APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantra pemanggil kuntilanak

Mantra pemanggil kuntilanak

Ara, seorang wanita mandiri berparas menawan yang tinggal jauh dari keluarga, kerap memikat hati banyak pria. Di balik daya tariknya, keseharian Ara selalu dilingkupi teror mistis yang mencekam. Ia bahkan menjalin hubungan unik hingga berteman dengan makhluk gaib. Namun, semua gangguan supranatural yang membayangi hidupnya mendadak sirna setelah ia resmi menikah. Kini, kehidupan Ara yang semula penuh misteri berubah drastis menjadi ketenangan yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ara mersakan ada sesuatu yang berbeda , semenjak keluar dari kota bagian punggung Ara terasa panas dan bulu kuduk seakan berdiri , ingin melihat dari spion tapi tidak berani Ara lakukan , walaupun sudah terbiasa pulang malam akan tetapi Ara juga memiliki rasa takut .

Merinding dan merasa ada sesuatu yang sedang mengikuti nya.

Dengan berani namun penuh was was Ara melanjutkan perjalanan nya.

Ara takut jika yang mengikuti nya buruk rupa Ara bergidik ngeri dengan hantu yang buruk rupa , sehingga Ara malas melihat nya , ara perlahan mengurangi kecepatan nya , setelah dipertengahan jalan yang sepi terdengar lah suara rintihan khas mba Kunti di telinga Ara.

Ara yang terkejut segera memberhentikan motor nya lalu menghadap ke belakang ternyata sudah ada sosok wanita megunakan baju seperti Kayila yang duduk di jok belakang motor milik Ara.

Ara turun di standar kan nya motor tersebut lalu mencoba berkomunikasi dengan sosok tersebut

" Kenapa , kamu ikut Ara pake nangis segala jadi merinding kan Ara , " ucap Ara

" Mau pulang " ucap sosok tersebut lalu kembali lagi menangis

" Ya udah sana pulang , turun gih aku juga mau pulang " ucap Ara

" Gak tau jalan pulang hiks " sosok tersebut seperti memelas

" Lah terus gimana , kamu dari mana kenapa bisa naik motor aku " ucap Ara sedikit jengkel karna sosok tersebut Ara harus berhenti di tengah jalan sepi ini.

Sosok wanita tersebut mengikuti Ara di motor bagian belakang, entah kenapa Ara bisa melihat sosok tersebut. Ara yabg yang heran pun terdiam beberapa saat.

" Hi hi hi Antar kan aku " sosok tersebut justru semakin keras menangis.

Tangisan sosok tersebut terdengar sangat pili, Ara pun mejadi semakin geram , sudah takut di tambah lagi dengan hantu yang menagis. Ara pasrah hanya bisa diam sejenak mendengar keluhan hantu tersebut.

" Ih ogah , kamu yang ikut gak bilang bilang, aku suruh ngantar , Sana pulang sendiri tingal ngilang aja kok repot " Ara mulai kesal dengan sosok tersebut.

Walaupun dengan rasa takut yang  ada di benak nya namun ara berusaha untuk tidak menunjukkan rasa takut nya , kalau Ara takut semakin keenakan hantu tersebut membuat Ara semakin takut.

Bukanya menghilang dan pergi dari motor Ara justru sosok tersebut malah semakin kencang menangis hingga akhirnya ada orang yang lewat ,  seseorang laki laki dengan motor ninja menepi kan kendaraan nya lalu melihat ke arah Ara dan turun dari motor nya

" Ada apa mba motor nya " tanya seseorang laki laki yang kemungkinan habis mancing karna alat tempur sangat banyak dibawanya , entah mancing di perlombaan atau mancing di lautan

" Eh , ini mas ada setan' jail ngikutin disuruh turun gak mau " ucap Ara

" Setan yang benar saja mba , ih jadi

merinding ya terus mba gak takut sendirian lagi " ucap seorang tersebut.

" Kalau takut sudah pasti tapi tetap di berani berani kan " ucap Ara

" Lalu bagaimana mba nya masih mau disini " ucap seorang tersebut.

" Lo Lo Lo mau kemana kamu " ucap Ara pada sosok wanita yang mengikuti nya.

Ternyata sosok tersebut pindah tempat duduk di motor laki laki itu.

" Ada apa mba , hantu nya sudah pergi " ucap laki laki tersebut

" Dia pindah ke motor kamu mas ,, " ucap Ara

" Rama " ucap laki laki itu lalu turun dari motor dengan ketakutan mendekat ke arah Ara.

" Ngapain kamu disitu katanya mau pulang , " ucap Ara pada sosok wanita tersebut.

" Hiks hiks hiks , suruh orang itu antar aku pulang " ucap sosok tersebut.

" Gak bisa ,, gak bisa turun cepat ikut pulang aku aja, besok baru ku antar pulang , udah malem ini Ara ngantuk turun turun atau Ara tinggal ini " ucap Ara yang sudah sangat lelah itu

" Gimana mba sudah turun, " ucap Rama

" Sudah mas , mas sebaiknya pulang , kalau tidak dia akan ikut mas lagi tadi juga nyuruh Ara supaya mas antar pulang " ucap Ara pada Rama.

" Trus kamu bagaimana kalau saya pulang " ucap Rama lagi.

" Saya juga akan pulang , kalau dia mau ikut pulang besok saya antar , kalau tidak biarkan dia disini " ucap Ara lalu menaiki motor nya  kembali.

" Kamu pulang ke desa mana mba " tanya Rama

" Ke kosan mas  " ucap Ara

" Kalau begitu kita bareng aja, kasian mba nya sendiri an sudah malam , saya Gang 7 mba " ucap Rama

" Ok mas , " ucap Ara

Ara mulai menjalankan kendaraan bermotor nya di depan sedangkan Rama di belakang jarak mereka tidak terlalu jauh. Ara melaju di depan dengan kecepatan sedang lalu di iringi oleh Rama.

Sosok hantu wanita tersebut malah balik lagi di jok belakang motor milik Rama , Ara pikir dia tidak ikut karna tidak ada dibelakang, jadi Ara melanjutkan perjalanan menuju kosan dengan kecepatan sedang. Setelah akan berbelok ke arah kosannya , tidak lupa Ara mengklakson untuk memberi tanda pada Rama kalau Ara berterima kasih sudah di ikuti , Rama pun membalas klakson tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju rumah nya yang masih lumayan jauh karna melewati satu desa lagi kemungkinan nanti akan sampai rumah jam dua belasan.

Ara masuk ke gang kosan nya  , beberapa meter lagi sampai  , jam setengah dua belas Ara sampai di rumah, Ara segera masuk ke dalam kosan nya.

" Akhirnya masuk juga, gak sabar pengen ketemu bantal terus tidur " gumam Ara dalam hati

Sesampainya Ara di kosan nya, ia langsung berganti baju lalu membersihkan badan nya. Setelah selesai menyeka tubuhnya. Ara duduk di depan kaca lalu mengikat rambut nya yang sedikit berantakan. Setelah itu Ara tak lupa mengunakan skincare di malam hari .

Walaupun Ara tidak berani mandi malam Namun harus terlebih fres dan wangi.

Ada beberapa rangkaian skincare yang di pakai Ara, agar kulitnya terlihat cerah dan sehat walaupun tidak mengunakan riasan yang berlebih.

Walaupun sendirian namun Ara harus terlihat perfek untuk memuaskan dirinya sendiri.

Ara menyelesaikan proses skincarenya dengan berurutan.

Selesai mengunakan skincare Ara beranjak ke tempat tidur. Setelah itu barulah Ara beristirahat dan tak lama kemudian Ara terlelap.

Malam harinya...

Tok... Tok... Tok..

Suara pintu yang diketuk dari luar, Ara yang mendengar nya lalu segera bangkit dari tidur nya perlahan Sembari memengang perut nya yang sedikit nyeri mungkin akan datang tamu bulanan.

" Siapa sih, malam malam ganggu orang istirahat aja.

" Ucap Ara sedikit kesal.

Ara keluar dari kamar nya lalu melihat jam dinding yang berada di ruang tamu.

Jam menunjukkan pukul 01. 00 . Ara sedikit terkejut lalu berjalan ke arah pintu. dengan perlahan tangan nya sampai di depan pintu.

Ara membuka handel pintu nya, setelah itu membuka pintu kosan perlahan.

Ara sudah berhasil membuka pintu nya tidak ada satu orang pun yang berada di depan pintu , Ara pun melihat ke kanan dan kiri nya tetap tidak menemukan satu pun orang.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bercinta Denganku Lagi, Dokter Jacob?!
8.1
Jacob Carson Indrajaya, dokter forensik blasteran Australia-Indonesia, menghadapi kejadian aneh di RS Dr. Sarjito saat sesosok jasad korban pembunuhan tiba-tiba bangkit tanpa memori. Jacob pun menamainya Jane dan merawatnya di rumah hingga mereka berdua saling jatuh cinta. Siapa sebenarnya Jane? Mengapa dia diincar untuk dibunuh? Ikuti perjuangan Jacob mengungkap misteri kelam dan memecahkan teka-teki besar di balik identitas asli wanita yang dicintainya.
Sampul Novel Ibuku Seorang Misoginis
9.7
Novel remaja bergenre horor misteri ini mengisahkan penderitaan anak perempuan yang tumbuh bersama ibu pembenci wanita. Sejak kecil, ia kerap disiksa hanya karena memakai lipstik, rok, atau mendekati ayahnya. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, sang ibu tega menyebarkan fitnah di sekolah bahwa putrinya merayu sang ayah sendiri. Kehancuran reputasi memaksa gadis itu melompat dari lantai lima belas, tindakan tragis yang justru memberikan kepuasan luar biasa bagi sang ibu.
Sampul Novel Jeritan yang Tak Terdengar
8.4
Sebuah petaka menimpa Yolanda di hari ulang tahunnya sendiri. Sang ayah yang murka menuduhnya telah mendorong sepupunya yang belajar balet hingga mengalami cedera kaki. Tanpa ampun, sang ayah memukuli kaki Yolanda dengan tongkat hingga ia tak berdaya dan tidak sanggup berteriak. Demi memberi pelajaran, tubuh Yolanda yang sekarat dilempar ke dalam ruang bawah tanah yang gelap. Namun, saat pintu itu akhirnya dibuka kembali, sang ayah hanya mendapati jasad putrinya telah hancur dan membusuk.
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Legenda kuno penghisap darah menyebarkan teror mistis di tanah Kalimantan. Makhluk gaib ini mengincar ibu hamil dan perempuan yang sedang melahirkan. Menghadapi ancaman mengerikan tersebut, hukum adat menjadi benteng pertahanan terakhir yang mutlak. Seluruh masyarakat, termasuk warga suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci turun-temurun. Kelalaian kecil dalam mematuhi aturan adat ini dipastikan akan mendatangkan malapetaka yang sangat fatal bagi mereka.
Sampul Novel Misteri Menu Sarapan Mertua
9.3
Kehidupan pernikahan baruku yang semula diharapkan penuh kebahagiaan saat tinggal bersama mertua kini berubah mencekam. Niat baik merawat mereka justru mengantarkanku pada situasi ganjil yang dipenuhi ketegangan. Sikap kedua orang tua suamiku terasa sangat aneh dan mencurigakan. Setiap pagi, hidangan yang tersaji di meja makan selalu diselimuti misteri, memicu kecurigaan bahwa ada rahasia gelap yang mereka sembunyikan rapat-rapat di balik ketenangan mereka.
Sampul Novel Penyesalan Ibu setelah Aku Mati
8.9
Seorang gadis meregang nyawa di tangan psikopat tetangga sebelah rumahnya. Di saat kritis, sang pembunuh menelepon ibunya, namun panggilan minta tolong itu diabaikan karena sang ibu menganggapnya berbohong dan lebih memilih menenangkan adiknya yang cemas menghadapi ujian. Tiga hari berselang, tempat kejadian perkara dipenuhi polisi. Ibu yang bekerja sebagai ahli forensik dipanggil untuk mengautopsi jasad wanita tanpa kepala, tanpa pernah menyadari bahwa mayat yang terbujur kaku itu adalah putri kandung yang selalu ia benci.