APKDock Logo
Sampul Novel Perjanjian dengan Sang Pewaris Tahta

Perjanjian dengan Sang Pewaris Tahta

9.5 / 10.0
Tepat menjelang pernikahan, Sesil mendapati tunangannya berselingkuh. Dikhianati setelah setahun bertunangan, ia membatalkan rencana resign dari Aditama's Group demi tetap bekerja sebagai sekretaris Raffael. Didorong amarah, Sesil bertekad membalas dendam dengan memanfaatkan bantuan atasannya tersebut. Raffael setuju membantu, tetapi dengan syarat. Mereka pun menyepakati sebuah perjanjian khusus yang saling menguntungkan bagi masa depan keduanya.

Perjanjian dengan Sang Pewaris Tahta Bab 1

"Sudah menemukan penggantimu?" tanya Raffael Aditama, CEO dari Aditama's Group, pada sekretarisnya yang sudah bekerja 6 tahun dengan dirinya.

"Masih dalam tahap seleksi, Tuan," jawab Sesil Imelia, sekretaris dari Raffael.

Sesil sudah lama bekerja di perusahaan Aditama's Group, terutama dengan Raffael, dari saat ia lulus kuliah sampai hendak menginjak usia 28 tahun.

Tidak mudah bagi Sesil bekerja dengan Raffael yang memiliki watak keras dan juga perfeksionis. Namun hari demi hari, tahun demi tahun, Sesil terus belajar. Memperbaiki kesalahan dan meng-upgrade kemampuannya. Bahkan berkat bekerja dengan Raffael yang selalu bertemu dengan klien luar negeri, kini Sesil telah menguasai lima bahasa besar di dunia.

Dan di tahun ketujuhnya, Sesil berencana untuk mengundurkan diri. Ia akan memutuskan untuk menikah dengan kekasihnya, lebih tepatnya dengan pria yang sudah satu tahun bertunangan.

Namun, tidak semudah itu ia mengundurkan diri dari Aditama's Group, apalagi mengundurkan diri menjadi sekretaris Raffael. Ia sendiri yang harus turun tangan dalam mengajari cara bekerja, memberitahu bagaimana karakter Raffael sendiri, juga banyak hal lain yang berhubungan dengan pekerjaannya yang sangat penting.

"Saya ingin mencari yang sempurna, yang sudah sangat siap untuk bekerja. Bukan yang masih mentah dan banyak bertanya soal cara kerja dengan saya. Kamu mengerti?"

Sesil mengangguk. "Mengerti, Tuan."

Sebenarnya Raffael sangat berat hati saat seminggu yang lalu Sesil mengatakan ingin mengundurkan diri. Karena ia sudah terbiasa bekerja dengan kinerja Sesil yang gesit dan sangat tahu dirinya, dan tentu saja dengan prosedur kerjanya.

Untuk bekerja sama dengan orang lain, tak pernah bisa dibayangkan oleh Raffael. Ia dan Sesil tumbuh bersama disaat ia baru memulai posisi sebagai CEO juga Sesil sebagai sekretarisnya.

"Apa schedule saya setelah makan siang?"

"Kita hanya ada satu pertemuan dengan investor dari Singapura di Hotel Flamingo jam 3 sebelum pulang, Tuan. Untuk pakaian golf, sudah saya siapkan untuk berjaga-jaga jika Mr. Joe ingin bermain golf dengan Tuan setelah pertemuan."

"Oke, kamu boleh keluar."

Beberapa jam berlalu ....

Pertemuan dengan klien telah selesai. Seperti dugaan, Mr. Joe memang mengajak Raffael untuk bermain golf. Namun karena jam kerja telah usai, Sesil pulang tanpa ikut bergabung bermain golf. Karena tepat dihari itu adalah hari satu tahun pertunangan dengan kekasihnya.

"Saya pamit pulang, Tuan. Semua barang Tuan sudah saya simpan di dalam mobil."

"Kamu tidak ingin bergabung main golf? Sekretaris Mr. Joe pun ikut."

Sesil menggelengkan kepala sambil tersenyum. "Untuk saat ini tidak, Tuan."

"Tunanganmu?" Raffael mengerutkan alisnya.

"Ini satu tahun pertunangan kami, kami berencana untuk makan malam bersama sambil membahas pernikahan," jawab Sesil dengan wajar riang terlihat amat bahagia.

"Kamu sudah yakin akan menikah? Usiamu baru saja 28 tahun, karirmu sangat bagus," ucap Raffael yang baru berani mengatakan hal itu karena kini mereka sudah diluar jam kerja. Sehingga ia merasa ada kesempatan untuk membahas hal selain pekerjaan.

"Usia 28 tahun bagi wanita itu bukan lagi usia yang muda, Tuan. Saya dari dulu memang ingin menikah muda, selambat-lambatnya sebelum umur 30-an. Kalau soal karir saya tidak terlalu berambisi, karena saya ingin menjadi ibu rumah tangga yang diam di rumah, mengurus suami dan juga anak," jawab Sesil secara jujur di depan bosnya.

"Sungguh itu impianmu?"

"Saya tahu, Tuan pasti berpikir jika impian saya sangat klise, tidak berambisi. Tapi itu memang yang saya inginkan. Kalau begitu saya permisi," ucap Sesil tidak lupa dengan senyuman manis khas karena lesung pipinya.

Raffael menghembuskan nafasnya. Sebenarnya jauh dalam hati kecilnya, ia tidak ingin Sesil mengundurkan diri. Ia sudah terlanjur terbiasa dengan cara kerja Sesil. Dan ia tidak ingin beradaptasi lagi dengan orang baru. Maka dari itu, ia meminta Sesil sendiri yang memilihkan pegawai baru penggantinya.

***

Tepat pukul 7 malam, Sesil sudah bersiap dengan dress yang baru ia beli untuk acara makan malam dengan tunangannya sembari membahas pernikahan mereka. Elly, sahabat Sesil, yang selalu antusias dengan kemajuan hubungan percintaan karibnya itu, tentu saja ikut berbahagia sambil membantu menata rambut Sesil.

"Bagaimana?" tanya Elly pada Sesil di depan cermin setelah selesai hair styling.

"Seperti biasanya, kamu memang pandai, Elly. Pantas salonmu selalu ramai," jawab Sesil.

"Ya sudah, segeralah berangkat. Apa Bara akan menjemputmu?"

"Kita ketemu ditempat. Dia langsung dari kerjaannya. Aku kasihan jika ia harus menjemputku jauh, akan membuang banyak waktu."

"Beruntunglah Bara akan menikahi wanita yang sangat pengertian, tidak seperti aku yang tak sabaran dan banyak mau."

Sesil tersenyum tipis. "Akulah yang beruntung. Karena aku akan segera resign dan sepenuhnya diam di rumah mengurusi keluarga kecilku. Aku berangkat, sebaiknya kamu pulang dan jangan menungguku. Mungkin saja aku akan menginap diluar bersama calon suamiku," ucap Sesil yang memang selalu menggoda sahabatnya yang belum memiliki kekasih.

"Ha! Dasar."

Setelah turun dari taksi, Sesil mendapatkan panggilan telepon dari Bara.

Sesil : Hallo, sayang. Apa ka---.

Bara : Sepertinya makan malam kali ini kita cancel dulu. Aku masih harus bersama klienku. Kamu mengerti, kan? Aku baru saja akan direkomendasikan untuk naik jabatan, jadi aku harus pandai mencari muka di depan atasanku.

Sesil jelas merasa kecewa, tetapi ia juga tidak mungkin memprotes kekasihnya hanya karena makan malam mereka dibatalkan. Apalagi alasan Bara bisa diterima olehnya. Ia harus terus mendukung karir Bara, karena setelah menikah ia tidak akan bekerja dan menghasilkan uang lagi.

Sesil : Oh iya, tidak masalah. Kita bisa makan malam next time. Kamu jangan sampai lupa makan.

Bara : Ok. Aku akan makan di rumah nanti. Aku akan tutup teleponnya.

Sesil menghembuskan napas panjang. Karena sudah terlanjur reservasi, pada akhirnya Sesil memutuskan untuk makan sendiri saja.

Sudah sekitar hampir satu jam, Sesil baru bisa menghabiskan makan malamnya. Ia terlalu sibuk dengan pemikiran kecewa yang hanya bisa ia tahan dalam hatinya.

'Aku tidak boleh egois, kesibukan Bara juga demi masa depan kita berdua. Mending aku beliin dia makan, dan mampir sebentar ke apartemennya. Syukur-syukur Bara juga udah pulang,' batin Sesil.

Saat keluar dari restoran, Sesil bertemu dengan Raffael yang sedang menunggu sopirnya mengambil mobil di area parkir.

"Tuan?" sapa Sesil yang lebih dulu melihat adanya Raffael. "Tuan habis makan malam dengan Mr. Joe?"

Raffael masih terdiam melihat Sesil yang cukup berbeda dengan apa yang biasa ia lihat sehari-harinya. Biasanya Sesil selalu mengenakan rok sebatas lutut, dipadukan dengan blouse atau kemeja tangan panjang, riasan wajah yang natural juga rambut yang tidak pernah diurai.

Dan malam itu, Raffael nampak melihat Sesil dengan sisi yang berbeda. Dress tanpa lengan berwarna maroon yang kontras dengan kulit cerahnya, dengan panjang diatas lutut. Ditambah dengan riasan wajah yang mempertegas kecantikan Sesil, juga rambut panjang yang diurai menambah nilai elegan dan juga terlihat begituseksi.

"Tuan?" Sesil melambaikan tangan di depan wajah Raffael.

"Ha? Ya! Saya baru saja makan malam dengan Mr. Joe. Kamu datang dengan tunanganmu?" tanya Raffael yang sekaligus ingin membayar rasa penasarannya akan sosok pria tunangan sekretaris pribadinya itu.

"Mm ---" Sesil ragu untuk menjawab yang sebenarnya, apalagi pada bosnya sendiri.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Perjanjian dengan Sang Pewaris Tahta

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BOS JUTEK JATUH CINTA
9.4
Srikandi, seorang gadis pemberontak, kini terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Ia berada di antara dua pria yang sangat bertolak belakang: Bisma yang penuh kebijaksanaan dan Arjuna, bos tampan yang kerap bertindak semena-mena. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta segi lima yang melibatkan tiga pria dan dua wanita. Kisah komedi romantis ini menyajikan konflik pelik menuju pernikahan dengan akhir yang tak terduga, membawa pembaca penasaran pada keputusan hati Srikandi.
Sampul Novel CLARITTA, KAMU MILIKKU
9.1
Model terkenal Claritta Indriana terjebak pernikahan pelik bersama Aslan Teryeka, sang pewaris Andromeda Group. Walau menyatakan cinta, Aslan justru bersikap posesif, bertindak semena-mena, bahkan mengkhianatinya dengan sang sekretaris. Di bawah bayang-bayang kebencian dan pengkhianatan suaminya, Claritta menghadapi pilihan sulit. Haruskah ia tetap bertahan sebagai boneka tak berdaya dalam rumah tangga yang hancur, atau melarikan diri selamanya demi kebebasan?
Sampul Novel Dilarang Hamil Oleh Mertua
9.0
Pernikahan Claudia dan Rayhan terus diuji oleh penolakan Ibu Eva. Sang mertua yang mendambakan menantu dari kelas sosial tinggi tega melarang Claudia mengandung. Begitu kehamilan Claudia benar-benar terjadi, Eva bahkan menuntutnya untuk menggugurkan kandungan tersebut. Di bawah tekanan batin dan kebencian yang mendalam dari sang mertua, sanggupkah suami istri ini mempertahankan rumah tangga sekaligus menyelamatkan calon anak mereka?
Sampul Novel Gairah Liar Binor Kesepian
8.8
Sita, perempuan polos dari pelosok Cianjur, menjalani kehidupan yang sangat tertutup pascapernikahan hasil perjodohan. Minimnya interaksi sosial membuatnya buta akan dunia luar dan edukasi seksual. Hal ini memicu kekecewaan pada diri Danu, suaminya, akibat sikap Sita yang terlampau pasif dalam hubungan intim. Ketidaktahuan Sita mengenai gairah ranjang ini pun disinyalir menjadi penyebab utama pasangan suami istri tersebut tidak kunjung dikaruniai keturunan hingga kini.
Sampul Novel Sentuhan Panas Pelayan Bar
9.2
Kayla harus membanting tulang sebagai pelayan bar sekaligus berkostum badut demi menyambung hidup. Takdir membawanya bertemu Andreas dalam dua kondisi berbeda. Di bar, Andreas terpikat oleh pesona Kayla hingga menawarinya pekerjaan model. Di sisi lain, Andreas malah jatuh cinta pada sosok badut jalanan, tanpa tahu bahwa itu adalah Kayla, model yang sangat ia benci. Rahasia identitas ganda ini kini mengancam hubungan mereka dalam pusaran konflik cinta dewasa.
Sampul Novel STORY LIFE OF KERENHAPUKH
9.0
Kerenhapukh, gadis 25 tahun, terpaksa menuruti kehendak sang ayah untuk menikah dengan lelaki pilihan keluarganya. Hubungan cinta Keren kandas begitu saja karena status sosial sang kekasih dinilai tidak sepadan. Kemalangannya kian memuncak saat ia justru berakhir menikahi pria yang salah. Di tengah rentetan cobaan hidup yang seolah tiada habisnya, mampukah Keren bertahan melewati badai ini dan merebut kembali kebahagiaan yang telah dirampas darinya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan