APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Little Promise

My Little Promise

Alika selalu terlihat ceria, menyembunyikan luka batin akibat kekerasan fisik dan verbal dari ayahnya. Ketangguhan mentalnya diuji di tengah trauma yang mendalam. Beruntung, sosok pelindung hadir menjadi perisai di hidupnya yang kejam. Namun, sebuah tragedi tak terduga datang menghampiri. Peristiwa memilukan tersebut seketika mengubah takdir hidup Alika selamanya, sekaligus menguji batas akhir kekuatan yang selama ini ia pertahankan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sorang anak perempuan berkisar enam tahun sedang bersembunyi sambil memeluk boneka Teddy Bearnya. Dia sedang berbisik pelan kepada boneka kesayangannya itu sesekali ia tertawa lalu mengaggukkan kepalanya tiga kali seolah mengerti apa yang dikatakan boneka tersebut.

"Syut, Beal jangan bilang yah lalu aku tadi mecahin vas bunga kesayangan Mommy, tal aku di malahin lagi yah," bisik Alika di telinga boneka itu. Lalu Alika menirukan suara lain.

"Iya Alika Beal janji kok ndak bilang-bilang," ucap Alika Menirukan suara lain. Lalu ia cekikikan merasa senang.

"ALIKA"

Seorang wanita sedang berkacak pinggang dan mata pura pura tajam sedang melihat Alika yang berjongkok di sudut sofa. Alika yang dari tadi berbicara pun terhenti karena melihat sosok mommynya. Iya mendongak dengan muka lugu.

"Kamu yah yang mecahin kesayangan Mom?" tanya Resa, Mommy Alika dengan muka pura-pura marah. Alika yang melihat mommynya marah pun mulai terisak ia takut dimarahi oleh mommynya itu.

"Maa-af mom, iya Alika yang gak sengaja mecahin." Jujur Alika sambil mengelap ingus ke arah baju merahnya. Rena yang dari tadi pura-pura marah seketika berubah menjadi tatapan lembut nya aih ia sangat senang mengerjai anaknya itu. Menggemaskan.

Rena segera berjongkok lalu membawa Alika kedalam pelukannya.

"Cup, cup, sayang mom gak marah kok. Alika 'kan udah jujur," ucap Rena kepada anaknya itu sambil mengusap rambut Alik dengan lembut.

"Ayo kita makan," ajak Rena. Alika hanya menangguk kepalanya tiga kali.

Sesampai di ruang makan sudah ada seorang laki-laki berwajah tampan tengah duduk menatap istri serta anaknya. Rena pun menduduki Alika di sebelahnya

"Ayo makan mas, nanti telat ke kantornya," ucap Rena kepada suaminya lalu ia memberikan nasi dan lauk lauk ke arah suaminya itu. Alika yang dari tadi berceloteh pun menyodorkan piringnya ke arah mommynya minta untuk di isi.

"Makasih mom," ucap Alika lalu memakan paha ayam kesukaanya itu sesekali ia berceloteh ria dengan Teddy Bearnya lalu tertawa kecil.

Brak!

Laki-laki yang bisa dibilang terlihat masih bugar bernama Alan suami Rena dan daddy Alika mengebrak meja dengan keras, hingga Rena dan Alika terkejut.

"Diam Alika!" bentak Alan dengan penuh penekanan sambil menunjukan ke arah Alika. Alika yang melihat nya pun langsung memgangi jantungnya ia pun menangis kencang karena terkejut.

"Mas udah kasihan, Alika masih kecil mas," ucap Rena sambil mendekap erat tubuh sangat anak dengan tangan bergetar. Alan yang masih emosi pun melihat istrinya bergetar segera berubah lembut ia mengusap pelan surai istrinya lalu mengecup kening setelah itu pergi keluar membawa jas kantornya.

"Jangan nangis sayang anak mommy kuat," kata Rena menenangkan sangat anak. Alika masih terisak salam dekapan Mommy nya sesekali berucap pelan dan membuat hari Rena sakit.

"Udah yah, jangan nangis lagi. Sekarang Alika mau apa, hem?" tanya Rena. Alika yang sudah tenang pun mendongak.

"Taman mom," ucap Alika pelan. Rena ingat ketika anaknya tersedih tempat yang paling di tunggunya ialah taman. Sudah seminggu Rena dan suami nya pindah dari Rusia. Ia sekalipun belum mengajak anaknya pergi keluar rumah karena sibuk merapihkan rumah baru nya ini. Alika sebenarnya tidak suka pindah dari tempat rumah nya yang dulu di Rusia ia sudah nyaman dan mempunyai banyak teman seumurannya. Ah Alika rindu dengan taman di Rusia.

"Besok yah ke tamannya. Sekarang mandi dulu, tar kita buat kue untuk sapa tetangga," ujar Rena kepada Alika. Alika hanya menganggukan kepalanya tiga kali lalu beranjak dari kursi berjalan ke arah kamarnya sambil membawa TeddyBearnya. Alila memang baru berusia enam tahun tapi dia di didik oleh mommy nya untuk tidak mengandalkan orang lain.

*******

Sekarang Alika bersama mommy sedang membagikan kue buatan mommnya itu. Sesekali mereka menyapa para tetangga baru mommy nya. Alika dengan baju kodok nya dan rambut di kepang satu memeluk boneka TeddyBearnya sesekali ia berbicara lalu tertawa sendiri. Ibu-ibu yang melihat tingkah menggemaskan Alika seketika menyiumi dengan gemas. Menggemaskan.

"Mom laper," rengek Alika sambil mengusap perut yang sedikit keliatan. Rena yang masih membawa kue pun menundukan kepalanya.

"Ini tinggal satu lagi kok sekarang kita ke rumah sana, yuk," ajak Rena membawa Alika ke arah perumahan bercat hijau. Alika hanya mengerucutkan bibirnya.

Ting tong!

Seorang wanita yang masih muda membuka gerbang tersebut lalu ia melihat seorang perempuan yang masih cantik dan seorang anak yang mengerucutkan bibir nya karena kesal. Rena yang melihat tetangga baru nya berujar dengan ramah.

"Ini bu, ada sedikit kue di terima yah," ucap Rena dengan senyum ramahnya ia meyodorkan kue kepada perempuan itu.

"Ah iya makasih, ini ini tetangga baru yah saya baru lihat," ucap Diana sambil memperkenalkan dirinya, di susul Rena. Mereka tampak asik mengobrol, hingga—

"Mom cepet Alika ndak tahan, laper, mom," ucap Alika menghentikan obrolan mereka berdua. Diana yang melihatnya pun menjadi gemas sendiri lalu mengusap rambut Alika lembut.

"Ayo Alika mau makan di rumah tante aja," ajak Diana. Rena yang mendengar meringis kecil, ah dia malu.

"Gak ngerepotin Din," ucap Rena. Diana hanya Mengeleng kan kepala pertanda tidak. Diana pun mengajak Alika dan Rena ke arah ruang makanan.

"Mas liat Alika lucu banget," ucap Diana kepada suami nya yang sendiri tadi berkutat dengan laptopnya. Alvaro suami Diana pun mengongkrak ia melihat seorang anak kecil sedang di pangkuan oleh seorang perempuan yang masih muda.

"Kapan yah kita punya anak perempuan mas," ujar Diana pelan. Varo yang Mendengar meringis kecil. Memang Diana dan Varo belum di karuni seorang anak perempuan hanya di karuniai seorang anak lakilaki saja.

Diana mengajak mereka Rena untuk duduk di sebelah Diana dan Alika di sebelah Varo. Alika yang sedari tadi diam pun seketika melihat makanan kesukaannya berbicara ke TeddyBearnya.

"Beal makanan tante Din banyak yah Alika suka," bisik Alika menganggukan kepala Teddy Bearnya lalu tertawa kecil. Varo yang melihat itu pun dengan kaku ia mengusap rambut Alika. Alika mendongak lalu dengan senang hati memperkenalkan dirinya ia menyodorkan tangan kanannya lalu berucap

"Hallo Om, pelkenalkan nama aku Alika, umul Alika baru enam tahun minggu lalu Alika ulang tahun loh, Alika dapat kado banyak banget, kalau Om mau kasih kado sekarang boleh kok sekarang, gak papah kalo kelewat," ucap Alika dengan polosnya lalu tersenyum lebar menantikan hadiah yang akan ia dapat.

Rena yang Mendengarnya 'pun meringis lalu meminta maaf. Sedangkan Diana berusaha menahan tawanya melihat ekspresi suaminya syok. Lucu sekali pikir Diana.

Bersambung...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA ATAU BENCI
8.5
Hidup Ella hancur seketika akibat fitnah keji yang dipercayai oleh Evan, pria yang sangat dicintainya. Penolakan keras dari keluarga Evan bahkan menjebloskan Ella ke penjara. Begitu bebas, takdir kejam justru membawanya kembali ke pelukan pria itu. Meski dilingkupi trauma dan ketakutan mendalam, ia tak berdaya untuk menjauh. Di balik siksaan fisik dan batin yang terus Ella terima, ia tak menyadari bahwa Evan sebenarnya memendam rasa cinta yang sama padanya.
Sampul Novel Dosen muda
8.8
Chintya kerap menghabiskan waktu di kafe Perpustakaan Universitas Merah Putih yang megah. Baginya, daya tarik utama tempat itu bukanlah fasilitasnya yang lengkap, melainkan meja kafe lebar yang muat untuk kertas gambar ukuran A3 miliknya. Ia sangat mencintai dunia sketsa dan desain grafis. Sayangnya, impian Chintya untuk menekuni bidang seni selepas lulus SMA harus terbentur restu orang tua yang melarangnya mengambil jurusan tersebut saat kuliah.
Sampul Novel Eleanor
8.0
Desainer busana, Elena, mendapat peluang emas untuk karier dan cintanya. Ia bersedia tinggal di apartemen milik bosnya, Alva, karena mengira tempat itu kosong. Tanpa disadari, Alva memantau setiap gerakannya dari kejauhan. Kehidupan tenang Elena seketika berubah saat Alva mendadak pulang untuk tinggal bersama. Kini, ia harus menghadapi kehadiran sang bos di dalam ruang pribadinya yang sangat intim.
Sampul Novel My Sweet Dangerous Logan
9.6
Annabella dan miliarder Logan Mason hidup di dua dunia yang berbeda. Namun, demi menyelamatkan keluarganya dari kebangkrutan, Annabella nekat menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak kepada Logan. Hubungan yang semula murni demi bisnis dan keuntungan timbal balik ini perlahan berubah. Di tengah kepura-puraan yang mereka jalani, benih-benih cinta yang tulus mulai tumbuh, membuat keduanya kini terjebak dalam perasaan yang tak lagi bisa mereka pungkiri.
Sampul Novel Sorry cause I Love You
8.0
Jack, CEO angkuh di Mexico City, terpikat pada Ammy yang berani menentangnya. Namun, saat hubungan mereka menguat, rahasia Hans Ferdinand terbongkar. Jack rupanya cuma alat untuk membalas dendam kepada ayah kandungnya, Bob Martin. Konflik kian rumit ketika Jack dan Ammy diduga sebagai saudara kembar yang terpisah sejak kecil. Di tengah badai kebenaran yang pahit ini, mampukah cinta mereka bertahan saat takdir justru melarang hubungan itu?
Sampul Novel Suamiku Menukar Nyawa Anakku Dengan Kekasih Gelapnya
8.8
Demi menyelamatkan putrinya yang sekarat akibat kanker pankreas, seorang ibu nekat menukar sisa umurnya dengan sistem misterius untuk mendapatkan obat penawar ajaib. Naas, sang suami justru menganggapnya gila. Pria itu dengan tega merebut obat mukjizat tersebut dan menyerahkannya kepada cinta pertamanya, hanya untuk memulihkan bekas luka kecil di wajah selingkuhannya tanpa memedulikan nyawa anaknya sendiri.