APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Saat mengembuskan napas terakhir akibat kanker stadium akhir di rumah sakit, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit dari keluarganya. Tepat di hari ujian universitas anaknya selesai, sang suami malah memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berjanji akan menyingkirkannya. Di tempat lain, anaknya mabuk di bar sambil mengeluhkan sikap protektif ibunya, sementara sang mertua sibuk menjelek-jelekkannya kepada tetangga. Kini, tanpa ada lagi bantahan darinya, mereka semua akhirnya mendapatkan kebebasan yang mereka impikan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari anakku selesai ujian masuk universitas, aku meninggal di rumah sakit karena kanker stadium akhir.

Sementara itu, suamiku sedang memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berkata, "Cepat atau lambat, wanita tua itu akan kasih tempat buat kamu."

Anakku berpesta semalaman di bar, mabuk-mabukan sambil mengeluh kepada temannya, "Ibuku itu maunya mengatur seluruh hidupku. Aku malah pengen jauh-jauh darinya."

Mertuaku mengobrol dengan tetangga, "Seharian dia nggak melakukan apa-apa, cuma tahu makan saja. Aku menyesal punya menantu kayak dia!"

Aku sudah tidak bisa membantah mereka lagi.

Kali ini, akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pada hari anakku selesai ujian masuk universitas, aku meninggal di rumah sakit karena kanker stadium akhir.

Sementara itu, suamiku sedang memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berkata, "Cepat atau lambat, wanita tua itu akan kasih tempat buat kamu."

Anakku berpesta semalaman di bar, mabuk-mabukan sambil mengeluh kepada temannya, "Ibuku itu maunya mengatur seluruh hidupku. Aku malah pengen jauh-jauh darinya."

Mertuaku mengobrol dengan tetangga, "Seharian dia nggak melakukan apa-apa, cuma tahu makan saja. Aku menyesal punya menantu kayak dia!"

Aku sudah tidak bisa membantah mereka lagi.

Kali ini, akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

….

Pada hari aku meninggal di rumah sakit karena kanker, jiwaku melayang di atas kota.

Dokter melihat jasadku sambil menggeleng, "Sudah nggak ada harapan. Hubungi keluarganya saja."

Telepon yang berdering segera dijawab.

"Apakah ini keluarga Kamila Lesmana? Begini, Ibu Kamila telah meninggal dunia karena kanker stadium akhir. Mohon datang ke rumah sakit untuk mengurus jenazahnya."

Suara di telepon terdiam sejenak, lalu terdengar suara dingin seorang wanita, "Kalian salah sambung, jangan telepon aku lagi."

Perawat yang ada di samping dokter memeriksa kembali data pendaftaran pasien dengan heran. "Nggak mungkin salah ... nomor ini sudah terdaftar setidaknya tiga kali ...."

Dokter memandang layar telepon yang sudah terputus sambil menghela napas. "Mungkin mereka pikir ini telepon penipuan."

Mereka tetap mencoba mengatakan sesuatu untuk menghiburku, tetapi sayangnya aku sudah berbaring di sana, tak lagi bisa mendengar apa-apa.

Didorong dengan keyakinanku, aku tiba di sebuah kamar hotel. Di atas ranjang, seorang wanita berbaju tidur baru saja menutup telepon, lalu berkata dengan lega, "Akhirnya dia mati juga."

Suamiku, Satria Jatmiko, hanya mengenakan handuk dan langsung memeluk wanita itu dari belakang. "Lagi apa, Sayang?"

Wanita itu mencoba terlihat santai. "Baru saja aku tutup telepon dari istrimu yang menyeramkan. Kamu nggak marah, 'kan?"

"Kamila?" Dia mengernyit.

Kamila sudah lama pergi dari rumah, kenapa tiba-tiba dia telepon?

Namun, melihat wanita manis dan lembut di depannya, dia menahan keraguannya sambil mendekati wanita itu.

Bagaimanapun, seorang istri tua dan lusuh tidak akan sebanding dengan wanita karier yang sukses.

Tetapi, sepertinya dia lupa, dulu dia yang memohon agar aku menjadi ibu rumah tangga.

"Kamila, anak kita nggak bisa hidup tanpa ibunya. Kamu tinggal di rumah saja, ya. Aku janji, aku akan jaga kamu dan anak kita sebaik-baiknya."

Janjinya terlihat sungguh-sungguh, bahkan ibuku sampai dipengaruhinya untuk membujukku.

Sejak saat itu, aku terjebak dalam rutinitas rumah tangga selama delapan belas tahun.

Sampai akhirnya, kematian yang benar-benar membebaskanku.

Aku hanya bisa diam melihat Satria membawa selingkuhannya pulang ke rumah.

Mertuaku dengan antusias menyiapkan banyak makanan untuk menyambut wanita yang sudah mengandung cucunya itu.

Menurutnya, "Wanita yang nggak bisa punya anak, sama saja kayak kotoran nggak berguna!"

Ketika aku mengalami pendarahan hebat saat melahirkan dan akhirnya kehilangan kemampuan untuk hamil lagi, Satria menghapus air mataku sambil berkata, "Kita sudah punya satu anak, itu sudah cukup. Nggak masalah."

Sementara mertuaku mengejek, "Cuma bisa melahirkan satu anak, kenapa sampai dirawat di rumah sakit mahal begini. Buang-buang uang saja!"

Kalau saja aku masih punya tenaga untuk bicara, mereka pasti bisa mendengarku.

Melahirkan itu sakit sekali, benar-benar sakit. Saat operasi, aku sangat ketakutan. Aku takut mati. Aku ingin tetap hidup.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BACK TOGETHER
8.1
Pernikahan paksa Gio dan Belinda diawali kepedihan. Demi berpisah, Gio tega menyiksa batin Belinda, yang tetap bertahan demi bayi di kandungannya. Namun, persalinan sang anak justru menyingkap tabir rahasia Belinda. Kini, saat musuh dari luar mulai mengancam dan berniat menghancurkan mereka, pasangan ini dipaksa bersatu dan saling menguatkan demi mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka yang rapuh.
Sampul Novel I Love You Om
9.4
Tania kembali dari Malaysia setelah sepuluh tahun demi menemukan Rian, cinta pertamanya. Namun, Rian yang ditemuinya kini terasa asing dan tak ingat masa lalu mereka. Di tengah kebingungan, Tania bertemu paman Rian bernama Bian, yang menyimpan luka masa lalu yang kelam. Lambat laun, terungkap bahwa sosok Rian yang dicarinya adalah Bian yang menyamar. Rahasia besar ini pun mulai mengancam kehidupan mereka yang penuh dengan misteri.
Sampul Novel KEHIDUPAN SETELAH MENIKAH
8.9
Kanaya terpaksa menikahi Bisma demi berbakti pada orang tuanya, walau cintanya masih milik Hamdan. Pernikahan mereka diuji saat Bisma menghamili pacarnya, Vilia. Dengan ketegaran hati, Kanaya malah membantu pernikahan kedua suaminya. Namun saat Bisma mulai mencintainya, Hamdan datang kembali untuk melamar Kanaya. Kini, ia terjebak dalam dilema cinta yang sangat rumit.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Sampul Novel Kumpulan Cerita 21+
9.0
Antologi fiksi romantis modern ini dirancang khusus untuk pembaca dewasa. Setiap kisah di dalamnya menyajikan dinamika hubungan yang intim dan emosi mendalam, lengkap dengan unsur eksplisit yang memerlukan kedewasaan sikap. Konten ini sangat tidak diperuntukkan bagi anak di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca lembar demi lembar penuh gairah ini.
Sampul Novel Passionate Hubby
9.3
Di usia 22 tahun, Ayyana Binar Keana mendambakan pernikahan yang penuh kehangatan. Namun, realita berkata lain karena Biru Evaksa Aiden, suaminya yang berusia 29 tahun, mengidap kelainan medis tertentu. Kondisi ini membuat rumah tangga mereka yang berjalan sebelas bulan belum dikaruniai anak. Akibat sang suami tak bisa menunaikan nafkah batin, Ayyana pun masih menjaga kesuciannya. Hal ini memicu konflik mendalam di antara keduanya.