APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melawan Suamiku & Selingkuhannya

Melawan Suamiku & Selingkuhannya

Clara terpuruk setelah memergoki perselingkuhan Reno dan Nadia. Demi membalas rasa sakitnya, ia bersekutu dengan Damar, pria berpengaruh yang sebelumnya selalu ia jauhi. Meski jalan balas dendam ini sangat menyiksa, Clara tetap bertekad menghancurkan mereka. Namun, misinya goyah saat sisa-sisa perasaan masa lalu pada Reno kembali muncul mengusik hatinya. Kini, ia terjebak dalam pergolakan batin yang hebat saat mencoba menuntaskan misinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu, Clara berdiri di balkon apartemennya, menatap langit yang gelap dan berawan. Angin malam menerpa wajahnya, membawa aroma basah dari hujan yang baru saja turun. Namun, hatinya terasa lebih berat dari apapun yang bisa dibawa oleh angin itu. Kebencian yang terpendam di dalam dirinya semakin membakar. Setiap detik yang berlalu, amarahnya semakin membesar, semakin mengguncang, dan semakin tak bisa ditahan lagi. Tidak ada tempat untuk penyesalan. Tidak ada ruang untuk keraguan. Clara sudah berada di titik yang tak bisa kembali, dan ia tahu bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya sekarang.

Hari itu, ia baru saja mengatur pertemuan dengan Damar. Di balik senyum liciknya, Damar memiliki cara-cara yang lebih gelap untuk memastikan balas dendam Clara terlaksana. Sejak pertama kali Damar menawarkan bantuannya, Clara sudah tahu bahwa ini bukanlah jalan yang bersih. Tapi, tidak ada pilihan lain. Reno dan Nadia harus merasakan sakit yang lebih besar dari apapun yang pernah Clara alami.

Clara mengingat kembali pertemuan terakhirnya dengan Reno. Wajahnya yang penuh penyesalan, suara memohon yang terdengar begitu lemah. Tapi itu semua hanyalah omong kosong. Apa yang Reno lakukan, apa yang ia pilih untuk lakukan, adalah pengkhianatan terbesar dalam hidup Clara. Bagaimana bisa ada cinta yang tersisa untuk seseorang yang telah mengkhianatinya begitu dalam?

Langkah pertama dari balas dendamnya telah dimulai. Ia sudah berbicara dengan Damar, sudah menyusun rencana untuk menggali lebih dalam kehidupan Reno dan Nadia. Setiap kebohongan yang Reno tuturkan, setiap kesalahan yang ia buat, akan menjadi senjata bagi Clara. Mereka tidak tahu apa yang sedang datang, dan Clara menikmati setiap detik ketidakpastian itu.

Tiba-tiba, ponsel Clara berbunyi, mengguncang keheningan malam. Nama yang tertera di layar membuat hatinya berdegup kencang-Reno. Clara menatap ponselnya dengan mata yang dingin. Ada kekuatan di dalam dirinya yang membuatnya ingin membanting ponsel itu, namun ia menahannya. Untuk saat ini, ia harus mendengarkan. Ia harus mengendalikan situasi.

Dengan tangan yang sedikit gemetar, Clara menjawab panggilan itu.

"Clara..." suara Reno terdengar lebih lemah dari sebelumnya, lebih rapuh. "Aku tahu aku sudah mengecewakanmu, dan aku benar-benar menyesal. Aku ingin kita kembali seperti dulu. Aku tidak tahu apa yang salah dengan diriku, tapi aku ingin memperbaikinya. Aku masih mencintaimu."

Clara menundukkan kepala, matanya tertutup rapat. Setiap kata yang keluar dari mulut Reno hanya memperkuat kebenciannya. Apa yang ia katakan? Cinta? Kata itu tidak ada artinya lagi. Sejak pertama kali Clara tahu tentang perselingkuhannya, sejak ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Reno berbagi cinta dengan wanita lain, kata "cinta" itu sudah mati. Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mengetahui bahwa seseorang yang kamu percayai dan cintai begitu dalam, ternyata hanya memanfaatkanmu.

"Apakah kau benar-benar merasa menyesal?" suara Clara terdengar dingin, lebih tenang daripada yang ia rasakan. "Atau itu hanya kata-kata untuk menenangkan dirimu sendiri, Reno? Kau pikir dengan berkata seperti itu, semuanya akan kembali seperti semula?"

Ada hening sesaat di ujung telepon. Clara bisa merasakan ketegangan di suara Reno, seperti ia sedang berjuang untuk mencari kata-kata yang tepat. "Clara, aku... aku ingin kau tahu bahwa aku tidak pernah bermaksud untuk menyakitimu. Aku tahu aku sudah salah, sangat salah. Tapi aku berjanji akan melakukan apa saja untuk menebusnya. Aku ingin kita bersama lagi."

Clara bisa merasakan darahnya mendidih. Rasa sakit yang selama ini ia tahan, kini datang dalam gelombang besar yang menghantam dirinya. Sepertinya semua yang pernah ada, semua yang pernah ia perjuangkan bersama Reno, kini berantakan begitu saja. Kenangan indah mereka, tawa mereka, ciuman mereka-semuanya sudah ternodai oleh pengkhianatan yang tak bisa terhapuskan.

"Jangan buang waktumu, Reno," Clara akhirnya menjawab dengan suara yang lebih keras. "Aku tidak tertarik dengan penyesalanmu. Kau sudah cukup mengecewakanku. Tidak ada lagi yang bisa kau katakan untuk memperbaikinya. Aku sudah tidak peduli lagi."

Suasana di sekeliling Clara seakan-akan menjadi lebih gelap, lebih berat. Ia mendengar napas Reno yang terputus-putus, seolah ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa Clara tidak lagi menginginkannya. Namun, Clara tahu, meski Reno merasa kesal atau sakit hati, itu tidak akan mengubah apa pun. Clara sudah memilih jalannya. Jalannya menuju balas dendam.

"Sekarang dengar baik-baik, Reno," Clara melanjutkan, setiap kata yang ia ucapkan dipenuhi dengan kebencian yang semakin mendalam. "Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang setelah apa yang kau lakukan. Aku akan pastikan bahwa setiap langkahmu, setiap keputusan yang kau buat, akan menghancurkanmu. Aku tidak akan pernah memaafkanmu. Jadi, berdoalah agar hidupmu tidak semakin berantakan."

Clara menutup telepon dengan keras, suara ketegangan yang terdengar menggema di seluruh ruangan. Matanya kini berkaca-kaca, namun bukan karena penyesalan-melainkan karena keteguhan hatinya. Ia tidak bisa lagi mundur. Tidak ada jalan pulang setelah ia melangkah begitu jauh.

Hari-hari berikutnya berjalan dengan sangat cepat. Clara merasa dirinya semakin tenggelam dalam rencananya. Damar terus memberikan informasi, terus membantu merencanakan segala sesuatu. Setiap hari, Clara semakin mendekatkan diri pada apa yang ia sebut sebagai "kemenangan." Namun, di balik setiap langkahnya, Clara mulai merasakan hal yang tidak ia prediksi: rasa kosong yang datang setelah rasa puas.

Terkadang, di tengah kesibukan mencari cara untuk menghancurkan Reno dan Nadia, Clara merasa seolah ia sedang berperang melawan dirinya sendiri. Setiap kali ia memikirkan balas dendam ini, ia merasa ada sisi lain dari dirinya yang mulai memudar-sisi yang dulu penuh dengan cinta, harapan, dan impian. Sisi yang dulu mempercayai bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya.

Tapi itu bukan lagi Clara yang ada sekarang. Clara yang ada sekarang adalah Clara yang tak kenal ampun. Clara yang hanya tahu satu hal-Reno dan Nadia harus membayar, dan ia tidak akan berhenti sampai mereka jatuh.

Namun, dalam keheningan malam, Clara mulai mempertanyakan dirinya sendiri. Apakah balas dendam ini benar-benar akan membuatnya merasa lebih baik? Ataukah ia hanya sedang mengorbankan dirinya sendiri, kehilangan bagian dari dirinya yang sudah tak bisa ditemukan lagi?

Di dalam hatinya yang hancur, Clara tahu satu hal pasti: jalan yang ia pilih ini tidak akan ada ujungnya yang bahagia. Tapi ia sudah terlalu jauh. Balas dendam ini akan terus membakar, lebih panas, lebih kuat-hingga tak ada yang tersisa.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 49 Hari Bersama Tawanan Sexy
7.9
Model terkenal Tamara Levinka, tunangan dari CEO pembuat senjata Roger Jenandra, tiba-tiba lenyap secara misterius. Walau pencarian berskala besar dikerahkan, ia tak kunjung ditemukan. Setelah 49 hari berlalu, Tamara mendadak kembali dan membawa kabar mengejutkan. Di balik misteri hilangnya Tamara, ada Jeff yang sangat terobsesi padanya. Di sisi lain, Tamara pun siap mengorbankan apa saja demi Jeff. Hubungan asmara mereka bersemi di tengah pusaran konflik yang penuh bahaya.
Sampul Novel Antara Benci dan Cinta
8.6
Kematian tragis mengungkap kepalsuan dalam novel modern Antara Benci dan Cinta. Demi melindunginya dari kejaran wanita kaya, seorang pria sepakat berpacaran selama tiga tahun dengan sang protagonis. Meski telah mengorbankan harta dan tenaga hingga pria itu sukses, hubungan mereka berakhir pahit demi wanita lain. Rekaman suara kejam membuktikan dirinya hanya dianggap batu loncatan yang tidak menarik. Namun, setelah nyawanya hilang, sang mantan kekasih justru kehilangan akal sehat didekap jasadnya.
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa
9.2
Demi Angel, putri kecilnya, duda kaya bernama Alaric Athafariz rela menutup rapat pintu hatinya sejak kepergian sang istri. Namun, dinginnya sikap sang CEO perlahan mencair setelah ia bertemu dengan Ashila, gadis desa yang membawa keceriaan baru. Tanpa diduga, takdir menyimpan rahasia besar yang menghubungkan masa lalu Alaric dengan sosok Ashila. Akankah jalinan takdir dan rahasia tersebut menuntun mereka pada kisah cinta yang tak terduga?
Sampul Novel Cinta Datang Terlambat
9.0
Demi ambisi kakeknya, Sagar terpaksa menikahi Bella tanpa pernah memedulikannya hingga pernikahan mereka hancur. Saat perceraian menanti, Bella memilih pergi diam-diam dalam kondisi mengandung. Kepergian sang istri yang mendadak ini membuat Sagar tenggelam dalam penyesalan mendalam. Kini, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa rasa cinta serta permohonan maafnya mungkin sudah terlambat bagi Bella yang telah pergi.
Sampul Novel Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi
9.3
Solene sangat hancur saat suaminya yang berprofesi sebagai dokter mendiagnosisnya mengalami kehamilan ektopik. Sang suami tampak panik dan mendesaknya untuk segera melakukan operasi aborsi demi menyelamatkan nyawanya, bahkan menyarankan adopsi anak. Namun, Solene kemudian tidak sengaja mendengar rencana busuk suaminya dengan wanita lain. Ternyata, diagnosis tersebut hanyalah kebohongan demi memuluskan rencana membawa anak kandung rahasianya, Leo, masuk ke dalam rumah dan menguasai seluruh warisan harta.
Sampul Novel Kompilasi Cerpen Dewasa
9.1
Antologi fiksi romantis modern ini merangkum deretan kisah cinta dewasa yang penuh gairah dan emosi mendalam. Melalui sudut pandang berbagai karakter lintas profesi, pembaca diajak menelusuri hubungan intim yang sarat konflik tajam antara protagonis dan antagonis. Selain menyajikan ketegangan yang memikat, setiap cerita pendek di dalamnya juga dirancang untuk memberikan wawasan berharga mengenai dinamika asmara sekaligus menyampaikan pesan moral yang mendalam bagi pembaca.