pun tersungging di bibirnya. Ia kini menyusun sebuah rencana cerdik untuk memberi pelajaran berharga bagi pria sombong tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Akhirya selesai juga" ujar pria tampan dan kharismatik itu sambil meregangkan tanggannya keatas, karena pekerjaanya yang menumpuk akibat dirinya sudah ia bereskan. Dan sekarang dia bersiap-siap untuk makan siang bersama sahabatnya, karena tadi sahabatnya menelpon mengajak dirnya untuk makan siang bersama.

Stefan menghembuskan napasnya sedikit kasar, lalu berdiri setelah mengambil kunci mobil dan jas nya yang dia simpan ditempat khusus jasnya, Stefan melenggang keluar melewati beberapa karyawan nya dan ruangan yang terlihat sudah  kosong , di lihatnya jam ditangan kirinya. Pantas saja ternyata waktu memang sudah menunjukkan waktu makan.! pikirnya lalu melenggang keluar menuju parkiran mobil khusus para atasan yang memiliki jabatan tinggi.

Stefan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sambil mendengarkan musik kesukaanya dilayar kecil .

Jalanan yang cukup padat karena memang di jam-jam seperti ini banyak orang-orang pegawai kantor, dan  sebagainya pada cari makan di luaran, kalau bosan dengan makanan di kantin yang ada di kantor.

Tapi kalau untuk Stefan pribadi, dia akan memilih untuk makan siang di kantin yang ada di kantor nya, yah ketimbang kaya gini macet kan , sungguh membuang waktu , pikir Stefan.

setelah sampai Stefan turun dan memberikan kunci mobilnya kepada petugas valet, setelah itu dia memasuki mall yang cukup ramai siang ini , yapz Stefan bersama sahabatnya makan siang di mall, alasan sahabatnya sih agar tidak kena macet, biasalah jakarta. Padahal nyatanya ia sendiri masih kena macet. Sungguh teman yang jenius emang.

Sesaat kemudian Stefan sudah sampai di depan restoran tempat mereka biasa ketika sudah waktunya makan siang, tapi saat ia hendak melangkah masuk, tiba-tiba ada wanita yang menabrak tepat didadanya, belum sempat Stefan menegakan badannya yang sedikit limbung, untuk menahan agar dia, dan wanita itu tidak terjatuh bersama , karena lantai nya yang licin sesaat kemudian.

Brukkk

keduanya terjatuh dengan posisi Stefan dibawah dan Yuki diatas, keduanyapun mengaduh.

Yuki mengangkat wajahnya begitupun dengan Stefan menundukan sedikit kepalanya, pandangan mereka bertemu, beberapa detik mereka masih terdiam saling mengagumi memberikan pujian meskipun hanya didalam hati. Terhadap keindahan dari masing-masing.

Dapat Stefan rasakan benda kenyal itu menekan dadanya," ohh shiit " umpat Stefan dalam hati karena merasakan junior nya yang mulai bangun dari tidurnya, Stefan harap wanita yang masih berada diatas tubuhnya ini, tidak merasakan sesuatu yang sudah mulai membengkak diantara kedua pahanya.

Yuki yang lebih dulu tersadar dari keterpanaanya hendak bendiri tanpa sengaja lututnya menyenggol selangkangan pria yang berada dibawahnya, dan Yuki langsung cepat-cepat berdiri.

Yuki melihat pria itu seperti mengerang, apa lelaki itu marah pikir Yuki sedikit takut sambil memainkan jemari nya karena takut.

Melihat lelaki itu berdiri Yuki ingin melangkah pergi karena merasa takut, tapi tangganya ada yang menarik sampai punggungnya membentur dada bidang itu lagi, dada yang sempat membuat jantungnya berdebar sangat kencang.

" Kamu tahu kesalahan mu apa heuum " bisik Stefan sedikit mendesis ditelinga Yuki, tengkuk Yuki meremang karena hembusan napas pria itu ditelinganya.

" A a aku minta maaf Om karena aku ceroboh " ucap Yuki sedikit gagap.

" kau tau gara-gara lutut mu itu telur ku hampir pecah " ujar Stefan sedikit menekankan kalimatnya kesal.

Yuki yang sedari tadi membelakangi lelaki itu lalu ia memutar tubuhnya menatap lelaki itu dengan tatapan bingung.

" maksud om apa yah aku tidak mengerti " sahut Yuki sedikit menganggkat bahunya.

" maksud ku kau tadi hampir membuat telur ku pecah " Jawab Stefan kesal.

Tanpa Stefan duga Yuki malah menertawakannya, dan sukses membuat dirinya semakin kesal, untung dia masih  sadar kalau ini di tempat umum, kalau bukan sudah ia seret ke hotel wanita dihadapannya kerena berani menertawakannya.

" Ahahhahha Om Om. ya ampun ini Mall Om ngapain pake bawa-bawa telor " ucap Yuki sambil memegang perutnya yang sedikit sakit akibat tertawa.

" kamu yah berani menertawakan saya " ucap Stefan sambil mengarahkan telunjuk nya tepat diwajah mungil itu.

" Laah ada yang lucu ya tertawa lah Om "

" maksud ku bukan telur itu tapi ini telur yang berbeda " ucap Stefan sedikikit pelan sehingga hanya dirinya dan Yuki yang hanya bisa mendengar ucapannya.

Namun bukannya mengerti apa yang di ucapkan Stefan, Yuki malah semakin kebingungan dengan telur, yang di sebut kan Stefan.

" Yuki " panggilan Feby mengehentikan , pembicaraannya  antara Stefan dan Yuki.

" Ahh aku sudah di pannggil om,  maaf karena sudah menabrak om . Oh yah lain kali jangan bawa telur ya om, ini mall banyak kok telur di sini hihih " ucap Yuki memberitahu Stefan sambil cekikikan. Lalu meninggalkan Stefan, tanpa mnunggu jawaban Stefan.

Stefan hanya bisa melihat puggung  gadis itu menghilang di balik restaurant yang menjadi tujuannya juga , dengan pasrah.

Ada perasaan ingin lebih mengenal

Wanita tidak bukan wanita tapi gadis, karena serpertinya gadis itu masih 17 tahun usianya, tapi bentuk tubuh nya seperti sudah dewasa hehmhh benar-benar tubuh yang subur batin Stefan sampai bisa membuat Stefan kecil hendak bangun.

Sesaat sudah menetralkan sedikit kesal nya karena kejadian itu, Stefan beranjak memasuki restaurant tempat dia dan sahabat nya sudah janji.

Dilihatnya temannya ternyata sudah duduk dan memesan minum, mungkin aku terlalu lama pikirnya Stefan, sambil melangkah mendekati sahabatnya dari kecil.

Chika Esmeralda dan Aiden fujimura, sahabatnya yang selalu ada sampai sekarang, dan masih melajang biasa katanya daripada yang satu jomblo mending semuanya jomblo.

Sampai katanya kalau menikah pun harus sama-sama asal bukan malam pertamanya yang sama-sama emangnya mau balapan siapa yang sampai puncak duluan ucap mereka bebarengan mereka pun tertawa bersama.

Stefan hanya tersenyum karena mengingat janjinya dan sahabatnya itu yang terasa konyol tapi masih dia dan sahabatnya pegang teguh sampai sekarang.

Namun jika memikirkan kejadian tadi siapa tau jodoh nya duluan yang dateng. Bisa-bisa dia juga nih yang duluan belah duren . Pikir Stefan sampai senyum-senyum sendiri.

💑💏👩‍❤️‍💋‍👩💑

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terpaksa menikahi pria asing yang jauh lebih tua demi memenuhi keinginan ayahnya. Ia bahkan hanya mengenali calon suaminya itu lewat selembar foto kecil. Di malam menjelang ijab kabul, sang ayah sempat tersenyum lega dan memberikan pelukan serta ciuman terakhir di dahi Rahel. Namun, tepat setelah momen perpisahan yang hangat itu, sang ayah berpulang selamanya, meninggalkan sebuah amanah besar yang kini harus dipikul Rahel dalam pernikahan tersebut.
Sampul Novel Cinta Pengantin Buta
9.4
Pernikahan resmi terjalin antara Pramudya dan Mentari setelah saksi menyatakan sah. Di tengah kegelapan akibat kebutaan yang dideritanya, Mentari mencoba meraih tangan sang suami. Pramudya dengan sigap menuntun jemari istrinya. Mentari lalu mencium punggung tangan Pramudya secara takzim, yang dibalas dengan kecupan hangat di dahi serta doa tulus dari suaminya. Mampukah pernikahan yang berawal sebagai pengantin pengganti ini menuntun mereka pada kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Dua Hati, Satu Kehancuran
8.0
Hanya dua minggu menjelang hari pernikahan, sebuah pertengkaran hebat meretakkan hubungan kami. Radit secara sepihak meminta izin untuk menjalani program bayi tabung bersama Lisa, putri dari profesornya yang sedang sekarat, demi memberikan masa depan yang aman bagi wanita itu. Bagi Radit, hal ini hanyalah bantuan medis tanpa perasaan, namun bagiku ini adalah pengkhianatan nyata. Setelah dia pergi dan membanting pintu, aku yang merasa hancur segera mengambil keputusan nekat. Lewat sebuah unggahan di media sosial, aku mengumumkan pencarian pengantin pria baru untuk menggantikannya.
Sampul Novel Hanya Suami di Atas Kertas
8.0
Agnes Permatasari harus merelakan rumah tangganya hancur. Pernikahannya dengan Rama Pratama kandas akibat tekanan dari ibu mertua serta ipar yang toksik. Setelah perceraian itu, Rama langsung menikahi perempuan kaya pilihan ibunya. Di tengah status barunya sebagai janda, Agnes menjadi sasaran hinaan dan cemoohan orang-orang sekitar. Kini, ia harus berjuang keras menentukan arah hidupnya. Mampukah Agnes bangkit dan bersinar, atau justru semakin terpuruk dalam kehancuran?
Sampul Novel Membalas Para Pengkhianat
8.4
Demi cinta, Aira Maheswari rela menyerahkan kendali perusahaan keluarga kepada suaminya, Andra. Namun, setelah berkuasa, Andra justru berkhianat dengan berselingkuh bersama sekretarisnya yang bernama Tiara. Pengkhianatan ini bahkan direstui oleh ibu mertua Aira demi mendepaknya. Tak sudi terus-menerus ditindas, putri konglomerat ini memutuskan untuk bangkit melawan. Aira bertekad merebut kembali seluruh warisannya dan menghancurkan konspirasi busuk mereka.
Sampul Novel Pemuas Nafsu Tuan Muda 21+
8.6
Demi memperbaiki taraf hidup neneknya, Nada, siswi SMA, rela mengambil pekerjaan tidak biasa untuk menyusui Daffa yang sedang lumpuh. Interaksi ini terus berjalan sampai fisik Daffa pulih total. Begitu tugasnya selesai dan Nada hendak melangkah pergi, Daffa justru menolak melepaskannya. Rupanya, pemuda itu telah terobsesi dan kecanduan pada sosok Nada. Akankah Nada berhasil meloloskan diri, atau justru terperangkap selamanya dalam jerat Daffa?