APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

Demi membiayai pengobatan keluarganya, Sierra Nevada terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan seorang konglomerat tua. Namun, keputusan ini membuatnya harus berhadapan dengan putra tirinya, Sebastian Sagala. Pria tampan itu sangat membencinya dan bertekad membuktikan bahwa Sierra hanyalah wanita rakus harta yang patut diusir. Siapa sangka, saat mencoba menjatuhkan Sierra, Sebastian justru terjebak gairah terlarang dan menginginkan ibu tirinya itu.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Dasar kurang ajar! Berani sekali kau memintaku menggantikan wanitamu! Lepaskan aku, Brengsek!" geram Sierra penuh amarah.

Namun, alih-alih melepaskan, Bastian malah menyatukan kedua tangan Sierra di atas kepala wanita itu dan menahannya.

"Berhenti bersikap seperti wanita terhormat, Sierra! Bukankah kau sudah biasa melakukannya? Lagipula aku jauh lebih perkasa dibanding ayahku dan kau pasti lebih puas bersamaku!"

"Kau sangat tidak sopan, Bastian! Lepaskan aku atau aku akan berteriak agar semua orang tahu kalau kau sedang berusaha melecehkan ibu tirimu sendiri!"

"Oh, aku takut sekali mendengarnya, Sierra!" Bastian menyeringai mencemooh di depan wajah Sierra.

Tepat pada saat itu, pintu kamar mendadak dibuka dengan kasar.

Brak!

"Kudengar kalian ribut lagi, hah? Dan apa yang sedang kalian coba lakukan?" pekik seorang pria tua yang nampak membelalak kaget.

Seketika Sierra terdiam menatap Jacob, sedangkan Bastian langsung tertawa sinis melihat ayahnya itu.

"Oh, ini dia sang pembela sudah datang, Suami Tercintamu!" Bastian melirik sinis pada Sierra sambil bangkit berdiri.

"Istri mudamu menggodaku!" lapor Bastian dengan santainya.

"Aku tidak melakukannya!" Sierra membela dirinya sambil bangkit berdiri dari ranjang dan merapikan dirinya.

"Jangan bicara sembarangan, Bastian!" tegur Jacob tegas.

"Aku tidak bicara sembarangan! Itu kenyataannya! Istrimu murahan dan kau ... tidak lebih baik!" seloroh Bastian mencemooh.

Jacob pun tidak dapat mengendalikan emosinya dan melotot tajam. "Jaga bicaramu pada ayahmu, Bastian!"

"Ayah? Bagiku kau sudah berhenti menjadi ayahku sejak kau berselingkuh! Kau membiarkan selingkuhanmu tinggal di rumah ini dan membuat ibuku menderita sampai meninggal dalam kesedihan!" seru Bastian dengan nada yang penuh dendam.

"Aku membencimu, Jacob Sagala! Karena itulah, aku tidak sudi menginjakkan kakiku kembali ke rumah ini, tapi ... sebuah berita yang menggelikan membuatku sangat penasaran ...."

Masih dengan gayanya yang sinis dan nyolot, Bastian pun mengalihkan tatapannya pada Sierra lalu menelusuri tubuh Sierra dengan tatapannya sampai Sierra pun menegang.

"Jacob Sagala menikahi perawatnya sendiri. Seorang wanita muda yang sangat cantik, tapi siapa yang tahu ada rencana busuk apa di otaknya."

Sierra hanya bisa menahan napas mendengarnya, namun ia memilih untuk tidak menanggapinya.

Melihat Sierra yang tetap diam, Bastian pun menatap wanita itu lekat-lekat.

Bastian sangat membenci Sierra, dan Bastian juga tidak akan pernah rela kalau harta yang seharusnya menjadi hak ibunya malah dikuras habis oleh wanita itu.

Itulah alasan utama mengapa Bastian kembali. Jacob mengancam Bastian tidak akan mendapat hak sepeser pun atas warisannya kalau tidak kembali.

Tentu saja Bastian tidak sungguh-sungguh menginginkan harta. Ia sendiri termasuk pengusaha yang sukses mengembangkan bisnisnya sendiri di Malaysia, tempat ia tinggal selama ini.

Tapi sumpah demi apa pun, Bastian akan melindungi hak ibunya.

"Kau tahu, Sierra. Aku benci wanita yang sok suci sepertimu! Kau!" Bastian menunjuk tepat ke dada Sierra, sebelum ia menoleh dan menunjuk ke arah Jacob. "Dan juga kau! Aku membenci kalian berdua!" tutup Bastian, sebelum ia menyambar kemejanya sendiri, memakainya, dan melangkah keluar dari kamarnya sendiri.

Cukup lama Sierra hanya menatap pintu yang tertutup itu, sebelum ia pun bersuara.

"Puas kau, Pak Tua? Puas kau menyiksaku seperti ini?" geram Sierra kesal.

"Menyiksa? Aku tidak pernah menyiksamu, Sierra! Aku memberi penawaran dan kau menerimanya. Jadi lakukan saja tugasmu dengan baik atau aku akan langsung menghentikan pengobatan Ibumu!" ancam Jacob tanpa belas kasihan. "Selain itu, jangan pernah lupa kalau aku membayarmu bukan untuk menggoda Bastian, Sierra!"

"Sudah kubilang aku tidak melakukannya! Bastian membawaku ke ranjangnya hanya untuk menakutiku dan menghinaku! Seharusnya kau tahu itu semua karena siapa!"

Jacob menaikkan alisnya. "Benarkah begitu? Apa pun alasannya tapi aku tidak mau melihat hal seperti itu terulang lagi! Ingat itu! Dan satu lagi, Sierra! Aku tidak suka sikapmu yang sekarang! Satu tahun menjadi perawatku kau begitu patuh, tapi tiga bulan menjadi istriku, kau menjadi liar dan pembangkang! Kembalikan Sierra yang dulu! Dulu kau lebih mudah diatur!"

"Tidak akan pernah, Pak Tua!" sembur Sierra penuh emosi tersirat. "Dengan semua yang sudah terjadi selama tiga bulan menyandang status istri, jangan harap aku akan kembali patuh seperti dulu lagi! Aku hanya akan melakukan semuanya dengan caraku sendiri dan setelah semua ini berakhir, aku bersumpah tidak akan mau melihatmu lagi atau pun seluruh keluargamu, Jacob Sagala!"

*

"Apa ayahku tidak ikut sarapan pagi ini? Biasanya dia yang paling pertama duduk di sini," tanya seorang wanita muda bernama Stephanie yang duduk sendirian di ruang makan pagi itu.

"Pak Jacob meminta sarapannya dibawa ke kamar pagi ini," jawab seorang pelayan.

"Oh, baiklah," sahut Stephanie singkat sambil menyambar sendoknya.

Namun, belum sempat Stephanie memulai sarapannya, Sierra sudah menghampirinya dan mengagetkannya.

"Katakan untuk apa kau menarik uang sebanyak ini, Stephanie?" seru Sierra sambil membanting dokumen bukti penarikan uang perusahaan tepat di hadapan Stephanie.

Stephanie adalah wanita muda yang seumuran dengan Sierra, anak hasil selingkuhan Jacob dengan mantan sekretarisnya yang bernama Laura.

Walaupun Jacob akhirnya yakin bahwa Stephanie bukan anak kandungnya, namun Jacob sudah terlanjur tidak bisa mengusirnya karena Laura yang licik seolah mempunyai banyak cara untuk menjatuhkan Jacob dan merebut harta Jacob. Karena itulah, Jacob selalu berhati-hati pada wanita ular itu dan meminta Sierra untuk menyingkirkannya secara perlahan.

"Apa kau tidak bisa sopan padaku, Sierra?" seru Stephanie sambil bangkit berdiri berhadapan dengan Sierra. "Memangnya kenapa kalau aku mengambil uang perusahaan? Aku ini juga anak Jacob Sagala! Aku juga punya hak atas uang ayahku!" Stephanie secara terang-terangan melawan Sierra.

"Ini bukan masalah hak, Stephanie! Tapi menarik uang perusahaan itu ada aturannya! Bahkan sebagai direksi pun kau tidak boleh asal menarik uang untuk kepentingan pribadimu! Kau kan sudah mendapat gaji sendiri setiap bulannya sebagai upahmu bekerja di sana!"

"Brengsek kau, Sierra! Kau memotong gaji direksi termasuk gajiku dan ibuku! Kau membuat banyak aturan baru seolah kau yang paling berkuasa saat ini hanya karena ayahku menikahimu! Apa kau pikir kami sanggup hidup dengan uang sedikit seperti itu, hah?"

"Semua yang kulakukan adalah demi perusahaan, Stephanie! Sudah dua kali kau melakukan penarikan besar seperti ini dalam tiga bulan terakhir dan kalau aku membiarkannya terus lama-lama kau bisa membuat perusahaan bangkrut!"

Stephanie yang sudah emosi pun mengacungkan jarinya bersiap memaki Sierra, namun suara seorang pria sudah lebih dulu terdengar.

"Kalau Stephanie tidak boleh memakai uang perusahaan lalu siapa yang boleh memakainya, hah? Kau? Kau memotong gaji direksi agar kau bisa mengambilnya untuk kepentinganmu sendiri, aku benar kan, Sierra?"

Sierra pun menoleh kaget melihat Bastian yang mendadak muncul dan menatapnya dengan garang.

Bastian pun melangkah mendekati Sierra dan langsung mencengkeram lengan Sierra dengan kasar.

"Kau tahu aku sudah muak mendengar keributan yang kau buat setiap pagi, Sierra! Kau sadar kan kalau bukan hanya kau yang tinggal di rumah ini, hah? Kau benar-benar harus diberi pelajaran agar kau berpikir ribuan kali sebelum membuat keributan seperti ini lagi!"

Tanpa mempedulikan semua orang, Bastian langsung menarik kasar Sierra sampai ke kolam renang yang berada di belakang rumah dan Stephanie pun sontak mengikutinya dengan penasaran.

"Lepaskan aku, Bastian! Kau mau apa?" Sierra terus meronta, tapi kakinya terpaksa mengikuti langkah Bastian sampai ke kolam renang.

"Bukankah sudah kubilang aku akan memberimu pelajaran, Sierra! Ini adalah hukuman dari sikap sokmu itu!"

**

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Akan Pernah Diam Saat Keluargaku Terancam
9.6
Adikara, duda berkuasa yang divonis mandul, melampiaskan rasa frustrasinya melalui hubungan singkat yang ceroboh. Takdir mempertemukannya dengan Alara, model 19 tahun sekaligus putri bawahannya. Setelah malam tragis yang merenggut kesucian Alara, kejutan besar muncul sebulan kemudian saat Alara mengaku hamil. Kini, di tengah perbedaan usia 15 tahun dan rahasia medisnya, Adikara harus memilih: bertanggung jawab atau menghancurkan masa depan gadis itu demi egonya.
Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Akibat kekeliruan kecil di depan Ben Clayton, CEO New York yang sangat berkuasa, hidup Ivy Anderson kini terancam. Ben yang terobsesi mulai melancarkan siasat licik untuk menjebak Ivy, bahkan mendekati anak kembar Ivy, Terra dan Terry. Demi melindungi buah hatinya, Ivy terpaksa menyerah pada ancaman kejam pria tersebut. Mampukah Ivy melarikan diri dari jeratan berbahaya ini, atau ia akan selamanya terjebak dalam kendali dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Demi membiayai wisuda dan meringankan beban sang ayah, Silvana mengambil pekerjaan tak biasa. Mahasiswi akhir ini harus mengasuh Max Elgort, miliarder tunanetra yang terkenal sangat pemarah. Meski kerap menghadapi sikap kasar Max, Silvana justru mulai jatuh hati. Sayangnya, Max masih terjebak kenangan mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan penyebab kebutaannya. Sanggupkah Silvana bertahan di tengah kesetiaan Max pada janji masa lalu?
Sampul Novel CEO in My Bed
8.6
Demi kesembuhan sang adik, Athalia terpaksa menerima tawaran dingin dari Mahesa, seorang CEO kaya raya yang trauma akan cinta. Lelaki skeptis itu bersedia menanggung seluruh biaya medis dengan syarat Athalia mau menjadi teman tidurnya selama sebulan. Meski terus menghadapi sikap Mahesa yang kerap merendahkan perempuan, Athalia bertahan dengan ketulusan. Akankah kelembutan hati Athalia sanggup mencairkan keangkuhan Mahesa dan mengajarinya arti cinta sejati?
Sampul Novel Istri Balas Dendam
8.7
Eleanor tewas dalam kecelakaan tragis menjelang pernikahannya. Sang kekasih, miliarder Kieran Lancaster, menuntut balas dendam kepada Vivianne, putri sopir truk penyebab petaka tersebut. Demi menyelamatkan sang ayah dari jerat hukum, Vivianne terpaksa menikahi Kieran untuk menggantikan posisi Eleanor. Pernikahan itu menjadi neraka akibat kebencian dan sikap dingin suaminya. Namun, lambat laun Kieran mulai bimbang setelah menyadari bahwa Vivianne hanyalah korban tak bersalah.
Sampul Novel Kau Bukan Sahabatku-Kau Perusak Rumah Tanggaku
9.5
Empat tahun membina rumah tangga dengan CEO sukses bernama Dimas Satria, Putri Wijaya merasa hidupnya sangat bahagia. Namun, dunianya yang tenang mendadak hancur setelah sebuah rekaman video mengungkap perselingkuhan sang suami. Dimas rupanya telah berpoligami secara rahasia dengan Rina, sahabat dekat yang selama ini sudah dianggap Putri sebagai adiknya sendiri. Kini, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa orang kepercayaannya justru menjadi perusak pernikahannya.