APKDock Logo
Sampul Novel My Little Promise

My Little Promise

9.6 / 10.0
Alika selalu terlihat ceria, menyembunyikan luka batin akibat kekerasan fisik dan verbal dari ayahnya. Ketangguhan mentalnya diuji di tengah trauma yang mendalam. Beruntung, sosok pelindung hadir menjadi perisai di hidupnya yang kejam. Namun, sebuah tragedi tak terduga datang menghampiri. Peristiwa memilukan tersebut seketika mengubah takdir hidup Alika selamanya, sekaligus menguji batas akhir kekuatan yang selama ini ia pertahankan.

My Little Promise Bab 1

Sorang anak perempuan berkisar enam tahun sedang bersembunyi sambil memeluk boneka Teddy Bearnya. Dia sedang berbisik pelan kepada boneka kesayangannya itu sesekali ia tertawa lalu mengaggukkan kepalanya tiga kali seolah mengerti apa yang dikatakan boneka tersebut.

"Syut, Beal jangan bilang yah lalu aku tadi mecahin vas bunga kesayangan Mommy, tal aku di malahin lagi yah," bisik Alika di telinga boneka itu. Lalu Alika menirukan suara lain.

"Iya Alika Beal janji kok ndak bilang-bilang," ucap Alika Menirukan suara lain. Lalu ia cekikikan merasa senang.

"ALIKA"

Seorang wanita sedang berkacak pinggang dan mata pura pura tajam sedang melihat Alika yang berjongkok di sudut sofa. Alika yang dari tadi berbicara pun terhenti karena melihat sosok mommynya. Iya mendongak dengan muka lugu.

"Kamu yah yang mecahin kesayangan Mom?" tanya Resa, Mommy Alika dengan muka pura-pura marah. Alika yang melihat mommynya marah pun mulai terisak ia takut dimarahi oleh mommynya itu.

"Maa-af mom, iya Alika yang gak sengaja mecahin." Jujur Alika sambil mengelap ingus ke arah baju merahnya. Rena yang dari tadi pura-pura marah seketika berubah menjadi tatapan lembut nya aih ia sangat senang mengerjai anaknya itu. Menggemaskan.

Rena segera berjongkok lalu membawa Alika kedalam pelukannya.

"Cup, cup, sayang mom gak marah kok. Alika 'kan udah jujur," ucap Rena kepada anaknya itu sambil mengusap rambut Alik dengan lembut.

"Ayo kita makan," ajak Rena. Alika hanya menangguk kepalanya tiga kali.

Sesampai di ruang makan sudah ada seorang laki-laki berwajah tampan tengah duduk menatap istri serta anaknya. Rena pun menduduki Alika di sebelahnya

"Ayo makan mas, nanti telat ke kantornya," ucap Rena kepada suaminya lalu ia memberikan nasi dan lauk lauk ke arah suaminya itu. Alika yang dari tadi berceloteh pun menyodorkan piringnya ke arah mommynya minta untuk di isi.

"Makasih mom," ucap Alika lalu memakan paha ayam kesukaanya itu sesekali ia berceloteh ria dengan Teddy Bearnya lalu tertawa kecil.

Brak!

Laki-laki yang bisa dibilang terlihat masih bugar bernama Alan suami Rena dan daddy Alika mengebrak meja dengan keras, hingga Rena dan Alika terkejut.

"Diam Alika!" bentak Alan dengan penuh penekanan sambil menunjukan ke arah Alika. Alika yang melihat nya pun langsung memgangi jantungnya ia pun menangis kencang karena terkejut.

"Mas udah kasihan, Alika masih kecil mas," ucap Rena sambil mendekap erat tubuh sangat anak dengan tangan bergetar. Alan yang masih emosi pun melihat istrinya bergetar segera berubah lembut ia mengusap pelan surai istrinya lalu mengecup kening setelah itu pergi keluar membawa jas kantornya.

"Jangan nangis sayang anak mommy kuat," kata Rena menenangkan sangat anak. Alika masih terisak salam dekapan Mommy nya sesekali berucap pelan dan membuat hari Rena sakit.

"Udah yah, jangan nangis lagi. Sekarang Alika mau apa, hem?" tanya Rena. Alika yang sudah tenang pun mendongak.

"Taman mom," ucap Alika pelan. Rena ingat ketika anaknya tersedih tempat yang paling di tunggunya ialah taman. Sudah seminggu Rena dan suami nya pindah dari Rusia. Ia sekalipun belum mengajak anaknya pergi keluar rumah karena sibuk merapihkan rumah baru nya ini. Alika sebenarnya tidak suka pindah dari tempat rumah nya yang dulu di Rusia ia sudah nyaman dan mempunyai banyak teman seumurannya. Ah Alika rindu dengan taman di Rusia.

"Besok yah ke tamannya. Sekarang mandi dulu, tar kita buat kue untuk sapa tetangga," ujar Rena kepada Alika. Alika hanya menganggukan kepalanya tiga kali lalu beranjak dari kursi berjalan ke arah kamarnya sambil membawa TeddyBearnya. Alila memang baru berusia enam tahun tapi dia di didik oleh mommy nya untuk tidak mengandalkan orang lain.

*******

Sekarang Alika bersama mommy sedang membagikan kue buatan mommnya itu. Sesekali mereka menyapa para tetangga baru mommy nya. Alika dengan baju kodok nya dan rambut di kepang satu memeluk boneka TeddyBearnya sesekali ia berbicara lalu tertawa sendiri. Ibu-ibu yang melihat tingkah menggemaskan Alika seketika menyiumi dengan gemas. Menggemaskan.

"Mom laper," rengek Alika sambil mengusap perut yang sedikit keliatan. Rena yang masih membawa kue pun menundukan kepalanya.

"Ini tinggal satu lagi kok sekarang kita ke rumah sana, yuk," ajak Rena membawa Alika ke arah perumahan bercat hijau. Alika hanya mengerucutkan bibirnya.

Ting tong!

Seorang wanita yang masih muda membuka gerbang tersebut lalu ia melihat seorang perempuan yang masih cantik dan seorang anak yang mengerucutkan bibir nya karena kesal. Rena yang melihat tetangga baru nya berujar dengan ramah.

"Ini bu, ada sedikit kue di terima yah," ucap Rena dengan senyum ramahnya ia meyodorkan kue kepada perempuan itu.

"Ah iya makasih, ini ini tetangga baru yah saya baru lihat," ucap Diana sambil memperkenalkan dirinya, di susul Rena. Mereka tampak asik mengobrol, hingga—

"Mom cepet Alika ndak tahan, laper, mom," ucap Alika menghentikan obrolan mereka berdua. Diana yang melihatnya pun menjadi gemas sendiri lalu mengusap rambut Alika lembut.

"Ayo Alika mau makan di rumah tante aja," ajak Diana. Rena yang mendengar meringis kecil, ah dia malu.

"Gak ngerepotin Din," ucap Rena. Diana hanya Mengeleng kan kepala pertanda tidak. Diana pun mengajak Alika dan Rena ke arah ruang makanan.

"Mas liat Alika lucu banget," ucap Diana kepada suami nya yang sendiri tadi berkutat dengan laptopnya. Alvaro suami Diana pun mengongkrak ia melihat seorang anak kecil sedang di pangkuan oleh seorang perempuan yang masih muda.

"Kapan yah kita punya anak perempuan mas," ujar Diana pelan. Varo yang Mendengar meringis kecil. Memang Diana dan Varo belum di karuni seorang anak perempuan hanya di karuniai seorang anak lakilaki saja.

Diana mengajak mereka Rena untuk duduk di sebelah Diana dan Alika di sebelah Varo. Alika yang sedari tadi diam pun seketika melihat makanan kesukaannya berbicara ke TeddyBearnya.

"Beal makanan tante Din banyak yah Alika suka," bisik Alika menganggukan kepala Teddy Bearnya lalu tertawa kecil. Varo yang melihat itu pun dengan kaku ia mengusap rambut Alika. Alika mendongak lalu dengan senang hati memperkenalkan dirinya ia menyodorkan tangan kanannya lalu berucap

"Hallo Om, pelkenalkan nama aku Alika, umul Alika baru enam tahun minggu lalu Alika ulang tahun loh, Alika dapat kado banyak banget, kalau Om mau kasih kado sekarang boleh kok sekarang, gak papah kalo kelewat," ucap Alika dengan polosnya lalu tersenyum lebar menantikan hadiah yang akan ia dapat.

Rena yang Mendengarnya 'pun meringis lalu meminta maaf. Sedangkan Diana berusaha menahan tawanya melihat ekspresi suaminya syok. Lucu sekali pikir Diana.

Bersambung...

Lanjut Membaca

Daftar Isi My Little Promise

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya
9.2
Setelah tewas ditusuk dua belas kali oleh kakak kandungnya yang serakah, sang protagonis mendapati dirinya terlahir kembali ke masa lalu. Sang kakak, yang juga bereinkarnasi, kini mendadak ingin kuliah dan memaksa orang tua mereka untuk menikahkan adiknya dengan Yanto, putra seorang atasan, demi mendapatkan uang mahar. Menyadari ambisi licik saudaranya yang dahulu hancur akibat keserakahan sendiri, sang protagonis memutuskan untuk menerima pernikahan tersebut dan berhenti sekolah demi membiarkan takdir membalas semuanya.
Sampul Novel Menantu Bodoh
7.8
Hubungan rahasia yang mendebarkan terjadi di bawah satu atap dalam novel Menantu Bodoh. Sang ibu mertua berusaha menolak sentuhan intim dari Jose, menantunya yang dianggap bodoh. Namun, reaksi tubuhnya justru berkhianat, mengkhianati kata-katanya sendiri dengan gerakan yang menggoda. Ketegangan semakin memuncak karena aksi berani ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tepat ketika suara tawa putrinya dan sang sahabat terdengar jelas dari ruang tamu sebelah. Sensasi terlarang ini memicu gairah yang tak tertahankan.
Sampul Novel Sosok Teman Khayalan
9.7
Sikap aneh teman sebangku dan pengucilan tiba-tiba dari seluruh sekolah membuat seorang murid kebingungan. Saat didesak untuk menjelaskan alasan di balik aksi menjauh tersebut, sang teman justru menunjukkan ketakutan luar biasa sebelum akhirnya memutuskan pindah ke kelas reguler. Enggan membiarkan misteri ini menggantung, ia menyusul ke kelas baru tersebut demi menuntut jawaban. Namun, kehadirannya justru memicu histeria dan permohonan putus asa agar dirinya tidak pernah dicari lagi.
Sampul Novel Tak Ada Obat Penyesalan
8.0
Setelah tewas akibat diracun oleh mantan suaminya, Axel Anderson, dan dikhianati oleh adiknya sendiri, sang protagonis mendapat kesempatan kedua untuk mengulang hidup. Di masa lalu, obsesinya pada Axel membawa penderitaan batin yang fatal. Kini, saat diminta memilih calon suami dari jajaran cucu Keluarga Anderson, ia menolak Axel dan justru memilih Jeremy Anderson. Keputusan ini mengguncang semua orang, namun saat ia mencoba menjauh, Axel justru menjadi gila setelah mendengar kabar pertunangannya.
Sampul Novel Terjebak Cinta Sang Casanova
8.9
Maisya Indira, gadis SMA berusia 17 tahun, tidak sengaja berpapasan dengan Zifran Alanta, seorang CEO Casanova mesum. Guna menghindari rencana perjodohan dari Mama Sarah yang sangat berambisi menikahkan putranya, keduanya sepakat berpura-pura pacaran. Namun, kedekatan yang intens justru menumbuhkan rasa nyaman yang mendalam. Sandiwara mereka perlahan berubah menjadi jeratan hasrat terlarang tanpa ikatan status yang berisiko. Akankah jalinan cinta palsu ini berujung nyata?
Sampul Novel With My EX
8.5
Dikhianati hingga bangkrut, Audi terpaksa menemui Darren, mantan suaminya yang dingin. Demi melunasi utang keluarganya, ia dihadapkan pada pilihan sulit dari sang miliarder yang dulu mengurungnya dalam pernikahan kontrak. Darren menawarkan sepuluh miliar rupiah, asalkan Audi mau tinggal dan tidur bersamanya selama satu tahun. Di tengah kebencian masa lalu, Audi terjebak dilema besar. Akankah ia menerima kesepakatan itu dan kembali ke pelukan sang mantan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan