APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Saat mengembuskan napas terakhir akibat kanker stadium akhir di rumah sakit, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit dari keluarganya. Tepat di hari ujian universitas anaknya selesai, sang suami malah memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berjanji akan menyingkirkannya. Di tempat lain, anaknya mabuk di bar sambil mengeluhkan sikap protektif ibunya, sementara sang mertua sibuk menjelek-jelekkannya kepada tetangga. Kini, tanpa ada lagi bantahan darinya, mereka semua akhirnya mendapatkan kebebasan yang mereka impikan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Satria dan Lulu berciuman sepanjang jalan, dari tangga menuju pintu rumah. Saat membuka pintu sambil terburu-buru ingin melanjutkan, Satria melihat Dion berdiri di ruang tamu dengan ekspresi datar, memegang segelas air dan menatapnya.

Dia merasa canggung dan melepaskan Lulu, yang memukul dadanya dengan marah. Namun, dengan lembut dia menangkupkan tinju Lulu dengan telapak tangannya.

"Saranku, sebaiknya kamu sembunyikan kekasihmu itu, agar ibu nggak marah lagi ketika pulang."

Melihat dua orang yang jelas-jelas berselingkuh tanpa rasa malu, Dion menyindir dengan tenang.

Satria jelas mengira ini masalah uang. Dia mengeluarkan ponselnya dan mentransfer uang ke Dion. "Nenekmu sedang pulang ke desa, kamu bisa santai beberapa hari ini. Masalah uang nggak perlu dikhawatirkan."

Setelah menerima transferan uang, Dion memberi isyarat "OK" dengan tangan dan berbalik menuju kamar. Sementara itu, Lulu mengomel tidak puas di belakangnya, "Kamu terlalu memanjakan anakmu, ya ...."

Langkah Dion langsung terhenti, "Bu Lulu, sebaiknya kamu menjaga mulutmu."

"Bagaimanapun juga, kalau bukan karena aku, mana mungkin kamu bisa kenal ayahku, bukan?"

Kamu juga sadar kalau itu kesalahanmu, 'kan?

Jiwaku mengumpul menjadi bentuk nyata, tanganku berusaha memberinya tamparan keras, namun saat bersentuhan, semuanya langsung hancur.

Dion bertanya dengan lembut, "Ke mana ibuku?"

Mendengar Dion berbicara, Satria yang sedang menghibur kekasih mudanya, menoleh ke atas dengan bingung.

"Kamu tanya apa tadi, Nak? Aku nggak dengar dengan jelas."

Dion menutup pintu kamar dengan keras, suaranya terdengar agak berat, "Nggak ada apa-apa."

"Ibuku pergi berlibur, Ayah langsung memboyong selingkuhannya ke rumah, lucu sekali, 'kan?"

Dia mengirim pesan kepada seorang gadis bernama Tania, dan foto profil gadis itu segera muncul. "Ya, begitulah. Siapa suruh ibumu nggak suka sama aku."

"Benar juga, dia selalu ingin mengatur hidupku. Sekarang dia pergi sementara waktu, aku jadi lebih tenang."

Dion mengetikkan kalimat itu, tetapi merasa ragu saat hendak mengirimnya. Akhirnya dia menghapusnya satu per satu dan membalas kembali.

"Setelah ujian, dia nggak akan menghalangi kita lagi."

Pada hari pengumuman nilai ujian, Satria mengadakan pesta kelulusan untuk anaknya. Banyak kerabat yang diundang, bahkan beberapa guru dari sekolah.

Lulu juga duduk di antara para tamu undangan. Saat pembawa acara membacakan kalimat penuh semangat tentang meraih keberhasilan, dia menatap Dion sambil tersenyum mendukung.

Tubuhku menghalangi pandangan mereka, aku juga tidak melewatkan ekspresi kesal di wajah Dion.

Ibu mertuaku berbicara panjang lebar di meja, sementara Satria cepat-cepat meneleponku dari belakang panggung.

Teleponku tidak diangkat, emosinya yang tertahan beberapa hari mulai meledak. Dia membuka pesanku dan mulai mengeluarkan kemarahannya.

"Kenapa kamu menghilang? Di mana kamu sekarang?"

"Apa kamu sudah terbiasa bebas di luar? Pesta kelulusan anakmu saja kamu nggak datang."

"Percaya atau nggak, aku akan matikan kartumu."

"Kartu yang kamu pegang itu kartu gajiku. Setelah aku blokir, lihat saja bagaimana kamu bisa hidup bebas di luar sana."

"Kenapa nggak balas pesanku? Takut ya?"

"Meninggalkan suami dan anak, bagaimana bisa ada wanita seperti kamu?"

"Apa kamu pantas disebut ibu dari anak ini?"

Satria melepaskan emosinya dengan leluasa, tapi makin merasa cemas.

Dia tidak tahu kalau aku sudah meninggal, tidak ada yang bisa membalas pesannya.

Saat ibu mertuaku memanggilnya kembali, wajahnya masih penuh dengan kemarahan. Para kerabat di meja merasa heran. "Hari bahagia seperti ini, kenapa Ibu nggak ada, Dion?"

Ekspresi kecewa terlihat di wajah Dion, tetapi dengan tegar dia menjawab, "Aku baru saja selesai ujian, jadi ibuku pasti pergi bersenang-senang sebentar, berkeliling ke berbagai tempat."

Ibu mertuaku mendengus, "Wanita yang nggak tahu diuntung. Sudah dua bulan dia pergi dan belum pulang."

Satria menjawab dengan kesal, "Dasar wanita boros, matikan saja kartunya, lihat apa dia masih bisa senang-senang."

Seorang kerabat kemudian berbisik, "Sudah dua bulan nggak bisa dihubungi, kenapa nggak ditanya dulu apakah ibu dari anak itu nggak ada masalah?"

Saat itu juga, telepon Satria berbunyi. Tanpa melihat lagi, dia menjawab, "Oh, sekarang baru kamu mau telepon, yang lain pasti berpikir kamu sudah mati di luar sana!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B24712" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B24712
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SATU MALAM DENGAN CEO
8.4
Athena Gimberly mendambakan seorang anak untuk menemaninya di hari tua tanpa harus menjalani komitmen pernikahan. Demi mewujudkan impian tidak biasa ini, ia mencari pria yang mau memberinya keturunan secara bebas. Takdir mempertemukannya dengan Arthur Harley, seorang CEO sombong berharga diri tinggi. Saat malam pertama mereka gagal memberikan hasil, Athena tidak ragu meminta Arthur kembali mengulangi hubungan intim tersebut demi mencapai tujuannya.
Sampul Novel Genius Liar
9.5
Indira Gianina mulai mencurigai Raefal Shahreza, suaminya yang pandai bersilat lidah. Ketika pengkhianatan Raefal terbongkar, Indira menghadapi pilihan sulit: bertahan demi sang buah hati atau mengakhiri pernikahan mereka. Sebagai istri yang kuat, ia enggan tinggal diam. Indira bertekad menyingkap seluruh kepalsuan suaminya dan menunjukkan harga dirinya di depan selingkuhan sang suami. Inilah kisah perjuangan seorang istri demi menjaga kehormatan keluarganya.
Sampul Novel Hati yang Kau Hancurkan Tak Bisa Kembali
8.6
Pasca penembakan sang kekasih, Rafael Von Ardent, bos organisasi gelap, bertekad menghancurkan dinasti Elmore. Ia menyandera Lyra Elmore di The Black Fortress untuk membalas dendam. Namun, dugaannya meleset karena Lyra tidak sombong. Di tengah dendam membara, ketegangan di antara mereka berubah menjadi ketertarikan berbahaya. Rafael kini terperangkap dalam dilema antara amarah membara dan obsesi mematikan pada putri musuhnya.
Sampul Novel KUTEBUS TALAKKU
9.7
Indah berjuang keras mengumpulkan uang demi menebus talak dari Raqeef, yang justru bertekad mendapatkan kembali hatinya. Sementara itu, amarah Hairi memuncak akibat jebakan kamera tersembunyi di klub malam. Ketegangan keluarga kian memanas karena Lovena menolak keras anggota keluarga baru dan mengancam mengusirnya. Di sisi lain, Teddy mendesak agar sosok misterius itu segera dihadirkan dalam pertemuan keluarga besar guna menyelesaikan konflik.
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Kemiskinan masa lalu memicu dendam mendalam pada diri Basudo. Tumbuh dewasa, ia memilih jalan kegelapan demi membalas rasa sakitnya. Sebagai raja mafia yang haus kekuasaan dan kendali ekonomi, ia tak segan melenyapkan siapa pun yang menghalangi. Namun, kekejaman tanpa ampun ini melahirkan perlawanan baru. Defian dan Telma, dua sosok pemberani, kini muncul dan siap mempertaruhkan hidup mereka demi menghentikan dominasi kejam Basudo beserta kelompoknya.
Sampul Novel Tuan Muda Menginginkanku
8.0
Hidup Bella Renee hancur setelah ayahnya, Chali Parthapat, wafat. Warisannya dirampas oleh Paeng, bibinya yang kejam. Demi bertahan hidup dari penderitaan, Bella bahkan harus membuang nama keluarganya. Keadaan mulai berubah saat ia bertemu dengan pewaris Newton Company, Sky Newton. Pertemuan ini memicu keberanian Bella untuk bangkit melawan. Kini, ia bertekad menguak rahasia kelam keluarga Paeng, merebut kembali haknya, dan membalas dendam.