APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mengejar Cinta Istri

Mengejar Cinta Istri

Ayla Pramudita sangat terluka karena ditinggal pergi saat pernikahan bisnisnya. Setengah tahun kemudian, ia menerima dana misterius dari N.H Group. Rahasia terungkap saat adiknya, Ferdi, magang di sana; pemilik grup itu adalah Wibbi, sang suami. Ayla pun ke Jakarta untuk meminta cerai. Namun, Wibbi menolak dan justru mulai jatuh hati padanya. Di saat yang sama, Abram selaku cinta pertama Ayla datang kembali dan siap membantunya lepas dari cengkeraman Wibbi.
Bab
Bagikan

Bab 2

Enam bulan sudah berlalu sejak kejadian pahit yang dialaminya, kini Ayla dan juga Ferdy tinggal di Surabaya. Ferdy melanjutkan kuliah sambil bekerja disebuah percetakan kecil milik salah satu teman kampusnya. Sedangkan Ayla bekerja disebuah restoran mewah di kota tersebut.

Restoran mewah yang Ayla sendiri tidak tahu siapa pemiliknya. Karena menurut cerita dari Devi (sahabat Ayla) sang pemilik restoran jarang berkunjung ke Surabaya. Sehingga restoran tersebut dipercayakan pada Abram (kakak laki-laki Devi) untuk mengelolanya.

Dan Ayla bersyukur dengan bekerja sebagai pelayan di restoran itu, sejenak Ayla bisa melupakan kepahitan yang menimpanya beberapa bulan lalu. Walau kini status pernikahannya masih belum jelas, apakah akan terus berlanjut atau tidak?

Sedikit demi sedikit senyuman Ayla kembali seperti sedia kala. Masalah yang menimpanya enam bulan lalu  perlahan mampu terlupakan dengan kesibukan yang dilakukannya.

"Ay, sudah mau pulang?" tanya seseorang dari arah belakangnya, yang membuat Ayla terkejut.

"Eh kak Abram," ucap Ayla saat menoleh ke belakang mendapati ada Abram berdiri tepat dibelakangnya "Iya nih kak, udah habis shift aku, makanya mau langsung pulang." jawab Ayla yang kini memang sudah bersiap untuk pulang ke tempat kosnya.

Abram berjalan mendekati Ayla, dengan salah satu tangannya dimasukkan kedalam saku celana. Wajah Abram yang tampan semakin terlihat tampan di mata Ayla, apalagi dengan senyuman disudut bibir Abram. Membuat jantung Ayla berdebar-debar tidak karuan.

"Bagaimana kalau aku antar kamu pulang? hitung-hitung biar tahu dimana tempat kosan kamu." ucap Abram dengan sedikit bersemangat.

"Hah ... Kakak mau nganterin aku? Apa nggak merepotkan kak Abram, nanti?" tanya Ayla sedikit ragu, karena selama ini ia tidak pernah diantarkan pulang oleh siapapun. Ditambah status Abram yang kini menjadi bosnya, membuat Ayla sedikit merasa canggung.

"Enggak kok, yuk Ay." ajak Abram sambil menarik pergelangan tangan Ayla, sehingga membuat Ayla terkejut. Hal itu tentu saja membuat Ayla semakin gugup dibuatnya.

Ayla seakan tak percaya dengan apa yang dilakukan Abram barusan, yang bisa Ayla lakukan cuma bisa pasrah dengan ulah Abram itu dengan wajah tertunduk tersipu malu. Kalau ditanya apakah Ayla bahagia? Tentu saja jawabannya iya.

Karena sudah dari dulu Ayla menyukai Abram. Semenjak Ayla masih duduk dibangku SMA. Abram adalah salah satu seniornya. Tapi semenjak Ayla mendengar perkataan Abram pada temannya kalau hanya menganggap Ayla sebagai adiknya. Maka sejak saat itu Ayla mengubur perasaannya dalam-dalam.

"Jadi disini tempat kos kamu?" tanya Abram setelah sampai di tempat kos Ayla.

"Iya kak," jawab Ayla. "Kakak mau mampir dulu?"

"Gak usah, lain kali, pasti aku akan mampir, Ay," jawab Abram, kemudian Abram bersiap untuk membuka pintu mobil.

"Kalau gitu makasih ya kak, dan maaf sudah merepotkan kakak." jawab Ayla.

"Hm, lain kali traktir aku makanan enak sebagai ucapan terima kasihmu padaku, Ay," ucap Abram sambil mengerlingkan sebelah matanya.

"Hah, i-iya kak, kalau udah gajian aku akan traktir kakak," jawab Ayla gugup.

Tidak lama Abram pun pergi meninggalkan Ayla yang masih bingung dengan sikapnya. Tidak ingin banyak berpikir, Ayla pun masuk kedalam rumah.

Ferdy yang sedang asyik melihat televisi, pandangannya teralihkan kearah Ayla yang sibuk menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.

Ferdy tampak sedikit ragu untuk mengatakan sesuatu pada sang kakak yang masih sibuk dengan kegiatannya.

"Kak." panggil Ferdy.

"Hem, ada apa, dek?" jawab Ayla sekaligus menanyakan maksud Ferdy memanggilnya.

"E ... Gini kak, aku kan sudah mendapatkan tempat magang yang sesuai dengan yang kuinginkan, dan ini tawaran langsung dari kampus kak." ucap Ferdy hati-hati. Takut jika kakaknya akan marah kepadanya.

Ayla sejenak menghentikan aktifitasnya, Ayla melihat kearah Ferdy dengan tatapan ingin tahu. "Terus?" tanya Ayla seakan mengisyaratkan supaya Ferdy menceritakannya lebih lanjut.

"Perusahaan ini di Jakarta kak, kakak tahu gak perusahaan N.H group? Setidaknya pernah dengar gitu?" Ferdi antusias menjawab pertanyaan kakaknya.

"Hem, sepertinya pernah dengar sih dek," ucap Ayla berusaha mengingat. "Kenapa dengan perusahaan itu?" tanya Ayla sambil meneruskan kegiatannya menyusun makanan dimeja makan.

"Itu perusahaan terbesar se-Asia kak, seleksi masuk kesana sangat ketat, dari ribuan yang melamar kerja disana, hanya puluhan yang diterima." ucap Ferdy dengan semangat menjelaskan, sambil berjalan mendekat kearah sang kakak.

"Itu kesempatan bagus dong dek, berarti kamu salah satu orang yang sangat beruntung mendapatkan tawaran magang di perusahaan sebesar itu." ucap Ayla. "Ayuk sini cepat makan, nanti keburu dingin gak enak lagi."

Dengan segera Ferdy beranjak mendekati meja makan untuk makan malam bersama. Setelah duduk Ferdy mengambil nasi dan juga lauknya. "Tapi tempat magangnya ditempatkan di Jakarta kak, gimana dengan kakak disini?"

Sejenak Ayla terdiam, sedang menimbang-nimbang keputusan yang tepat untuk mereka berdua. "Kakak akan baik-baik saja dek, ini kesempatan langka, alangkah baiknya jika kamu menerima tawaran itu, kakak akan selalu mendukungmu." jelas Ayla.

"Kakak ikut ke Jakarta saja kak, aku tidak ingin jauh dari kakak,"

Ayla sangat memaklumi jika Ferdy tidak ingin berpisah dengannya. Selama ini mereka selalu melindungi satu sama lain. "Magang di Jakarta berapa lama sih? Kan setelah magang kembali ke Surabaya juga." ucap Ayla.

"Mungkin 3 bulan kak, atau lebih, belum tahu pastinya." ucap Ferdy.

"Kita bahas nanti lagi, sekarang sebaiknya kita makan dulu, dek," ucap Ayla.

Akhirnya mereka berdua makan dalam diam. Sebenarnya pikiran Ayla tertuju bagaimana dengan tempat magang Ferdy di Jakarta nanti. Biaya tinggal di ibu kota pasti mahal, belum lagi biaya yang lain-lain. Dapat uang dari mana nanti untuk itu semua?

Disela makannya, Ayla menghela nafas kasar, seolah ingin mengurangi beban berat yang ditanggungnya. Sejenak Ayla terpikir untuk mengambil sedikit uang tabungannya di ATM.

Selama ini walaupun punya ATM, Ayla jarang sekali memakainya. Ditambah selama 6 bulan terakhir tidak ada keperluan mendesak yang mengharuskannya mengambil tabungannya di ATM.

Setelah selesai makan, Ferdy membantu Ayla mengemasi bekas makan mereka. Sedangkan Ayla mencuci bekas masak dan juga bekas makan mereka berdua.

"Dek." panggil Ayla

"Iya kak." jawab Ferdi.

Ayla berbalik menghadap kearah sang adik yang bersiap untuk meninggalkan dapur. "Berapa banyak biaya yang kamu butuhkan selama nanti tinggal di Jakarta?" tanya Ayla.

Mendengar pertanyaan sang kakak, Ferdy sejenak terdiam. "Soal biaya disana, nanti aku akan nyari kerja, kakak tidak usah khawatir," jawab Ferdy.

Ayla menghembuskan nafasnya, seolah tidak suka dengan jawaban Ferdy. "Kapan kamu berangkat ke Jakarta?" tanya Ayla sambil berjalan mendekat ke arah Ferdy.

"Mungkin tiga hari lagi kak, surat dari kampus juga udah keluar," jawab Ferdy.

"Hm, baiklah, kalau gitu kakak istirahat di kamar duluan ya." ucap Ayla. Kemudian berjalan mendahului Ferdi.

Ferdi hanya mengangguk kemudian dia menuju ke ruang tamu untuk menonton acara televisi.

Dikamarnya Ayla sedang berpikir darimana dia bisa mendapatkan uang untuk biaya hidup Ferdi selama tinggal di Jakarta. "Besok akan aku cek dulu, masih berapa saldo di ATM, udah lama juga tidak pernah narik." gumam Ayla.

Karena memang selama beberapa bulan terakhir Ayla tidak pernah menarik uang di ATM miliknya. Segala kebutuhannya terpenuhi dari gajinya bekerja di restoran.

Malam semakin larut, Ayla pun kini telah berdamai dengan mimpi indahnya. Sedangkan Ferdy masih asyik melihat acara televisi kesukaannya.

Bersambung..

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dibuang Suami Diperistri Tuan Presdir
8.1
Lima tahun pernikahan Zara dan Harry yang semula tenang hancur seketika. Demi melunasi utang raksasanya, Harry tega menjual Zara kepada seorang pria kejam sebagai jaminan. Di tengah penderitaan akibat dijadikan pemuas nafsu, Zara tidak tinggal diam. Ia mulai menyelidiki alasan di balik utang besar suaminya hingga menemukan fakta yang sangat mengejutkan. Kisah rumah tangga yang penuh pengkhianatan dan konspirasi ini mengandung konten dewasa khusus pembaca cukup umur.
Sampul Novel IDENTITAS LAIN NYONYA BRUNO
8.0
Kehilangan calon bayinya akibat racun dari Bernard Benson, sang kakak ipar, meninggalkan luka mendalam bagi Nana. Kini, ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya, Bruno, masih terbaring koma setelah kecelakaan yang didalangi musuh yang sama. Di negeri asing tanpa kerabat, Nana berjuang sendirian demi merawat sang suami sekaligus menyelamatkan nyawa mereka dari ancaman maut. Sanggupkah ia bertahan melawan kekejaman Bernard, atau terpaksa melepas Bruno ke pelukan rival cintanya?
Sampul Novel KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU
9.8
Pasca patah hati, Qeiza Noura dikejutkan oleh lamaran tak terduga dari sahabat kecilnya, Arlando. Pria itu menyodorkan kontrak pernikahan berdurasi satu tahun, dengan kebebasan bagi keduanya untuk tetap mencari cinta sejati. Namun, kesepakatan tertulis ini mulai diuji seiring berjalannya waktu. Apakah pernikahan formal ini akan berakhir sesuai rencana, atau justru memicu perasaan tulus yang sesungguhnya? Batas tipis persahabatan mereka kini dipertaruhkan.
Sampul Novel Rumah Tanggaku
9.0
Banyak pengantin baru mendambakan pernikahan yang sempurna, tetapi kenyataan yang aku jalani justru sebaliknya. Hidup bersama mertua menuntut kesabaran ekstra saat berbagai konflik mulai bermunculan. Selain harus memutar otak demi mengatur anggaran belanja yang melonjak, aku juga didera tekanan batin karena belum juga dikaruniai momongan. Saat ujian hidup datang silih berganti menghantam kami, mampukah aku tetap bertahan menjaga keutuhan pernikahan ini?
Sampul Novel Suami Kedua
7.9
Sejak malam pertama, hidup Anin hancur dalam jerat kekangan sang suami. Di tengah keputusasaan itu, adik iparnya datang mengulurkan bantuan. Kedekatan mereka justru menumbuhkan cinta terlarang yang berujung pada penyesalan mendalam. Kini, sang adik ipar memintanya bercerai agar mereka bisa membangun lembaran baru bersama. Anin pun terjebak dalam dilema besar untuk menentukan arah hidup dan melepaskan diri dari masa lalu yang kelam.
Sampul Novel Terbelenggu Cinta CEO Kaya
9.6
Demi melindungi keluarganya, Varisha terpaksa menikahi Arshaka, seorang CEO kaya dengan masa lalu kelam yang penuh rahasia. Kehidupan sederhana gadis tangguh ini seketika berubah menjadi mimpi buruk dalam pernikahan tanpa cinta. Ketika niat terselubung sang suami perlahan terungkap, Varisha terjebak dalam konflik batin yang menyiksa. Mampukah ia menemukan jalan keluar, atau justru selamanya terperangkap dalam permainan takdir Arshaka?