APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mengambil Alih Identitas Kakakku

Mengambil Alih Identitas Kakakku

Kematian tragis saudara kembar di hari ulang tahunnya yang ke-18 menyisakan luka mendalam. Setelah dinodai di hotel dan wafat akibat gagal napas, reputasinya dihancurkan oleh Ginny, sahabat yang menyebarkan foto-foto kejadian tersebut. Didorong amarah, sang adik membalas dendam dengan merusak wajah Ginny yang terobsesi menggantikan kakaknya. Di tengah kucuran darah, ia bersumpah bahwa siapa pun yang terlibat dalam penderitaan kakaknya tidak akan pernah dibiarkan lolos hidup-hidup.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku sengaja menunjukkan ekspresi gugup dan ketakutan di wajahku. Benar saja, sudut bibir Ginny sedikit terangkat, meski dengan cepat dia mengganti raut wajahnya menjadi seolah-olah penuh perhatian.

"Ada yang ganggu kamu, Ashiya? Bilang saja padaku, akan kuberi pelajaran orang itu."

Aku mencengkeram bahunya dengan kuat, berpura-pura mengingat kembali kenangan buruk. "Aku baik-baik saja, jangan tanya lagi, ya?" Namun dalam hatiku, aku sudah mengutuknya habis-habisan, 'Kamu pembunuh! Kamu orang terakhir yang menelepon kakakku.'

....

Ponsel kakakku menunjukkan bahwa orang terakhir yang berkomunikasi dengannya adalah Ginny. Berdasarkan urutan waktu, aku bisa menyimpulkan bahwa Ginny mungkin mengajak kakakku keluar dengan mengatakan bahwa dia ingin memberikan kejutan di tempat terpencil.

Namun, yang menyambut kakakku bukanlah kejutan, melainkan sesuatu yang jauh lebih menakutkan ... mimpi buruk dan akhirnya kematian.

Pikiranku semakin diperkuat oleh hasil penyelidikanku terhadap Ginny. Di depan kakakku, dia selalu berperan sebagai sosok "gadis malang dengan keluarga yang berantakan" dan "matahari yang ceria".

Namun di balik itu, Ginny adalah remaja bermasalah yang merokok, minum-minum, dan suka berkelahi. Di antara teman-teman berandalnya, ada seorang bernama Joe yang baru-baru ini menerima transfer uang dalam jumlah besar di rekening banknya. Jumlahnya sama persis dengan uang yang diberikan kakakku kepada Ginny sebagai "hadiah".

Aku hanya perlu membandingkan cairan sperma yang diambil dari tubuh Joe dan yang ditemukan di tubuh kakakku untuk membuatnya dan Ginny mendekam di penjara. Memikirkan hal itu, aku semakin mengeratkan cengkeramanku di tangan Ginny.

"Ashiya, kamu menyakitiku. Kamu tahu aku paling takut sakit, 'kan?" Dia melepaskan tanganku dengan kasar, lalu mengomel padaku dengan marah.

"Kalau sakit, pergi saja. Jangan datang ke rumahku setiap hari!" Aku tidak seperti kakakku yang penyabar dan perhatian. Jika ada sesuatu yang membuatku marah, aku akan langsung melampiaskannya.

"Kenapa kamu ngomong begitu sama aku? Ashiya, otakmu jadi bermasalah setelah ditindas orang ya?" Menyadari dirinya salah bicara, Ginny langsung menutup mulutnya dan menatapku dengan gugup.

Aku berjalan ke hadapannya selangkah demi selangkah. "Ginny, kamu tahu sesuatu ya? Kalau asal ngomong, aku bisa menuntutmu, lho? Atau ... dalam hatimu memang ingin sekali aku ditindas orang? Hati busuk macam apa itu?"

Ginny menjelaskan dengan terbata-bata, tapi aku sudah menyuruh kepala pelayan untuk mengusirnya. Kakakku mungkin bisa menoleransimu, tapi aku tidak akan. Ginny, aku akan mempermainkanmu sampai mati.

....

Ginny, yang biasanya selalu bersikap sombong, tiba-tiba mengirimi aku pesan WhastApp berkali-kali untuk meminta maaf.

[ Ashiya, hari ini aku salah. Semua yang kubilang itu cuma omong kosong, jangan dimasukkan ke hati. ]

[ Aku benar-benar nggak lakukan apa pun. Aku kan sahabatmu, mana mungkin aku tega nyakitin kamu? ]

....

Aku tidak membalas pesannya satu pun karena aku sedang menunggu saat dia panik dan menunjukkan kebohongannya. Namun yang tidak pernah kusangka adalah, hal yang disembunyikannya ternyata sangat fatal. Dia menyuruh seseorang untuk memotret kakakku.

Mahkota putri di atas kepala Kakak terjatuh ke lantai, gaun pestanya dirobek-robek hingga tak karuan. Air mata penghinaan yang mengalir deras, tatapan yang putus asa, dan perjuangan yang sia-sia. Foto-foto kakakku setelah dinodai orang tersebar luas di internet.

Dengan rasa sakit yang tak tertahankan, aku menghancurkan komputerku ke lantai. Air mataku berderai deras. Kakakku yang malang ... kenapa setelah meninggal pun, dia masih harus mengalami penghinaan seperti ini?

Tanganku bergerak cepat di atas keyboard untuk melacak lokasi IP dari pengunggah foto itu. Awalnya, aku mengira IP itu akan berasal dari tempat tinggal Ginny. Namun, ternyata dugaanku salah. Lokasi IP menunjukkan foto itu berasal dari rumahku sendiri dan jaraknya hanya sekitar 200 meter dariku!

Dengan perasaan berat, aku memakai sandal rumah dan mengetuk pintu kamar ayahku. Yang membuka pintu adalah wanita yang menjadi penyebab perceraian orang tuaku dulu, Camilla.

"Cami ... oh maaf, maksudku, Bibi. Di mana Ayah?" Supaya tidak menimbulkan kecurigaan, aku harus mengoreksi panggilanku. Pintu hanya dibuka sedikit dan tatapan waspada terlihat jelas di mata ibu tiriku.

"Ayahmu lagi di luar untuk urusan bisnis. Pergi sana, jangan ganggu aku tidur."

Aku mendorong pintu kamar dengan paksa hingga Camilla hampir tersungkur.

"Ashiya, kenapa kamu nggak tidur tengah malam begini, malah buat keributan di kamarku?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Trystan, pemuda 21 tahun, terancam bahaya di dunia yang mendewakan kekuatan Arte. Kemampuan langka miliknya memicu perburuan kejam dari pihak-pihak yang ingin melenyapkan atau mengeksploitasinya. Kini, hidupnya dilingkupi pengkhianatan, kepedihan, dan dendam mendalam. Di bawah tekanan tanggung jawab besar, Trystan harus berjuang keras demi melindungi apa yang berharga dari kejaran para musuh yang tiada henti mengincarnya.
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris Lumpuh
8.6
Erios Danbert, pewaris kaya yang lumpuh, terpaksa mencari istri walau hatinya telah beku. Takdir mempertemukannya dengan Emery Olivia La Carlistee, putri pembunuh bayaran yang berniat merebut kekuasaannya. Emery berniat memanfaatkan Erios, tetapi ia malah terseret dalam bahaya besar yang mengancam pria itu. Di tengah kecurigaan dan ambisi masing-masing, mampukah cinta tulus tumbuh saat topeng dan motif asli Emery akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Sebagai pewaris dinasti politik, keselamatan Alexa berada dalam ancaman besar. Sang ayah akhirnya menunjuk Rafael, seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disiplin, untuk menjadi pelindung pribadinya. Walau Rafael berupaya keras bersikap profesional, daya tarik Alexa mulai menggoyahkan keteguhannya. Di tengah kepungan bahaya dari musuh yang mengintai, Rafael menyadari bahwa menghalau pembunuh jauh lebih mudah daripada meredam getaran asmara di antara mereka.
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Demi menghindari paksaan sang ayah untuk ikut seleksi tentara, Sam memilih kabur ke Malang. Siapa sangka, keterlibatannya dalam perkelahian melawan komplotan pencopet justru membuatnya diangkat sebagai ketua baru mereka. Di bawah arahan Sam, kelompok ini mulai berbenah menuju jalan kebaikan. Di masa transisi hidupnya tersebut, Sam juga dipertemukan dengan seorang mahasiswi yang langsung berhasil memikat hatinya sejak pandangan pertama.
Sampul Novel Pengabdian dan Cinta
9.7
Dua polisi tangguh, Ardi dan Bara, berjuang keras merubuhkan sindikat mafia yang kebal hukum. Namun, misi mereka gagal total setelah Bara tertembak dalam aksi pengintaian. Di tengah situasi kacau itu, Ardi menemukan kenyataan pahit bahwa gembong kriminal yang mereka incar, Arkana, adalah ayah kandungnya. Kini, ia terjebak di antara ikatan darah dan kewajibannya sebagai aparat. Demi hukum dan pengabdian, Ardi akhirnya terpaksa melepaskan tembakan fatal.
Sampul Novel Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
9.4
Demi melindungi nyawa Ararya Chandrika Dewi dari tragedi, Devandra Pradipta Atmaja terpaksa tunduk pada perintah Himawan, ayahnya. Devan pun pergi kuliah ke luar negeri dan memutus kontak selama tiga tahun. Namun sekembalinya ke tanah air, rencana baru sang ayah justru kembali mengancam hubungan mereka. Di tengah trauma masa lalu yang kelam dan berdarah, sanggupkah jalinan asmara Devan dan Ara tetap bertahan tanpa adanya restu orang tua?