APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel my first love is paman

my first love is paman

Pascatragedi berdarah yang menewaskan orang tuanya, Heira Attaya, siswi SMA dengan kepribadian ganda, kini tinggal bersama pria yang sangat ia cintai. Namun, hidupnya terguncang saat ia menemukan bukti bahwa sang pujaan hati terlibat dalam kematian keluarganya. Di tengah kenyataan pahit tersebut, sebuah peristiwa besar terjadi dan mengubah segalanya, hingga akhirnya Heira menghilang secara misterius tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keesokan harinya, Alva kembali menyajikan makanan untuk sang kakak. Dia melangkah dengan penuh kekhawatiran, takut apa yang dia bawa tidak di sentuh sedikit pun oleh kakaknya seperti waktu kemarin.

Tok tok...

"Kak, aku masuk," ucap Alva.

Di dalam sana Ira masih tertelungkup di balik selimut tebal. Setelah hari itu, dia tak memakan apa pun, di tambah lagi kondisinya saat ini sangat menghawatirkan, sekujur tubuh bercucuran keringat, hingga membasahi tempat tidurnya.

"Kak, makan dulu," ucap Alva berusaha membangunkan Ira.

Ira tak bergerak sedikit pun, Alva yang merasa heran, mulai menepuk pelan tubuh Sang Kakak.

"Kak," ucap Alva.

Karena tak mendapat tanggapan apa pun, Alva membuka selimut yang menyelimuti Ira hingga se bahu.

Stt...

Alva melihat kakaknya bergetar memeluk kedua lengannya.

"Kak!" ucap Alva panik.

Dia menyentuh kening Ira, ternyata panasnya semakin tinggi, Alva segera lari keluar meminta pertolongan.

Beberapa saat kemudian, dia kembali dengan seorang di belakangnya, dia meraba kening Ira dengan lembut.

"Bagaimana Pak?"

"Panasnya tinggi, kita harus bawa Ira secepatnya," ucap Pak Amar.

"Alva, beritahu Bu Nina," perintah Pak Amar.

"Baik Pak." Alva segera pergi secepat mungkin.

***

DI RUMAH SAKIT....

"Bagaimana keadaan Ira dok?" tanya Bu Nina.

"Dia mengalami panas biasa, untuk sementara makan obatnya secara teratur agar panasnya cepat turun."

"Terima kasih dok."

Bu Nina menghampiri gadis yang tengah terbaring di ranjangnya. Dia lihat Alva yang setia di sampingnya menunggu sang kakak membuka mata.

"Pak, bagaimana kalau Ira tinggal di rumah kita untuk sementara?" saran Bu Nina.

"Baiklah, Bapak juga kasihan melihat mereka," ucap Pak Amar seraya menatap kedua anak di sana.

Bu Nina membatin "Kalian pasti kuat."

***

Sesampainya di rumah, Ira berjalan menuju kamarnya dengan di papah sang adik. Setelah menolak tawaran Bu Nina, Dia memutuskan untuk tetap tinggal di rumah dengan di temani Alva.

Setelah Ira duduk di kasurnya, Alva segera pamit untuk membuatkan makanan.

"Kak, aku buat bubur dulu, kakak tidur saja sebentar, nanti aku bangunkan," ucap Alva kemudian pergi.

Setelah tak terlihat punggung Alva dari pandangannya, Ira berjalan sempoyongan mendekati pintu kamar seraya mengambil kunci dari dalam laci.

Clek...

Selesai mengunci pintu, dia kembali ke ranjangnya, membaringkan tubuh yang sakit ini.

"Hiks...hiks...."

Dia menenggelamkan wajahnya di balik bantal seraya mengingat kembali kesedihan yang menyayat hatinya.

...

Beberapa saat berlalu, Alva membawa semangkuk bubur menuju kamar kakaknya.

Clek...

"Di kunci?" Batin Alva.

Tok...tok....

"Kak!" panggil Alva.

Tak terdengar balasan apa pun dari dalam sana, dia menunggu sebentar, mungkin Kakaknya sedang berusaha membuka pintu.

Beberapa menit berlalu, Alva masih berdiri di depan pintu, dia mendengar samar suara rintihan dari dalam sana.

"Huh."

Alva menghela nafas berat sambil menatap bubur yang dia bawa dengan sepenuh hati. Tak terasa, keluar cairan dari pelupuk matanya, mengalir dengan sendirinya.

***

Hari mulai gelap, Alva terbaring di kursi tamu, dengan buku yang menutupi wajahnya.

Tok tok...

Dengan terpaksa, Alva segera bangun  untuk membuka pintu.

"Va, Ira bagaimana?" tanya Bu Nina.

Alva tidak menjawab, dia malah kembali ke tempat duduknya tadi dengan kepala yang tertunduk.

Terlihat Alva menatap bubur di hadapannya. Tanpa mengucap kata, Bu Nina langsung mengerti akan situasi yang terjadi. Dia langsung menuju kamar Ira, mengetuk pintu dengan pelan.

"Ira?"

"Ira, bangun nak," lanjutnya.

"Ira, Alva bawa bubur untuk kamu nak."

"Ira, buka pintunya, sebentar saja."

Setelah beberapa kali percobaan, Ira masih tidak membuka pintu kamarnya, membuat Alva sebagai adik merasa semakin khawatir.

Setelah Berkali-kali mencoba membujuk Ira, tak ada hasil yang dia dapat, kemudian Bu Nina melangkah mendekati Alva.

"Alva, makanlah bubur itu, kamu pasti belum makan, nanti Ibu buatkan yang baru untuk Ira," ucap Bu Nina.

Alva hanya diam, namun setelah itu, dia mengangkat kepalanya dan langsung berlari keluar.

"Alva!" panggil Bu Nina.

Alva berlari ke luar, tanpa menghiraukan ucapan Bu Nina.

***

"Hiks...hiks...kalian pernah bilang tidak akan meninggalkan aku, apa buktinya sekarang? Kalian ingkar janji, aku benci kalian, aku benci semuanya!" batin Ira.

Tok tok...

"Aku ingin sendiri, jangan ganggu aku," batin Ira.

Tok tok ...

"Pergi! Aku tak ingin mendengar apa pun!"

Tok tok...

"Ira, ini makanan untukmu, bukalah sebentar."

Ira mendongak mendengar suara itu.

"Suara Ini..."

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir
8.0
Saat menjalani pengambilan sel telur ketiga untuk bayi tabung, sang istri harus berjuang sendiri karena suaminya, Johannes, beralasan lembur. Tengah malam, ia terbangun dengan tubuh membengkak parah dan kesulitan bernapas. Dalam kondisi kritis, ia menghubungi Johannes. Namun, teleponnya justru diangkat wanita asing bersuara mesra. Keadaan kian mencekam saat terdengar suara cambukan dan erangan sebelum panggilan terputus, mengungkap misteri kelam di balik pernikahan mereka.
Sampul Novel Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)
9.2
Di usia 19 tahun, Vintari terpaksa mengubur mimpinya demi pernikahan kontrak akibat perjodohan orang tua. Bersanding dengan Zeus Ducan yang jauh lebih dewasa terasa bagai siksaan, sementara Zeus hanya menganggapnya gadis ceroboh yang merepotkan. Namun, ketika rasa nyaman mulai hadir, sebuah kenyataan pahit terbongkar. Zayn, lelaki yang selama ini dicintai Vintari, rupanya adik tiri dari suaminya sendiri. Kini, ia terjebak dilema rumit antara Zeus dan cinta masa lalunya.
Sampul Novel DENDAM DAN CINTA KING MAFIA
9.6
Albern Barnard, pemimpin mafia asal Italia, menyamar jadi pebisnis di Indonesia demi memburu pengkhianat bernama Reno. Dendam atas kematian kakaknya terbayar lunas saat Albern mengeksekusi Reno di hadapan Harnum, istrinya yang sedang hamil tua. Kejadian tragis itu membuat Harnum keguguran akibat pendarahan hebat. Bukannya kasihan, Albern malah menyekap Harnum di sebuah rumah hutan tua dan terus menyiksanya demi meluapkan kebencian yang membara.
Sampul Novel Dusta di Balik Janji
8.0
Divonis kanker hati setelah lima tahun menikah, Kathleen hancur saat tahu Joshua, suaminya, justru ingin mendonorkan hati demi selingkuhannya yang sudah punya anak. Enggan kalah dari pengkhianatan ini, Kathleen bertekad merebut kembali hak donor miliknya. Ia pun pergi ke Jaxperton untuk operasi dan meminta Joshua menjemputnya tiga hari lagi. Kepergian Kathleen ini seketika meninggalkan penyesalan dan keputusasaan yang sangat mendalam bagi suaminya.
Sampul Novel Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
8.8
Cinta tulus Regina pada Malvin berbalas kepedihan. Di tahun kedua pernikahan, saat tengah mengandung, Malvin justru meminta cerai demi cinta pertamanya. Regina bahkan diabaikan saat bersimbah darah akibat kecelakaan tragis. Setelah berhasil bangkit dari kematian dan meraih kesuksesan, Regina siap memulai hidup baru dengan pria lain. Namun, melihat kebahagiaan itu, Malvin didera cemburu hingga nekat mengacaukan pernikahan Regina dan memohonnya kembali di altar.
Sampul Novel Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit
8.6
Terlahir dengan gangguan pendengaran membuat Reina Andara diabaikan oleh ibunya sendiri. Kemalangan Reina berlanjut setelah menikah, di mana dia terus direndahkan oleh keluarga suaminya yang kaya raya. Situasi kian memburuk saat cinta pertama suaminya, Maxime Sunandar, kembali dan berambisi merebut posisinya. Sadar bahwa Maxime tidak pernah mencintainya, Reina akhirnya memilih menyerah dan meminta cerai demi membebaskan pria itu. Namun tak disangka, Maxime justru menolak keras keputusan Reina tersebut.