APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta

Mafia Kejam Jatuh Cinta

Menghindari paksaan nikah, Deo Morte Picasso, bos mafia Italia yang antipati pada wanita, bersembunyi di desa. Di sana, ia malah terjerat cinta satu malam dengan gadis setempat. Namun, kematian mendadak orang tuanya memaksa Deo pergi, meninggalkan gadis itu yang tengah mengandung anaknya. Dua tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, Deo kini telah memiliki keluarga baru, menggoreskan luka mendalam bagi sang ibu tunggal yang berjuang sendirian.
Bab
Bagikan

Bab 1

Markas Morte

Tampak mobil Rubicon hitam datang diikuti dua Jeep di belakangnya.

Semua pengawal membungkuk kala seorang pria berjas hitam gagah perkasa nan tampan rupawan turun dari mobilnya.

Ya dialah Deo Morte Picasso.

Ketua Klan Wolf yang paling terkenal di Italia.

Deo menapaki karpet merah itu untuk masuk ke dalam markasnya diikuti oleh ketiga sahabatnya.

"Ahh capek banget, ayo ke club," ajak Melvin kala sampai di dalam markas dan menghempaskan tubuhnya di sofa.

"Otak isinya club mulu, sekali- kali mikir lainnya kek," olok Savero sembari melempar bantal sofa itu pada Melvin.

"Yaelah kayak yang dirinya paling suci, tiap hari juga gonta- ganti cewek," olok balik Melvin yang mana hal itu ditertawakan oleh Karel.

"Malam ini kita ke club, Thomas dan anak buahnya akan melakukan pertemuan untuk penjualan marijuana dari China," ujar Deo yang membuat ketiganya langsung berbinar.

"Sungguh? Ke club?" tanya Melvin memastikan jika ia tidak salah dengar.

Deo hanya mengangguk dan menyalakan pematik rokoknya.

"Eh bentar, pertemuan di club? Untuk penjualan marijuana? Wah gila, Thomas memiliki nyali yang sangat besar, bagaimana jika seseorang melaporkannya ke polisi, ia sangat berani sekali," puji Melvin yang heran dengan otak Thomas.

"Karena itu, sebelum ada orang lain yang melaporkan dia ke polisi, mari habisi Thomas lebih dulu," ujarnya sembari menghembuskan asap rokoknya.

"Wah demen banget nih sama yang kayak ginian, gimana kalian mau bertaruh denganku?" tanya Karel yang selalu menawarkan taruhan disetiap situasi dan kondisi apapun.

"Untuk?" tanya Melvin dan Savero secara bersamaan.

"Perempuan yang mungkin akan tewas di tangan Deo karena menggoda atau mengajaknya naik ke atas ranjang," ujar Karel yang begitu yakin jika akan ada penembakan nanti malam di club.

Deo hanya diam sembari menikmati rokoknya.

"Aku bertaruh enggak bakal ada perempuan yang mendekat, lagian siapa sih yang enggak tahu peraturan di club PICASSO, semua perempuan juga tahu kali," ujar Savero dengan begitu yakinnya.

"Iya juga sih, aku juga bertaruh kalau enggak akan ada perempuan yang mendekati si kulkas berjalan ini," ucap Melvin sembari menepuk pundak Deo.

Karel tersenyum kala mereka semua bertaruh.

"Ok, berarti kalian bertaruh jika tidak akan ada perempuan yang mendekatinya?" keduanya mengangguk.

Deo menatap Karel yang tampak girang sekali.

"Kalau aku pasti ada, entah itu perempuan baru atau yang bosan hidup, pasti bakal deketi pak kulkas ini," ucapnya dengan sangat yakin sekali.

"Kalau kita berdua yang menang apa imbalannya?" tanya Savero ingin tahu hadiah apa untuk taruhan kali ini.

"Mobil rubiconku yang baru beli kemarin buat kalian berdua," jawabnya dengan sangat gamblang sekali.

"Ok setuju," sorak keduanya yang kegirangan membuat Deo yang tengah dipertaruhkan hanya diam saja dan melihat keasyikan mereka.

"Udah sore, ayo bersiap," ajak Deo yang sudah beranjak dari sofa untuk pulang membersihkan diri lebih dulu.

"Kita pasti bakal menang," ucap Savero menyakinkan dirinya sendiri.

"Tentu," sahut Melvin.

Karel hanya tersenyum dan sedikit meremehkan keduanya.

***

Di sinilah mereka berempat sekarang, di club PICASSO.

Semua perempuan kini menatap empat pangeran yang tengah berjalan membelah kerumunan itu dengan tatapan liar, kagum dan rasa ingin memiliki.

"Kenapa aku merasa seperti di telanjangi oleh tatapan mereka," gumam Karel sembari menyilangkan tangannya di depan dada.

"Entah kenapa tanganmu di depan dada seperti gayanya seorang banci, apa kau tidak malu dengan profesimu?" tanya Savero yang heran dengan sikap Karel saat ini.

"Sekalipun aku banci, bakal ada ribuan perempuan yang akan mengantri untuk bisa menjadi istriku," ujarnya dengan sangat percaya dirinya membuat Melvin berdecih.

Kini mereka berempat duduk di sudut ruangan di mana itu tempat duduk khusus milik Deo dan ketiga temannya, jadi tak akan ada yang berani mendudukinya.

"Kemungkinan ia akan datang pukul 8 , jadi tunggulah sebentar," ucap Deo memberitahu sembari melihat jam tangannya.

"Berarti kita boleh dong pilih- pilih cewek di sana?" tanya Melvin dengan mata yang berbinar kala beberapa perempuan mengerlingkan sebelah matanya kepadanya.

"Silahkan saja," ujar Deo mempersilahkan Melvin.

"Serius?" tanyanya sembari menatap Deo.

Melvin langsung merubah ekspresinya dan menghempaskan punggungnya di sofa kala Deo memainkan revolvernya.

"Mainnya selalu pistol, dia kira nyawa ini boneka apa, yang sekali tembak cuma tumbang dan berlubang," gerutunya yang kesal kala mereka sedang dalam misi.

Di mana Deo pasti akan melarang mreka untuk melakukan hal lain selain fokus dengan misinya.

"Kurang 5 menit lagi,"gumam Deo yang mana ia sesekali melihat jam tangannya sembari memainkan revolvernya.

"Emang nanti kalau Thomas datang langsung kita serbu gitu? Atau dikepung dulu? Kan anak- anak yang lain lagi berjaga di luar, ia pasti tahu jika kau di sini," ucap Savero yang tidak paham dengan apa yang akan Deo lakukan.

"Ngapain diserbu jika bisa langsung ditembak," jawaban yang sangat tepat di mana seorang Deo paling malas untuk bertele- tele atau rumit.

Ketiganya langsung tepuk tangan dengan jawaban Deo barusan.

Hingga sekarang sudah pukul 8 tepat i mana Deo begitu menunggu momen indah ini.

"Kita lihat saja setelah ini, aku sangat rindu melihat darah," gumamnya pelan sembari mengongkang senjatanya dan mengarahkannya pada ambang pintu tempat orang masuk ke dalam.

"Thomas datang tuan," intruksi pengawalnya yang brjaga di luar club melalui earphonenya.

"Satu,"Deo mulai menghitung dengan senyum seringaian yang terlihat seksi saat ini.

"Dua," ketiga sahabatnya itu juga sangat tidak sabar menunggu momen indah ini dan fokus mereka tak teralihkan dari ambang pintu.

"Tiga," ucap Deo dengan sedikit penuh penekanan dan bersiap untuk menarik pelatuknya.

Bersamaan dengan itu Thomas masuk ke dalam club namun tidak seorang diri melainkan bersama dengan seorang perempuan.

"Valeta."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Black Eagle
9.0
Hidup Fattan yang hampa berubah total setelah mengagumi ambisi Cantika. Gadis pintar itu terancam kehilangan beasiswanya akibat masalah sang kakak. Meski awalnya saling membenci, benih cinta perlahan tumbuh di antara keduanya. Sayang, sebuah konspirasi jahat menghancurkan hubungan mereka dan menyisakan dendam di diri Cantika. Dalang konflik ini pun menyeret paksa sepasang kekasih tersebut ke dalam kejamnya dunia mafia yang penuh bahaya.
Sampul Novel Cintaku Bagai Layangan Putus
8.5
Delapan tahun pernikahan Bella Winata hancur seketika saat ia mengetahui pengkhianatan suaminya, Alvaro Winata. Sang gembong mafia tersebut berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Cindy Martadina, dan menjadikan Bella sekadar alat politik demi memperkuat kekuasaannya. Alih-alih menangis atau memicu keributan atas dusta yang diterimanya, Bella memilih jalan senyap. Melalui sebuah transaksi rahasia di pasar ilegal, ia bersiap untuk melenyapkan dirinya dari dunia ini dalam waktu dua minggu.
Sampul Novel Gairah Liar sang Mafia
8.0
Arnius Nagendra bertekad membalas kematian sang istri akibat kekejaman Janied Marques, sepupunya yang memimpin sindikat perdagangan manusia. Dalam misi penuh bahaya ini, ia menyamar sebagai guru dan menyeret seorang guru TK cantik ke dalam rencana balas dendamnya. Sambil menyembunyikan identitas aslinya di dunia abu-abu, kerja sama ini justru memicu benih cinta. Akankah hubungan mereka bertahan, atau sang wanita malah ikut tenggelam dalam lingkaran hitam yang mematikan?
Sampul Novel Kematianku Membuat Hatinya Hancur
8.8
Selama lima tahun, Jane Rivers merasa sangat dicintai oleh Nathan Cross, bos mafia penguasa kegelapan yang telah mendambakannya selama satu dekade. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Jane hamil. Nathan justru memaksanya menggugurkan kandungan demi wanita lain. Jane pun mendapati fakta keji bahwa suaminyalah yang menghancurkan keluarganya. Merasa hancur, ia memalsukan kematiannya dibantu musuh Nathan untuk melarikan diri. Nathan kini meratap menyesal, tetapi luka Jane sudah telanjur mendalam.
Sampul Novel Mafia and Me
8.9
Aretha Anjanie mengalami kemalangan setelah dikhianati oleh selingkuhan kekasihnya. Demi melunasi utang judi dan membalas dendam, wanita itu dijual kepada Evans Colliettie, seorang mafia kejam. Aretha kemudian disekap di The Black Rose Kingdom. Di tempat tersebut, Evans menyodorkan dua pilihan sulit: menjadi budak selamanya atau bersedia memuaskan hasratnya di ranjang. Kini, Aretha terjebak dalam situasi mengerikan dan harus bertahan hidup di bawah kendali sang mafia.
Sampul Novel Menuntut Balas
8.4
Hidup Xavier hancur seketika saat ia melihat ayahnya dibunuh secara kejam oleh sindikat mafia. Peristiwa tragis itu meninggalkan duka mendalam sekaligus memicu kemarahan besar dalam dirinya. Menolak tinggal diam melihat para pembunuh bebas, Xavier bersumpah untuk membalas dendam. Ia pun mulai melatih kemampuan bela dirinya dengan sangat keras demi bersiap menghadapi organisasi kriminal keji tersebut dan menuntaskan tuntutan balasnya.