APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif

Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif

Amber, wanita yang kerap dicap sebagai anak haram dan diabaikan keluarganya, harus menghadapi takdir rumit saat dipaksa menjadi istri dadakan bagi Reyvan. Reyvan adalah seorang CEO dingin dan angkuh yang sejak awal memperingatkan Amber untuk menjaga jarak serta tidak jatuh cinta kepadanya. Pernikahan mereka bahkan dibatasi oleh tenggat waktu perceraian yang telah ditentukan. Namun, seiring berjalannya waktu, sang CEO justru menyadari bahwa ia tidak sanggup hidup tanpa kehadiran Amber di sisinya.
Bab
Bagikan

Bab 6

. Tinggal Cerai Saja

"Vio, jangan omong kosong. Siapa juga yang mau menggantikanmu jadi pengantin wanita dari seorang seperti Reyvan. Memangnya Reyvan punya apa sampai aku mau merebutnya darimu?"

Amber mendecih malas. Dia heran dengan apa yang dikatakan Viona. Jelas dia korban yang dipaksa jadi pengantin pengganti, tapi kenapa jadi tersangka? Napasnya tercekat menahan gejolak dadanya yang mendidih.

Cepat Reyvan menoleh. Dia merasa Amber sudah merendahkan harga dirinya. Lalu menatap tajam Viona dengan senyum tipis. "Jelaskan apa maksudmu?"

Viona menghapus air mata. Wajahnya sendu, tapi sorot matanya tajam melirik Amber.

"Aku baru saja berhasil lepas dari jebakan licik Amber dan ibunya. Mereka yang membuatku menghilang di hari pernikahan kita. Mereka jahat banget, Rey. Apa salahku sama mereka sampai tega melakukan ini padaku? Mereka merebut papaku, sekarang merebutmu dariku. Amber wanita licik dan nggak mungkin mau ngaku begitu saja. Aku sangat hafal sama dia. Pura-pura lemah dan selalu pakai wajah lembut, tapi aslinya dia seperti rubah!" Viona kembali tersedu.

Amber maju selangkah. Dia bahkan tidak paham sedikit pun apa yang dimaksud Viona.

"Jangan bicara sembarangan! Memangnya apa yang aku lakukan, Vio?" teriak Amber.

Viona gegas mengeluarkan ponselnya. Lalu, dia membuka sebuah rekaman dan menyodorkannya pada Reyvan .

"Reyvan, lihat. Malam itu aku nggak bisa tidur. Aku gugup banget karena mau menikah paginya. Lalu, mamanya Amber masuk ke kamarku, membawa jus dingin. Katanya sih dari papa. Karena itu kemauan papa, makanya aku minum tanpa curiga. Tak lama setelah itu, aku nggak sadarkan diri. Saat bangun, aku sudah ada di gudang tua. Aku butuh waktu dan perjuangan buat lolos dan kembali. Tapi semuanya sudah terlambat. Aku terlambat, Reyvan. Kamu sudah menikah sama Amber." Viona menatap sendu dengan deraian air matanya.

Amber menggeleng. "Gudang tua? Kalau kamu tidur di apartemen pria aku percaya. Lagian, mamaku nggak mungkin–"

"Lihat, Amber!" Viona menyodorkan ponselnya pada Amber. Dadanya bergemuruh hebat, dia gugup. Dalam hati takut Amber mengatakan soal malam itu pada Reyvan.

Amber terdiam. Rekaman itu memang jelas. Ibunya membawa gelas jus masuk ke kamar Viona.

Tapi, tunggu dulu. Amber tidak akan percaya begitu saja. "Itu bukan bukti yang bisa mengatakan aku dan mama bersalah."

"Tidak bersalah? Kamu harus lihat ini, Reyvan." Viona cepat menyerahkan amplop putih pada Reyvan .

Amber menunggu akan ada apalagi yang dilakukan Viona.

"Itu hasil laboratorium. Setelah kembali dan tahu aku terlambat, aku langsung ambil sisa jus dan membawa ke lab. Hasilnya ada di kertas itu. Ada obat tidur dosis tinggi di dalam jus," ucap Viona.

Reyvan terkekeh menatap Amber. "Ternyata keluarga Dinata selucu ini."

"Dia nggak pantas bahagia jadi istrimu, Rey. Ceraikan saja secepatnya. Buat dia jadi janda yang tidak diinginkan pria mana pun lagi. Karena dia sudah berani mengacaukan pernikahan keluarga Kalingga." Viona tersenyum tipis di sela tangis.

Amber terkekeh merutuki dirinya. "Ide bagus, tinggal bercerai saja. Aku juga muak sama pernikahan ini."

Sedang Reyvan menatap tajam Amber. Tatapannya intens dan hanya dia sendiri yang tahu apa yang ada di pikirannya. "Bercerai?" Dia malah terkekeh.

Amber membuang pandangannya ke arah lain. Dadanya bergemuruh hebat dengan desiran halus tak karuan.

Viona mengusap air matanya. Dia yakin rencananya kali ini akan berhasil. Selain membuat Reyvan berpihak dan percaya padanya, dia ingin membuat Reyvan sangat membenci Amber.

Reyvan menghentakkan kakinya mengikis jarak pada Amber. "Bercerai? Mudah sekali kamu mengatakannya setelah berani masuk ke rumah ini. Berani menjadi pengantinku, jangan berharap bisa lepas dengan mudah. Aku pasti akan membuangmu setelah bosan!"

Amber membelalak. "Tapi buat apa mempertahankan pernikahan yang nggak jelas ini. Lagian kita sama-sama tidak menginginkan. Mending kita cerai dan kamu cari istri yang kamu sukai. Beres!"

Sedang Viona tak kalah kaget. Jawaban Reyvan di luar dugaannya. "Tapi, Rey. Amber nggak pantas jadi istrimu. Dia cuma anak haram. Apa kata orang kalau kamu terus memeliharanya."

Reyvan terkekeh kecil menatap Viona. "Sejak kapan kamu berani mencampuri urusanku?"

Viona jadi terdiam.

Amber mengangguk-angguk kecil. "Benar yang dikatakan Viona. Aku cuma anak haram dan nggak pantas buat kamu."

Reyvan terkekeh kesal. "Menurutmu, aku membiarkanmu tetap di rumah ini karena aku menginginkanmu? Jangan terlalu percaya diri. Aku cuma mau buat kamu menerima ganjaran karena telah mengacaukan hidupku!"

Seulas senyum kini terbit di bibir Viona. 'Bagus kalau Reyvan mau membuat Amber menderita dulu. Amber ... Amber, kamu tetap nggak bisa melawanku!' batinnya.

Amber menghembus napasnya dari mulut sambil memalingkan muka jenggah. "Terserah maumu, Tuan angkuh!"

Reyvan tersenyum miring kesal, menatap geram Amber.

Lalu, langkah tegas menapaki ruangan itu.

"Amber, apa salahku sampai kamu tega menikah sama pria lain. Apa karena aku bukan orang kaya? Kita pacaran dua sudah tahun dan aku bahkan sudah melamarmu. Tapi kamu bahkan tidak memberitahuku kalau mau menikah dengan orang lain."

Amber menatap arah pintu, sosok yang dihindarinya kini malah datang di tengah perdebatan sengit.

Reyvan mengerutkan keningnya. Siapa pria ini, dan apa hubungannya dengan Amber?

Sedang Viona tersenyum culas. 'Habis kamu, Amber!' batinnya.

Reyvan menatap tajam pria asing itu. "Siapa kamu dan apa maksudmu datang ke rumahku?"

Dion tersenyum tipis, menatap langsung ke arah Amber. "Aku calon suami Amber. Aku datang untuk meminta penjelasan padanya."

Amber terkekeh dan tersenyum tipis. "Kamu calon suamiku? Jangan ngaku-ngaku, Dion. Yang benar, kamu pecundang yang aku buang setelah tidur dengan calon iparmu."

Viona menjerit cepat, wajahnya memerah. "Jangan mulai lagi, Amber! Setelah kamu menjebakku hingga aku nggak bisa datang ke pernikahan sendiri, sekarang kamu menuduhku yang tidak-tidak dengan Dion. Aku nggak serendah dirimu, Amber!"

Reyvan berdiri dengan satu tangan dimasukkan ke saku celananya. Tatapannya datar mengamati mereka satu per satu. Lalu, sudut bibirnya terangkat tipis. "Menarik."

Amber menatap Viona dengan senyum getir. "Menuduh? Oh, aku tahu. Aku memang selalu kalah licik sama kalian. Kalah pintar soal playing victim. Silakan saja karang cerita seperti apa pun untuk menutupi kebusukan kalian. Toh aku nggak butuh pembelaan apapun di depan Reyvan. Diceraikan secepatnya malah menyenangkan."

Reyvan mengepalkan tangannya kuat. Ada amarah aneh yang menghangat di dadanya saat mendengar kata-kata Amber.

Dion perlahan mendekati Amber. "Sayang, aku menerimamu, meski kamu cuma anak haram. Aku serahkan semua hidupku padamu. Kita sudah banyak melewati malam bersama, kenapa kamu tega menikah sama pria lain begitu saja?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B97360" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B97360
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Selingkuh dengan Penyelamatku
8.0
Demi menyelamatkan kekasihnya yang berdarah langka pascakecelakaan mobil fatal, Alpha Lucian Stone rela melakukan apa saja. Ia pun memaksa Rosalie Hayes menjadi pendonor tetap demi menjamin ketersediaan stok darah darurat bagi pasangannya tersebut. Rosalie dipaksa menyumbangkan 400cc darahnya setiap hari. Meski prosedur medis kejam ini sangat menyiksa dan membebani fisik Rosalie, Lucian tidak peduli demi keselamatan belahan jiwanya.
Sampul Novel Balas Dendam : Kembalinya Sang Miliarder
8.0
Di rumah sakit mewah Chicago, kebahagiaan Florence melahirkan putra kandungnya hancur seketika. Nelson Gonzales, sang presiden sekaligus ayah dari bayi itu, justru menunjukkan kebencian mendalam. Nelson menolak mengakui darah dagingnya sendiri dan tega menghina Florence. Konflik memuncak saat Nelson mengancam akan membuang bayi malang tersebut. Saat Florence berusaha menenangkan bayinya dengan menyusui, Nelson malah menuduhnya melakukan tindakan keji itu demi merayunya.
Sampul Novel Dokter, Aku Cinta Kamu
8.0
Kehidupan Raka, dokter spesialis penyakit dalam, berubah sejak mengoperasi usus buntu Dea. Gadis itu terobsesi mendekatinya, bahkan nekat mengaku sebagai pacarnya di depan orang tua Raka. Awalnya Raka merasa risi, namun semua berubah ketika Dea bertunangan dengan pria bernama Rafa. Kehilangan Dea membuat Raka menyadari perasaan cintanya. Begitu mengetahui pertunangan Dea telah batal, kini giliran Raka yang berjuang mengejar kembali hati gadis itu.
Sampul Novel I Love You Pak Tua
8.7
Viona jatuh cinta pada bosnya, Raka, pria berumur 47 tahun. Benih asmara itu tumbuh saat ia menyamar sebagai kekasih sewaan demi membahagiakan ayah Raka yang sedang sakit. Walau cintanya tak berbalas, ia tidak menyerah. Kendala besar muncul saat orang tua Viona menolak keras hubungan beda usia ini karena cemas akan masa depannya. Mereka lalu menjodohkannya dengan Revan, sahabat dekatnya. Kini, Viona harus memilih: terus mengejar Raka atau pasrah pada perjodohan.
Sampul Novel Kecurangan Maduku
9.5
Demi masa depan anak-anak dan ekonomi keluarga, Andin Rosemala rela bekerja keras di perantauan. Ia sangat memegang teguh kesucian pernikahan bersama Rendy Prawira. Sialnya, di saat Andin berjuang di kota lain, Rendy malah tega berkhianat dan diam-diam menikahi Ayu. Menghadapi kepedihan atas kecurangan sang suami, sanggupkah Andin bertahan? Akankah Rendy meninggalkan istri mudanya, atau justru Ayu yang akan merebut kendali atas segalanya?
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku
8.7
Perubahan drastis sikap suami sejak masa kehamilan memasuki usia tujuh bulan menyisakan tanda tanya besar. Saat malam tiba, ia mendadak menjadi sosok yang sangat bergairah dan menuntut keintiman dalam kegelapan total. Meski membingungkan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasrat sang istri hingga desahan mereka menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Keanehan memuncak di siang hari, ketika sang suami kembali menjadi pria yang sangat sopan dan bahkan tidak berani menyentuhnya sama sekali.