APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel my first love is paman

my first love is paman

Pascatragedi berdarah yang menewaskan orang tuanya, Heira Attaya, siswi SMA dengan kepribadian ganda, kini tinggal bersama pria yang sangat ia cintai. Namun, hidupnya terguncang saat ia menemukan bukti bahwa sang pujaan hati terlibat dalam kematian keluarganya. Di tengah kenyataan pahit tersebut, sebuah peristiwa besar terjadi dan mengubah segalanya, hingga akhirnya Heira menghilang secara misterius tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tak...tak....

Tanpa sadar, langkah Ira bergerak tak tentu arah mengiringi hingar bingar jalanan kota, langkahnya tiba-tiba terhenti di jalanan ramai di sertai Kilauan lampu yang tak terhitung jumlahnya. Bola mata Ira tak lelah menelaah setiap lalu lalang manusia yang melintas, tak tergambar satupun raut wajah sedih seperti dirinya saat ini, mereka tampak bahagia dengan pasangan di sampingnya.

"Semua orang tak mengerti perasaanku, gak ada yang peduli padaku! " dalam batin kecewa, mengepalkan tangan dengan kuat.

Ira menatap langit. Hari semakin gelap, awan hitam memenuhi langit dengan cepat. Lalu lalang manusia perlahan berkurang berlarian tak tentu arah, hanya terlihat beberapa orang saja dengan payung di atas mereka.

Tik...tik....

Setetes air jatuh tepat dalam genggamannya. Dia kembali menatap langit, dengan memicingkan mata. Tak berselang lama, hujan turun dengan deras. Hingga membasahi sekujur tubuh mungil gadis itu di tengah keramaian kota.

"Mengapa harus orang tuaku yang kau ambil! Aku tak kuat lagi menerima semua ini!" batinnya, sembari merasakan setiap tetes air yang menimpa tubuh.

Tangisnya terhapus oleh derasnya air, langit seakan tahu apa yang dia rasakan sekarang. menangis bersama, larut dalam kesedihan.

***

DI RUMAH DUKA....

"Va, kejar kakakmu," perintah pak Ustadz.

"Akan aku cari nanti," jawab Alva degan wajah lesu.

Alva melangkahkan kakinya, keluar mencari sang kakak dengan perasaan campur aduk, sebagai seorang adik laki-laki, tanggung jawab besar dengan paksa harus dia pikul sendiri, di usianya yang terbilang sangat muda, hal itu tentu sangat berat Alva jalani, solusi dari semua situasi ini, tak ada yang bisa dia mengerti, keputusan apapun yang akan menjadi kepustusan akhir itulah yang hanya bisa Alva lakukan.

Satu persatu pelayat mulai pergi, menyisakan beberapa orang saja yang duduk melingkar di sini.

"Baiklah, saya akan langsung pada intinya," ucap Pak Ustaz.

"Siapa yang akan menjaga Heira dan Alva?" tanya Pak Ustaz mempersilahkan.

"Biarkan saya yang menjaga mereka," ucap Bu Ratna.

"Kalau begitu Bu Ratna yang akan mengurus Alva dan Heira."

"Tunggu! Saya juga bisa merawat mereka, rumah saya kan berdampingan dengan rumah ini, setidaknya akan lebih mudah bagi saya untuk memperhatikan mereka," ucap Bu Nina.

"Kalau begitu ada dua orang yang akan mengurus mereka."

"Tunggu! Saya juga sanggup menjaga mereka," ucap Bu Rani.

Pak Ustadz saling bertatapan dengan setiap orang yang Baru saja mengeluarkan pendapatnya, bingung akan keputusan yang akan di ambil.

"Begini saja, biarkan Ira dan Alva saja yang memilih, kita tunggu keputusan mereka," ucap Pak Amar.

Beberapa saat mereka terdiam kemudian beberapa orang mengangguk tanda setuju.

"Kalau begitu, sudah jelas, setelah kondisi mereka mulai membaik, kita tanyakan langsung kepada mereka." Pak Ustaz memberikan kesimpulan.

***

DI PEMAKAMAN UMUM....

Dalam keadaan basah kuyup, Heira melangkahkan kakinya melalui jalanan sepi menuju sebuah tempat. Langkah demi langkah tak bisa dia kendalikan, berjalan begitu saja mengikuti kata hati.

Sesampainya di sebuah tempat di pinggiran kota, kaki Ira berusaha mendekati gundukan tanah yang terlihat merah, bola mata Ira tak lepas dari bunga warna-warni di atasnya .

Seketika Ira terduduk di hadapan makam orang tua yang sangat dia cintai, dilihatnya padung bertuliskan nama kedua orang tua, keduanya dia usap pelan seraya mengelus nama yang sangat dia rindukan kala itu, dia tertelungkup di atasnya sambari mencurahkan segala sakit yang di deritanya.

"Ayah, ibu, lihat aku di sini. Maaf aku tak mengantar sampai ke sini, tapi aku datang juga kan? Aku anak yang baik kan? Lihatlah sekarang, aku sengaja datang ke sini, Ira anak ayah dan ibu sekarang sudah berubah lebih baik, jadi jangan tinggalkan aku, aku berjanji akan membahagiakan kalian, aku janji... aku janji...." 

Ira tertelungkup dengan isakan tangis tak terkendali, lelah akan tangis yang tak henti-hentinya, hingga tubuh kecil gadis itu tak bisa menerima segala rasa sakit lagi, pada akhirnya dia tertidur  dengan lukisan senyum yang tergambar jelas di wajahnya.

Tak berselang lama datanglah seseorang dantang menghampiri, menatap gadis kecil yang tengah tertidur pulas tak wajar, dia merapikan sedikit rambut Ira dengan lembut, menemaninya sebentar hingga dia terbangun.

***

DI RUMAH...

Ira membuka matanya dengan pelan, sinar mentari pagi begitu mengganggu tidur yang terasa singkat ini. Dia menaikkan tubuhnya hingga dalam posisi duduk di atas ranjang.

"Kakak sudah bangun?"

Ira tak menjawab, hanya memasang wajah datarnya sembari menatap sekilas.

"Aku akan mengambil makanan dulu, tunggu sebentar." Alva berlari ke luar untuk mengambil makanan. Tak berselang lama, Alva kembali dengan nampan yang berisi semangkuk bubur dan air putih, berjalan menghampiri Sang Kakak dengan penuh ke hati-hatian.

"Kak, makan ini." Alva menodongkan semangkuk bubur yang dia bawa dengan sepenuh hati.

Ira memalingkan pandangannya, tentu saja tindakannya itu membuat Alva menaruh kembali mangkuk di pangkuannya.

"Kak makan," paksa Alva.

Dia menodongkan sesendok bubur di hadapan sang kakak. Namun Ira masih tidak membuka mulutnya, tatapannya kosong, seperti orang yang tak memiliki semangat hidup.

Setelah beberapa kali percobaan, Alva  tak mendapat balasan apapun dari sang kakak, dia meletakan semangkuk bubur di atas meja seraya beranjak dari duduknya.

"Jika kakak lapar, makanlah, aku akan berada di luar," ucap Alva halus. Dia pergi meninggalkan Ira, membiarkannya sendirian untuk beberapa saat.

"Huh."

Alva menyandarkan tubuhnya di balik pintu dengan mata terpejam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cincin Kawin Berukir Nama Lain
8.6
Tujuh tahun lamanya aku dipaksa menjadi penulis bayangan untuk Zara, adik angkatku, demi menuruti keinginan suamiku, Permadi. Puncak pengkhianatan terjadi saat Permadi merebut penghargaan milikku demi Zara yang sedang mengandung. Kenyataan pahit terungkap ketika aku menemukan nama Zara terukir di cincin kawinku. Sadar hanya dimanfaatkan, aku memalsukan kematian dalam kecelakaan pesawat untuk membalas dendam. Kini, aku siap menghancurkan mereka lewat bukti plagiarisme Zara.
Sampul Novel Cintaku Bagai Layangan Putus
8.5
Delapan tahun pernikahan Bella Winata hancur seketika saat ia mengetahui pengkhianatan suaminya, Alvaro Winata. Sang gembong mafia tersebut berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Cindy Martadina, dan menjadikan Bella sekadar alat politik demi memperkuat kekuasaannya. Alih-alih menangis atau memicu keributan atas dusta yang diterimanya, Bella memilih jalan senyap. Melalui sebuah transaksi rahasia di pasar ilegal, ia bersiap untuk melenyapkan dirinya dari dunia ini dalam waktu dua minggu.
Sampul Novel Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin
8.5
Demi menghukum pasangannya atas insiden yang membuat Nelly, cinta pertamanya, terkunci di kantor, William Yuardi mengurung wanita itu di gudang pendingin tak terpakai dengan semangkuk air. Namun, mesin pembeku itu mendadak aktif setelah ia pergi. Korban berjuang meminta tolong hingga dindingnya dipenuhi bekas darah dari jarinya. Tujuh hari kemudian, saat William membuka pintu untuk menuntut permohonan maaf, ia hanya menemukan seonggok mayat yang telah membeku sepenuhnya.
Sampul Novel I'm The Beast
9.0
Rodolfo Silas, mantan pembunuh bayaran, kini berjuang melindungi desa dari teror misterius setiap bulan purnama. Dengan keahlian tempurnya yang hebat, ia menjadi tameng tunggal melawan kawanan serigala yang gemar menculik warga. Namun, takdir menyeretnya ke dalam nestapa saat sekelompok elite werewolf menangkap dan mengubah wujudnya menjadi monster mengerikan. Rodolfo kini harus bertahan hidup sebagai bagian dari makhluk buas yang selama ini ia musuhi.
Sampul Novel Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya
7.8
Dituduh tidak suci dan dihina karena latar belakangnya, pernikahan Analea dengan Hamid dipenuhi kebekuan. Puncak keretakan terjadi saat Analea memergoki suaminya berselingkuh. Bertekad menuntut cerai, ia menyusun strategi hukum hingga berhasil bekerja di Eternal Group dengan gaji fantastis. Namun, kehidupan barunya dipenuhi kejanggalan. Mengapa Kaisar, sang presdir, selalu melindunginya? Apa hubungan Ibu Maira dengan masa lalunya? Di tengah misteri itu, Fabian, pengusaha matang rekan Kaisar, menawarkan bantuan dengan syarat yang tak biasa.
Sampul Novel Malam Panas, Hati yang Membeku
9.8
Saat penglihatannya kembali, Mia justru menemukan bukti perselingkuhan Morin berupa pakaian dalam asing di kamar mandi. Memilih bungkam, ia menyaksikan langsung pengkhianatan kejam Morin yang bercumbu dengan wanita lain di hadapannya, memanfaatkan kebutaan Mia yang ia kira masih ada di bawah kebisingan musik. Terluka namun bertekad, Mia berpura-pura meraba jalan ke lantai atas untuk menghubungi Yuvan. Ia bersedia menjadi pengganti cinta pertama pria itu, asalkan Yuvan membantunya membalas dendam.