APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Saat mengembuskan napas terakhir akibat kanker stadium akhir di rumah sakit, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit dari keluarganya. Tepat di hari ujian universitas anaknya selesai, sang suami malah memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berjanji akan menyingkirkannya. Di tempat lain, anaknya mabuk di bar sambil mengeluhkan sikap protektif ibunya, sementara sang mertua sibuk menjelek-jelekkannya kepada tetangga. Kini, tanpa ada lagi bantahan darinya, mereka semua akhirnya mendapatkan kebebasan yang mereka impikan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ketika aku berjuang melawan rasa sakit di ranjang rumah sakit, Satria masih ragu apakah akan memberikan pompa pereda nyeri seharga 2 juta lebih padaku.

Ibu mertuaku menghalangi pandangan perawat sambil menggelengkan kepala ke arah Satria. Akhirnya, dia mengabaikan penderitaanku demi menghemat 2 juta.

Pandanganku mulai kabur, tetapi seluruh tubuhku seolah-olah berteriak.

"Berikan aku pompa pereda nyeri itu! Aku bisa membayarnya sendiri!"

Namun, tenagaku hampir tak tersisa, hanya bisa mendengar dengan lemah Satria yang merasa bersalah tetapi tetap memilih tidak mendampingiku melahirkan.

Anakku masih ada di dalam kandungan, suamiku di luar ruang bersalin, dan ibuku ada di rumah yang jaraknya kurang dari tiga kilometer dari rumah sakit.

Dari awal sampai akhir, tidak ada satu pun yang peduli apakah aku hidup atau mati.

Bahkan ibuku sendiri beralasan sibuk menjaga anak kakakku dan menolak untuk menjengukku.

Selama lebih dari sebulan aku dirawat setelah melahirkan, dia tidak pernah datang menjenguk sekalipun.

Sepanjang makan malam itu, selingkuhan Satria sama sekali tidak menyentuh makanan dengan tangannya sendiri.

Melihat Satria menyajikan makanan untuknya dengan sigap, kehangatan yang semula ditunjukkan ibu mertuaku perlahan memudar.

"Lulu, ikut ke dapur cuci piring, ya," katanya.

"Aku nggak mau."

Ekspresi kaget ibu mertuaku membuat wanita penggoda itu merasa senang.

Dia berdiri sambil bersandar pada bahu Satria, senyumnya terlihat menantang. "Tante, aku sedang hamil. Kalau sampai kena air dingin dan sesuatu terjadi pada bayinya, bisa jadi masalah."

Ibu mertuaku marah hingga wajahnya memerah. "Hanya karena hamil, kok kamu jadi manja seperti ini? Mana ada menantu yang nggak mau cuci piring!"

"Kamu hamil, tapi nggak mau menikah dengan anakku. Lihat saja siapa yang mau menerimamu!"

Mendengar itu, Lulu tersenyum dingin.

"Aku nggak peduli dengan bayi ini. Aku bisa menggugurkannya kapan saja."

"Satria, katanya kamu sungguh-sungguh mencintaiku. Kenapa kamu biarkan ibumu bersikap begini padaku?"

Mendengar itu, Satria langsung merasa kasihan. Dia segera memeluk Lulu. "Ibu, kamu terlalu berlebihan. Lulu ini sedang hamil anakku. Ibu saja yang cuci piring, jangan merepotkan Lulu lagi."

Lulu bersandar manja di pelukan Satria, sementara ibu mertuaku masuk ke dapur dengan kesal. Setelah mereka berdua pergi, ibu mertuaku sangat marah.

Ponselnya bergetar. Baru saja Lulu pergi, dia sudah mengirim pesan kepada ibu mertuaku.

"Kalau nanti kami menikah, kami nggak mungkin tinggal bersamamu. Sebaiknya kamu segera mencari tempat lain, jangan sampai mengganggu pernikahan kami."

Setelah dipaksa mendengar keluhan ibu mertuaku selama dua jam, seorang nenek, teman dansanya tidak habis pikir. "Suamimu juga dulu nggak menyuruh kamu cuci piring waktu hamil. Kenapa kamu memaksa menantumu?"

"Cuci piring saja, apa sih yang bisa terjadi? Dulu waktu si jelek Kamila hamil juga dia tetap mencuci, memasak, dan mengurus semuanya ...."

Di tengah ucapannya, ibu mertuaku sadar ada yang tidak beres.

Melihat pertengkaran sengit kedua orang itu, aku hanya menirukan ekspresi Lulu dan tersenyum dingin.

Jadi, hanya karena Lulu keras kepala dan sulit dilawan, aku boleh diperlakukan semena-mena?

Ibu mertuaku mulai merindukan kebaikanku yang selalu menuruti semua keinginannya.

"Tapi," dia langsung mengubah nada suaranya, "Wanita murahan itu makan dan minum di rumahku, nggak mau kerja sedikit pun. Dia jelas terlalu dimanja."

Aku terbiasa berpura-pura tidak mendengar.

Dia memang selalu begitu. Lupa bagaimana dia dulu memohon-mohon agar aku menikah dengan anaknya. Lupa bagaimana dia terus menyiksaku setelah menikah. Dia hanya ingat aku adalah ibu rumah tangga yang tinggal di rumah untuk mengurus anak.

Mereka memaksaku melupakan pekerjaan bergaji tinggi dan pencapaian gemilang yang pernah aku punya. Lalu dengan kejam menindas dan merendahkanku, hingga aku jatuh ke titik paling rendah. Setelah itu, dengan ringan dia berkata.

"Hidup seorang wanita memang begini."

Jadi, semua penyiksaan yang makin parah setelah menikah itu, dianggap wajar dan pantas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BACK TOGETHER
8.1
Pernikahan paksa Gio dan Belinda diawali kepedihan. Demi berpisah, Gio tega menyiksa batin Belinda, yang tetap bertahan demi bayi di kandungannya. Namun, persalinan sang anak justru menyingkap tabir rahasia Belinda. Kini, saat musuh dari luar mulai mengancam dan berniat menghancurkan mereka, pasangan ini dipaksa bersatu dan saling menguatkan demi mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka yang rapuh.
Sampul Novel I Love You Om
9.4
Tania kembali dari Malaysia setelah sepuluh tahun demi menemukan Rian, cinta pertamanya. Namun, Rian yang ditemuinya kini terasa asing dan tak ingat masa lalu mereka. Di tengah kebingungan, Tania bertemu paman Rian bernama Bian, yang menyimpan luka masa lalu yang kelam. Lambat laun, terungkap bahwa sosok Rian yang dicarinya adalah Bian yang menyamar. Rahasia besar ini pun mulai mengancam kehidupan mereka yang penuh dengan misteri.
Sampul Novel KEHIDUPAN SETELAH MENIKAH
8.9
Kanaya terpaksa menikahi Bisma demi berbakti pada orang tuanya, walau cintanya masih milik Hamdan. Pernikahan mereka diuji saat Bisma menghamili pacarnya, Vilia. Dengan ketegaran hati, Kanaya malah membantu pernikahan kedua suaminya. Namun saat Bisma mulai mencintainya, Hamdan datang kembali untuk melamar Kanaya. Kini, ia terjebak dalam dilema cinta yang sangat rumit.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Sampul Novel Kumpulan Cerita 21+
9.0
Antologi fiksi romantis modern ini dirancang khusus untuk pembaca dewasa. Setiap kisah di dalamnya menyajikan dinamika hubungan yang intim dan emosi mendalam, lengkap dengan unsur eksplisit yang memerlukan kedewasaan sikap. Konten ini sangat tidak diperuntukkan bagi anak di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca lembar demi lembar penuh gairah ini.
Sampul Novel Passionate Hubby
9.3
Di usia 22 tahun, Ayyana Binar Keana mendambakan pernikahan yang penuh kehangatan. Namun, realita berkata lain karena Biru Evaksa Aiden, suaminya yang berusia 29 tahun, mengidap kelainan medis tertentu. Kondisi ini membuat rumah tangga mereka yang berjalan sebelas bulan belum dikaruniai anak. Akibat sang suami tak bisa menunaikan nafkah batin, Ayyana pun masih menjaga kesuciannya. Hal ini memicu konflik mendalam di antara keduanya.