APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Embun terjebak dalam dilema besar ketika harus segera angkat kaki dari rumah kakak iparnya. Syaratnya berat: ia wajib menikah agar sang kakak tidak cemas, padahal ia sendiri tidak punya pasangan. Di tengah keputusasaan, seorang kakek yang merupakan pelanggan setia kafenya datang membawa solusi tak terduga. Sang kakek meminta Embun untuk menikahi putra bungsunya, Kaisar Rahardja, seorang presdir kaya. Meski pernikahan impian ini akhirnya terwujud, Embun dilingkupi tanda tanya besar mengenai alasan sebenarnya di balik kesediaan Kaisar menikahinya begitu saja.
Bab
Bagikan

Bab 3

- Kartu Hitam

Toko Perhiasan Elegance Jewelry.

“Saya mau lihat beberapa cincin pernikahan koleksi terbaru di toko ini,” kata Embun pada pegawai perempuan yang menghampirinya dengan ramah.

“Baik, Bu,” jawab pegawai itu masih dengan senyum ramah di wajahnya.

Embun baru saja tiba di sebuah toko perhiasan sesuai dengan permintaan Kaisar untuk membelikan masing-masing dari mereka cincin pernikahan.

Memerhatikan kartu kredit yang diberikan padanya, Embun tahu bahwa kartu kredit tersebut spesial dan hanya dimiliki oleh beberapa orang saja. Hal itu membuat Embun memutuskan untuk pergi ke toko perhiasan terbaik di kota itu.

Bukan karena tahu Kaisar memiliki uang untuk dibuang, tapi lebih karena wanita itu berpikir membeli di tempat terjamin lebih baik agar kalau-kalau nanti pernikahan mereka disudahi, Kaisar tidak akan kehilangan uangnya dan bisa menjual kembali cincin tersebut.

“Ini salah satu koleksi terbaik di toko kami. Berlian berwarna biru ini merupakan berlian langka yang didatangkan langsung dari Afrika Selatan.”

Tampak pramuniaga toko perhiasan itu menyerahkan sebuah cincin dengan berlian biru besar di dengan deretan berlian kecil menghiasi pinggirannya.

Embun menerima cincin yang terasa berat di genggamannya itu. Memang terlihat sangat mewah.

“Atau cincin bermata putih ini juga salah satu yang menjadi penjualan tertinggi di toko kami. Berliannya diambil dari tambang berlian lokal di negeri kita. Tapi, potongan dan desainnya yang indah menjadi ciri khusus untuk cincin ini.”

Kali ini sang pramuniaga mengeluarkan sepasang cincin dengan desain yang lebih rumit. Tak kalah cantik dengan cincin bermata biru tadi. Tapi bagi Embun itu terlihat sangat berlebihan.

Embun masih menimbang-nimbang, cincin mana yang baiknya dia ambil. Pernikahannya dengan Kaisar hanyalah sebuah perjanjian untuk kenyamanan bersama. Oleh karena itu, rasanya tidak baik bagi Embun bila memilih yang terlalu mahal atau yang terlalu mencolok.

“Jika Ibu tidak berkenan dengan desain cincin koleksi kami, Ibu juga bisa memesannya sesuai dengan keinginan Ibu.” Pegawai perempuan itu memberikan alternatif pilihan.

Embun menggelengkan kepalanya. “Itu pasti akan butuh waktu yang lama. Saya akan memilih yang sudah ada di sini saja,” jawab Embun.

Pandangannya kembali menelusuri jejeran perhiasan di etalase.

Sampai akhirnya, pandangan Embun mendarat pada satu cincin di toko itu.

"Saya mau lihat yang itu." Tunjuk Embun pada cincin bermodel klasik dengan desain yang sangat sederhana.

Melihat cincin pilihan Embun, pramuniaga itu mengerutkan kening. “Cincin ini adalah model lama, Bu. Selain itu, modelnya agak kuno dan sederhana.”

Walau mendengar ucapan sang pramuniaga, Embun memiliki pendapat berbeda. Cincin itu tampak sangat manis. Tidak terlihat mewah, tapi juga tidak terlalu sederhana.

Melirik harganya yang juga terlihat tidak terlalu menguras kartu kredit Kaisar, Embun pun mengambil keputusan.

“Saya ambil model ini saja. Sepasang ya, Mbak.” Embun menyerahkannya kembali pada sang pegawai.

Karena tamu sudah memilih, maka pramuniaga itu hanya bisa menurut.

“Apa perlu kami beri ukiran nama di dalamnya?” suara lembut pegawai wanita itu menawarkan pilihan pada Embun.

Embun mengangguk. “Bisa dituliskan nama Kaisar dan Embun ya, Mbak,” jawab Embun tersenyum.

"Apa ada hal lain yang dibutuhkan, Ibu?"

Embun menggelengkan kepalanya. "Cukup itu saja, Mbak."

“Baik Ibu. Mohon ditunggu sebentar ya, Bu. Pesanan Ibu akan segera kami siapkan,” ujar wanita berseragam itu sambil menunjukkan pada Embun untuk menunggu di ruang tunggu eksklusif yang menjadi fasilitas toko perhiasan ini.

Satu jam kemudian Embun diberitahu jika pesanannya sudah selesai. Seorang pegawai mengarahkan Embun menuju kasir yang ditunjuk.

Embun mengeluarkan kartu kredit hitam milik Kaisar untuk melakukan transaksi pembayaran.

Seorang lelaki paruh baya berjas rapi yang sepertinya adalah manajer toko yang mendampingi pegawainya sedikit mengernyitkan dahi kala melihat kartu kredit tersebut. Dia menatap Embun penuh selidik.

“Itu kartu kredit suami saya,” ujar Embun seolah menjawab keterkejutan di wajah sang manajer toko yang kemudian dibalas dengan anggukan senyum ramah sang manajer.

Embun tahu kartu kredit itu memang spesial, tetapi melihat reaksi sang manajer yang seperti itu, apakah berarti Kaisar orang yang begitu istimewa?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya, yang telah lama menghilang dan dicari ke kota, tega menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun hanya demi melunasi utang. Alih-alih mendapatkan kehangatan keluarga yang didambakan, pertemuan itu justru menghancurkan masa depan Nara sepenuhnya. Tiga tahun berlalu sejak tragedi kelam tersebut, kini ia terpaksa bertahan hidup dengan menjalani realitas baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel Investigar Contigo : Bos Besar Mafia Russia yang Terbunuh
9.6
Detektif Olivia Lyora Kim sibuk mengungkap kasus kriminal di area industri Seoul. Ia tidak sendiri, melainkan ditemani rekan kerjanya, Aiden Junior Lee. Namun, setelah setahun berpartner, Olivia merasakan keanehan. Sikap Aiden mendadak berubah menjadi sangat manis padanya. Perubahan perilaku yang tidak biasa ini membuat Olivia bertanya-tanya, apakah sang mitra kerja mulai jatuh cinta kepadanya di tengah-tengah proses penyelidikan mereka?
Sampul Novel Marriage Life
9.1
Kehidupan pernikahan Andara Jeo hancur setelah dikhianati oleh suaminya sendiri, Vante Adinan. Vante, yang dahulu berjanji selalu memprioritaskan Andara, justru melanggar komitmen tersebut demi kembali bersama Dena Adisti. Pengkhianatan ini meremukkan hati Andara yang telah menaruh kepercayaan penuh pada sang suami. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan Vante berpaling dari istrinya? Temukan kisah pilu tentang keretakan rumah tangga dan janji suci yang ternoda di sini.
Sampul Novel Perjanjian dengan Sang Pewaris Tahta
9.5
Tepat menjelang pernikahan, Sesil mendapati tunangannya berselingkuh. Dikhianati setelah setahun bertunangan, ia membatalkan rencana resign dari Aditama's Group demi tetap bekerja sebagai sekretaris Raffael. Didorong amarah, Sesil bertekad membalas dendam dengan memanfaatkan bantuan atasannya tersebut. Raffael setuju membantu, tetapi dengan syarat. Mereka pun menyepakati sebuah perjanjian khusus yang saling menguntungkan bagi masa depan keduanya.
Sampul Novel Puber Kedua Sang Letnan Jendral
8.6
Kehidupan menjanda Nina kembali berwarna sejak mengenal Baskara, Letnan Jenderal TNI sekaligus calon besannya. Kelembutan dan kepedulian sang jenderal yang sering mampir ke warungnya sukses membuat Nina terpikat. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Nina melihat Baskara di televisi bersama seorang selebriti terkenal. Di tengah rasa kecewa yang mendalam, Nina mulai meragukan ketulusan serta niat sebenarnya dari sang perwira tinggi selama mendekatinya.
Sampul Novel Takdir Cinta Zahrana
9.6
Zahrana begitu membenci Zafran setelah ayahnya sendiri tega menjualnya pada pria itu. Walau sempat terbebas berkat ketegarannya, setahun berlalu dan takdir kembali mempertemukan mereka. Zahrana kini berada di titik terendah; rumah tangganya hancur dan ia harus menghadapi proses perceraian yang rumit akibat fitnah perselingkuhan dari sang ibu mertua. Di tengah penderitaan dan kemelut hidup yang pelik ini, sosok Zafran tiba-tiba hadir kembali.