APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

Hubungan lima tahun Lisa Garta mendadak berubah setelah ia menagih utang kepada Kelly, keponakan tunangannya sendiri. Keesokan harinya, sang tunangan justru menyodorkan buku catatan pengeluaran yang merinci setiap biaya selama mereka berpacaran, mulai dari es krim murah hingga barang mewah dan akomodasi hotel. Setelah dikurangi pinjaman Kelly sebesar 200 juta, Lisa dituntut untuk melunasi sisa utang sebesar 4,16 miliar rupiah dalam waktu satu bulan saja.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mendengar kata-kata ini, wajah Kelly sontak memucat.

Gavin menolak dengan tegas, "Aku nggak setuju!"

"Plak!"

Tuan Besar Otto memukul punggungnya dengan tongkat sambil menegur dengan kesal, "Bocah tengik! Dulu, kamu bersikeras mau pacaran dengan Lisa, kamu bahkan berjanji akan membahagiakannya di depan makam orang tuamu, ini hasilnya?"

"Kamu terus menundanya, sudah lima tahun, berapa lama lagi kamu ingin menyia-nyiakan waktu Lisa?"

Lisa menundukkan kepalanya.

Tiba-tiba, dia teringat akan kenangan indahnya dengan Gavin.

Gavin yang begitu tegas dan kejam pernah mengkhawatirkannya.

Hanya karena dia mengatakan bahwa dirinya takut, Gavin mengurungkan niatnya untuk membunuh musuh. Sejak saat itu, semua orang tahu kelemahan Gavin.

Di malam ketiga dia demam tinggi, Gavin yang biasanya sangat rasional mendoakannya sepanjang malam.

Karena dia pernah mengungkapkan bahwa dirinya menyukai bunga sakura, Gavin menanam sederet pohon sakura di sekitar vila.

Namun kemudian, semua pohon sakura itu dinamai Kelly.

Seperti saat ini, begitu mata Kelly memerah, Gavin siap untuk melawan seluruh dunia.

"Aku nggak akan menikahi Lisa, dia nggak pantas untukku."

Dia bahkan menggenggam tangan Kelly, tatapannya sangat kukuh. "Hanya Kelly yang kucintai, seumur hidup aku hanya akan menikahinya."

"Aku berjanji akan mengumumkan Lisa sebagai tunanganku, tapi kalau Kakek menyuruhku menikahinya, aku nggak bisa."

Setelah berkata demikian, dia berlutut.

Kemudian, Kelly pun mengikutinya berlutut di hadapan Tuan Besar Otto sambil berkata dengan mata berkaca-kaca, "Kakek, kumohon restui hubunganku dan Gavin!"

Napas Tuan Besar Otto menjadi tidak beraturan, dadanya berfluktuasi hebat. "Pergi! Berlutut di aula leluhur!"

Di bawah tatapan kaget banyak orang, Gavin dan Lisa pergi ke aula leluhur dengan bergandengan tangan.

Lisa menyaksikan seluruh kejadian ini dengan ekspresi datar, dia hanya merasa konyol.

Dia mengeluarkan sebuah kotak kayu dari tasnya, terlihat sebuah gelang giok berharga yang merupakan pusaka Keluarga Sanjaya.

Tuan Besar Otto tertegun. "Lisa, apa maksudmu ...."

Lisa mundur dua langkah, lalu membungkuk dengan penuh hormat.

"Kakek, terima kasih sudah merawatku selama lima tahun ini, tapi aku nggak bisa menemani Gavin lagi."

Tuan Besar Otto berusaha untuk membujuknya, tetapi Lisa sudah membulatkan tekadnya. Setelah meninggalkan gelang itu, dia langsung pergi.

Saat melewati kamar tamu, terdengar suara ciuman mesra.

Melalui celah pintu, dia bisa melihat Gavin dan Kelly sedang berciuman dengan penuh gairah.

Lisa tidak menghentikan langkahnya, dia langsung meninggalkan rumah Keluarga Sanjaya.

Dia pergi ke bank untuk mentransfer 5 miliar itu ke rekening Gavin.

Kemudian, dia pergi ke Grup Sanjaya untuk mengundurkan diri sebagai sekretaris Gavin.

Manajer Departemen SDM adalah satu-satunya teman dekat Lisa, dia berkata dengan emosional, "Lisa, selamat kamu sudah terbebas dari penderitaan."

Lisa pun merasa lega.

Dia tidak berutang pada Gavin.

Malam hari, sesampai di vila, sebuah gelas dilemparkan ke hadapan Lisa. Pecahan kaca yang beterbangan menggores betisnya.

Gavin melangkah ke arahnya sambil mencengkeram lehernya. "Lisa! Kakek memperlakukanmu seperti cucu kandungnya, kamu malah mendorongnya dari tangga, kamu ingin membunuhnya?"

Lisa dicekik hingga wajahnya memerah dan urat-urat di lehernya pun mengembang.

Di bawah dorong alam bawah sadar, dia memukul tangan Gavin. "Nggak ... bukan aku!"

Terdengar suara memelas dari lantai atas. "Nona Lisa, kepala pelayan bilang kamu yang mendorong Kakek. Sudah ketahuan, kamu masih ingin berbohong?"

"Gavin, inilah wanita yang kamu sukai? Berani berbuat, nggak berani bertanggung jawab. Dasar pengecut!"

Lisa dihempaskan ke sudut ruangan, dia terbatuk hebat. Dari sudut matanya, dia melihat Kelly menatapnya dengan bangga.

Seketika, kulit kepalanya berkedut.

Tanpa perlu dipikirkan pun, Lisa tahu bahwa Kelly yang mendorong Tuan Besar Otto.

Ponsel berdering, kepala pelayan berkata, "Tuan Muda, tadi Tuan Besar tiba-tiba pendarahan hebat, tapi persediaan darah di rumah sakit terbatas ...."

Kepala pelayan masih mengatakan sesuatu, tetapi Lisa tidak mendengarnya.

Karena Kelly langsung mengusulkan, "Gavin, seingatku golongan darah Nona Lisa sama dengan Kakek, 'kan?"

Suatu rasa takut pun menjalar dari telapak kaki ke hati Lisa.

Detik berikutnya, dia dibawa paksa ke rumah sakit dan diikat di ruang gawat darurat.

"Ambil darahnya. Selama bisa selamatkan Kakek, dia mati pun nggak masalah!"

Tubuhnya diikat dengan tali tebal dan jarum ditusukkan ke pembuluh darahnya.

Mata Lisa dipenuhi dengan kekecewaan dan ketidakberdayaan. "Gavin, sekalipun kamu nggak minta, aku juga bersedia mendonorkan darah pada Kakek."

"Tapi, aku nggak dorong Kakek! Kamu nggak boleh memfitnahku!"

Gavin mendengus dingin. "Masih saja berbohong! Kakek begitu baik padamu, ini balasanmu?"

"Sebaiknya kamu doakan Kakek baik-baik saja. Kalau nggak, kupastikan kamu bayar dengan nyawamu!"

Marah, sedih, tertekan, putus asa, segala emosi bercampur aduk. Lisa dapat merasakan darahnya terkuras dan suhu tubuhnya menurun drastis, seolah-olah hidupnya akan segera berakhir.

Apakah ini yang dirasakan oleh Ibu ketika tidak ada yang menolongnya di saat-saat terakhir?

Di tengah keadaan linglung, Lisa yang semula nangis tiba-tiba tersenyum. Dia seolah-olah mendengar ibunya memanggilnya.

Ibu ....

Ibu datang menjemputku?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset peninggalan ibunya dari kebangkrutan akibat utang besar, Alexa terpaksa menerima syarat gila Damian. Pria arogan yang membencinya itu bersedia membantu keuangan asalkan Alexa memberinya seorang anak. Meski diliputi kebencian, Damian tak mampu menahan obsesi gelap pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala terjebak dalam hubungan penuh gairah dengan pria temperamental tersebut. Akankah pernikahan paksa ini berjalan sesuai rencana mereka?
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Kemiskinan dan hinaan masa kecil mengubah Alena menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, Alyssa, adik tirinya yang manja, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?
Sampul Novel KEPINCUT PAPA MUDA
8.2
Althea, dokter mandiri ahli waris kakeknya, iba pada anak kembar yang mengiranya ibu mereka karena sama-sama tumbuh dari orang tua tunggal. Saat terjerat konflik warisan dengan tantenya, Althea malah terpikat oleh Evander, ayah duda si kembar yang awalnya dingin. Hubungan unik mereka pun tumbuh penuh rintangan dan romansa manis.
Sampul Novel Mr. Right
8.8
Kehadiran Dean Carter dalam hidup Angelina Bale memicu dilema besar yang mengancam kedekatannya dengan Raquel Scott. Walau tahu persahabatan mereka dipertaruhkan, Angie tak kuasa membendung perasaan cintanya. Kini, ia berada di persimpangan jalan yang rumit, harus memilih antara loyalitas pada sang sahabat atau memperjuangkan belahan jiwanya. Langkah apa pun yang ia ambil kelak dipastikan akan menggoreskan luka mendalam bagi mereka bertiga.
Sampul Novel Ritual Birahi Digunung Keramat
8.5
Di puncak Gunung Keramat, Ujang terdiam saat Mbak Wati merapalkan mantra terakhir. Jantungnya berdegup kencang ketika tubuhnya direbahkan secara paksa. Inilah saat yang dinanti: sebuah upacara gaib yang menjadikan keperjakaannya sebagai persembahan. Tanpa ragu, ia rela mengorbankan kesuciannya demi imbalan kepuasan duniawi. Sambil tersenyum penuh damba, Mbak Wati merayap di atas tubuh Ujang yang kaku, memulai ritual penuh gairah dan misteri.
Sampul Novel Satu Malam, Dua Anak
8.8
Lima tahun usai keluarganya bangkrut, Melita terpaksa memisahkan putra kembarnya. Satu anak ia bawa, sementara yang lain ditinggal bersama sang ayah. Kini, Melita kembali sebagai influencer sukses, namun bayang masa lalu belum hilang. Mantan kekasihnya menyambutnya dengan dingin dan provokatif. Ketika bertemu anak di rumah pria itu yang sangat mirip putranya, Melita malah ditegur dengan ketus. Ia pun bertekad merebut anaknya dari pola asuh kaku sang mantan.